Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

RESPON PEMBERIAN PUPUK KASCING SEBAGAI CAMPURAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA BIBIT TEBU Oktaviani, Anindia Dwi; Ekawati, Rina
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2523

Abstract

Salah satu upaya untuk memperbaiki lingkungan tanah, khususnya struktur tanah, adalah penggunaan kascing organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kascing sebagai campuran komposisi media tanam terhadap pertumbuhan vegetatif bibit bud set tanaman tebu (Saccharum officinarum L.)  yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2022 di kebun praktek Politeknik LPP di Wedomartani, kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan sumber bahan tebu bud set dengan persentase campuran pupuk kascing yang berbeda, antara lain: P0 = Tanah saja (kontrol), P1 = Tanah (50%) : Kascing (50%), P2 = Tanah (25%) : Kascing (75%), P3 = Tanah (75%) : Kascing (25%), dan P4 = Kascing 100%. Peubah pengamatan yang diamati, antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar, dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kascing sebagai campuran media tanam dengan komposisi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan kering tajuk serta bobot kering akar tanaman kelapa sawit asal bud set. Pemberian campuran media tanam antara 50% tanah : 50% kascing dapat direkomendasikan sebagai media tanam campuran kascing dan tanah yang terbaik.
KREASI DAWET IKAN PATIN Ekawati, Rina; Sabrina, Alifah
JURNAL NUSANTARA Vol 3 No 2 (2020): EDISI 6 AGU 2020
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v3i2.24

Abstract

Rina Ekawati. Kreasi dan Kualitas Dawet Ikan Patin. Penelitian ini bertujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan proses pembuatan kreasi dawet berbahan dasar ikan patin dan kualitas dawet patin. Peneliti menggunakan metode eksperimen dan wawancara mendalam kepada 6 narasumber, kemudian memaparkan proses pembuatan kreasi dawet patin sebagai berikut persiapan bahan baku, pembuatan surimi patin, pelumatan, pembuatan sari daun suji dan pandan, pencampuran bahan baku, pencampuran bahan dawet dengan surimi, pemasakan dawet, pencetakan manual, pelarutan gula merah, pemasakan santan. Hasil wawancara mengenai kualitas dawet patin dapat disimpulkan bahwa sudah cukup baik, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian produk, meskipun masih terdapat kekurangan dalam segi tekstur yaitu teksturnya yang mudah hancur membuat penyajian dawet patin kurang menarik. Penambahan daging ikan patin dengan dawet juga tidak terlalu mempengaruhi rasa yang signifikan, aroma yang dihasilkan juga tidak berbau amis, hal ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi dari dawet dengan daging ikan patin ini cocok dan disukai oleh narasumber dari segi rasa, selain itu juga kandungan gizi yang baik bagi tubuh.
Budidaya Tanaman Hortikultura dan Lumbung Pangan dalam Upaya Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Klitren Yogyakarta Banowati, Galuh; Ekawati, Rina; Saputri, Lestari Hetalesi; Hartini, Hartini; Harjanti, Ratna Sri; Muningsih, Retno
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.23-32

Abstract

One of the characteristics of urban areas is the increasingly limited land that can be used for plant cultivation. Only now, a lot of yard land has yet to be utilized optimally, especially for cultivating vegetables. Klitren Village, in the center of Yogyakarta City, has community-owned yard land that can be used even though the area is limited. This service activity aims to maximize the use of yard land for cultivating vegetable plants, herbal gardens, and food storage. This service activity was carried out in Klitren Village at the Asoka Farming Women's Group (FWG) in July 2022. The service activity was attended by 81 people who were a combination of women members of Asoka's FWG, the Village Head of Klitren Village, Village Agricultural Extension Officers, Lecturers, Students, Research and Community Service Units, and the Klitren Village community from various. The service is carried out through several activities, including making planting media for cultivating vegetable plants, arranging herbal gardens, and providing food barns. 100% of the evaluation results stated that the activity participants knew how to make planting media and food storage. In comparison, 66.7% said they knew how to organize and maintain an herbal garden. 66.7% of the participant's responses to the activities indicated that they were helpful and hoped they could be sustainable and improved.
Pemberdayaan Petani Sayuran melalui Peningkatan Kesuburan Lahan, Usahatani dan Strategi Pemasaran di Desa Kenalan, Magelang Ekawati, Rina; Dewi, Multi Sari; Ingesti, Pantjasiwi Veni Rahayu; Gunawan, Minni
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.3.468-477

Abstract

Kenalan Village is located in the Pakis, Magelang Regency. The village occupies 3.71% of the total area in Pakis District, with topography characterized by peaks and slopes. These topographic conditions have potential for agricultural activities, especially for horticultural crops (vegetables). The fertility of land used for crop cultivation can continuously decline if it is not balanced with soil fertility improvements. Harvesting fresh vegetables alone will not be sufficient for farmers' income; therefore, a digital marketing strategy is needed to increase added value. This service activity will be carried out from June to November 2024 in Kenalan Village, Pakis District, and Magelang Regency. The service is carried out through several activities, including socialization on increasing land fertility, analysis of vegetable farming, and marketing strategies for vegetable products. Technical guidance can improve the knowledge and technology obtained, especially in knowing the fertility level of the land owned and the marketing system for vegetable products so that farmers do not rely only on sales to collectors.