Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBUATAN COCOPEAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH SABUT KELAPA Feriady, Anton; Efrita, Edi; Yawahar, Jon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i3.1062

Abstract

Sabut kelapa sudah lama dimanfaatkan masyarakat untuk kerajinan tangan seperti keset, tali, sikat, sapu dan alat rumah tangga lainnya.  Akan tetapi produk dari sabut tersebut sudah kurang diminati mayarakat karena ada produk sejenis yang terbuat dari plastik yang lebih tahan dan ekonomis.  Oleh karena itu perlu diupayakan peningkatan nilai tambah sabut menjadi produk yang lebih menguntungkan Salah satu produk sabut kelapa yang sekarang ini prospektif dan menguntungkan untuk diusahakan adalah cocopeat. Cocopeat sering pula disebut coco fiber (serat sabut) atau coco coir (serbuk sabut).  Cocopeat dapat dimanfaatkan di sektor pertanian sebagai kompos atau media tanam untuk tanaman hortikultura seperti sayur, bunga atau buah-buahan dalam pot atau sebagai media tanam hidroponik sebagai pengganti media tanah.  Di bidang industri, cocopeat dapat dimanfaatkan sebagai absorben (Wiryanta, 2007., Dianawati, 2014. dan Pratiwi dkk., 2017).  Harga cocopeat berkisar Rp. 2.000 sampai dengan 4.000/kg tergantung kualitasnya. Untuk membuat cocopeat adalah dengan mendekortasikan atau memisahkan sabut menjadi serat dan cocopeat.  Untuk itu diperlukan mesin decorticating, akan tetapi harga mesin tersebut cukup mahal.  Untuk itu diperlukan metode dekortasi yang lebih murah, ekonomis, praktis dan menguntungkan.Dengan melihat sumber bahan baku yang melimpah dan belum termanfaatkan secara optimal tersebut, hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya pelatihan dan sosialisasi pada Kelompok Wanita Tani “Rafflesia” di Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Pelatihan dan sosialisasi ini dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung, sehingga peserta dapat menerima dan memahami tentang materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyrakat.
PENGARUH MASUKAN ENERGI JUMLAH PANAS (MEJP) DAN DOSIS PUPUK FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) Ningsih Riani Kurnia; Jon yawahar; Dwi fitriani; suryadi suryadi; Fiana Podesta
Agriculture Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.485 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v14i2.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masukan energi jumlah panas dengan dosis pupuk fosfor terhadap hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Penelitian ini telah laksanakan pada bulan Juli-Oktober 2019 di Jl. Danau Raya No.59, Panorama, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Bengkulu dengan ketinggian + 24 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap disusun dengan factorial(RAL-F) dengan dua faktor, dimana faktor 1 adalah masukan energi jumlah panas (E) E1= 1030-1050 SP, E2 = 1130-1150 SP, E3= 1230-1250 SP, E3= 1330-1350 SP. Faktor 2 adalah dosis pupuk fosfor (P)   P1= 75 kg/ha, P2= 150 kg/ha, P3= 225 kg/ha masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 0,5%. Hasil perlakuan masukan energi jumlah panas menunjukan berbeda sangat nyata terhadap peubah berat basah tanaman, berat biji, dan menunjukan berbeda nyata terhadap peubah berat kering tanaman, berat polong. Sedangkan perlakuan masukan energi jumlah panas dan dosis pupuk fosfor terjadi interaksi pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun dan berat biji. Kata kunci : Masukan Energi Jumlah Panas, Dosis Pupuk Fosfor.
PENGARUH MEDIA TANAM DAN PUPUK KOTORAN KAMBING TERHADAP HASIL TANAMAN TOMAT (lycopersich mesculentum mill.) Anton Anton; Usman Usman; Jon yawahar; Fiana Podesta; Dwi Fitriani
Agriculture Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.286 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i1 Juli.1656

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui interaksi dan pengaruh media tanam dan pupuk kotoran kambing terhadap hasil tanaman tomat (Lycopersich mesculentum. Mill) penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan pada bulan oktober sampai bulan januari 2021 di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, provinsi bengkulu, di Desa Pondok Kubang Bengkulu Tengah pada ketinggian ± 21 mdpl. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu Faktor pertama pengaruh media tanam  kontrol, M1 arang sekam, M2 arang sekam dan M3 arang sekam perlakuan ke-2 yaitu pemberian pupuk kambing kontrol, D1 : 125 gr, D2 :250 gr, D3 : 375 gr. Setiap perlakuan  di ulang 3 kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan dengan ditanami 3 tanaman setiap unit percobaan sehinnga diperoleh 144 tanaman hasil penelitian menunjukan perlakuan pengaruh media tanam dan pupuk kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (.Lycopersich mesculentum Mill.) menunjukan media tanam terhadap jumlah cabang 14 dan 42 hst, jumlah bunga dan jumlah buah dan antara perrlakuan pupuk kambing terhadap tinggi tanaman 14, 28 dan 42 hst, diameter batang 28 dan 42 hst, jumlah cabang 14 ,28 dan 42 hst, jumlah bunga, jumlah buah, berat buah  sedangkan pada penelitian ini terjadi nya interaksi antara perlakuan media tanam dengan  pupuk kambing pada parameter tinggi tanaman 42 hst. Kata kunci :Tomat,Media Tanam Dan Pupuk Kambing
PENGARUH PEMBERIAN AUKSIN ALAMI DAN DOSIS PUPUK NPK PADA TANAH PMK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU ( Vigna radiata L ) Rena Wati; jafrizal jafrizal; Usman Usman; Jon Yawahar; Fiana Podesta
Agriculture Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.104 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i2,Des.2851

Abstract

ABSTRAKRena Wati.  Pengaruh pemberian auksin alami dan dosis pupuk NPK pada tanah PMK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau  (Vigna Radiata L).   Mahasiswa Agroteknologi fakultas Pertanian dan Perternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Dibawah bimbimbingan bapak  JAFRIZAL dan bapak USMAN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian auksin alami dan dosis pupuk NPK pada tanah PMK tehadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L).  Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Fakultas Pertanian dan Perternakan, kelurahan Bentiring, kecamatan pondok kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah.  Pada ketinggian tempat ±51 meter diatas permukaan laut   ( MDPL).  Penelitian ini menggunakan metode racangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu faktor pertama auksin alami Z0 (kontrol) , Z1 (100 ml/l),  Z2 (200 ml/l), Z3 (300 ml/l), sedangkan faktor keduapupuk NPK  P1 (2 gram /polibag) P2 (4 gram/polibag ) dan P3 (6 gram/polibag), masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga diperoleh 48 unit percobaan.  Setiap unit percobaan  terdapat 4 tanaman  sehingga di peroleh 144 tanaman (terdapat 3 sempel dan 1 sebagai tanaman cadangan ).  Hasil perlakuan pemberian auksin alami berpengaruh nyata pada jumlah daun umur 20 HST, jumlah cabang, berat basah tanaman dan jumlah polong cipo.  Sedangkan perlakuan dosisi pupuk NPK menunjukan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 20 HST.  Pada penelitian ini menunjukan terjadinya  interaksi pada perlakuan auksin alami pada jumlah polong cipo. Keywords: green beans, natural auxin. NPK fertilizer
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH Siswanto; Usman; Jon Yawahar; Rita Hayati; Yukiman Armadi; Jafrizal
Agriculture Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.956 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v17i1.3595

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis-jenis pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik serta interaksi antara pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Perdana, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF), perlakuan 1 yaitu Pupuk Kandang dengan P0 (Kontrol) P1 (Pupuk Kandang Ayam) P2 (Pupuk Kandang Kambing) P3 (Pupuk Kandang Sapi). Perlakuan ke-2 yaitu pemberian Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Atonik K1 (1 cc/l), K2 (2 cc/l) dan K3 (3cc/l). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan dengan ditanami 4 tanaman setiap unit percobaan sehingga diperoleh 144 tanaman dan diambil 2 sampel di setiap unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan perlakuan pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter penelitian diantaranya tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga serta waktu keluar bunga pertama, pupuk kandang ayam menunjukan respon paling terbaik dari perlakuan pupuk kandang lainya terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Pada penelitian konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 6 dan 10 mst, jumlah cabang umur 4, 6, dan 10 mst serta jumlah bung. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang umur 8 mst dan berpengaruh tidak nyata pada parameter lainnya. Pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik dengan dosis 2 cc/l memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Sedangkan pada penelitian ini tidak terjadi nya interaksi antara perlakuan pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Kata kunci: Pupuk kandang, Zat Pengatur Tumbuh Atonik,Vinca(Catharanthus roseus L.).
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SP36 DAN TANKOS KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Sofyan Efendi; Jafrizal; Neti Kesumawati; Dwi Fitriani; Jon Yawahar; Eva Oktavidiati
Agriculture Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.388 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v17i1.3596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk SP-36 dan tankos kelapa sawit Terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah ( Arachis hypogaea L.). Penelitian ini telah dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Kota Bengkulu, mengunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu faktor pertama Pupuk Tankos kelapa sawit (T) : T1 (2,5 ton/ha), T2 (5 ton/ha), T3 (7,5 ton/ha), T4 (10 ton/ha), Sedangkan faktor kedua SP-36 (P) : P1 ( 75 gram/plot ), P2 ( 15o gram/plot ) dan P3 ( 225 gram/plot), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman, sehingga diperoleh 144 tanaman. Hasil data analisis mengunakan Analisis Sidik Ragam ( ANOVA ) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Dunca’s Multiple Range Test ( DMRT ) taraf 0,5%. Hasil perlakuan pupuk SP-36 menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat polong segar, berat polong kering, jumlah cabang primer, jumlah polong pertanaman, berat 100 biji (gr), berat brangkas kering. Dan perlakuan tankos tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengamatan, Sedangkan ada interaksi pupuk sp-36 dan tankos terhadap tinggi tanaman 56 Hst. Kata kunci : Kacang Tanah, Pupuk SP-36, Tankos Kelapa Sawit
Pemanfaatan Buah Pepaya Sebagai Manisan Di Desa Niur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Rita Feni; Sunita Mardianti; Edy Marwan; Jon Yawahar; Fitria Ningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.809

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah yang diminati oleh sebagian besar masyarakat, mengingat buah pepaya dapat di konsumsi dalam bentuk buah segar ataupun menjadi bahan olahan makanan ringan seperti manisan. Desa Niur merupakan salah satu Desa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang mempunyai potensi pertanian bercocok tanam baik tanaman pangan maupun holtikultura termasuk tanaman pepaya. Tujuan dari kegiatan memberikan penambahan wawasan pengetahuan dan keterampilan dari mitra pengabdi dan memberikan alternative peluang untuk kegiatan usaha pembuatan manisan pepaya. Pelaksaan kegiatan ini berlangsung pada bulan Februari 2022, dengan hasil kegiatan pengabdian Ibu-ibu KWT Butterfly sangat antusias terhadap kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan manisan dengan buah pepaya. Hasil pengabdian yang dilakukan ini memberikan peluang usaha bagi masyarakat di desa tersebut untuk membuka usaha rumah tangga manisan pepaya.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI GIBERELLIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) Edwar Triadi; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Ririn Harini; Jon Yawahar
Agriculture Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v17i2.4422

Abstract

Bawang merah ( Allium ascalonicum ) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Hal ini karena bawang merah memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Untuk meningkatkan produksi tanaman bawang merah dibutuhakan unsur hara yang cukup, salah satunya dengan pemberian beberapa pupuk kandang dan konsentrasi giberelin. Metode penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) Faktor yang terdiri dari 2 faktor dengan 16 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor – faktor yang diteliti merupakan faktor pertama perlakuan beberapa jenis pupuk kandang terdiri dari 4 taraf P0 = Kontrol P1 = Pupuk Kandang Ayam P2 = Pupuk Kandang Kelinci P3 = Pupuk kandang Kambing Faktor yang ke 2 konsentrasi giberellin terdiri dari 4 Taraf G0 = 0 ppm ( kontrol ) P1 = 50 ppm,p2 =75 ppm,p3 = 100ppm. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun perumpun, berat basah tanaman, berat kering tanaman dan berat kering. Berdasarkan analisis ragam perlakuan pemberian perlakuan jenis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 42 hst, 56 hst, dan 84 hst. Berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun pada umur 98 hst. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun pada umur 28 hst, dan 70 hst. Pemberian konsentrasi giberelin pada tanaman bawang merah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 28 hst dan 56 hst, akan tetapi konsentrasi giberelin berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 42 hst, 70 hst, 84 hst, dan 98 hst. Pada perlakuan berbagi konsentrasi giberelin berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun. Kata kunci : Bawang Merah, Pupuk Kandang dan Giberellin
ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI KARET DI PT KIRANA WINDU (Suatu Studi di PT Kirana Windu Kecamatan Rawas Ulu) Mira Lisnawati; Edi Efrita; Jon Yawahar; Rita Feni; Edy Marwan
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4759

Abstract

Peramalan senantiasa berupaya menyelesaikan dengan model pendekatan-pendekatan yang sesuai perilaku data aktual dan pengalaman. Pada dasarnya peningkatan produksi berarti peningkatan distribusi penjualan perusahaan, tetapi akan menjadi suatu masalah apabila perusahaan tersebut tidak mempunyai persediaan produk yang cukup dalam memenuhi permintaan konsumen. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan produksi karet di PT Kirana Windu serta berapakah forecast hasil produksi karet bulan Januari 2022-Desember 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan produksi karet di PT Kirana Windu Kecamatan Rawas Ulu serta berapa forecast produksi karet di PT Kirana Windu Kecamatan Rawas Ulu bulan Januari 2022-Desember 2022 berdasarkan model peramalan BOX-Jenkins. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi dan studi kepustakaan. Setelah itu dilakukan interview guna mendukung akurasi data yang diperoleh sekiranya ada hal-hal yang perlu dikonfirmasikan dengan pihak perusahaan untuk memperoleh informasi yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi karet di PT Kirana Windu di Kecamatan Rawas Ulu pada tahun 2010 – 2021 menunjukkan kecenderungan (trend) negatif atau menurun. Produksi karet di PT Kirana Windu di Kecamatan Rawas Ulu per bulan pada tahun 2022 sebesar 2.800 ton per bulan dengan kisaran 2.230 – 3.390 ton per bulan. Kata Kunci : Produksi, Peramalan, ARIMA-Box Jenkins
Kajian agro sosiologi dan potensi metabolit sekunder bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai peningkat imunitas tubuh Anita Hazimah Putri; Jon Yawahar
Journal of Agrosociology and Sustainability Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jassu.v1i1.2023.57

Abstract

In the context of agro-sociology, butterfly pea (Clitoria ternatea) is studied as one of the plants with high economic, health, and environmental value. Flower can be used as a raw material of herbal medicines that can improve human health, primarily in terms of immunity. The processing of secondary metabolites can help increase the added value of the pond farm itself. Some of the secondary metabolite compounds in strawberries that potentially boost the immune system among others are flavonoids, alkaloids and polyphenols. Flavonoid compounds including anthocyanins can help protect body cells from free radical damage and increase the production of white blood cells. Gulf flowers also contain alkaloids such as clitorine and cyanidine that have antimicrobial and antioxidant properties, thus helping inhibit the growth of bacteria and viruses that cause infections and diseases. Gulf flowers also contain polyphenols such as caffeic acid and chlorogenic acid that have anti-inflammatory and anti-cancer properties. With the potential of this secondary metabolite, the sustainable farming of strawflower continues to float in Indonesia, along with the awareness of a healthy lifestyle and back to nature of society.