Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KARAKTER AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT Ni Nyoman Ayu Suryandari; I Dewa Made Endiana
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2021): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.13.1.2021.113-121

Abstract

Pemakai laporan keuangan mengandalkan jasa Kantor Akuntan Publik dalam menilai keandalan laporan keuangan suatu perusahaan karena tidak mungkin pemakai melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan di setiap perusahaan. Kantor Akuntan Publik adalah suatu usaha jasa yang diyakini mempunyai kemampuan dalam menjembatani kepentingan perusahaan dengan stakeholder. Kepercayaan tersebut menuntut auditor untuk dapat melakukan audit yang bebas dan tidak memihak agar menghasilkan kualitas audit yang baik. Akibat adanya research gap dari peneliti terdahulu maka penelitian ini menggunakan variabel moderasi berupa etika auditor. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kompetensi dan independensi seorang auditor terhadap kualitas auditnya dengan etika auditor sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Bali yaitu 13 Kantor Akuntan Publik dengan sampel 93 responden dengan kriteria responden adalah berpengalaman kerja minimal satu tahun. Kuesioner yang digunakan dalam analisis data berjumlah 41 kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: (1) kompetensi seorang auditor mampu berperan meningkatkan kualitas audit. (2) independensi seorang auditor tidak berperan dalam meningkatkan kualitas audit. (3) etika auditor tidak dapat memoderasi hubungan kompetensi auditor dan kualitas audit. (4) etika auditor juga tidak dapat memoderasi hubungan antara independensi auditor dan kualitas audit.
PENGUATAN DAN DIGITALISASI TATA KELOLA ADMINISTRASI DESA DALANG I Dewa Made Endiana; Ni Luh Gede Dewi Sariani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 5 No 1 (2026): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan bertujuan untuk meningkatkan tata kelola administrasi desa berbasis data melalui pendataan dan pembaruan profil penduduk, pendampingan pembukuan BUMDes, serta digitalisasi data Posyandu dengan pendekatan partisipatif berupa observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan, yang didukung oleh konsep Kementerian Desa PDTT (2021–2024), BPS (2022), Kementerian Keuangan RI (2023), Kementerian Kesehatan RI (2022–2024), serta konsep e-Government, dan menghasilkan peningkatan akurasi data penduduk, tertibnya pembukuan BUMDes, serta efektivitas pencatatan data Posyandu berbasis digital.
Enhancing the Competitive Advantage and Perceived Financial Performance of SMEs: A Quadruple Helix Model Approach I Dewa Made Endiana; Luh Komang Merawati; I Ketut Sunarwijaya
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 5 (2026): Volume 4, Issue 5, September 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i5.1656

Abstract

Purpose – The growth of SMEs still requires support from various parties, including the implementation of policies, to ensure they make a significant contribution to economic development. The current problem is the weak ability of human resources, particularly in creativity and innovation, which negatively affects competitive advantage and business performance. The focus of this research is to identify factors that can improve the competitiveness and performance of SMEs from the perspective of the quadruple helix model. Design/methodology/approach – The population of this study is SMEs in Bali, with a total of 122,941 spread across 9 districts. The sampling technique used is stratified random sampling, with a sample of 399 SMEs. The analysis technique used is SEM PLS with SmartPLS. Finding/Results – Based on the analysis, three pillars of the quadruple helix-intellectuals, government, and the business sector show a positive and statistically significant association with the perceived financial performance of SMEs. In contrast, the civil society pillar does not exhibit a direct association with the perceived financial performance of SMEs. Furthermore, competitive advantage was found to be closely linked to improved financial outcomes for SMEs. Conclusion – The three pillars of the quadruple helix—intellectuals, government, and the business sector—demonstrate a positive and statistically significant association with improved perceived financial performance among SMEs, with the business sector component showing the strongest association. Meanwhile, competitive advantage is a crucial mediator; external support does not automatically yield benefits unless SMEs can transform it into an independent competitive advantage, such as product uniqueness or cost efficiency.