Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta Ginu, Nestaria Kaharina Ngete; Febriani, Hehi; Ernawati, Yuli
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Voume 08/Nomor 01/2015
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT UNICEF says there are 2,400 children in Indonesia die every day, including who died of tuberculosis, measles, pertussis, diphtheria, and tetanus. Diseases that can be prevented by immunization is a contagious disease that is potentially causing outbreaks and mortality, especially for infants. The study aims to know the relationship between the mothers knowledge base for infant immunization in the health center Jetis Yogyakarta. This type of research is quantitative descriptive cross-sectional approach. The population of this study mothers with babies who come to immunization with a total sample of 92 taken by accidental. Collecting data using questionnaires. Data analysis using the Spearman rank test significance level of 0.005. Results Spearman rank of 0.643 (? = 0.000). Mothers level of knowledge in the low category of 7.6%, quite as much as 81.5%, and 10.9% as much either. Immunization complete or not as much as 91.3% and 8.7% immunization. There is a relationship between the mothers knowledge of basic immunization given to infants in the health center of Yogyakarta City Jetis.
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI DUSUN MIRI DESA SRIHARJO IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA Mila, Marina; Anida, Anida; Ernawati, Yuli
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 10/ Nomor 01
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT HIGH BLOOD PRESSURE has become a disease of concern in many countries in the world, the prevalence of hypertension in Indonesia was 26.5 percent. Special Region of Yogyakarta (DIY) belong to a group with the number of hypertension patients is quite high at 25% . Bantul Yogyakarta Province which includes the districts with the number of people with hypertension is high at 26.12%. Based on data from the District Health Office in Bantul in 2015, cases of hypertension highest in Puskesmas Imogiri II with a number of 5260 cases, data hypertension highest in the village Sriharjo with a number of 562 cases, and Hamlet highest Dusun Miri with the number of cases of hypertension as many as 88 cases. Objective To determine the relationship of physical activity on blood pressure in elderly in the village of Miri, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. This study used a survey of observational with cross sectional approach, as well as data analysis using the Fisher exact test. fisher exact test results between physical activity levels of blood pressure in the elderly in the village of Miri, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, known fisher exact significance of test results obtained Pearson chi-square value amounted to 31,080, with 0,000 p value
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG VITAMIN A DENGAN PERILAKU PEMBERIAN VITAMIN A PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIRAN PROVINSI MALUKU Febriani, Heni; Ernawati, Yuli; Rumadan, Suhatriani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 11/Nomor 01/2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Vitamin A bermanfaat untuk menurunkan angka kematian dan angkakesakitan, selain untuk kesehatan mata, Vitamin A dapat  meningk atkan daya tahan tubuhterhadap penyakit infeksi seperti campak, diare dan ISPA(infeksi saluran pernafasanakut).
TRADISI SEDHEKAH LAUT DI DESA KARANG DUWUR KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN ( ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI) Yuli Ernawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 5 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.59 KB)

Abstract

Abstrak:Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) prosesi upacara tradisi sedhekah laut di Desa Karang Duwur Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. (2) makna simbolis sesaji yang terkandung dalam ubarampe yang digunakan dalam tradisi Sedhekah Laut di Desa Karang Duwur. (3) fungsi tradisi Sedhekah Laut di Desa Karang Duwur. Setting penelitian berupa tempat dan waktu yang dilakukan di Desa Karang Duwur Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, waktu penelitian mulai bulan Oktober 2013 sampai Maret 2014. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa informasi dan dokumentasi yang diperoleh dari nara sumber yaitu perangkat desa, masyarakat Desa Karang Duwur dan buku-buku yang berhubungan dengan tradisi Sedhekah Laut. Teknik pengumpulan data berupa pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi, dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi partisipan yaitu ikut terlibat baik pasif maupun aktif. Instrumen dalam penelitian ini yaitu handphone untuk merekam wawancara dan kamera digital untuk mengambil gambar dan merekam. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pola etnografi yaitu penelitian untuk mendiskripsikan kebudayaan sebagai mana adanya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, di dalamtradisi Sedhekah Laut di mana peneliti memfokuskan pada (1) proses tradisi Sedhekah Laut di Desa Karang Duwur, adapun yang dianalisis meliputi  proses tradisi sedhekah Laut berlangsung yaitu dari tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. (2) maknasimbolis sesaji yang terkandung dalam ubarampe yang digunakan dalam tradisi sedhekah Laut meliputi 10 sesaji macam yang memiliki makna secara harfiah. (3) fungsi Tradisi Sedhekah Laut di Desa Karang Duwur, yang memiliki fungsi sebagai memohon keselamatan dan keberkahan.   Kata kunci: sedhekah laut
KARAKTERISTIK PERILAKU PEMBERIAN MAKAN DAN STATUS GIZI ANAK USIA 1-3 TAHUN DI POSYANDU KUNCUP MELATI PUSKESMAS DEPOK III SLEMAN YOGYAKARTA Bernados Ferry Dwi Nugroho; Sumarti Endah; Yuli Ernawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan keempat MDGs adalah penurunan angka kematian anak (bayi dan balita) dengan target menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) 34 menjadi 23 perkelahiran hidup. Masalah gizi pada anak balita adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja tetapi yang lebih utama adalah dukungan orang tua balita. Perilaku pemberian makan adalah seperangkat interaksi yang kompleks anatara pengasuh/orang tua dan anak usia 1-3 tahun, yang melibatkan proses pemilihan, konsumsi dan regulasi makanan. Tujuan penelitian mengetahui karakteristik perilaku pemberian makan dan status gizi anak usia 1-3 tahun di Posyandu Kuncup Melati Puskesmas Depok III Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan Cross Sectional. Subyek penelitian ini adalah 21 orang tua yang mempunyai anak usia 1-3 tahun dan anak usia 1-3 tahun. Hasil asymp significant 0,925 yang menunjukkan data terdistribusi normal sehingga perilaku pemberian makan dapat dilihat dari nilai mean 139,142 dan standart deviasi 20,058. Perilaku pemberian makan orang tua di Posyandu Karang Asem wilayah kerja Puskesmas Depok III Sleman Yogyakarta pada anak usia 1-3 tahun berada dalam kategori baik.Kata kunci : Perilaku pemberian makan, status gizi, anak usia1-3 tahun.
HUBUNGAN DEPENDENT CARE AGENCY (DCA) ORANGTUA DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU KEMBANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEPOK I SLEMAN YOGYAKARTA Deasy Herlinda; Sulistiyawati -; Yuli Ernawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.393 KB)

Abstract

Tujuan pertama Millennium Development Goals (MDGs) memberantas kemiskinan dan kelaparan dengan indikator pencapaian adalah menurunnya prevalensi balita kurang gizi (BKG). Salah satu faktor tidak langsung yang mempengaruhi status gizi anak usia toddler adalah pola pengasuhan anak. Anak usia toddler sangat tergantung pada apa yang disiapkan dan diberikan orangtua dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tindakan orangtua ini merupakan dependent care action. Orangtuadituntut memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan anak meliputi pengetahuan, keterampilan dan motivasi yang merupakan komponen dari dependent care agency (DCA).Tujuan penelitian mengetahui hubungan dependent care agency (DCA) orangtua dengan status gizi anak usia toddler di Posyandu Kembang wilayah kerja Puskesmas Depok I Sleman Yogyakarta. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah 36orangtua yang mempunyai anak usia toddler dan 36 anak usia toddler. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data univariat, bivariat dengan uji korelasi Spearman Rank.Hasil korelasi menunjukkan terdapat korelasi antara DCA dengan status gizi. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi Spearman Rank, diperoleh taraf signifikan r=0,531 dan ρ=0,00.Ada hubungan dependent care agency (DCA) orangtua dengan status gizi anak usia toddler di Posyandu Kembang wilayah kerja Puskesmas Depok I Sleman Yogyakarta.Kata kunci: Dependent care agency (DCA), status gizi, anak usia toddler.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN BALITA DALAM TOILETING DI POSYANDU ASTER I SONOPAKIS KIDUL YOGYAKARTA Yuli Ernawati; Suri Salmiyati
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 7, No 1 (2018): Vol. 7 No. 1 Februari 2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v7i1.14

Abstract

Background : Parents have a strategic role in the development of children under fi ve years old. The ability of toddlers that need to be achieved is independence in toileting. Successful toileting skills require the anticipatory guidance of parents as one of the stimulation of parenting to the child. This study aims to determine whether there is a relationship between mother’s knowledge level of toilet training with the independence’s level of toddlers in toileting at Posyandu Sonopakis Kidul Yogyakarta.Method: It is a quantitative research with cross sectional design to mother who have toddler in Posyandu Aster I Sonopakis Kidul Yogyakarta with purposive sampling technique. The instrument was a questionnaire. Statistical test using Chi Square test to analyze the relationship between two variables.  Results: 22 respondents (73.33%) had a good level of knowledge about toilet training, 20 toddlers (66.67%) have independence in toileting. The relationship between mother’s  knowledge about toilet training with the level of independence of toddlers in toileting obtained results p value = 0.010Conclusion: There is a relationship between mother’s knowledge level about toilet training with independence level of toddler in toileting
Hubungan tingkat pengetahuan keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia remaja putri di SMA Negeri 1 Depok Penarik, Neli Agustin; Dewi, Ika Mustika; Ernawati, Yuli
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.387

Abstract

Latar Belakang :  Keputihan atau Flour albus adalah keluarnya cairan selain darah dari dalam vagina,dapat berupa lender putih, kekuningan, kelabu maupun kehijauan. Sikap menjaga kebersihan genitalia yang kurang baik  akan memicu terjadinya keputihan yang patologis. Faktanya banyak remaja putri yang belum mengerti tentang cara merawat organ reproduksi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjagakebersihan genitalia.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Subjekpenelitian ini 157 siswi kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Depok. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang telah diujicobakan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis atau chi square.Hasil : Siswi yang paling banyak berumur 16 tahun (51,0%). Sebagian besar siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan (63,7%) dan sikap menjaga kebersihan genitalia yang baik (51,0%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Depok (ρ = 0,019).Kesimpulan  :  Kejadian  keputihan  dipengaruhi  oleh  tingkat  pengetahuan  mengenai  kebersihangenitalia.
The Effect of Reflective Clinical Learning with Mind Map on Critical Thinking Students at the Nursing Profession Program in Yogyakarta Ernawati, Yuli; Dewi, Ika Mustika
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 7, No 2 (2022): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v7i2.555

Abstract

Introduction: Critical thinking skills must be improved and need to be started from the education stage. Mind map has been used as a learning method which is expected to improve the ability of prospective professional nurses in terms of critical thinking. The purpose of this study was to determine the effect of reflective clinical learning with mind map on the critical thinking skills of nursing students in Yogyakarta.Method: This was a quantitative study with a quasi-experimental design, pretest and posttest design with non-equivalent control groups. The research subject was a student in nursing profession program which found 40 people who were selected by purposive sampling. The research data collection was carried out in September-October 2022. The instrument used a critical thinking disposition self-rating form which was measured by a ratio scale.Results: A statistical test results paired t-test showed critical thinking skills in the intervention group, p-value = 0.144 (> 0.05) which means there is no significant difference in the average before and before treatment. With the same statistics, showing the critical thinking ability of the control group, p-value = 0.531 (> 0.05) which means there is also no significant difference in the average before and before the test in the group.Conclusions: Although there was no significant difference in the critical thinking ability of respondents between pre and post-test both the control group and the experimental group, there was an increase in the average score in experimental group after intervention, but in the control group it decreased at the post-test.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO OBESITAS PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN DARUN NAJAH SLEMAN YOGYAKARTA Novi Istanti; Antara, Antok Nurwidi; Ernawati, Yuli
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 12 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/j-kp.v12i2.55870

Abstract

Background :Obesity is excess body fat that accumulates and is stored in fatty tissue, causing weight gain. Factors causing obesity in adolescents are genetics, physical activity, lifestyle, health, psychology, poor diet, nutritional intake, duration and quality of sleep, as well as sedentary life style. Objective: to analyze the risk of obesity in adolescents based on physical activity, sleep quality and eating patterns. Method: Quantitative research with a cross sectional approach. The population was 38 teenagers with a sample size of 30t eenagers. Results: Based on the results of the Kendal Tau test, it was found that there was a significant relationship between physical activity, sleep quality and diet (carbohydrate intake and fat intake) with the risk of obesity (p<0.05). Multivariate analysis results showed that’sleep quality factors significantly influenced the risk of obesity (p<0.05). Conclusion: Sleep quality, physical activity, diet (carbohydrate intake and fatintake) are related to the risk of obesity and there are sleep quality factors that influencethe risk of obesity in adolescents (p<0.05).   Keywords: Eating patterns; Physical activity; Sleep quality; Teenagers