Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Exploring The Essence of Web-Based Interactive Learning to Enhance Higher Order Thinking Skills in Nursing Students: A Focus Group Study: Web-based interactive learning for nursing education Tambunan, Evelyn Hemme; Simbolon, Idauli; Rantung, Jeanny
NUTRIX Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Issue 2, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i2.1190

Abstract

This study aims to explore the essence of web-based interactive learning to enhance HOTS-analyzing, evaluating and creating in nursing students. This study implemented a qualitative research approach based on two focus group interviews on a sample of 20 resource participants including nursing students and faculty members from bachelor nursing program and information technology program at Universitas Advent Indonesia. All interviews were recorded, transcribed verbatim and analyzed for thematic contents using the standard to a consensus on thematic coding, the investigators finally convened to examine, classify, and arrange themes and categories. A thematic content analysis yielded three core themes: Gaps in Current Learning Methods, Potential Benefits of Web-Based Interactive Tools, Perceived Challenges. Categories were consented as variability in learning paces, engagement with teaching material, adaptability in learning approaches, feedback timeliness, interactive learning, resource and scalability limitations, enhanced flexibility, increased engagement through interactive features, personalized learning experiences, improved access to resources, support for collaborative learning, efficiency and scalability, technical issues, digital divide, reduced face-to-face interaction, equity and inclusivity, potential over-reliance on technology, privacy and security. This study highlights the multifaceted nature of the essence of web-based interactive learning to enhance higher order thinking nursing students. Implications are seen as valuable for enhancing higher order thinking skills to teaching, learning and academic support resources.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan Pada Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Nainggolan, Mutiara Sandayani Priti; Rantung, Jeanny
NUTRIX Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Issue 1, 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v9i1.1294

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami masalah stres seperti tugas kuliah yang sulit, ujian, masalah adaptasi, perbedaan bahasa, biaya kuliah, dan perkiraan waktu penyelesaian tugas akhir. Stres adalah salah satu penyebab kualitas tidur siswa yang buruk. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan yang sedang menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan total 47 responden. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan Depression Anxiety Stress Scales (DASS) dan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami stres berat (40,4%) dan sebagian besar memiliki kualitas tidur buruk (97,9%). Namun, uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kualitas tidur (r = -0.25; p = 0.09). Hasil ini menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa keperawatan seperti edukasi manajemen stres, dan gaya hidup sehat. Senior year students often experience stress problems such as difficult assignments, exams, tuition fees, and estimated time to complete the final assignment. Stress is one of the causes of poor sleep quality in students. This study aims to determine the relationship between stress levels and sleep quality of nursing students who are preparing Scientific Paper Research (KTI). This study used analytic descriptive quantitative method with a total of 47 respondents. Measurement of stress levels was carried out using the Depression Anxiety Stress Scales (DASS) and sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The results showed that the majority of students experienced severe stress (40.4%) and most had poor sleep quality (97.9%). However, Pearson correlation test showed no significant relationship between stress level and sleep quality (r = -0.25; p = 0.09). These results suggest that other factors may have more influence on the sleep quality of nursing students such as stress management education and a healthy lifestyle.
Hubungan Persepsi Mahasiswa Keperawatan dengan Sikap Penggunaan Chat GPT Hutapea, Grace Laura; Rantung, Jeanny
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.350

Abstract

Hadirnya Chat GPT di dalam dunia pendidikan, terutama perguruan tinggi merupakan sebuah fenomena yang dapat menjadi revolusi dalam sistem pendidikan. Di dalam dunia keperawatan pengalaman menggunakan Chat GPT sangat bervariasi. Melalui Chat GPT mahasiswa bisa mendapatkan informasi mengenai berbagai topik sehingga dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi mahasiswa keperawatan dengan sikap penggunaan Chat GPT. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dengan jumlah sample sebanyak 73 orang. Untuk mendapatkan data primer, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh dari 73 responden didapati bahwa variabel Persepsi, nilai rata-rata tertinggi adalah Indikator PEOU/Persepsi Terhadap Kemudahan sebesar 4,33, dan nilai rata-rata terendah adalah indikator PU/Persepsi terhadap manfaat, sebesar 3,96. Hasil perhitungan variabel Sikap, nilai rata-rata tertinggi adalah Indikator ATU/Sikap terhadap penggunaan sebesar 3,95, dan nilai rata-rata terendah adalah indikator BI/Niat terhadap penggunaan, sebesar 3,89. Melalui Analisa koefisien korelasi Pearson, antara variabel persepsi dengan variabel sikap penggunaan menunjukan hubungan signifikan kuat dengan interval p = 0.60-0.799, dimana p value 0.721.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Yang Menjalani PKL Di Rumah Sakit Advent Bandung Peranginangin, Miliyanti Cindy Lowsa; Rantung, Jeanny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14295

Abstract

Nursing students of Universitas Advent Indonesia are required to participate in Field Work Practice. Where this activity requires students to be able to work and meet academic demands, this provides changes in student activates and has an impact on their sleep quality. This study was conducted on 71 nursing students who had participate Field Work Practice at the Rumah Sakit Advent Bandung (RSAB) starting from level 2 students to professions. This study used a descriptive analysis research method and a Cross Sectional method to measure both variables. With a questionnaire measuring instrument to determine whether there is a relationship between sleep quality and stress level of nursing students undergoing Field Work Practice at Rumah Sakit Advent Bandung (RSAB). The results of this study found that most students had poor sleep quality and experienced low stress levels with a figure of 97.2%. However, there was no relationship between sleep quality and stress levels experienced by nursing students of Universitas Advent Indonesia who underwent Field Work Practice at the Rumah Sakit Advent Bandung (RSAB).
Hubungan Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Cyberbullying Pada Siswa SMK Perjuangan Parongpong Manurung, Rachel Theresia; Rantung, Jeanny
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51846

Abstract

Kajian ini bertujuan menelaah secara kuantitatif keterkaitan antara frekuensi penggunaan media sosial dengan tindakan penindasan dunia maya (cyberbullying) di kalangan pelajar remaja SMK Perjuangan Parongpong. Penelitian korelasional ini melibatkan 57responden yang dipilih melalui teknik total sampling dari total populasi 101 siswa kelas X hingga XII. Data dikumpulkan menggunakan angket cyberbullying dan penggunaan media sosial yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho. Hasilnya secara signifikan memperlihatkan adanya hubungan kuat (p < 0,05) yang berarti bahwa peningkatan intensitas remaja dalam mengakses media sosial secara langsung berkorelasi dengan tingginya kecenderungan mereka untuk terlibat dalam perilaku cyberbullying. Temuan ini memberikan penegasan akan pentingnya inisiatif edukasi digital yang komprehensif serta pengawasan yang ketat terhadap aktivitas daring para remaja sebagai langkah pencegahan.