Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS HASIL PENERJEMAHAN KATA SLANG DALAM DIALOG FILM DEADPOOL 2 BERDASARKAN GENDER PENERJEMAH Muhammad Aprianto Budie Nugroho
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 1 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/z7w3yf05

Abstract

Didalam penelitian ini peneliti fokus dalam menganalisis perbedaan dalam hasil penerjemahan kata slang terdapat pada dialog fim Deadpool 2 yang dilakukan oleh para partisipan yang dibedakan berdasarkan gender para penerjemah. Selain hal tersebut peneliti juga berusaha mencari tahu kesetaraan makna yang terdapat dalam hasil penerjemahan yang dilakukan oleh para partisipan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Partisipan yang terlibat dama penelitian ini adalah mahasiswa pria dan wanita dari tingkat 3 pada semester 5. Data penelitian adalah berupa dokumen penerjemahan yang dilakukan oleh para partisipan. Hasil dari penelitian tersebut adalah hasil penerjemahan kata slang yang dilakukan oleh partisipan pria total terdapat 37 persamaan dari 4 partisipan dalam menerjemahkan kata slang, dan yang diterjemahkan berbeda oleh 4 partisipan terdapat total 28 perbedaan, sedangkan pada hasil penerjemahan 4 partisipan wanita terdapat 40 persamaan dalam menerjemahkan 18 kata slang, dan terdapat 27 perbedaan dalam menerjemahkan kata-kata tersebut. Sedangkan untuk kesetaraan baik dalam kata, gramatikal, tekstual dan pragmatik, baik partisipan pria maupun partisipan wanita dalam menerjemahkan hampir semua mencapai partisipan telah mencapai kesetaran/kesepadanan baik pada tingkat kata, gramatikal, tekstual, dan pragmatik. Dalam kesetaraan kata totalnya adalah 52 kesetaraan dari total 8 partisipan. Sedangkan untuk kesetaraan gramatikal total kesetaraannya terdapat 44 kesetaraan/kesepadanan dari total 8 partisipan pria dan wanita. Untuk kesetaraan tekstual terdapat 51 kesetaraan dari 8 partisipan pria dan wanita. Sedangkan untuk kesetaraan pragmatik terdapat 50 kesetaraan dari total 8 partisipan pria dan wanita.
ANALISIS TERJEMAHAN UJARAN SEKSISME DAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM SUBTITLE BAHASA INDONESIA DI DALAM FILM RED SPARROW Muhammad Aprianto Budie Nugroho; Yudi Rahman
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/vcfqyk11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ujaran seksisme dan pelecehan seksual yang terdapat dalam hasil terjemahan subtitle film Red Sparrow yang diterjemahkan oleh penerjemah tidak resmi yaitu Pein Akatsuki. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, teori Analisi Wacana Kritis atau AWK dari Sarah Mills digunakan dalam mengklasifikasi data dan menganalisis data ujaran-ujaran yang bersifat seksisme dan pelecehan seksual yang terdapat dalam hasil penerjemahan subtitle yang dilakukan oeh penerjemah tidak resmi Pein Akatsuki. Hasil penelitian ini menunjukan dari 20 data dialog dalam hasil terjemahan subtitle terdapat 13 ujaran yang mengandung seksisme dan pelecehan seksual terhadap para wanita yang bekerja sebagai agen pipit dalam film Red Sparrow.
Digital Reading bagi Anak-Anak di Rumah Cerdas di Desa Kalimanggis Wetan, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan Muhammad Aprianto Budie Nugroho; Vina Agustiana; Erwin Oktoma; Arya Linggar Bunaya
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2355

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam rangka pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan minat belajar bahasa Inggris terutama dalam bidang literasi. Dalam pengabdian masyarakat ini penulis beserta tim melaksanakan pengabdian dengan pengenanalan digital reading kepada anak-anak yang tergabung di dalam Rumah Cerdas yang terletak di Desa Kalimanggis Wetan, Kecamatan Kalimanggis. Kabupaten Kuningan. Setelah pelaksanaan program ini yaitu peningkatan literasi melalui digital reading terlihat kemajuan dalam minat anak-anak dalam belajar bahasa Inggris melalui digital reading yang bergabung dalam pengabdian ini,selain hal tersebut para orang tua anak-anak menyatakan kepuasannya dalam program ini karena anak-anak mereka sangat antusias dalam mengikuti program ini, serta meminta penulis dan tim untuk memperpanjang durasi dari pengabdian masyarakat ini.