Ratna Rahim
Universitas Andi Djemma

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN PAI DI UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PALOPO Ratna Rahim
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Febrauri 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yakni penelitian yang akan menjelaskan secara menyeluruh aspek-aspek yang diteliti untuk memberikan gejala, fakta dan kejadian secara sistematis dan akurat. Deskriptif dalam penelitian ini adalah peneliti berusaha menggambarkan objek penelitian secara tegas dan sistematis dan eksplorasi berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Penelitian menggunakan beberapa pendekatan, yakni; Pendekatan paedagogis adalah untuk mengetahui kemampuan pendidik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan pemahaman terhadap penilaian pendidikan. Pendekatan Teologis Yuridis yang digunakan sebagai landasan dosen  dalam meningkatkan mutu dan SDM pengajaran Pendidikan Agama Islam di Universitas Andi Djemma. Upaya peningkatan proses pembelajaran PAI di UNANDA belum maksimal karena masih terdapat kendala seperti; belum adanya organisasi intra kampus, belum tersedianya laboratorium agama dan belum tersedianya Musallah/masjid sebagai sarana Praktikum agama Islam di UNANDA.
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM (PTU) Ratna Rahim
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yakni menggunakan beberapa pendekatan, pertama pendekatan paedagogis adalah untuk mengetahui kemampuan pendidik yang meliputi pembinaan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum, kedua pendekatan teologis normatif yang digunakan untuk memahami kerangka teologis sebagai landasan dosen dalam meningkatkan mutu dan SDM di Perguruan Tinggi. Ketiga pendekatan Yuridis tentang perguruan tinggi sebagai satuan pendidikan harus dimiliki sebagai pedoman penyelenggara, struktur organisasi dan peningkatan mutu pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam bagi mahasiswa sangat penting sebagai implementasi dari ajaran agama Islam di Perguruan Tinggi Umum (PTU) dengan proses pembelajaran seperti kegiatan kokurikuler dan kegiatan keagamaan lainnya. Pendidikan agama Islam di perguruan Tinggi Umum sangat berbeda dengan Perguruan Tinggi yang berbasis keagamaan seperti UIN, IAIN dan STAIN.
TEORI-TEORI BELAJAR DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN PAI Muna Hatija; Lubis Lubis; Ratna Rahim
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v6i2.2125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan berbagai teori belajar yang relevan dan menginvestigasi implementasi teori-teori tersebut dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Studi ini melibatkan tinjauan pustaka mendalam terhadap teori-teori belajar utama, seperti behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, dan teori belajar sosial. Penelitian juga fokus pada penerapan praktis teori-teori ini dalam pengajaran dan pembelajaran PAI di lingkungan pendidikan.Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data akan dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru PAI, dan analisis dokumen terkait kurikulum dan metode pengajaran. Partisipan penelitian akan terdiri dari guru PAI dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran. Analisis data akan dilakukan dengan mengidentifikasi pola-pola implementasi teori-teori belajar dalam pembelajaran PAI dan menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar siswa.Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teori-teori belajar dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan implementasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif dalam konteks pendidikan agama Islam.
Resiliensi Usaha Pengolahan Sagu Berbasis Adaptive Capacity di Kabupaten Luwu Utara: Sago Processing Business Resilience Based on Adaptive Capacity in North Luwu Regency Sumantri Sumantri; Aqsyah Anggraini; Ratna Rahim; Rosnina Rosnina; Dewi Marwati Nuryanti
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/p709wd90

Abstract

Usaha pengolahan sagu sebagai agroindustri skala kecil memiliki peran strategis dalam perekonomian lokal di Kabupaten Luwu Utara, baik sebagai sumber pangan alternatif maupun penyedia lapangan kerja. Namun, karakteristik usaha yang berbasis sumber daya alam dan sistem kerja yang masih informal menyebabkan tingginya kerentanan terhadap gangguan produksi, keterbatasan modal, serta tekanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas adaptif (adaptive capacity) pelaku usaha dalam mempertahankan keberlanjutan produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif melalui wawancara mendalam terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, serta interpretasi berbasis kerangka resiliensi dan kapasitas adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan usaha bersifat struktural dan multidimensional, dengan dominasi risiko pada aspek manusia dan proses. Ketahanan usaha lebih banyak ditopang oleh strategi coping jangka pendek, seperti penyesuaian jadwal produksi, pemanfaatan tenaga kerja keluarga, serta ketergantungan pada jaringan sosial dalam pembiayaan. Namun, kapasitas adaptif yang dimiliki masih bersifat reaktif dan belum terinstitusionalisasi dalam sistem manajemen yang terstruktur. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi usaha pengolahan sagu masih berada pada tahap adaptif awal, sehingga diperlukan transformasi menuju strategi adaptif yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Sago processing businesses, as small-scale agro-industries, play a strategic role in the local economy in North Luwu Regency, both as an alternative food source and a provider of employment. However, the natural resource-based nature of these businesses and their informal work systems make them highly vulnerable to production disruptions, limited capital, and environmental pressures. This study aims to analyze the adaptive capacity of these businesses in maintaining production sustainability. This research employed an exploratory qualitative approach through in-depth interviews with 15 purposively selected informants. Data analysis was conducted through data reduction, thematic categorization, and interpretation based on a resilience and adaptive capacity framework. The results indicate that business vulnerability is structural and multidimensional, with risks predominating in human and process aspects. Business resilience is largely supported by short-term coping strategies, such as adjusting production schedules, utilizing family labor, and relying on social networks for financing. However, this adaptive capacity remains reactive and has not yet been institutionalized in a structured management system. This study confirms that sago processing business resilience is still in its early adaptive stage, necessitating a transformation toward a more systematic and sustainable adaptive strategy.
Respon Pertumbuhan dan Kemampuan Serapan Nikel Tanaman Jagung (Zea mays L.) dan Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) yang Ditanam pada Lahan Sekitar Area Tambang : Growth Response and Nickel Absorption Ability of Corn (Zea mays L.) and Soybeans (Glycine max (L.) Merr.) Planted on Land Around the Mining Area Naima Haruna; Rosnina Rosnina; Rahmi Azizah Mudaffar; Ratna Rahim; Sitti Maryam Yasin
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/90b0zv17

Abstract

Penambangan nikel seringkali meninggalkan lahan terdegradasi dengan kandungan logam berat, termasuk nikel (Ni), yang dapat bersifat toksik bagi tanaman. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan di Nursery PT.Vale selama enam bulan (Desember 2023 sampai Mei 2024) Tujuan penelitian untuk menganalisis respon pertumbuhan serta kemampuan serapan nikel pada tanaman jagung dan kedelai yang dibudidayakan di lahan sekitar area tambang nikel. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering biomassa, produksi serta kadar nikel dalam jaringan tanaman menggunakan spektrofotometri serapan atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman jagung yang tumbuh pada media tanam dengan Ni rendah menghasilkan biomassa (bobot kering) dan produksi (biji) yang lebih banyak dibandingkan dengan yang ditanam pada media Ni tinggi, namun hasilnya masih sangat rendah dibandingkan pada kondisi media tanam Ni normal. Biji kedelai yang tumbuh pada media tanam dengan Ni tinggi mengandung logam Ni dalam jumlah lebih banyak yaitu 0.106 tan-1 melebihi nilai ambang batas logam Ni pada tanaman (Standar WHO) yaitu 10 µg g-1 berat kering sehingga tidak aman untuk dikonsumsi, sedang yang paling rendah adalah jagung yaitu 0.023 g kg-1.  Disimpulkan bahwa tanaman jagung dan kedelai tidak sesuai untuk dikembangkan di lahan pasca tambang karena produksi yang rendah. Nickel mining often leaves degraded land with heavy metal content, including nickel (Ni), which can be toxic to plants. This research was conducted in the form of an experiment at PT. Vale Nursery for six months (December 2023 to May 2024). The purpose of the study was to analyze the growth response and nickel absorption capacity of corn and soybean plants cultivated in the land around the nickel mining area. The parameters observed included plant height, number of leaves, dry weight of biomass, production and nickel levels in plant tissue using atomic absorption spectrophotometry (AAS). The results showed that corn plants grown in low Ni growing media produced more biomass (dry weight) and production (seeds) compared to those grown in high Ni media, but the results were still very low compared to normal Ni growing media conditions. Soybean seeds grown in high Ni growing media contained more Ni metal, namely 0.106 tan-1 exceeding the threshold value of Ni metal in plants (WHO Standard) which is 10 µg g-1 dry weight so it is not safe for consumption, while the lowest was corn, namely 0.023 g kg-1. It was concluded that corn and soybean plants were not suitable for development on post-mining land due to low production.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI PILAR PENGUATAN MORAL PESERTA DIDIK DI TENGAH GLOBALISASI Muna Hatijah; Ratna Rahim; Hasnahwati
Jurnal Andi Djemma/Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jbgjaw16

Abstract

This research aims to examine the role of Islamic Religious Education in strengthening morals amidst the phenomenon of globalization with its very rapid development. Globalization has a real impact on many aspects of life, including moral, social and cultural values. In these conditions, Islamic Religious Education functions as an important pillar to shape the morals and morals of the younger generation, by instilling moral and spiritual values that are in line with Islamic teachings. This research uses a qualitative approach with literature study methods, as well as analysis of various relevant sources, including books, articles and previous research. The research results show that Islamic Religious Education has a very important role in providing a strong moral foundation for individuals to face the challenges posed by globalization, such as changes in social values, unfiltered information flows, and the influence of foreign cultures. Islamic religious education, which focuses on the formation of noble morals, honesty, responsibility and social care, can shape the character of students who are able to adapt to global dynamics without losing their moral and religious identity. Therefore, Islamic Religious Education needs to be optimized through a holistic and integrative approach, involving the active role of teachers, parents and the community. Thus, Islamic Religious Education can be the main pillar in building an ethical, moral and civilized society in the midst of globalization.