Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Revitalisasi Nilai Kebangsaan pada Lingkup Organisasi Kemahasiswaan Susana Indriyati Caturiani; Dewie Brima Atika; Dodi Faedlulloh
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v2i4.268

Abstract

Organisasi mahasiswa ekstra kampus merupakan salah satu wadah bagi orang muda terdidik untuk berlatih hal keorganisasian. Namun demikian, pengetahuan dan keterampilan berorganisasi saja tidak cukup, karena suatu saat mereka dimungkinkan terlibat dalam organisasi publik, swasta maupun masyarakat sipil. Pengenalan dan kecintaan pada tanah air dan bangsanya merupakan aspek yang amat penting, terlebih ditengah gencarnya penyebaran gagasan-gagasan yang dapat menganggu suasana kebhinekaan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi mereka mengidentifikasi kembali dan mencari cara internalisasi nilai kebangsaan secara kekinian. Kegiatan yang berbentuk workshop ini menggunakan pendekatan partisipasi aktif. Secara umum, para peserta mengalami pengalaman toleran, dua orang pernah mendapatkan perlakuan intoleran dimasa anak-anak dan remaja. Para partisipan memahami dan mempraktikan sikap toleransi, sebagai nilai dasar dalam kebhinekaan. Penyebaran nilai kebangsaan menghadapi tantangan; fanatisme, tingkat pendidikan, sikap apatis para agent of change dan kepentingan kelompok. Solusi dan cara yang ditawarkan adalah edukasi formal dan informal serta mengoptimalkan teknologi informasi dan mereka berperan menjadi agen perubahan didalamnya
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DAN KADER PEMBANGUNAN PEREMPUAN DALAM RANGKA PEMBENTUKAN RUANG PUBLIK INKLUSIF DI DESA MERAK BELANTUNG LAMPUNG SELATAN Meiliyana Meiliyana; Susana Indriyati Caturiani; Suprihantin Ali
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v2i4.262

Abstract

Masyarakat yang tinggal di suatu wilayah membutuhkan ruang publik yang inklusif.  Melalui ruang publik tersebut masyarakat yang memiliki  berbagai karakteristik latar belakang seperti etnis, usia, dan jenis kelamin, dapat saling berinteraksi juga memberikan ruang bagi anak-anak serta mereka yang berkebutuhan khusus atau difabel.Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ruang publik berdampak pada kesehatan mental, fisik dan hubungan sosial masyarakat. Namun akses ke ruang terbuka publik masih belum nyaman dana man bagi sebagian kelompok masyarakat. Hal ini disebabkan oleh desain yang belum mewadahi kebutuhan kelompok masyarakat tersebut. Kelompok masyarakat tersebut khususnya adalah kaum difabel, para lanjut usia, anak-anak dan kaum perempuan.Ruang terbuka ini tidak hanya diperlukan di daerah perkotaan tapi juga perlu dibuat di daerah perdesaan. Kesehatan mental dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di perkotaan pun di perdesaan. Perwujudan ruang publik yang inklusif memerlukan keterlibatan/partisipasi semua pihak. Mereka adalah aparatur desa dan stakeholders terkait yang merupakan targeted groups terutama kaum perempuan.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pemahaman aparatur desa dan penggiat pembangunan di masyarakat Desa Merak Belantung, Kabupaten Lampung Selatan tentang pentingnya ruang publik yang inklusif serta mencoba memetakan kesempatan dan tantangan untuk mewujudkan keberadaan ruang terbuka publik ini.
Literasi Learning Organization pada Pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Bandar Lampung Ani Agus Puspawati; Vina Karmilasari; Susana Indriyati Caturiani; Rahayu Sulistiowati
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v1i3.40

Abstract

Literasi learning organization pada pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Bandar Lampung bertujuan untuk 1) Meningkatkan partisipasi/ keaktifan pengurus daerah dan anggota Salimah Kota Bandar Lampung. 2) Meningkatkan efektivitas program kerja sehingga dapat berjalan dengan baik. 3) Membentuk sinergitas program antara pengurus cabang dan pengurus daerah. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga tahapan: 1) Analisis situasi dilakukan melalui penelusuran penelitian dan kajian tema yang berkaitan. 2) Intervensi Objek: dengan ceramah -tema ceramah: a) Mental model dan personal mastery; b) Shared vision, team learning; dan c) Komunikasi efektif-, focus group discussion, dan pendampingan. 3) Evaluasi dan Refleksi. Secara kuantitatif nilai rata-rata peserta sebelum dilaksanakan kegiatan adalah 70,19 dan mengalami kenaikan menjadi 80,31 setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan. Kenaikan rata-rata sebesar 10,12 poin.
Stakeholder Capacity Building For Sustainable Tourism In Lumbok Seminung, West Lampung Dedy Hermawan; Rahayu Sulistiowati; Nana Mulyana; Meiliyana; Susana Indriyati Caturiani; Dewie Brima Atika; Suprihatin Ali; Dadang Karya Bakti; Anisa Utami S.
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4725

Abstract

This community service activity aims to enhance stakeholder capacity particularly youth in Lumbok Seminung District, West Lampung Regency, in the areas of administrative management, sustainable tourism management, and digital marketing to support the development of the Lumbok Seminung Thematic Market. The main partner problems include weak administrative systems, limited understanding of sustainable tourism principles, and low utilization of digital technology for promotion. The activity was implemented through three stages: preparation (literature review and initial observation), implementation (training and mentoring), and evaluation and reporting. Training materials encompassed business administration, entrepreneurship, leadership, and practical digital marketing content creation. Results indicate improved participant understanding and skills in managing thematic market administration and utilizing digital platforms for tourism promotion. A multi-stakeholder collaborative approach involving higher education institutions, local government, and local communities proved effective in building stakeholder capacity for sustainable tourism development in the Lumbok Seminung area.