Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Effleurage Technical Applications As The Management Of Pain Labor In Bidan Praktik Mandiri Tembalang District Wulandari, Dyah Ayu; Putri, Vita Triani Adhi
Health Notions Vol 1 No 4 (2017): October-December 2017
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (Address: Cemara street 25, Ds/Kec Sukorejo, Ponorogo, East Java, Indonesia 63453)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Childbirth is the process of getting the baby out with the contractions of the mothers uterus (Depkes RI,2007). One of the most effective methods used to reduce labor pain is with massage which is one of the nonpharmacological methods performed to reduce labor pain. Midwives have an enormous stake in reducing nonpharmacological pain. Interventions included in the nonpharmacology approach are psychological analgesia performed since early pregnancy, relaxation, massage, kuteneus stimulation, aroma therapy, hypnosis, acupuncture and yoga (Gadysa, 2009). The purpose of this study was to determine the effectiveness of effleurage techniques in reducing labor pain in maternal mothers at Bidan Praktik Mandiri Tembalang District. This research is a quasi-experimental research of pre-post test with control group design (Arikunto, 2009). The subject of this research is 30 maternal mother in Tembalang District selected by purposive sampling technique. Data were collecting using checklist. The analysis used T Test. The result showed there was effect of massage effleurage on the decrease of labor pain at Bidan Praktik Mandiri Tembalang District.  
Effleurage Technical Applications As The Management Of Pain Labor In Bidan Praktik Mandiri Tembalang District Dyah Ayu Wulandari; Vita Triani Adhi Putri
Health Notions Vol 1, No 4 (2017): October-December
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.94 KB) | DOI: 10.33846/hn.v1i4.67

Abstract

-
PENGARUH TEKHNIK BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK DAN KENAIKAN BERAT BADAN BAYI Vita Triani Adi Puteri; Syarief Taufik; Melyana Nurul
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4 No. 1 Mei 2019
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/midwifery.v4i1.123

Abstract

Abstract Background: Baby Spa is a series of stimulation of growth and development of children by combining baby gym services, baby swimming and baby massage. In the Kedungmundu District Health Center, it was found that the incidence of infants who had poor nutrition were 6 babies, malnutrition were 3 infants and those who suffered from growth disorder were 15 infants. Objective: This research was aimed to find out the influence of baby spa techniques on motor development and increase in baby's weight. Method: this study used Quasi Experiment method with Pre and Post test with control group design, data analysis used Dependent T Test and Independent T test. Results: There were differences in motor development before and after the treatment, it obtained p Value of 0.001in the treatment group and p value of 0.041 in the control group. There were differences in infant weight gain before and after baby spa (P Value 0,000) in the treatment group and no difference increase in baby’s weight (P Value 0.061) in the control group, there is the influence of giving Baby Spa techniques and baby massage to baby’s motor development in the two groups (P Value 0.021), there is the influence of Baby Spa techniques and baby massage on baby’s weight in the second group (P Value 0.04). Conclusions: There are differences in motor development and increase of baby weight in both groups, and there are effects of Baby Spa techniques and baby massage on motor development and baby’s weight increase in baby aged 4-12 months in each group. Keywords : Baby Spa, Motor Development, and increasing of baby’s weight Abstract Baby spa merupakan rangkaian stimulasi tumbuh kembang anak dengan memadukan layanan senam bayi (baby gym), berenang (baby swim) dan pijat bayi (baby massage). Hasil survey pendahuluan yang dilakukan di puskesmas kedungmundu semarang didapatkan hasil bayi yang mengalami kurang gizi sebanyak 6 bayi, gizi buruk sebanyak 3 bayi dan yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik sebanyak 15 bayi. The Aim Of Research : Mengetahui pengaruh tekhnik baby spa terhadap perkembangan motorik dan kenaikan berat badan bayi. Research Methode : Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental design dengan rancangan penelitian menggunakan pretest - posttest with control group design. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah bayi usia 4 – 12 bulan yang berjumlah 30 bayi. Analisa data menggunakan dependent sample t – test. The Result : Ada pengaruh pemberian teknik baby spa pada kelompok perlakuan dan pijat bayi pada kelompok kontrol terhadap perkembangan motorik bayi dengan hasil nilai P value 0,021 dan ada pengaruh pemberian teknik baby spa pada kelompok perlakuan dan pijat bayi pada kelompok control terhadap kenaikan berat badan bayi dengan hasil nilai P value 0,04. Conclusion: Ada pengaruh teknik baby spa terhadap perkembangan motorik dan kenaikan berat badan bayi. Keywords : Teknik Baby Spa, Perkembangan motorik bayi, Kenaikan berat badan bayi
Aplikasi Tekhnik Effleurage sebagai Penatalaksanaan Nyeri Persalinan Ibu Bersalin di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang Dyah Ayu Wulandari; Vita Triani Adhi Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.928 KB)

Abstract

Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadinya dilatasiservikslahirnya bayi dan plasenta dari rahim ibu. Nyeri persalinandapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yangberlebihan seperti katekolamin dan steroid.Hormon ini dapatmenyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokonstriksipembuluh darah.Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksiuterus, penurunan sirkulasi uteroplasenta, pengurangan aliran darahdan oksigen ke uterus, serta timbulnya iskemia uterus yang membuatimpuls nyeri bertambah banyak. Salah satu metode yang palingefektif yang digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalahdengan pijat yang merupakan salah satu metode nonfarmakologisyang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Intervensi yangtermasuk dalam pendekatan nonfarmakologi adalah analgesiapsikologis yang dilakukan sejak awal kehamilan, relaksasi, pijat,stimulasi kuteneus, terapi aroma, hipnosis, akupunktur dan yoga.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas tekhnikeffleurage dalam menurunkan nyeri persalinan pada ibu bersalin diBidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan preposttest with control group, yang dilakukan bulan Juni 2017 sampaidengan September 2017. Pendekatan pretest-posttest with controlgroup design. Subjek penelitian ini adalah 30 ibu diKecamatanTembalang yang dipilih dengan teknik purposivesampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan checklist.Analisis menggunakan Uji T. Hasil penelitian p value 0.011menunjukkan ada perbedaan skala nyeri pada kelompok perlakuandan pada kelompok kontrol di Bidan Praktik Mandiri KecamatanTembalang.
PELVIC ROCKING AND ACUPRESSURE POINT Li 4 (Hequ) AGAINST DISMINORE IN CLASS X TEXMACO VOCATIONAL STUDENTS SEMARANG CITY Vita Triani Adi Puteri Vita; Maftuchah Maftuchah; Ike Saraswati
Jurnal Smart Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/dz3b8916

Abstract

MMenstruation is a natural and physiological process in a woman. In early teens, menstruation sometimes causes fear and worry, because when menstruation comes it is usually accompanied by several complaints, one of which is menstrual pain (dysmenorrhea). One intervention for treating dysmenorrhoea is non-pharmacological management, such as pelvic rocking exercise and Point Li 4 (Hequ) acupressure. Based on the research journal Novi Nur and Yuniati, these two treatments are very effective in reducing pain because they both function to produce endorphin hormones. The aim of this research was to determine the effectiveness of the combination of Lavender Pelvic Rocking Aromatherapy and Li 4 (Hequ) point acupressure in reducing dysmenorrhea pain in class. The results of the research show that the p value = 0.085, which means the value is >0.05, so it can be concluded that there is no significant difference in the effectiveness of pelvic rocking intervention and Li 4 (Hequ) point acupressure combined with lavender aromatherapy in reducing dysmenorrhea pain in class X female students at Texmaco Vocational School. Semarang so Ho was accepted
Simulasi Makanan Per Hari Tinggi Zat Besi Remaja Putri Peduli Stunting Kelurahan Sendangmulyo Fauziah Winda; Rose Nurhudhariani; Maftuchah; Dwi Sulistyowati; Vita Triani Adi Puteri
Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 No 2 : Oktober 2024
Publisher : University of Karya Husada of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/kespera.v4i1.121

Abstract

Abstrak Stunting pada remaja terjadi karena masalah gizi saat balita atau pra -sekolah. Pada saat balita sudah mengalami malnutrisi yang mengindikasikan stunting, maka akan berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan remaja terhambat. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa 25,7% remaja usia 13-15 tahun mengalami stunting dan 26,9% remaja stunting berusia 16-18 tahun dengan prevalensi anemia 32% dimana 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. Pada masa remaja dibutuhkan zat gizi termasuk zat besi yang cukup untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan zat gizi di akibatkan oleh growth spurt. Zat besi berpengaruh pada kadar Hb remaja putri yang sedang dalam pertumbuhan, karena peningkatan kebutuhan zat besi pada remaja putri diakibatkan oleh menstruasi.Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah remaja memiliki  gambaran yang jelas makanan tinggi zat besi. Melalui kegiatan posyandu remaja yang sudah terlaksana dilakukan inovasi kegiatan bersama dosen tim komunitas, KB dan kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan ini meningkatkan pengetahuan remaja tentang makanan tinggi zat besi sebesar 90%.    Kata Kunci: remaja, anemia, zat besi, stunting   Abstract Stunting in adolescents occurs due to nutritional problems when they are toddlers or pre-school. When toddlers experience malnutrition which indicates stunting, this will result in stunted growth and development of teenagers. 2018 Riskesdas data shows that 25.7% of adolescents aged 13-15 years are stunted and 26.9% of adolescents aged 16-18 years are stunted with an anemia prevalence of 32% where 3-4 out of 10 adolescents experience anemia. During adolescence, sufficient nutrients, including iron, are needed to balance the increase in nutritional needs caused by the growth spurt. Iron affects the Hb levels of growing teenage girls, because the increased need for iron in teenage girls is caused by menstruation. The aim of this activity is for teenagers to have a clear picture of foods high in iron. Through the youth posyandu activities that have been implemented, innovative activities have been carried out with community, family planning and reproductive health team lecturers. The results of this activity increased teenagers' knowledge about foods high in iron by 90%.   Keywords: teenagers, anemia, iron, stunting
EFFECTIVENESS OF ENDHORPHIN MASSAGE AND EFFLEURAGE MASSAGE WITH LAVENDER AROMATHERAPY ON MENSTRUAL PAIN SCALE OF ADOLESCENT FEMALES IN THE WORKING AREA OF KARANGDORO COMMUNITY HEALTH CENTRE Vita, Vita Triani Adi Puteri; Wijayanti, Heni; Jaya Rochkmana, Meika; Candrawuni Fatona, Riska
Jurnal Smart Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/bt3fg160

Abstract

Menstruation is a condition in which a woman experiences pain during menstruation and has a bad effect that causes disruption in carrying out daily activities. This condition can occur for 3 days or more each menstruation. One of the non-pharmacological treatments that can be given for example is Endorphin massage and Effleurage massage. Based on the research journal of Razmjooee and Maria Elvira, both of these treatments are very effective in reducing pain because they both function to produce endorphin hormones. The research design used in this study was a quasi-experimental study with a pretest-post test with two group design. The Wilcoxon test showed that there was a difference in the effectiveness of Endorphin Massage with Lavender Aromatherapy and Effleurage Massage with Lavender Aromatherapy on the intensity of dysmenorrhea pain in adolescent girls, while the Mann Whitney test showed that there was no difference in the effectiveness of Endorphin Massage with Lavender Aromatherapy and Effleurage Massage with Lavender Aromatherapy on the Scale of Menstrual Pain in Adolescent Girls in the Karangdoro Health Center Work Area, Semarang City.It is hoped that the results of this study will be useful for reducing menstrual pain in adolescent girls.
Effleurage massage and sanyinjiao point acupressure on reducing dysmenorrhea Afriani, Anita Indra; Listiani, Dwi; Mujahidah, Sa'adah; Mayangsari, Dewi; Adi Puteri, Vita Triani; Sulistiyowati, Dwi
Link Journal of Nursing Vol 1 No 1 (2024): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i1.15

Abstract

Introduction: Dysmenorrhea, often known as menstrual discomfort, is one of the complications that might arise as a result of the menstrual cycle which adolescents experience. One of the many approaches that can be utilized to treat dysmenorrhea is a combination of effleurage massage and acupressure applied to the sanyinjiao point (SP 6). Objectives: To find out if effleurage massage and sanyinjiao point acupressure can help female students with primary dysmenorrhea was the point of this study. Methods: This investigation implemented a quasi-experimental methodology that included a control group and pre-and post-tests. Incidental sampling was implemented. The 26-person sample was divided into two groups: the first group received effleurage massage (n = 13), and the second group received acupressure at the sanyinjiao point (SP 6) (n = 13). The NRS was employed to evaluate dysmenorrhoea pain, and the paired T-test and Mann-Whitney tests were implemented. Results: The findings indicated a significant difference in the degree of primary dysmenorrhea discomfort before and after the effleurage massage intervention among female students p-value of 0.000. A significant difference exists in the intensity of primary dysmenorrhea pain before and after acupressure at the sanyinjiao point (SP 6) among female students p-value of 0.000. Conclusion: Effleurage massage and acupressure at the sanyinjiao point (SP 6) effectively alleviate dysmenorrhea discomfort with a p-value of 0.017.
Aplikasi Tekhnik Effleurage sebagai Penatalaksanaan Nyeri Persalinan Ibu Bersalin di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang Wulandari, Dyah Ayu; Putri, Vita Triani Adhi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadinya dilatasiservikslahirnya bayi dan plasenta dari rahim ibu. Nyeri persalinandapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yangberlebihan seperti katekolamin dan steroid.Hormon ini dapatmenyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokonstriksipembuluh darah.Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksiuterus, penurunan sirkulasi uteroplasenta, pengurangan aliran darahdan oksigen ke uterus, serta timbulnya iskemia uterus yang membuatimpuls nyeri bertambah banyak. Salah satu metode yang palingefektif yang digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalahdengan pijat yang merupakan salah satu metode nonfarmakologisyang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Intervensi yangtermasuk dalam pendekatan nonfarmakologi adalah analgesiapsikologis yang dilakukan sejak awal kehamilan, relaksasi, pijat,stimulasi kuteneus, terapi aroma, hipnosis, akupunktur dan yoga.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas tekhnikeffleurage dalam menurunkan nyeri persalinan pada ibu bersalin diBidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan preposttest with control group, yang dilakukan bulan Juni 2017 sampaidengan September 2017. Pendekatan pretest-posttest with controlgroup design. Subjek penelitian ini adalah 30 ibu diKecamatanTembalang yang dipilih dengan teknik purposivesampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan checklist.Analisis menggunakan Uji T. Hasil penelitian p value 0.011menunjukkan ada perbedaan skala nyeri pada kelompok perlakuandan pada kelompok kontrol di Bidan Praktik Mandiri KecamatanTembalang.
EFEKTIFITAS SENAM DISMINORE DAN AKUPRESUR TITIK SANYINJIAO TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMINORE PADA REMAJA DI PONPES AL ISLAH PUTRI MANGKANG SEMARANG: EFFECTIVENESS OF DISMINORE EXERCISES AND SANYINJIAO POINT ACUPRESSURE ON REDUCING DISMINORE PAIN IN ADOLESCENTS AT AL ISLAH PUTRI MANGKANG PONPES SEMARANG Vita, Vita Triani Adi Puteri; Fauziah Winda Gurnita; Bintang Anggi Atika Palupi
GEMA KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v15i2.434

Abstract

Disminore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami oleh wanita dari berbagai tingkat usia dan gejala yang timbul karena adanya kelainan dalam rongga panggul yang sangat mengganggu aktivitas perempuan, bahkan sering kali mengharuskan penderita beristirahat dan meninggalkan aktifitasnya. Salah satu intervensi penanganan dismenorhea adalah dengan penatalaksanaan nonfarmakologi, seperti aplikasi senam dismenorhea dan akupreesure Teknik sanyinjiao. Berdasarkan jurnal penelitian Novadela dan Efriyanthi kedua treatment ini sangat efektif untuk menurunkan rasa nyeri karena sama-sama berfungsi untuk menghasilkan hormon endorphin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi senam disminore dan akupresur sanyinjiao terhadap penurunan nyeri disminore pada remaja diponpes Al Islah putri Mangkang Semarang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasy experimental dengan pretest-post test with control design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yang terbagi dalam 2 kelompok dengan diberikan perlakuan yang berbeda. Kelompok 1 diberikan perlakuan senam disminore dan Kelompok 2 diberikan perlakuan akupressure titik sanyinjiao. Penelitian ini menggunakan uji wilcoxon dan mann whitney. Dari uji Wilcoxon didapatkan hasil ada perbedaan efektifitas senam disminore dan akupresure titik sanyinjiao terhadap intensitas nyeri disminore sedangkan dari uji Mann Whitney didapatkan hasil perlakuan akupresure titik sanyinjiao lebih efektif dibandingkan perlakuan senam disminore dalam upaya untuk mengalihkan rasa nyeri disminore. Kata kunci: Acupressure Titik sanyinjiao, Disminore, Senam Disminore   Dysmenorrhea is one of the most common gynecological problems experienced by women of all ages. Symptoms arise due to abnormalities in the pelvic cavity, which significantly interfere with women's activities and often require sufferers to rest and leave their activities. One of the interventions for treating dysmenorrhea is non-pharmacological management, such as the application of dysmenorrhea exercises and the Sanyinjiao technique of acupressure. Based on the research journal Novadela and Efriyanthi, these two treatments are very effective for reducing pain because they both function to produce endorphins. This study aimed to determine the application of dysmenorrhea and sanyinjiao acupressure to reduce dysmenorrhea pain in adolescents at Al Islah Putri Mangkang Islamic Boarding School, Semarang. The research design used was quasi-experimental research with pretest-posttest with control design. The sample in this study amounted to 32 people who were divided into two groups with different treatments. Group 1 was given the dysmenorrhea exercise treatment, and Group 2 was given the sanyinjiao point acupressure treatment. This study used the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. From the Wilcoxon test, the results showed that there was a difference in the effectiveness of Lismore exercise and sanyinjiao point acupressure on dysmenorrhea pain intensity, while from the Mann-Whitney test, it was found that the sanyinjiao point acupressure treatment was more effective than the dysmenorrhea exercise treatment to divert dysmenorrhea pain. Keywords: Dysmenorrhea; Dysmenorrhea exercise; Sanyinjiao point acupressure