Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH PROPORSI PENDUDUK PRODUKTIF, RASIO KETERGANTUNGAN DAN LAPANGAN PEKERJAAN UTAMA LULUSAN SMA TERHADAP KEMISKINAN DI KAWASAN SULAWESI, MALUKU DAN PAPUA Paputungan, Tarniawati; Arham, Muhammad Amir; Payu, Boby Rantow
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 3 (2025): JSEP VOL. 2 NO. 3, FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i3.31539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Proporsi Penduduk Produktif, Rasio Ketergantungan dan Lapangan Pekerjaan Utama Lulusan SMA terhadap Kemiskinan di Kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan Badan Pusat Statistik, Yang di peroleh dari 10 Provinsi di Kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Penduduk usia produktif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan. Artinya setiap terjadi peningkatan penduduk usia produktif maka akan menurunkan nilai Kemiskinan dan hal tersebut dapat di jelaskan secara nyata. 2). Rasio ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan. Artinya setiap terjadi peningkatan rasio ketergantungan maka akan menurunkan nilai Kemiskinan dan hal tersebut dapat di jelaskan secara nyata. 3). Lapangan pekerjaan utama SMA berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kemiskinan. Artinya setiap terjadi perubahan lapangan pekerjaan utama SMA tidak selamanya angka Kemiskinan mengalami penurunan. Dan hal tersebut belum mampu di jelaskan secara nyata. Kata Kunci: Proporsi Penduduk Usia Produktif, Rasio Ketergantungan, Lapangan Pekerjaan Utama SMA dan Regresi Linear Berganda   
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN TENAGA KERJA DI PROVINSI GORONTALO Manggopa, Febryaningsi; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 3 (2025): JSEP VOL. 2 NO. 3, FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i3.31546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan tenaga kerja di Provinsi Gorontalo Tahun 2022. Data dalam penelitian ini adalah data Sakernas Agustus tahun 2022 dengan 4527 sampel terpilih. Teknik analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama tingkat pendidikan, pelatihan, dan status pekerjaan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan. Tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan, artinya setiap peningkatan pendidikan akan mening katkan pendapatan tenaga kerja di Provinsi Gorontalo. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan, artinya setiap tenaga kerja yang mengikuti pelatihan akan dapat meningkatkan pendapatan tenaga kerja di Provinsi Gorontalo. Status pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan, artinya tenaga kerja yang bekerja di sektor formal pendapatannya lebih besar dibandingkan tenaga kerja yang bekerja di sektor informal.Kata Kunci: Pendapatan; Pendidikan; Pelatihan; Status Pekerjaan
PENGARUH PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI BATU PINAGUT TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT LOKAL DI DESA BOROKO TIMUR KECAMATAN KAIDIPANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Humagi, Dewi Safitri; Abdul, Irawati; Bumulo, Frahmawati; Payu, Boby Rantow
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2025): VOLUME 3, NOMOR 1, JULI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i1.33214

Abstract

Pengembangan sektor pariwisata saat ini dalam pembangunan ekonomi nasional memiliki potensi strategis dan prospektif untuk dikembangkan, dalam menunjang penerimaan devisa, memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pengambangan Objek Wisaata Pantai Batu Pinagut Terhadap Pendapatan Masyarakat Lokal (Studi Kasus di Desa Boroko Timur Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu untuk mengetahui pengaruh pengembangan wisata terhadap pendapatanmasyarakat lokal di Desa Boroko Timur pada objek wisata Pantai Batu Pinagut. Sumber data yang digunakan data Primer, adalah hasil wawancara dan pengamatan langsung di lapangan Pantai Batu Pinagut Kecamatan Kaidipang dan di Kantor Camat Kaidipang. Teknik Pengumpulan data, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data), Conclusion Drawing/ Verification (Penarikan Kesimpulan). Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan terdapat tiga simpulan akibat dari pengembangan objek wisata: (1) adanya strategi Pemerintah pengembangan objek wisata Batu Pinagut Pemerintah memiliki andil besar dalam pengembangan objek wisata di setiap daerahnya. Pengembangan tersebut, mulai dari pengadaan fasilitas pendukung, gapura sebagai penanda masukknya objek wisata, pos satpan sebagai pemberi rasa nyaman wisatawan penambahan gajebo dan wahana anak-anak. Selain itu strategi yang harus dilakukan oleh pemerintah Bolaanmongondow utara adalah menstabilkan wisatawan yang berkunjung. (2) Dampak Positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Pengenalan budaya lokal masyarakat sebagai daya tarik pengunjung dan membuka lapangan kerja baru. pengenalan budaya masuk di dalamlnya karena sejalan dengan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. (3) Pendapatan Masyarakat Lokal Terhadap Potensi Wisata Pendapatan masyarakat Objek Wisata Batu pinagut meningkan setelah dikembangkan. Sebelumnya pendapatan rata-rata masyarakat hanya dibawah rata-rata selain itu banyak hasil-hasil pertanian yang dijajakan sehingga perputaran ekonomi terjalin dengan baik. Terlihat pendapatan masyarakat Batu Pinagut berkisan pata angka 7.000.000.00 sampai belasan juga dalam sebulan. Kata Kunci: Pendapatan, Objek Wisata, Masyarakat
Impact Analysis of Digital Transformation and Bleisure on Tourist Productivity and Hospitality Sector Revenue in Indonesia Payu, Boby Rantow; Pontoh, Winston; Mangantar, Maryam; Murni, Sri
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 05 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i05.1923

Abstract

This study investigates the impact of Digital Transformation and Bleisure (business and leisure combined) on Tourist Productivity and Hospitality Sector Revenue in Indonesia, employing a quantitative research design. A sample of 180 respondents was surveyed using a Likert scale, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The results indicate that Digital Transformation and Bleisure have significant positive effects on both Tourist Productivity and Hospitality Sector Revenue. Specifically, Digital Transformation enhances tourist productivity by providing digital tools that facilitate efficient travel planning and execution, while also contributing to higher revenue generation in the hospitality sector by optimizing operations and customer engagement. Similarly, Bleisure significantly boosts hospitality revenue by attracting business travelers who extend their stay for leisure purposes, and it enhances tourist productivity through a more enriching travel experience. The findings suggest that the integration of digital technologies and the promotion of Bleisure travel can provide competitive advantages to businesses in Indonesia’s tourism and hospitality industries.
Analisis Kausalitas Belanja Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada 46 Negara di Dunia Sulfayanti Fadila Mahera; Herwin Mopangga; Boby Rantow Payu
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 3 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i3.793

Abstract

This research analyzes the influence of infrastructure spending on economic growth in 46 countries during the 2018–2023 period. Using a quantitative approach with secondary data from the World Bank, analysis was carried out through panel data regression using Fixed Effect, Random Effect and Generalized Least Squares (GLS) models. The results show that spending on infrastructure, air transportation and electricity does not have a significant effect on economic growth. The Fixed Effect model was chosen as the best model, but the coefficient of determination value is low, indicating that these variables are not sufficient to explain variations in economic growth. These findings emphasize the importance of efficiency, governance and sector linkages in maximizing the impact of infrastructure spending on economic growth.
Pengaruh Bonus Demografi Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2015-2024 Ladjambu, Hanifa; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 06 (2025): Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i06.1689

Abstract

This study aims to determine the effect of demographic bonuses and education levels on economic growth in Indonesia during the period 2015 – 2024. This is a quantitative study using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). Using panel data regression from 34 provinces in Indonesia over a 10-year period (2015-2024), the data analysis model used is the “Fixed Effect Model (FEM)” panel regression. The results of the study found that (1) The dependency ratio has a negative and insignificant effect on economic growth in Indonesia. This shows that an increase in the dependency ratio tends to be followed by a decrease in yhe dependecy ratio. However, this relationship is not statistically significant. (2) The labor force participation rate variabel has a positive and significant effect on economic growth in Indonesia. This mean that the higher the involvement of the working-age population in economic activities, the greater their contribution to economic growth. (3) The average length of cshoolling variable has a negative and significant effect on economic growth in Indonesia. This indicates that an increase in the average length of schooling has not been accompanied by improvements in the quality and relevance of education, so that graduates tend to be unable to contribute optimally to productivity and economic development.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN TRANSPORTASI BENTOR ONLINE DAN BENTOR KONVENSIONAL DI KOTA GORONTALO Lutfia, Anis; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 6 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v6i1.7134

Abstract

Peran transportasi sangatlah signifikan dalam mengembangkan perekonomian. Dalam konteks kemajuan teknilogi transportasi, telah muncul layanan bentor online yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam akses transportasi. Terdapat indikasi bahwa hal ini telah mengubah preferensi masyaralat dalam menggunakan transportasi, dengan lebih banyak orang memilih bentor online dibandingkan bentor konvensional. Hal ini berpotensi mempengaruhi pendapatan pengemudi, baik yang terlibat dalam layanan bentor online maupun konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara pengemudi bentor online dan pengemudi bentor konvensional, profil pendapatan dari kedua jenis pengemudi tersebut, dan faktor pendorong pengemudi bentor konvensional ikut bergabung atau tidak ikut bergabung menjadi pengemudi bentor online di Kota Gorontalo. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh melalui sumber data, kuesioner, dan wawancara langsung dengan pengemudi bentor online dan konvensional di Kota Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan analisis Independent Sample t-Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdepat perbedaan, dimana pendapatan rata-rata pengemudi bentor online lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan rata-rata pengemudi bentor konvensional di Kota Gorontalo. Profil pendapatan dari kedua jenis pengemudi ini dikontribusi oleh pengantaran penumpang. Faktor pendorong pengemudi bentor konvensional ikut bergabung menjadi pengemudi bentor online antara lain kemudahan mendapatkan penumpang, potensi pendapatan yang lebih tinggi, serta fleksibilitas dan ketersediaan penumpang yang lebih besar. Faktor pendorong pengemudi bentor konvensional tidak ikut bergabung menjadi pengemudi bentor online antara lain keberadaan pelanggan tetap, kebebasan menentukan tarif, ketidaksesuaian tarif aplikasi dengan jarak tempuh, serta kendala teknologi dan para pengemudi bentor konvensional ingin melestarikan bisnis komunitas.
PERBANDINGAN METODE LIFE TABLE DAN METODE KAPLAN MEIER PADA ANALISIS SURVIVAL PENDERITA STROKE DI RSUD ALOEI SABOE KOTA GORONTALO PADA AGUSTUS SAMPAI DENGAN DESEMBER 2019 POMALINGO, DEWI ZULYANI; DJAKARIA, ISMAIL; PAYU, BOBY RANTOW
Jambura Journal of Probability and Statistics Vol 3, No 1 (2022): Jambura Journal Of Probability and Statistics
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjps.v3i1.14178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi fungsi survival pasien penderita stroke di RSUD Aloei Saboe kota Gorontalo bulan Agustus sampai dengan Desember 2019 menggunakan metode life table dan Kaplan Meier. Hasil estimasi keduanya dibandingkan dengan estimasi terbaik adalah yang menghasilkan nilai standar error terkecil. Hasil penelitian menunjukkan probabilitas survival pasien menggunakan estimasi life table adalah sebesar 0,8591 dan Kaplan Meier sebesar 0,8628. Berdasarkan perbandingan nilai standar error, dapat disimpulkan bahwa pada awal waktu survival, estimasi life table dan Kaplan Meier sama baiknya untuk menganalisis survival pasien. Namun untuk waktu survival yang semakin besar, estimasi Kaplan Meier menghasilkan nilai standar error yang lebih kecil dibandingkan estimasi life table.
ANALISIS KETIMPANGAN REGIONAL ANTAR PROVINSI DI INDONESIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Lania, Yetlina; Canon, Syarwani; Payu, Boby Rantow
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5307

Abstract

This study aims to analyze interregional disparities across provinces in Indonesia and identify the factors influencing such disparities during the 2022–2023 period. Regional inequality is measured using the Williamson Index, while the independent variables include economic growth, infrastructure availability, and the regional fiscal capacity ratio. The study employs a quantitative approach using panel data regression analysis across 34 provinces. The results show that the highest level of regional disparity occurred in West Papua Province, with a Williamson Index of 1.46, while the lowest was in North Kalimantan, with an index of 0.17. Empirical findings indicate that economic growth has a positive and statistically significant effect on regional inequality, where a 1% increase in growth is estimated to raise the Williamson Index by 0.034%. Infrastructure availability also shows a positive effect, although not statistically significant. Conversely, the regional fiscal capacity ratio has a significant negative effect, suggesting that a 1% increase in this ratio can reduce regional disparities by approximately 0.032%. These findings highlight the need for more equitable economic and fiscal development policies to reduce interregional inequality in Indonesia. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan regional antarprovinsi di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya selama periode 2022–2023. Ketimpangan regional diukur menggunakan Indeks Williamson, sedangkan variabel independen yang dianalisis meliputi pertumbuhan ekonomi, ketersediaan infrastruktur, dan rasio kapasitas fiskal daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel yang mencakup 34 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat dengan nilai Indeks Williamson sebesar 1,46, sementara yang terendah terdapat di Kalimantan Utara dengan nilai indeks sebesar 0,17. Secara empiris, pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan regional, di mana peningkatan pertumbuhan sebesar 1% diperkirakan meningkatkan Indeks Williamson sebesar 0,034%. Ketersediaan infrastruktur juga menunjukkan pengaruh positif, namun tidak signifikan. Sebaliknya, rasio kapasitas fiskal daerah memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan, dengan peningkatan 1% rasio kapasitas fiskal diperkirakan mampu menurunkan ketimpangan sebesar 0,032%. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemerataan pembangunan ekonomi dan fiskal antarwilayah untuk mengurangi disparitas regional di Indonesia.
Analisis Faktor Sosial Demografi terhadap Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo Banini, Bhetriana R.; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.210

Abstract

This research aims to analyze (i) the influence of gender on workers' income (ii) the influence of marital status on the income of formal and informal sector workers (iii) the influence of education level on the income of formal and informal sector workers (iv) the influence of area of residence. On the income of formal and informal sector workers in Gorontalo Province. The data used in this research is secondary data sourced from the Central Statistics Agency obtained from the National Labor Force Survey (SAKERNAS). This research uses logistic regression analysis (multinomial) The results of this research show that socio-demographic factors with indicators of gender, marital status, education level and area of residence have a positive and significant influence on the income of formal and informal sector workers, meaning that every 1 percent increase in socio-demographic factors can increase labor income in Gorontalo Province.