Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Influence Of Booklet And Video On Knowledge And Posyandu Cadres' Attitudes Regarding Stunting In The Area Pb Selayang II Puskesmas Works In 2023 Lailan Syafrina Lubis; Daniel Ginting; Frida Lina Tarigan
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 13 No. 02 (2023): Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains , Edition September  2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition of toddlers who have a long or Height is less compared to his age. Objective This research is to determine the effect of booklets and videos on knowledge and attitudes of posyandu cadres regarding stunting in the work area PB Selayang II Medan Community Health Center in 2023. Type of research used is quantitative research with a quasi-experimental design through a non-experimental design equivalent control group. The research sample consisted of 136 posyandu cadres. Data analyzed using the Paired t test. The results of research tests show that there is the difference in the mean value of cadre knowledge before (58.81) and after (70.24) as well students' attitudes before (48.95) and after (67.96) being given the intervention media booklet with a value of p=0.000, then there is also a difference in the average value of knowledge cadres before (59.14) and after (73.76) as well as student attitudes before (46.79) and afterward (67.35) were given video media intervention with p=0.000. But at the end research shows that video media has more influence on knowledge (73.76) and attitude (67.35) of cadres regarding stunting. Based on this, it is recommended to the Puskesmas to use booklets and videos as media health promotion in conveying information about stunting so that it can Efforts are made to prevent stunting.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN Swandy Mirsal; Daniel Ginting; Asima Sirait; Fridalina Tarigan; Donald Nababan
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v11i1.6306

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit daerah sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan memiliki tantangan tersendiri dalam mengelola sumber daya manusia, sehingga diperlukan kepemimpinan yang efektif serta motivasi kerja yang tinggi untuk meningkatkan kinerja tenaga kesehatan. Kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepemimpinan dan motivasi kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul yang berjumlah 423 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul yang diambil menggunakan purposive sampling (81 orang). Analisis data menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Hasil penelitian didapatkan kepemimpinan di RSUD Dolok Sanggul Kabupatan Humbang Hasundutan adalah mayoritas baik (65.4%), motivasi kerja mayoritas adalah tinggi (66,7%) dan kinerja tenaga kesehatan mayoritas adalah baik (51.9%). Analisis hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan dengan kinerja tenaga kesehatan, dan ada hubungan yang signifikant motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan (p=0,000; p=0,000). Kesimpulan kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Oleh karena itu, pihak manajemen rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan serta memberikan dorongan motivasi kerja guna meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan.
Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Sumber Daya Manusia dengan Metode WISN pada Rumah Sakit Umum Tipe C di Medan Daniel Ginting; Nina Fentiana
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 4 No. 1 (2026): January : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v4i1.2070

Abstract

The availability of human resources (HR) in hospitals is a key factor in ensuring quality healthcare services. A type C general hospital in Medan faces challenges in terms of limited health personnel in several service units. The Workload Indicators of Staffing Need (WISN) method by WHO is applied to calculate staffing requirements based on actual workload. This study aimed to analyze the workload and HR needs of a type C general hospital in Medan using the WISN method. A quantitative descriptive study with a WISN approach. Data were obtained from hospital management reports including patient visits, bed occupancy rate (BOR), and staff distribution across main units. Analysis was carried out by calculating available working time, workload standards, allowance standards, and HR needs per unit. The analysis indicated shortages of personnel in several units: inpatient nurses (−20), anesthetists (−2), pharmacists (−1), laboratory analysts (−5), radiographers (−5), and medical records staff (−6). Some units had surplus staff, such as maternity (+8). The type C general hospital in Medan continues to face HR shortages in critical service units. Workload-based HR planning using the WISN method is crucial to support effective recruitment and staff redistribution.