Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SDN PURWOREJO 03 KEC.GEGER KAB.MADIUN Cintika Yorinda Sebtalesy; Lucia Ani Kristanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.140

Abstract

Masalah gizi banyak terjadi pada anak Indonesia. Anemia menjadi salah satu masalah utama di Indonesia karena bersumber dari kurangnya gizi khususnya zat besi. Anemia sendiri diakibatkan oleh kekurangan zat gizi makro yaitu karbohidrat, protein, lemak dan kurang zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan status gizi anak usia sekolah dengan kejadian anemia khususnya di SDN Purworejo 03 Kec. Geger, Kab. Madiun. Penelitian ini berjenis penelitian observasional analitik dengan teknik pendekatan cross sectional. Populasinya siswa SDN Purworejo 03 Kec. Geger Kab. Madiun sejumlah 110 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional cluster random sampling dengan sampelsejumlah 89 siswa. Pengumpulan data status gizi menggunakan teknik pengukuran antropometri dan kejadian anemia diperoleh melalui pemeriksaan menggunakan alat pengukur Hb dalam darah. Teknik analisis data menggunakan Kendall’s Tau diolah dengan SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SDN Purworejo 03 Kec. Geger Kab Madiun mempunyai status gizi normal yaitu sebanyak 42 siswa (47,2%). Sebagian besar siswa Sekolah SDN Purworejo 03 Kec. Geger Kab Madiun tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 71 orang (79,8 %). Terdapat hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada siswa SDN Purworejo 03 Kec. Geger Kab Madiun dengan p value 0,005 < 0,05.
Dukungan Hubungan Positif Orang Tua-Balita untuk Mengurangi Tantrum Balita Dian Anisia Widyaningrum; Cintika Yorinda Sebtalesy; Elvina Elvina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i1.1349

Abstract

Pada periode toddler, temper tantrum hampir dialami oleh semua anak dan emosi terjadi karena kebutuhan atau keinginan yang tidak terpenuhi. Bahkan setiap orangtua hampir menyerah menghadapi temperamen yang muncul pada anak. Orangtua perlu memahami dan memberikan solusi ketika menghadapi anak tantrum dengan cara mendisiplinkan perilaku anak dan tidak menyerang anak secara emosional. Sehingga hubungan yang positif antara orang tua dan anak sangat berpengaruh pada keberhasilan dalam melewati fase temperamen ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hubungan positif orang tua dan anak terhadap kejadian temper tantrum pada anak usia toddler. Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan rancangan one group pre-post test design. Populasi penelitian adalah anak temper tantrum di Desa Sobrah Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun 64 orang dan sampel 22 orang. Analisis data menggunakan Uji Statistik Wilcoxon. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh hubungan positif orang tua dan anak terhadap perubahan kejadian temper tantrum pada anak usia toddler. Peneliti menyarankan untuk dilakukan edukasi ataupun psikoterapi lain untuk meningkatkan hubungan positif orang tua dan anak dengan temper tantrum.
UPAYA PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA KEDUNGPANJI MAGETAN Cintika Yorinda Sebtalesy; Sesaria Betty Mulyati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.293

Abstract

Abstract: The toddler period is the first five years of every human child's life. During the golden age of malnutrition in toddlers, at this time 90% of a child's brain cells grow and develop. Development and growth as a success factor for growth and development in the future Underweight needs to be watched out for, because the impact is underweight under the red line (BGM). In Kedungpanji Village there are 16 toddlers with underweight. Factors causing malnutrition under five are determined by 3 things, namely the child does not get enough balanced nutritious food, the child does not receive adequate nutritional care and the child may suffer from infectious diseases. As for minimizing underweight, namely improving nutrition with PMT Banana Date-Based Innovation Smoothies Recovery which aims to improve the nutritional quality of individuals and communities. For this reason, it is necessary to provide additional food in Kedungpanji Magetan Village. The results of this activity were that before being given PMT smoothies based on banana dates the average body weight decreased by 83.3% after being given smoothies the weight increased to 88.9%.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dengan Status Vaksin Covid 19 Pada Anak Umur 6-11 Tahun Irmawati Mathar; Mertisa Dwi Klevina; Cintika Yorinda Sebtalesy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.739 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i1.11267

Abstract

Vaksinasi anak-anak dapat mengurangi penularan penyakit dan memungkinkan kembalinya aktivitas sosial dan rekreasi yang penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental mereka. Pada bulan September 2022 Di Sekolah SD Negeri Muneng Madiun masih terdapat siswa yang belum melakukan vaksin. Dalam penelitian ini yang menjadi rumusan masalah adalah adakah hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengaan status vaksin pada anak SD Negeri Muneng Madiun. Tujuan penelitian adalah untuk menguji hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status vaksin COVID 19 pada anak 6 -11 tahun dan menguji hubungan antara sikap ibu dengan status vaksin COVID 19 pada anak usia 6-11 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik, melalui pengukuran variable dalam waktu bersamaan atau cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2022 dengan jumlah sampel 61 orang tua dari siswa SDN Muneng Madiun. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan status vaksin pada anak, serta ada hubungan antara sikap dengan status vaksin pada anak usia 6-11 tahun di SDN Muneng dengan signifikasi 0,000 (<0.01). Masih terdapat ibu yang ragu untuk vaksinasi anaknya. Maka peneliti menyarankan untuk meningkatkan peran masyarakat, sekolah, pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam penyebarluasan informasi mengenai manfaat vaksin pada anak sehingga tidak ada lagi ibu yang merasa khawatir dan ragu dalam pemberian vaksin pada anak usia 6-11 tahun.
Kesehatan Mental Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa STIKes Bhakti Husada Mulia Pada Masa Pembelajaran Daring Irmawati Mathar; Mertisa Dwi Klevina; Cintika Yorinda Sebtalesy
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental bagi peserta didik menjadi masalah yang penting untuk diperhatikan. Penerapan model baru pada pembelajaran menjadi salah satu dampak negative bagi kesehatan mental seperti stress, kecemasan bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak kesehatan mental terhadap hasil belajar mahasiswa pada masa pembelajaran daring Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan dikaji secara analitik melalui analisis statistik korelasi. Jumlah sampel 193 mahasiswa. Hasil Penelitian terdapat hubungan antara tangkat kecemasan dan hasil belajar didapatkan nilai signifikasi 0.000<0.05 serta uji tingkat depresi dengan hasil belajar juga diperoleh nilai signifikasi 0.007 <0.05 yang berarti mempunyai hubungan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa kesehatan merupakan factor yang berhubungan dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bermanfaat bagi perguruan tinggi dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan karena penelitian ini memberikan pemahaman kritis tentang pembelajaran online¬, kesehatan mental dan hasil belajar mahasiswa. Pemerintah dan pengelola perguruan tinggi hendaknya memberikan layanan mahasiswa untuk meminimalkan masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa selama kegiatan pembelajaran daring sehingga tidak berdampak pada hasil belajar mahasiswa.
Pendampingan “GEMES” (Gerakan Melek Stunting) sebagai Upaya Pencegahan Stunting Anak di Desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Dian Anisia Widyaningrum; Cintika Yorinda Sebtalesy; Priyoto
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.111

Abstract

Stunting merupakan dampak buruk dari masalah kekurangan gizi kronis pada anak sehingga mempunyai tinggi atau panjang badan yang minim apabila dibandingkan dengan usia. Permasalahan stunting di Kabupaten Magetan memiliki prevalensi 14,9%, dimana angka ini belum mencapai target RJPMN 2024. Program “GEMES” ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat di Desa Pragak dalam rangka bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting dan pencegahannya. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023, pada ibu dengan balita di Polindes Desa Pragak. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksaanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pengecekan status gizi balita, edukasi terkait stunting dan pencegahannya dengan demonstrasi cara pembuatan dimsum tahu untuk makanan tambahan balita. Hasil kegiatan ini, masyarakat telah memperoleh informasi status gizi balita di Desa Pragak dan peningkatan pengetahuan tentang stunting dan pencegahannya. Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan wawasan para ibu dengan balita direkomendasikan untuk dapat dilaksanakan secara berkala di semua posyandu untuk mencegah terjadinya stunting.
UPAYA PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA KEDUNGPANJI MAGETAN Cintika Yorinda Sebtalesy; Sesaria Betty Mulyati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.293

Abstract

Abstract: The toddler period is the first five years of every human child's life. During the golden age of malnutrition in toddlers, at this time 90% of a child's brain cells grow and develop. Development and growth as a success factor for growth and development in the future Underweight needs to be watched out for, because the impact is underweight under the red line (BGM). In Kedungpanji Village there are 16 toddlers with underweight. Factors causing malnutrition under five are determined by 3 things, namely the child does not get enough balanced nutritious food, the child does not receive adequate nutritional care and the child may suffer from infectious diseases. As for minimizing underweight, namely improving nutrition with PMT Banana Date-Based Innovation Smoothies Recovery which aims to improve the nutritional quality of individuals and communities. For this reason, it is necessary to provide additional food in Kedungpanji Magetan Village. The results of this activity were that before being given PMT smoothies based on banana dates the average body weight decreased by 83.3% after being given smoothies the weight increased to 88.9%.