Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS RASIO AKTIVITAS DAN RASIO SOLVABILITAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN (Studi kasus pada PT. Gudang Garam, Tbk. Thn. 2013-2017) Muslim Muslim; Yeni Indri Yani
Jurnal SEKURITAS (Saham, Ekonomi, Keuangan dan Investasi) Vol 2, No 2 (2019): Jurnal SEKURITAS
Publisher : Prodi Manajemen Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.293 KB) | DOI: 10.32493/skt.v2i2.2493

Abstract

ABSTRACTTujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk megetahui Aktivitas pada PT. Gudang Garam Tbk, untuk mengetahui sovabilitas pada PT. Gudang Garam Tbk, Dan untuk mengetahui rasio Aktivitas dan solvabilitas terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Gudang Garam Tbk. Objek dalam penelitian ini adalah PT. gudang Garam Tbk. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat kuantitatif karena penelitian ini berkaitan dengan objek penelitian yaitu pada perubahan dalam kurun waktu tertentu dengan mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis rasio. Analisi yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio keuangan yang terdiri dari: Rasio Aktivitas yaitu efesiensi atau efektivitas perusahaan dalam pemanfaatan semua sumber daya atau asset (aktiva) yang dimiliki oleh suatu perusahaan, serta Rasio Solvabilitas yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya baik jangka pendek atau jangka panjang saat perusahaan dilikuidasi (dibubarkan). Keyword : Rasio Aktivitas, Solvabilitas, dan Kinerja Keuangan 
Peningkatan Kedisiplinan, Motivasi, Kompetensi, Pelatihan Manajemen Keuangan, Literasi Perencanaan Keuangan dan Perlindungan Guru dalam Pembentukan Budaya Organisasi di Yayasan Mutakabbir Kabupaten Bogor Muhammad Rizal Saragih; Rusdi Rusdi; Dinar Ambarita; Prima Sadewa; Mawardi Nurullah; Julian Muhammad Hasan; Liana Dwi Septiningrum; Eka Rima Prasetya; Moh. Yuddy Yudawirawan; Dewi Ulfah Arini; Sujarwo Sujarwo; Muslim Muslim; Fery Citra Febriyanto; Eko Sasongko Priyadi; Diantia Amendy
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1708

Abstract

Organizational culture within educational institutions plays a vital role in shaping the behavior, professionalism, and performance of educators and students alike. Yayasan Mutakabbir in Bogor Regency has identified key challenges related to discipline, motivation, competency, financial management, and the protection of teachers as part of its organizational development. To address these issues, a Community Service Program (PKM) titled "Improving Discipline, Motivation, Competence, Financial Management Training, Financial Planning Literacy, and Teacher Protection in Building Organizational Culture at Yayasan Mutakabbir" was conducted. The activity took place on May 28, 2025, involving 15 lecturers from the Bachelor of Accounting Program, Universitas Pamulang, as facilitators. The participants consisted of 50 individuals, including both students and teachers of Yayasan Mutakabbir. The PKM was implemented using a knowledge-sharing method combined with interactive Q&A sessions, ensuring participant engagement and practical understanding. The program was carried out in three main stages: preparation, implementation, and reporting. Topics delivered included discipline building, motivation enhancement, basic financial management, financial planning, and strategies for safeguarding teacher rights. The outcomes of this program demonstrated increased awareness, improved knowledge, and positive behavioral shifts among participants, particularly in terms of financial literacy and organizational values. This activity has laid a strong foundation for the development of a more professional and values-oriented organizational culture within Yayasan Mutakabbir.
Pelatihan Kepemimpinan, Investasi Keuangan dan Dasar Akuntansi Serta Peningkatan Kompetensi, Motivasi dan Kedisiplinan yang Bertujuan untuk Mensosialisasikan Kewajiban Belajar 12 Tahun dan Mengedukasi Mengenai Perlindungan Guru dalam Kegiatan Belajar Pada Siswa-Siswi Yayaysan Mutakabbir Kabupaten Bogor Muhammad Rizal Saragih; Rusdi Rusdi; Dinar Ambarita; Prima Sadewa; Mawardi Nurullah; Julian Muhammad Hasan; Liana Dwi Septiningrum; Eka Rima Prasetya; Moh. Yuddy Yudawirawan; Dewi Ulfah Arini; Sujarwo Sujarwo; Muslim Muslim; Fery Citra Febriyanto; Eko Sasongko Priyadi; Diantia Amendy; Indra Wadi; Mhd. Ali Akbar; Sri Indarti
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i2.2058

Abstract

This community service program (PKM) was conducted to address the need for improving students’ and teachers’ understanding of leadership, financial literacy, and basic accounting, while also strengthening competence, motivation, and discipline. Additionally, the program aimed to socialize the importance of the 12-year compulsory education policy and to educate participants about teacher protection in the learning process. The objective of this activity was to enhance knowledge, awareness, and practical skills among students and teachers at Yayasan Mutakabbir, Bogor. The PKM was carried out on April 12, 2026, at Yayasan Mutakabbir Kemang, Bogor. The implementing team consisted of 12 lecturers from Universitas Pamulang, with 23 participants including students and teachers. The methods used in this activity included material presentations, practical exercises, discussions, and question-and-answer sessions. The implementation stages consisted of preparation, execution, and reporting. The results showed increased participant understanding of leadership principles, financial investment basics, and accounting concepts. Participants also demonstrated improved motivation, discipline, and awareness of the importance of continuing education and teacher protection. The interactive approach contributed to active engagement and positive feedback from participants.