Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kajian Hasil Tangkapan Bagan Tancap Menggunakan Alat Bantu Lampu LED Kombinasi Warna Putih-Biru-Kuning di Perairan Pangkep Muh. Zulqidar Fauzi; Muhammad Kurnia; Musbir
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 8 (2021): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VIII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan dan perbandingan berdasarkan waktu hauling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2021 di Kampung Solo, perairan Pangkep sebanyak 15 trip 30 hauling penangkapan. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kasus satu unit bagan tancap dengan alat bantu penangkapan lampu LED kombinasi warna putih-biru-kuning. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan Uji Mann Whitney (non parametrik). Hasil menunjukkan terdapat 28 jenis ikan dengan total jumlah 402,55 kg. Tangkapan dominan terdapat 8 spesies, yaitu Peperek (Leiognathus equulus), Cumi – cumi (Loligo sp), Lemuru (Sardinella fimbriata), Buntal licin (Lagocephalus sceleratus), Teri (Stolephorus indicus), Kepiting (Portunus pelagicus), Selar (Selaroides leptolepis), dan Tembang (Dussumieria elopsoides). Jumlah hasil tangkapan pada saat hauling 1 dan pada saat hauling 2 relatif sama pada setiap trip. Hasil analisis uji Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari hasil tangkapan pada saat hauling 1 dan pada saat hauling 2
Penentuan Hasil Tangkapan Rawai Dasar Berdasarkan Perbedaan Jenis Umpan (Pari, Buntal dan Hiu ) di Perairan Bulukumba, Sulawesi Selatan Yuyun Prastika; Fahrul; Alfa F.P Nelwan; Muhammad Kurnia; Baharuddin Dg. Nompo; Abduh Ibnu Hajar
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 8 (2021): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VIII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efesiensi suatu alat tangkap diperlukan untuk mengoptimalkan usaha penangkapan. Umpan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan alat tangkap rawai dasar, karena itu penentuan jenis umpan yang lebih disenangi oleh target tangkapan sangat di butuhkan. penelitian ini menggunakan metode eksperiental fishing dengan 45 total pengulangan pengoperasian rawai dasar pada Oktober – Desember 2020 di perairan Bulukumba. Hook rate tertinggi diperoleh pada umpan ikan pari totol biru (Dasyatis kuhli) yaitu 10,81% dengan komposisi hasil tangkapan sebanyak 38,46 % dimana ikan jenis kakap merah (Lutjanus malabaricus) merupakan jenis ikan yang paling dominan tertangkap. Sedangkan hook rate terendah diperoleh pada umpan ikan buntal (Arothron hispidus), yaitu 7,14% dengan komposisi hasil tangkapan sebanyak 28,84%, ikan kakap batu (Lutjanus bohar), dan hiu sirip putih (Triaenodon obesus), merupakan jenis yang paling dominan tertangkap pada umpan ini. Sedangkan Pada umpan ikan hiu (Carcharhinus limbatus) memperoleh nilai hook rate sebesar 8,25% dengan komposisi hasil tangkapan sebanyak 32,7%, jenis ikan hiu sirip hitam (Carcharhinus limbatus) merupakan jenis yang paling banyak tertangkap. Terlihat secara kualitatif terdapat perbedaan penggunaan umpan yang berbeda akan tetapi secara statistik uji kruskal wallis tidak menjukkan perbedaan siginifikan (0,459>0,05). Berdasarkan uji analisis satitistik mengindikasikan bahwa hasil tangkapan tidak memilih jenis umpan sebagai makanannya, penelitian lanjutan dibutuhkan dengan pengulangan yang lebih banyak untuk mengkonfirmasi ketertarikan ikan pada umpan yang berbeda
Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat melalui Pengelolaan Lingkungan Pesisir di Pulau Salemo Kabupaten Pangkep Ilham Jaya; Abd. Rasyid Jail; Muhammad Kurnia; Kamaruddin; Muhammad Isman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) Vol.3. No.2 September 2022
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jpmh.v3i2.22786

Abstract

Sebagai negara agraris, Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dapat dikelola secara optimal utuk kepentingan bangsa. Indonesia merupakan negara yang kayaraya akan kelimpahan alamnya, memiliki upah tenaga kerja yang relatif murah dan memiliki pasar domestik yang besar. Keunggulan yang dimiliki tersebut barulah keunggulan komparatif, belum termasuk keunggulan kompetitif yang justru diperlukan dalam persaingan global. Dalam eraglobalisasi, keunggulanyang harus dimiliki adalah keunggulan kompetitif, yang lahir dari para pengusaha yang inovatif, bukannya dari keunggulan komparatif yang nilai tambahnya kecil. Program KKN- PPM dirancang dan dilakukan dengan menerapkan prinsip keseimbangan lingkungan dan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS). Prinsip ini mencakup pembinaan hubungan dengan pemangku kepentingan dan selalu melibatkan kemitraan tiga pemangku kepentingan, yaitu pihak Universitas Hasanuddin, masyarakat dan pemerintah. Berdasarkan uraian permasalahan yang telah disepakati kegiatan KKN-PPM dirancang dengan beberapa program, yaitu Program pendidikan Sekolah Pesisir; Pembelajaran dan Sosialisasi Pentingnya Menjaga Ekosistem Pesisir; Perpustakaan Bahari; Pelatihan diversifikasi Pengolahan hasil perikanan; Pelatihan Kerajinan Tangan dan Cenderamata berbahan baku lokal; Program rehabilitasi dan pelestarian terumbu karang dengan transplantasi karang; Aksi Bersih Pantai, Pesisir dan Pulau. Program kerja tersebut dilaksanakan melalui kemitraan dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Pulau Salemo Desa Mattiro Bombang dan Pemerintah Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkajene Kepulauan Propinsi Sulawesi Selatan.
Laju tangkap dan hasil tangkapan bagan tancap dengan menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED) di Perairan Pangkajene dan Kepulauan Adnur Cahyu Fatimah; Muhammad Kurnia; Musbir Musbir
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 7 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.7.1.2022.40432

Abstract

This study aims to find out the catch rate and fcomposition of catches and frequency of appearance. This study was carried out in June - October 2021 by following one unit of Fixed Lift-net tool as many as 30 trips and 44 hauling times each 10 trips for each lamp color. White Light Capture Rate 5.92 kg /h, yellow light 2.62 kg /h and blue light 1.57 kg/h. The results of the study conducted obtained the composition of the catch for 30 trips 44 hauling using LED aids in white, yellow and blue obtained as much as 1113.5 kg, white light catch 669.3 kg, yellow light 274.4 kg while blue light 169.8 kg. The fish species with the most frequency of occurrence out of 44 capture hauling were squid (Loligo Sp) 93.18%, Lemuru (Sardinela Fimbriata) 81.82%, Peperek (Leiognathur Equulus) 56.82%, Selanget (Anodontosoma Chacun) 50.00% and Selar (Selaroides Leptolepis) 34.09%.Â