Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN WEB ALUMNI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 GARUT Dimas Ferdiana; Eko Retnadi; Andri Ikhwana
Jurnal Algoritma Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.12-2.495

Abstract

Pengolahan data alumni di SMK Negeri 3 Garut belum mendapat perhatian yang lebih dari pihak sekolah. Oleh karena itu masalah yang sering terjadi adalah pengklasifikasian data alumni belum rapi, pencarian data dan informasi dibutuhkan waktu lama, serta penggunaan simpanan konvensional (dalam hal ini kertas dan buku) rentan terhadap kerusakan data yang diakibatkan oleh cuaca dan kondisi lingkungan tempat penyimpanan berkas tersebut. Ada pun masalah yang lain baik itu bagi alumninya sendiri, bagi sekolah maupun bagi pihak luar. Misalnya bagi alumninya sendiri yaitu pencarian data dan informasi berupa biodata. Bagi sekolah misalnya untuk kebijakan yang sifatnya strategis dalam menentukan perubahan atau pengalihan program studi karena dengan adanya data alumni  yang  terorganisir  dengan  baik  sekolah  dapat  mengetahui  banyak  atau sedikitnya jurusan yang diminati masyarakat khususnya bagi pihak luar dalam hal ini perusahan-perusahan yang nantinya akan menampung para  alumni. Sedangkan bagi  pihak  luar dalam  hal  ini  perusahan seringkali  meminta data alumni  yang  sesuai  dengan  kualifikasi  perusahaan  tersebut  secara  cepat  dan akuran yang natinya akan dijadikan karyawannya. Dalam pencarian datanya dibutuhkan waktu yang lama dan membuat bagian kesiswaan mengalami kesulitan dikarenakan data yang telah disimpan tidak tersusun rapih.  Karena belum adanya pengelolaan data alumni di SMK Negeri 3 Garut, sehingga hal ini menyulitkan alumni ketika berinteraksi dengan alumni lainnya atau pun dengan pihak sekolah. Agar penelitian memiliki urutan kerja yang jelas maka diperlukan metodologi sebagai acuan sehingga setiap tahap penelitian dapat diukur. Penelitian ini menggunakan metodologi Web engineering  dengan pendekatan object-oriented Hypermedia design methodology (OOHDM).
Perencanaan Strategi Pengembangan Usaha Kain Tenun Sutra Dengan Pendekatan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus Di Pabrik Sutra Tiga Putra) Dewi Aulia; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 10 No 1 (2012): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.10-1.1

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal perusahaan serta merumuskan dan merencanakan strategi pengembangan usaha kain tenun sutra di pabrik sutra Tiga Putra dalam upaya memperoleh banyak relasi bisnis dan menambah nilai profitabilitas bagi perusahaan. Didalam penelitian ini metodologi yang digunakan dalam perencanaan strategi pengembangan usaha ini yaitu dengan pendekatan metode Balanced Scorecard (BSC), metode balanced scorecard pada awalnya diciptakan untuk mengatasi problem tentang kelemahan sistem pengukuran kinerja yang berfokus pada aspek keuangan, selanjutnya balanced scorecard mengalami perkembangan implementasinya bukan hanya sebagai alat pengukur kinerja namun meluas sebagai pendekatan dalam penyusunan rencana stratejik (Mulyadi, 2001). Sehingga hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa penggunaan model Balanced Scorecard (BSC) dapat dilakukan untuk merencanakan dan merumuskan strategi pengembangan usaha kain tenun sutra dengan tidak melupakan kapasitas dari perusahaan itu sendiri.
PEMETAAN DAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN JASA WISATA TAMAN AIR PANAS DARAJAT PASS GARUT Fahmi Mulya Azis; Andri Ikhwana; Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.87

Abstract

This research will be done in Wisata Taman Air Darajat Pass Garut (DP) by spreading questionnaire customers and an interview with the owner and manager staff Electoral Area. Questionnaire consists of 25 questions which represents 5 dimensional quality of service that is direct evidence (Tangibel), reliability (reliability), tanggap (responsiveness), guarantee (assurance), and empathy (empathy).  The methods used in the course of research is the method servqual and importance Performance matrix (IPM) and tourism development approach with the draft strategy the increase tourism. From 75 respondents who said that get quality of service that there are 9 is already a good and 5 that they feel it is not yet satisfying, especially in reliability (reliability) of employees to customers who have a problem when he was in the DP Area. Based on the analysis of the draft strategy tourism development, a strategy to improve the quality service excellence as well as to create services that can be used is a strategy usability comparing with the concept that has been there tourism in garut and by adding facilities such as therapy, hot spa body, and public facilities such as money charger.
FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN TERHADAP KEBERLANJUTAN BISNIS TATA RIAS KECANTIKAN DI KABUPATAN GARUT Rahmat Hidayat; Andri Ikhwana; Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.88

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menentukan terhadap keberlanjutan tata rias kecantikan di Kabupaten Garut. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam mengidentifikasi faktor determinan yaitu  dengan pendekatan metode Analytical Hierarkhi Process (AHP) untuk membantu dalam mengetahui faktor-faktor determinan terhadap berkelanjutannya tata rias kecantikan di Kabupaten Garut. AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas Saaty (1993). Sehingga hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa penggunaan model Analytical Hierarkhi Process (AHP) dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor determinan terhadap tata rias kecantikan di Kabupaten Garut, dengan memperhatikan faktor dari kepusan pelanggan.
PERANCANGAN DAN PERBAIKAN SISTEM KERJA DALAM UPAYA MENGENDALIKAN KECACATAN PADA PROSES PEMBUATAN NATA DE COCO . Mardiansyah; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 12 No 1 (2014): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.12-1.91

Abstract

Penelitian ini di tunjukan untuk menganalisis cacat dikarenakan karena sistem kerja, pendekatan masalah yang di gunakan pada penelitian ini adalah dengan model seven tools seperti diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Dimana diagram pareto digunakan untuk mengetahui grapik jumlah cacat, serta diagram sebab-akibat digunakan untuk menjabarkan faktor-faktor terjadinya cacat sehingga memudahkan untuk mengatasi permasalah tersebut. Hasil dari diagaram pareto menunjukan bahwa produk cacat berjamur jumlah nya lebih banyak dari cacat lainnya. Sedangkan faktor-faktor yang menjadikan nata de coco menjadi cacat adalah faktor metode, alat, lingkungan dan bahan.
PENGUKURAN KINERJA TELLER DENGAN MENGGUKAN METODE SAMPLING PEKERJA DI BANK BRI UNIT Ayi Hudaya; Andri Ikhwana; Erwin Gunadhi
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.100

Abstract

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, dunia bisnis mengalami perkembangan pesat sehingga terjadi kondisi persaingan yang semakin kompetitif. Dalam upaya peningkatan kinerja organisasi, keselarasan tujuan organisasi dan tujuan setiap individu yang ada di dalam organisasi merupakan hal penting. Sehubungan dengan itu, diperlukan sistem penilaian kinerja yang menggambarkan kondisi kinerja perusahaan yang akurat. Sampling pekerja  adalah salah satu alternative pengukuran kinerja yang bertujuan menggabungkan ukuran kinerja produktif dan non produktif. Pengukuran ini merupakan hasil dari suatu proses berdasarkan misi dan strategi dari suatu perusahaan. Terdapat empat aspek yang diukur dalam sampling pekerja yaitu perspektif produktif, perspektif konsumen, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh dari karyawan dan nasabah Bank BRI Unit cibatu. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan Bank BRI Unit cibatu per desember periode tahun 2012, 2013. Populasinya adalah seluruh nasabah dan karyawan Bank BRI Unit cibatu, sedangkan sampel yang diambil masing-masing adalah 100 responden untuk nasabah dan 100 responden untuk karyawan. Hasil kuesioner tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson. Untuk menentukan skor tingkat kepuasan nasabah dan karyawan menggunakan analisis faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Bank BRI Unit cibatu dengan menggunakan konsep sampling pekerja. Dengan menggunakan penilaian kinerja tersebut, dapat diketahui bahwa hubungan sebab akibat antara faktor pendukung kinerja dengan hasil yang dicapai. Sehingga diharapkan  Bank BRI Unit cibatu mampu menjadi Bank terpercaya, memiliki komitmen dan dapat menghasilkan laba yang optimal.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI TAMAN AIR PANAS DARAJAT PASS Aripin Setiawardi; M Ali Ramdhani; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.117

Abstract

This research was made to understandand analyze how big is the influence of marketing mix service toward customer loyalty using tourist service Taman Air Panas Drajat Pass. A method used in this research about the influence of marketing mix service toward customer loyalty arefield observation method, interview, questionnaire, and literature study using liker scale. In samle determination, the writer usedaccidental sampling method for about 90 samles whereas the approximation method used in data analysis methodis Linearregression method which has the function to know the relationship between independent variable, that is marketing mix (X) with dependent variable, that is customer loyalty (Y). The research showed us that marketing mix consist of: product (X1), price (X2), place (X3), promotion (X4), physical evidance (X5), people (X6),and (x7) simultaneously has a significant. Effect toward customer loyalty (Y). But partially, the one who has a significant effect toward customer loyalty is variableprocess with the significantlevel that is 0,017. This marketing mix can expalin that customer loyalty of Taman Air Panas Darajat Pass is 0,356 or 35,6% while the rest of it, that is 64,4% is the customer loyalty that has not been explained by customer’s attitude, purchasing conviction variable, evaluation variable normative conviction variable and motivation variable.
ANALISA KESIAPAN PENGUSAHA KOPI TERHADAP MINAT PEMANFAATAN MESIN ROASTING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Rini Gartini; Yusuf Mauluddin; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 13 No 1 (2015): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.13-1.223

Abstract

Kegiatan penelitian ini adalah menganalisis kesiapan pengusaha kopi terhadap minat pemanfaatan mesin roaster dengan merk North 500gr Coffee Roaster – TJ 068. Tujuan dari penelitian ini adalah terjelaskannya minat pemanfaatan mesin roaster oleh para pengusaha kopi dikabupaten garut. Mesin North 500gr Coffee Roaster – TJ 068 ini merupakan roaster kopi bertenaga listrik dengan kapasitas 500gr dibuat oleh North.  Manfaat dari pemanfaatan mesin roaster ini membantu Pengusaha Kopi untuk melakukan pengolahan kopi dengan mesin yang standar. Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology yang dikembangkan oleh venkatesh, et al. (2003). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa pengusaha kopi memberikan respon positif terhadap minat pemnafaatan mesin tersebut. Hasil temuan lain adalah perlunya pra kondisi yang harus dilakukian pengusaha apabila menggunakan mesin ini.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN USAHA MIE BASAH (Studi Kasus Di PD. LUGINA - Garut) Andri Hardiyansyah; Andri Ikhwana; Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 13 No 1 (2015): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.13-1.233

Abstract

Kegiatan penelitian yang dilakukan pada kesempatan kali ini adalah menganalisa stategi pemasaran di perusahaan mie basah di PD. Lugina.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan, kemudian menentukan strategi perusahaan berdasarkan faktor eksternal dan internal perusahaan setelah itu mendapatkan priorias strategi yang akan diterapkan. Dalam persaingan usaha suatu perusahaan dituntut untuk selalu mengembangkan strategi perusahaan agar dapat bertahan dan terus berkembang di tengah gencarnya persaingan usaha, oleh sebab itu perusahaan perlu mengembangkan suatu strategi yang tepat agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya dan dapat memperbaiki kinerja perusahaan. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan analisa internal dan eksternal menggunakan penggabungan metode BCG, matriks IFE&EFE serta Analisis SWOT. Kemudian dilakukan pembobotan menggunakan metode pendekatan AHP untuk mendapatkan prioritas strategi. Metode AHP merupakan pendekatan dasar untuk pengambilan keputusan. Dari hasil analisa diketahui bahwa prioritas strategi yang dapat digunakan PD. Lugina dalam menjalankan usahanya adalah dengan memperbaiki sistem manajemen.
PENENTUAN LOKASI MINIMARKET DI KECAMATAN CIBIUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Widy Yudha Rahmat Wiyata; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 12 No 1 (2014): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.12-1.280

Abstract

The  economic development and social style, have infact   necesery level physikolog to saved buyer, and good  service ,and quality  products need,  and then the modern market as   necessaries where service does with him self by customer because the market not avallable a service (pramuniaga) , wich special consumer  service ,the modern  market is movement  up in Indonesia is mini market. The same condition in distric not  except  in Garut Regency , wich   the people always do buy  is super market  and mini market , because is easy to  choose  the goods is  need, and save to buy . The aim of riset is to know for minimarket location fixed which based criteria abd alternatif at Cibiuk Regency in Garut. In location minimarket establish with Analytical Herarkhi Proses (AHP) metod. AHP is ones of model establish suport wich development by Thomas Saary (1993). The resul of riset is that  the Analytical herarkhi process (AHP), can do for  identification  to establesh minimarket location at Cibiuk distric in Garut , with to see the location minimarket which to the research.