Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Directive Speech Act Translation Analysis in “The Lion King” Movie Candra Lesmana; Muhammad Aprianto Budie Nugroho; Wulan Rahmatunisa; Arbain Arbain
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v4i2.1013

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find out the equivalence of directive speech act and its translation techniques in The Lion King movie. The study used the script of The Lion King movie, and its two kinds of subtitles, namely the professional translator version and the fansub version. A qualitative case study is used as research design while documentation is considered as the tool. The results found 6 types of directive speech acts among 143 directive speech acts. All of directive speech act in the movie “The Lion King” are translated equally by professional and fansub translators. There are also 272 translation grouping techniques in this study: 1) 115 (42,3%) total of single group techniques in both professional and fansub translation. 2) 114 (41,9%) total of duplet group technique in both professional and fansub translation. 3) 31 (11,4%) total of triplet group techniques in both professional and fansub translation. 4) 12 (4,4%) total of quadruplet group techniques in both professional and fansub translation. Literal translation is the most found type of translation technique, intended to translate simple texts and dialogues. Therefore, an easy language requires an equally comprehensible translation as well. Keywords: Translation Analysis, Directive Speech Act, Professional Translator, Fansubtitle
Meningkatkan minat baca dan belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak di Desa Bunder Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan Muhammad Aprianto Budie Nugroho; Erwin Oktoma; Yayan Suryana; Auliyah Hasanah; Giaz Nutrian
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i1.21885

Abstract

Data terakhir di tahun 2022 menunjukan minat dan kemampuan baca dari anak-anak di Indonesia memperlihatkan hasil yang kurang menggembirakan. Hal tersebut menimbulkan keprihatinan kami sebagai akademisi yang berkecimpung dalam pendidikan. Maka dengan fakta tersebut kami mengajukan program pengabdian Masyarakat berupa program meningkatkan minat dan kemampuan baca daari anak-anak di Desa Bunder, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan pengabdian ini berjalan selama tiga hari. Langkah yang kami lakukan mulai dari sosialisai, kemudian pelaksanan program pengabdian ini, berdasarkan proses pengabdian yang kami lakukan selama tiga hari menunjukan bahwa terdapat peningkatan dari minat baca dan kemampuan baca para siswa, hal tersebut bisa dilihat dari antusiasme yang terlihatbdari keterlibatan para siswa dalam program kami, dan juga berdasarkan masukan dari Kepala Sekolah, guru kelas, dan orang tua anak-anak yang terlibat dalam program ini.