Suryadi, Suryadi
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH BIOAKTIVATOR PADA KOTORAN AYAM DAN PEMBERIAN TRICHODERMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine Max L. Merril) Andika Saputra; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi; Ririn Harini
Jurnal WACANA PERTANIAN Vol 17, No 1 (2021): Jurnal Wacana Pertanian
Publisher : STIPER Dharma Wacana Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37694/jwp.v17i1.72

Abstract

Based on the research results, the effect of bioactivators on chicken manure and trichoderma on the growth and yield of soybeans (Glycine max L. Merril). showed a significant effect of manure fertilizers enriched with bioactivators on the height of soybean plants at the age of 28 DAS, 42 DAS, 56 DAS, number of leaves 28 DAS, 42 DAS, 56 DAS, number of branches 42 DAS, 56 DAS, plant wet weight, number of pods well, plant wet weight, plant dry weight, 100 seeds weight and seed weight per plant. but not significant effect on plant height 14 DAS, number of leaves 14 DAS, number of branches 28, root nodules, length of roots and pods of cipo. The treatment of chicken manure with bioactivators showed a significant increase which showed a significant effect on the observed parameters compared to standard NPK fertilizers. while the treatment of Trichoderma and the interaction between the two had a significant effect on the weight observation parameters of 100 seeds
Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dengan Berbagai Macam Bioaktivator dan Dosis Kaldu Sapi Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Jagung Pulut Ungu (Zea mays var. ceratina Kulesh). Isnin Kurnia Safitri; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi; Ririn Harini
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 24, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v23i2.6918

Abstract

Jagung adalah satu varietas jagung yang memepnyai kandungan antosianin tinggi, untuk itu perlu peningkatan dalam budidaya jagung pulut ungu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang kambing dengan berbagai macam bioaktivator dan dosis kaldu sapi terhadap pertumbuhan serta hasil jagung pulut ungu (Zea mays var. ceratina Kulesh). Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama kotoran kambing yang diperkaya bioaktivator (K) : K0 (dengan N, P, K standar), K1 (nasi basi), K2 (rumen sapi), K3 (ragi), sedangkan faktor kedua dosis kaldu sapi S0 (tanpa kaldu sapi), S1 (kaldu sapi dosis 100 ml), S2 (kaldu sapi dosis 150 ml),S3 (kaldu sapi dosis 200 ml) pada masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncans Mutiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pupuk kandang kambing dengan berbagai macam biokativator dapat menggantikan dosis pupuk N, P dan K standar pada tanaman kedelai.
PENGARUH JARAK TANAM DAN JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (ZeaMays Saccharata Sturt.) Rabi Dwika Putra; Jafrizal Jafrizal; Suryadi Suryadi
Agriculture Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.378 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v14i2.1025

Abstract

Pengaruh Jarak Tanam dan Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt).Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Di bawah bimbingan Jafrizal sebagai pembimbing utamadan Suryadi sebagai pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Jarak Tanam dan Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sthurt). Rancangan yang digunakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama Jarak Tanam (J) : J1 (50 x 30), J2 (50 X 40), J3 (50 X 50), sedangkan faktor kedua Jenis Pupuk Kandang (P) : P1 (Pupuk Kandang Ayam), P2 (Pupuk Kandang Kambing), P3 (Pupuk Kandang Sapi) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh Jarak Tanam dan Jenis Pupuk Kandang tidakberpengaruh nyata terhadapsemua pengamatan Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sthurt).
RESPON TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) TERHADAP PUPUK ANORGANIK PADA BERBAGAI MASUKAN ENERGI JUMLAH PANAS Perdian Syaputra; Suryadi Suryadi; Usman Usman
Agriculture Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.311 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v14i2.1032

Abstract

Respon Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) Terhadap Pupuk Anorganik Pada Berbagai Masukan Energi Jumlah Panas (MEJP).  Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.  Di bawah bimbingan Ir. Suryadi, MP. sebagai pembimbing utama dan Ir. Usman, M.Si. sebagai pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Respon Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) Terhadap Pupuk Anorganik Pada Berbagai Masukan Energi Jumlah Panas (MEJP).  Rancangan yang digunakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama Masukan Energi Jumlah Panas (M) : M1 (1030-1050 SP), M2 (1130-1150), M3 (1230-1250), M4 (1330-1350), sedangkan faktor kedua Pupuk Anorganik (B) : B1 (12,5 kg Urea/ha + 100 kg SP-36/ha + 50 kg KCl/ha), B2 (25 kg Urea/ha + 50 kg SP-36/ha + 50 kg KCl/ha), B3 (25 kg Urea/ha + 100 kg SP-36/ha + 25 kg KCl/ha) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Masukan Energi Jumlah Panas tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengamatan tanaman kedelai (Glycine max L. Merril).  Sedangkan Pupuk Anorganik berpengaruh nyata terhadap Jumlah Polong dan Jumlah Biji tanaman kedelai (Glycine max L. Merril).  Dan terjadi interaksi antara Masukan Energi Jumlah Panas dan Pupuk Anorganik terhadap Berat Kering Tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Kata kunci : kedelai, masukan energi jumlah panas,  pupuk anorganik
PENGARUH MASUKAN ENERGI JUMLAH PANAS (MEJP) DAN DOSIS PUPUK FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) Ningsih Riani Kurnia; Jon yawahar; Dwi fitriani; suryadi suryadi; Fiana Podesta
Agriculture Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.485 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v14i2.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masukan energi jumlah panas dengan dosis pupuk fosfor terhadap hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Penelitian ini telah laksanakan pada bulan Juli-Oktober 2019 di Jl. Danau Raya No.59, Panorama, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Bengkulu dengan ketinggian + 24 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap disusun dengan factorial(RAL-F) dengan dua faktor, dimana faktor 1 adalah masukan energi jumlah panas (E) E1= 1030-1050 SP, E2 = 1130-1150 SP, E3= 1230-1250 SP, E3= 1330-1350 SP. Faktor 2 adalah dosis pupuk fosfor (P)   P1= 75 kg/ha, P2= 150 kg/ha, P3= 225 kg/ha masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 0,5%. Hasil perlakuan masukan energi jumlah panas menunjukan berbeda sangat nyata terhadap peubah berat basah tanaman, berat biji, dan menunjukan berbeda nyata terhadap peubah berat kering tanaman, berat polong. Sedangkan perlakuan masukan energi jumlah panas dan dosis pupuk fosfor terjadi interaksi pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun dan berat biji. Kata kunci : Masukan Energi Jumlah Panas, Dosis Pupuk Fosfor.
RESPON TANAMAN JAGUNG UNGU (Zea mays var ceratina kulesh) TERHADAP PEMBERIAN MIKORIZA DAN DARAH SAPI YANG DIPERKAYA DENGAN BIOAKTIVATOR PADA PUPUK KANDANG SAPI Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi; Ririn Harini
Agriculture Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.094 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i1 Juli.1654

Abstract

Jagung Unggu merupakan jagung yang memiliki Antosianin yang tinggi disamping rasanyanya manis, namun jagung ini belum banyak di upayakan. Salah satu permasalahan dalam meningkatan hasil tanaman jagung adalah dengan penggunaan Pupuk kandang.  Pupuk kandang yang biasa digunakan adalah pupuk kandang sapi namun permasalahannya adalah pupuk kandang sulit terdekomposisi, untuk itu perlu ditambahan bioaktivator Ragi, Nasi basih, dan Rumen sapi.  Hasil penelitian sebelumnya pada tanaman kedelai bahwa pupuk kandang yang diperkaya dengan bioaktivator berpengaruh terhadap hasil Kacang kedelai. Dari hasil penelitian terdahulu maka akan dicoba pada tanaman jagung yang menggunakan pupuk kandang sapi yang diperkaya dengan darah sapi yang telah difermentasikan dengan nasi basih, ragi dan rumen sapi serta yang diperkaya dengan bioaktivator dan Mikoriza.Kata kunci : Jagung ungu, bioaktivator, darah sapi, dan mikoriza
PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN AGLAONEMA VARIETAS BIG ROY Ika Maisari; Yukiman Armadi; Neti Kesumawati; Suryadi Suryadi; Dwi Fitriani
Agriculture Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.046 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i2,Des.2846

Abstract

ABSTRAKAglonema merupakan salah satu tanaman hias yang menjadi primadona di perkotaan dan tata hias taman, karena aglonema memiliki kemampuan untuk hidup pada lingkungan dengan intensitas cahaya yang rendah contohnya perkantoran dan dekorasi ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh lama perendaman ekstrak bawang merah dan media tanam terhadap pertumbuhan tanaman aglaonema varietas big roy. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun dengan dua faktor, Faktor I adalah lama perendaman  yang terdiri 4 taraf (0 Menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit) dan faktor II terdapat media tanam sekam bakar, tanah, dan cocopeat terdiri 4 taraf (2:2:1, 3:2:1, 3:3:1, 4:3:1) perlakuan diulangi sebanyak 3 kali. Setiap unit percobaan terdiri 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel. Parameter yang diamati presentase tumbuh, waktu  muncul tunas, panjang tunas, jumlah akar, dan panjang akar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahawa: 1) Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata pada parameter panjang tunas dan panjang akar dan tidak berpengaruh nyata pada parameter lainnya; 2) Media tanam tidak berpengaruh nyata terhdap semua parameter; 3) tidak terjadi interaksi antara lama perendaman dan media tanam terhadap semua parameter pengamatan. Kata kunci : Aglaonema, sekam bakar, cocopeat.PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN AGLAONEMA VARIETAS BIG ROY
The Effect Of Physical Treatment and Concentration Of KNO3 Against The Breakdown Of Dormancy and Growth Seeds Of Bile Plants (Caesalpinia Bonduc. L ) Nurul Rosidah; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Ririn Harini; Suryadi Suryadi
Nabatia Vol 11 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/nabatia.v11i1.1618

Abstract

This study aims to determine the effect of physical treatment and concentration of KNO3 on the breakdown of dormancy and seed growth of bile plants (Caesalpinia bonduc L). The design used is RAL Factorial with 2 factors, namely the first factor Physical treatment (F): F0 (Control), F1 (sanding), F2 (wounding), while the second factor KNO3 concentration (K): K0 (Control), K1 (0.1%), K2 (0.2%), K3 (0.3%) Each treatment is repeated 3 times. The results of the data were analyzed using fingerprint analysis (ANOVA) and if the difference was marked, Duncan's Multiple Range Test (DMRT) was carried out at 5%. The results showed the interaction of physical treatment and KNO3 concentration on Growing Percentage, Plant Height 2, 6, 8, 10 MST and Root Length. and In physical treatment has a very noticeable effect on Growing speed, growing percentage, Plant height 2, 4, 6, 8, 10 MST, Number of leaves 4, 6, 8, 10 MST, Root length, as well as on KNO3 b Concentration Treatment It has a very real effect on Growing Speed, Growing Percentage, Plant Height, 2, 4, 6, 8, 10 MST, Leaf count 4 MST, Root length and has a significant effect on leaf count 6, 8, 10 MST.
ORGANIK NASA DAN NPK RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) DENGAN PEMBERIAN PUPUK Yertika Indah Putri; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi; Fiana Podesta; Usman Yasin
TROPICROPS (Indonesian Journal of Tropical Crops) Vol 6 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tropicrops.v6i2.6309

Abstract

Tujuan mengetahui pengaruh interaksi antara pupuk organik cair nasa danpupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.merrill). Mengetahui pengaruh perlakuan pupuk organik cair nasa terhadappertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. merrill). Mengetahuipengaruh pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine maxL. merrill). Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas PertanianUniversitas Muhammadiyah Bengkulu yang berlokasi di Desa Tanjung Terdana,Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu dengaketinggian tempat ± 50 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Februari 2023. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) disusun secara faktorial. Terdiri dari 2 Faktoryaitu: Faktor pertama adalah POC nasa : P0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan), P1 = 10ml/l air, P2 = 15 ml/l air, P3= 20 ml/l air. Faktor kedua adalah pupuk NPK : B1= 100gram/tanaman, B2= 200 gram/tanaman. B3= 300 gram/tanaman Terdapat 12kombinasi perlakuan. Berdasarkan hasil semua paremeter tanaman terjadi interaksiperlakuan POC nasa dan pupuk NPK pada tanaman kedelai berpengaruh nyata padaparameter berat biji dan berat kering polong. Perlakuan POC nasa berpengaruh sangatnyata terhadap jumlah polong bernas, berat basah polong bernas, berat biji, panjangakar dan berat kering polong bernas. Berpengaruh nyata pada berat basah tanamandan berat kering tanaman. Pada perlakuan NPK berpengaruh sangat nyata pada beratkering polong dan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya.