Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN POKAYOKE UNTUK MENCEGAH MISBINNING PADA MESIN SYMTEK-300 HANDLER Agustiono Putra; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.908

Abstract

Di perusahaan semikonduktor, pada proses pengujian IC digunakan Tester dan Handler. Tester adalah mesinyang digunakan untuk melakukan pengujian IC sesuai dengan program tertentu. Handler adalah mesin yang berfungsiuntuk membawa IC yang akan diuji oleh tester dengan menggunakan program, suhu dan parameter tertentu yangditentukan oleh Customer. Pada saat proses produksi, memungkinkan adanya downtime yang disebabkan oleh adanyakerusakan / kesalahan pada mesin yang digunakan. Salah satu kesalahan atau keluhan (feedback dari customer) yangsedang dialami PT. X dan yang berakibat terhadap keseluruhan kualitas pengujian adalah misbinning atautercampurnya unit yang cacat dan yang bagus. Pelanggan mengembalikan 2 reject units untuk dilakukan investigasi danpengujian ulang terhadap keseluruhan lot yang sudah dikirim serta lot yang sedang dalam proses produksi. Salah satupenyebab terjadinya unit yang tercampur tersebut adalah karena tidak adanya sistem proteksi pada mesin ketikaOperator melakukan proses unloading unit (IC) dengan menggunakan tube. Penelitian ini adalah tentang penanganankesalahan pada proses produksi IC untuk mencegah tercampurnya produk baik dan produk cacat dengan menggunakanmetode pokayoke melalui penambahan alat bantu untuk mencegah misbinning. Alat tersebut didesain secara mekanisdan elektrik. Handler atau mesin yang digunakan dalam penelitian ini adalah Symtek-300, yaitu mesin yang didesainkhusus menangani pengujian IC untuk plastic dual in-line package (PDIP). Hasil yang didapat dari penggunaanmetode ini adalah komplen dari konsumen berkaitan dengan lolosnya produk cacat dapat ditekan. Hal ini sejalandengan tinjauan dari segi OEE pada mesin yang digunakan, dimana sebelumnya, nilai rata-rata OEE adalah 75.5% dansetelah improvement, nilai rata-rata OEEnya meningkat menjadi 82.3%.
Optimasi pada Welding Station untuk Menekan Waktu tidak Produktif pada Pengelasan Robotik Rangka Tempat Tidur REZA FEBRIANO ARMAS; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 3 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i3.2902

Abstract

Waktu tidak produktif pada stasiun welding menjadi kendala dalam usaha peningkatan kapasitas produksi disebuah perusahaan. PT. xyz merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi peralatan rumah sakit yang menggunakan welding jig sebagai perangkat bantu dalam mendukung proses pengelasan komponen yang akan dirakit. PT. xyz memproduksi dalam 1 kontainer berisi muatan 88 set produk. Dalam 1 minggu melakukan proses welding sebanyak 2 kontainer dengan total 176 produk. Kapasitas pada stasiun welding akan ditingkatkan menjadi 264 produk dengan mengoptimasi desain & layout dari welding jig sehingga dapat melakukan proses balancing dengan menekan pemborosan waktu proses pengelasan robotik rangka tempat tidur pada station welding. Untuk melakukan optimasi pada proses pengelasan produk dirancang sebuah alat bantu simulasi berupa dasbor simulasi menggunakan matlab. Dengan melakukan simulasi penjadwalan proses, perbaikan desain jig, perubahan layout jig dapat diseimbangkan beban kerja melalui pengurangan cycle time sehingga target produksi dapat tercapai.
Optimasi Troli Pembersih Dross Aluminium Pada Furnace Casting Low Pressure Menggunakan Metode QFD Abdul Basit; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 1 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i1.3195

Abstract

Troli Pembersihan dross pada furnace mesin casting low pressure berperan sangat penting dalam proses produksi. Namun troli pembersih dross pada furnace casting low pressure yang ada saat ini tidak aman untuk digunakan karena beberapa faktor yang tidak sesuai dari segi dimensi dan nilai-nilai estetika terhadap troli pembersih dross yang ada saat ini. Sehingga proses penggunaan alat ini sangat kurang baik, terutama dari segi keamanan yang dapat membahayakan operator. Penelitian tentangHoptimasi troli pembersih dross almunium pada furnace casting low pressure menggunakan metode QFD. Komponen alat ini disesuaikan dengan jangkauan tubuh manusia sehingga penggunaanya sangat mudah, aman dan nyaman. Troli Pembersih furnace ini diwujudkan dalam bentuk prototipe dan dapat diwujudkan aslinya dengan membutuhkan waktu selama 525 menit atau 8,7 jam. Hasil dari penelitian ini adalah troli pembersih di lengkapi dengan 2 cetakan dross pembersih serta di lengkapi dengan adanya cover troli pada troli dari bagian depan, samping kanan, samping kiri, dan dari bagian bawah sekaligus befungsi sebagai pijakan operator. Sehingga troli dapat digunakan dengan aman.
Optimasi Proses Scheduling di Lini Painting Pada Model Produksi H Minus 1 Menggunakan Fungsi Heaviside Dewangga Bagaskoro; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 1 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i1.3198

Abstract

Paint Shop pada lini produksi sebuah perusahaan pembuatan alat kesehatan memproses komponen setengah jadi dari banyak lini pengelasan, dicat pada satu lini pengecatan untuk dijadikan pasokan komponen jadi pada banyak lini perakitan. Skenario aliran proses yang digunakan adalah model produksi H Minus 1, Yaitu model buffer komponen pasokan harus tersedia lengkap satu hari sebelum proses di satu stasiun kerja berjalan. Pada lini pengecatan saat ini belum tersedia jadwal yang sistematik untuk membebani lini pengecatan dengan beban kerja yang dapat memberikan pasokan buffer Work in Process (WIP) yang cukup ke tiap lini perakitan yang memerlukan, sering terjadi target produksi tidak terpenuhi. Dengan menggunakan fungsi Heaviside melalui software matlab dibuat dasbor aplikasi untuk merencanakan jadwal dan mensimulasikan proses pengecatan di lini produksi. Dengan rancangan dasbor tersebut dapat disusun jadwal produksi di lini pengecatan untuk menyediakan pasokan berbagai komponen jadi diberbagai lini produksi. Dengan dasbor ini proses dilini pengecatan dapat dioptimalkan untuk mencapai target produksi pembuatan alat kesehatan yang ditetapkan.
Rekayasa Mesin Drilling Multi Spindle untuk Proses Pengerjaan Retainer Control Shift Lever Solihin solihin; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 1 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i1.3210

Abstract

Retainer Control Shift Lever merupakan komponen otomotif yang penting, fungsinya adalah menghubungkan Handle Lever dengan Ball Joint Lever di sebuah kendaraan roda empat. Komponen ini awalnya dibentuk dengan cara Injection casting, selanjutnya diproses dengan CNC drilling untuk menyelesaikan 4 lubang pada komponen tersebut. Cycle time yang diperlukan untuk menyelesaikan proses ini adalah 25 detik, menggunakan waktu proses ini target produksi tidak dapat dicapai. Untuk mencapai target produksi maka dirancang mesin Drilling Multi Spindle yang mempunyai 4 tools drills untuk menyelesaikan lubang tersebut sekaligus dalam satu langkah proses. Untuk merancang mesin ini digunakan metoda pendekatan sistematik. Prototipe mesin tersebut telah dibuat, penggerak mesin menggunakan Inverter Drive yang dikendalikan dengan PLC. Mesin telah dioperasikan dan mesin dapat berfungsi dengan baik, lubang yang diproses dapat memenuhi persyaratan mutu, Cycle Time dapat dipersingkat hingga 15.7 detik dan target produksi sejumlah 15000 pcs dapat tercapai.
Optimasi Desain Dan Rekayasa Lori Fast Track dengan Metode DFMA pada Kasus Perbaikan Bodi Kendaraan Roda Empat ARIFIANSAH NUR BUDI ASMIYATI; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 1 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i1.3298

Abstract

Dalam perbaikan bodi mobil di fasilitas layanan perbaikan perlu diseimbangkan antara layanan permintaan perbaikan dan kemampuan untuk menyelesaikan kerusakan bodi mobil. Dalam hal ini mobil ditempatkan pada fasilitas perbaikan bodi berupa lory fast track. Pengembangan produk lori menjadi penting mengingat nilai teknis dan fungsi keekonomian yang harus terus ditingkatkan. Secara prinsip, desain dan pemilihan bahan lori fast track harus bisa memenuhi parameter geometri dengan mengacu kepada spesifikasi mobil yang akan diangkut,kuat,aman digunakan,harga yang relatif terjangkau, dan proses pembuatan cepat. Berdasarkan kriteria tersebut pada desain lori digunakan beban kerja aman dua kali berat kendaraan. Adapun tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan varian terbaik dari alternatif rancangan desain lori fast track. Metoda desain yang digunakan adalah pendekatan sistematik yang diluaskan hingga Metode Design for Manufacturing and Assembly (DFMA). Berdasarkan analisis manufaktur dan biaya, jumlah komponen awal yaitu 106 komponen, dan setelah melalui optimasi desain menjadi 46 komponen. Dan untuk harga produksi untuk satu set stal, turun dari Rp 12.000.000,00 menjadi Rp 8.136.192,50. Analisis kinerja, pembuatan prototipe dan validasi menjadi bagian akhir dari proses optimasi
Optimalisasi Performa Proses Deep Drawing Material SPCD Steel dengan Metode Finite Element dan Eksperimental prawito herno; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3611

Abstract

Deep drawing adalah salah satu proses manufaktur yang sangat penting khususnya pada proses pembentukan dengan bahan dasar metal coil. Proses deep drawing dalam pembuatan cup kebanyakan digunakan pada industri pengalengan, elektronik, mobil, kedirgantaraan. Proses deep drawing mampu menghasilkan produk dengan bentuk sangat komplek dan tingkat kepresisian dengan kapasitas yang tinggi. Parameter proses yang mempengaruhi tingkat kualitas produk antara lain gaya blank holder, bentuk dan ukuran blank, radius punch, radius die, sifat material, koefisien gesekan dan beberapa parameter lainnya. Penguasaan teknologi proses deep drawing adalah merupakan persyaratan utama untuk dapat menghasilkan produk dengan cacat minimum sekaligus mengoptimalisasi untuk menurunkan biaya produksinya. Untuk mendapatkan parameter proses yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan proses deep drawing dilakukan analisis proses pembentukan dengan melakukan simulasi menggunakan metode elemen hingga, dan hasil analisis tersebut diverifikasi menggunakan eksperimen proses pembentukan cup menggunakan proses sebenarnya. Dari hasil simulasi finite element dan eksperimen yang dilakukan didapatkan hasil gaya blank holder/blank holder force (BHF), radius punch, radius die dan aplikasi pelumasan sangat berpengaruh terhadap hasil produk.
Optimasi Kapasitas Lantai Produksi Melalui Peningkatan Penerapan Preventive Maintenance Kasus Produksi Line Tile Keramik Taufik Hidayat; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4842

Abstract

Preventive maintenance adalah suatu kegiatan pemeliharaan terhadap mesin yang dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya kerusakan yang tidak terduga pada seluruh peralatan mesin produksi. Konsep smart maintenance system yang terdiri dari equipment preventive maintenance list, preventive maintenance, gemba management, on the job trainning dan autonomous maintenance. SMS merupakan suatu ide yang dapat diimplementasikan dengan tujuan untuk mengoptimalkan kegiatan perawatan mesin dan memudahkan dalam kontrol serta monitoring pemakaian biaya maintenance dan pendukungnya. Cara pandang baru untuk mengurangi durasi downtime dan defect adalah dengan melibatkan operator produksi dalam upaya merawat kondisi mesin yang dilakukan sehari-hari dan memfungsikan tim engineering maintenance sebagai tim pendukung dalam melakukan perawatan, perbaikan dan help service secara rutin. Sehingga performance mesin selalu terjaga, sehingga quantity dan quality output hasil produksi dapat terealisasi sesuai dengan target.
Automasi Sistem Load/Unload (LUL) Benda Kerja pada Proses Cold Forging Menggunakan Pendekatan Sistematik Fitra Vertikal; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4847

Abstract

Proses load/unload (LUL) dan perpindahan benda kerja secara manual memberikan dampak perpindahan benda kerja efisien dan tepat waktu yang cukup signifikan pada produktivitas dan daya saing sistem manufaktur secara keseluruhan. Agar tercapainya peningkatan produktivitas, maka dapat dirancang dan diaplikasikan suatu sistem automasi LUL benda kerja pada proses cold forging menggunakan metode VDI 2221 (Verein Deutcher Ingenieure) yang merupakan salah satu metode untuk meneyelesaikan permasalahan dan mengoptimalkan penggunaan material, teknologi dan keadaan ekonomi. Sistem automasi ini mengintegrasikan beberapa peratalan yang terdiri dari robot beserta Griper sebanyak 2 unit, Feeding Conveyor, posisioner, Output Conveyor, mesin icheki dan mesin coining. Automasi LUL benda kerja pada mesin cold forging mempercepat cycle time produksi dari 14 detik menjadi 12 detik. Dalam peningkatan proses pada sel manufaktur dengan sistem automasi LUL benda kerja, Hasil Analisa investasi dengan menggunakan metode Net Presesnt Value (NPV), Internal Rate Return dan Periode payback menyimpulkan bahwa proyek automasi LUL benda kerja layak untuk dijalankan.