Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : CONSILIA

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN Desy Mutiara; Hadiwinarto Hadiwinarto; Anna Ayu Herawati
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.4.3.227-235

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan informasi terhadap tingkat pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi pada siswa. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 250 siswa, sedangkan sampelnya 31 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman tentang kesehatan reproduksi meningkat setelah diberikan layanan informasi, hal ini terlihat dari skor rata-rata sebelum pelayanan 20,70 kategori sedang dan skor rata-rata setelah pelayanan 27,74 kategori sangat tinggi yang menunjukan ada pengaruh layanan informasi sebesar 21,30% dengan nilai uji t = -39,845 dengan p 0,355 < 0,5. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat pengaruh layanan informasi terhadap tingkat pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi pada siswa.Kata kunci : layanan informasi, kesehatan reproduksi, remaja THE EFFECT OF INFORMATION SERVICES ON ADOLESCENT STUDENTS UNDERSTANDING ON REPRODUCTIVE HEALTHCARE IN CLASS X MIPA 2 SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN ABSTRACTThis study aimed to describing the effect of information services on adolescent students’ understanding level of reproductive healthcare. This research method used one group pretest-posttest experiment. The populations in this study 250 students, while the sample 31 students who were taken using a purposive sampling technique. The data collection technique test, the data analysis technique using t-test. The results showed that the students’ understanding on reproductive healthcare increases after being given information services, it can be seen from the average score of pre-service 20.70 moderate category and the average score post-service 27.74 the higher category shows that there is an effect in information services 21.30% with a t-test value = -39.845 with  p  0.355 < 0,5. The results of this study can be concluded that there is an effect of information services on adolescent students  understanding on reproductive healthcare.Key words: Information services, reproductive healthcare, adolescent
TINGKAT KONTROL DIRI REMAJA AWAL DALAM BERMAIN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DI DESA DASPETAH KABUPATEN KEPAHIANG Merli Helviani; Syahriman Syahriman; Anna Ayu Herawati
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.5.2.135-146

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh lemahnya kontrol diri remaja awal dalam mengatur waktu bermain media sosial facebook. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kontrol diri remaja awal dalam bermain media sosial facebook di Desa Daspetah Kabupaten Kepahiang. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 102 dengan sampel 72 remaja awal di Desa Daspetah Kabupaten Kepahiang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner angket dengan nilai reliabilitas 0.919. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kontrol diri remaja awal dalam bermain media sosial facebook di Desa Daspetah Kabupaten Kepahiang berada pada kategori baik, yaitu 43.1% berjumlah 31 remaja awal pada kriteria tinggi, kriteria sangat tinggi 22.2 % sebanyak 16 remaja awal, rendah 33.3 % berjumlah 24 remaja awal, dan sangat rendah 1.4% sebanyak 1 remaja awal.Kata Kunci : Kontrol Diri, Remaja Awal, Media Sosial Facebook
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Resiliensi Siswa di Kelas IX G SMP Negeri 12 Kota Bengkulu Mira Junita; Syahriman Syahriman; Anna Ayu Herawati
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.4.2.169-180

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini dilakukan karena adanya tingkat resiliensi siswa yangrendah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive resturcturing untuk meningkatkan resiliensi siswa di kelas IX G SMP Negeri 12 Kota Bengkulu. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan one group pretest- posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX G SMP Negeri 12 Kota Bengkulu yang berjumlah 26 siswa. Sampel diambil dengan teknik perposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan peningkatan resiliensi siswa setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Hal ini ditunjukan dengan nilai t = -6,664 dengan taraf signifikan (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti 0,000<0,05. Temuan ini menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring terhadap resiliensi siswa di kelas IX G SMP Negeri 12 Kota Bengkulu.Kata Kunci:Resiliensi,Bimbingan Kelompok, Teknik Cognitive Restructuring.THE EFFECT OF GROUP GUIDANCE SERVICE WITH COGNITIVE RESTRUCTURING TECHNIQUES ON THE RESILIENCE OF GRADE IX STUDENTS AT SMP NEGERI 12 BENGKULU CITY ABSTRACTThe background of this research conducted because of the low level of student resilience.This study was aimed to describe the effect of group counseling services by using the cognitive restructuring technique to improve the student’s resilience in the class of IX G at SMP 12 Bengkulu City. The method of this study was used experimental research which using one group pre-test post-test design. The populations of this study were 26 students in the class of IX G at SMP 12  Bengkulu City. The samples of this study were taken by using perposive sampling technique. The data were collected by using questionnaire. The data were analyzed by using T-test. The result of this study showed the improvement of student’s resilience after being given treatment in form of group counseling by using cognitive restructuring technique. It is also indicated the T score was about -6,664 with the significant level (2-tailed) of 0,000 which means 0,000 < 0,05. These finding revealed that there was an effect of group guidance services by using the cognitive restructuring technique on students’ resilience in the class of IX G at SMP 12 Bengkulu City.Keywords: Resilience, Group Counseling, Cognitive Restructuring Technique.
KORELASI ANTARA PEMBELAJARAN FULL DAY SCHOOL DENGAN KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA SMP IT HIDAYATULLAH KOTA BENGKULU DAN IMPLIKASI BIMBINGAN DAN KONSELING Dianayu Ambarsari; Hadiwinarto Hadiwinarto; Anna Ayu Herawati
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.5.1.18-26

Abstract

Full day school merupakan pilihan untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan, baik secara akademis maupun dari segi moralitas dan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara pembelajaran full day school dan karakter peduli sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode korelasional untuk melakukan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 85 siswa dari SMP IT Hidayatullah Kota Bengkulu pada kelas VII, VIII, dan IX. Sampel penelitian terdiri dari 46 siswa yang diambil dari seluruh kelas VII, VIII, dan IX dengan bantuan statified random sampling. Instrumen pembelajaran full day school memiliki reliabilitas 0,788, sedangkan instrumen karakter peduli sosial memiliki reliabilitas 0,759. Dengan rxy 0,448 dan tingkat signifikan 0,002 (p0,05), temuan mengungkapkan hubungan yang kuat antara pembelajaran pembelajaran full day school dan karakter peduli sosial. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pembelajaran full day school dengan karakter peduli sosial.Kata Kunci: Pembelajaran full day school, karakter peduli sosial CORRELATION BETWEEN FULL DAY SCHOOL LEARNING WITH SOCIAL CARE CHARACTERS OF STUDENTS OF IT HIDAYATULLAH SMP BENGKULU CITY ANDIMPLICATIONS OFGUIDANCE AND COUNSELINGABSTRAKIt is a full-day school an option to solve a variety of educational issues, both academically and when it comes to morality and character. The purpose of this study was to see whether there had been a relationship between full day schooling and after-school activities social care character of students. This study uses a correlational approach to conduct descriptive quantitative research this study's participants were 85 students from SMP IT Hidayatullah Bengkulu City in grades VII, VIII, and IX. The research sample consisted of 46 students taken from all grades VII, VIII, and IX using statified random sampling technique. The full day school learning the instrument offers a high level of dependability 0.788, while the social care character the instrument offers a high level of dependability. 0.759. With an rxy of 0.448 and a significant level of 0.002 (p0.05), the findings reveal a considerable positive association between the two variables full day school learning and social care characters. This shows that there is a relationship between full day school learning and social care characters.Keywords: full day school learning, social care character
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGURANGI KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 KOTA PAGAR ALAM Veny Widyati; Wasidi Wasidi; Anna Ayu Herawati
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.3.3.244-252

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi ketidaksantunan berbahasa pada siswa SMP Negeri 2 Kota Pagar Alam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one grup pretest dan postest. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dalam penelitian ini diambil sampel 10 orang siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 kota Pagar Alam. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya penurunan yang signifikan efektifitas layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi ketidaksantunan berbahasa siswa. Hal ini dapat terlihat dari hasil pengujian hipotetis dengan hasil uji t 11,184, nilai sig sebesar 0,000 (<0,005) maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan, terdapat efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi ketidaksantunan berbahasa siswa.Kata kunci: layanan bimbingan kelompok, role playing, ketidaksantunan berbahasaEFECTIVENESS OF GROUP COUNSELING SERVICES WITH ROLE PLAYING TECHNIQUES TO REDUCE LANGUAGE IMPOLITENESS IN CLASS VIII A STUDENTS OF SMP NEGERI 2 KOTA PAGAR ALAMABSTRACTThe aim of this research was to descripted the effectiveness of group counseling services with role playing techniques to reduced language impoliteness in class VIII A students of SMP Negeri 2 Kota Pagar Alam. This research was an experimental research and used one group pretest and post-test researchs design. The sampling technique used in this research was purposive sampling, the participant of this research took 10 students of class VIII A SMP Negeri 2 Kota Pagar Alam. The result obtained from this research showed that there was a significant decrease of the effectivity of group counseling to reduced the language impoliteness among the students. This result could be seen from t test result 11.184, the sig value of 0.000 (<0.005) so Ho was rejected. Then it could be concluded that there was an effectiveness of group guidance services with role playing techniques to reduced students' language impoliteness.Keywords : group counseling, role playing, language impoliteness