Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MENIRU TULISAN Chairunnisa Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i1.378

Abstract

Mengetahui pengembangan kemampuan motorik halus melaluikegiatan meniru pada anak usia dini, merupakan tujuan darihasil penelitian tindakan kelas (PTK) ini, melalui riset langsungdengan sampel kelompok B di PAUD Ar-Rohman JakartaTimur Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakanadalah metode meniru tulisan, teknik pengumpulan data yaitudengan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakandalam 3 siklus dalam 3 hari penelitian terdiri dari 4 tahap, yaitu:perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertamayaitu pertemuan. Teknik analisis komparatif untukmembandingkan kemampuan anak setiap siklusnya yaitudengan persentase keberhasilan. Hasil penelitian inimenunjukkan terjadi peningkatan 5% tiap siklus yaitu akhirhasil terdapat 37 peserta didik mengalami peningkatan menulisyang cukup signifikan, dibandingkan pada observasi awal hanya17 peserta didik dari 40 yang mampu menulis. Hal inimenunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anakmengalami peningkatan melalui kegiatan meniru tulisan. Inidapat dilihat dari persentase hasil observasi kemampuanmotorik halus anak.
Evaluasi Mata Kuliah Bahasa Indonesia Melalui Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Mrs. Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri; Aulia Anugrah Aziz
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4679

Abstract

Abstrak. Di tengah masa pandemi ini mahasiswa diwajibkan melaksanakan pembelajaran secara online untuk mencegah terjadinya penambahan kasus Covid-19. Namun, hal ini tentu menyebabkan beberapa kendala dalam proses pembelajaran daring. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji beberapa masalah yang sering ditemui mahasiswa saat pelaksanaan pembelajaran daring, serta bagaimana cara mengatasi masalah-masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Menurut survei yang telah dilakukan kepada mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) pembelajaran secara daring bisa dikatakan cukup efektif, hal ini bisa dilihat bahwa  20%  dari responden yang mengatakan bahwa pembelajaran daring efektif dan hanya 5% dari responden yang mengatakan bahwa pembelajaran daring efektif. Tapi di samping itu masih banyak kendala yang dihadapi oleh mahasiswa seperti biaya kuota internet yang kurang terjangkau, fasilitas gawai/handphone atau laptop yang kurang memadai, dan yang paling sering terjadi adalah kualitas jaringan internet yang kurang stabil. Akibatnya tidak sedikit dari mahasiswa yang akhirnya tidak bisa mengikuti pembelajaran. Peneliti mengajukan solusi yang berupa pembelajaran hybrid learning.Kata kunci: evaluasi, mata kuliah bahasa Indonesia,                    pembelajaran daringAbstract. In the midst of this pandemic, students are required to carry out online learning to prevent additional Covid-19 cases. However, this certainly causes some obstacles in the online learning process. This article aims to examine some of the problems that students often encounter when implementing online learning, as well as how to overcome these problems. The research method used by the researcher is descriptive quantitative research. According to a survey conducted to students at the National Development University "Veteran" Jakarta (UPNVJ) online learning can be said to be quite effective, it can be seen that 20% of respondents said that online learning was effective and only 5% of respondents said that learning effective online. But besides that, there are still many obstacles faced by students such as the cost of internet quotas that are less affordable, inadequate gadget/mobile or laptop facilities, and what often happens is the unstable quality of the internet network. As a result, not a few of the students finally could not follow the lesson. Researchers propose a solution in the form of hybrid learning.Keywords: evaluation, Indonesian language courses,                  online learning
Argumen Ayat-Ayat Politik Dalam Al Qur’an Ahmad Ari Masyhuri; Chairun nisa; Moh Bakir
El-Furqania : Jurnal Ushuluddin dan Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 01 (2023): Februari
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54625/elfurqania.v9i01.6575

Abstract

Searching for political verses in the Qur'an is very important for the benefit of the ummah and guidelines for life in the nation and state, as human beings are actually created from different ethnic groups and religions, so this argument gives broad meaning in an academic perspective. The ability to present and understand every word of Allah requires the methodology of ulumul qur'an (Qur'anic sciences) which has been inherited by previous scholars, in the form of a set of interpretive tools that can reveal explicit and implicit messages, including verses of the Qur'an which has a political nature.The essence of politics (siyasiyah) in the perspective of the Qur'an implies the desire or way of Muslims to make Islamic teachings a curriculum of life (manhajul hayah). This is reflected in all life activities. This does not mean that the state must be based on the Koran, but that the values ​​of the Koran are reflected in life because the values ​​of the Koran are universal.Politics in the view of the Qur'an or Islamic politics (siyâsah islamiyah) aims to elevate the dignity, status and dignity of mankind to a more qualified and civilized direction according to their functions and duties as caliphs of Allah on earth, spreading mercy and peace and safety to all universe. Islamic politics is achieved if the perpetrators have morals, are moral, civilized, and are responsible to God and others. Keywords: politics, life curriculum, grace, responsibility
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MENIRU TULISAN Chairunnisa Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i1.378

Abstract

Mengetahui pengembangan kemampuan motorik halus melaluikegiatan meniru pada anak usia dini, merupakan tujuan darihasil penelitian tindakan kelas (PTK) ini, melalui riset langsungdengan sampel kelompok B di PAUD Ar-Rohman JakartaTimur Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakanadalah metode meniru tulisan, teknik pengumpulan data yaitudengan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakandalam 3 siklus dalam 3 hari penelitian terdiri dari 4 tahap, yaitu:perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertamayaitu pertemuan. Teknik analisis komparatif untukmembandingkan kemampuan anak setiap siklusnya yaitudengan persentase keberhasilan. Hasil penelitian inimenunjukkan terjadi peningkatan 5% tiap siklus yaitu akhirhasil terdapat 37 peserta didik mengalami peningkatan menulisyang cukup signifikan, dibandingkan pada observasi awal hanya17 peserta didik dari 40 yang mampu menulis. Hal inimenunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anakmengalami peningkatan melalui kegiatan meniru tulisan. Inidapat dilihat dari persentase hasil observasi kemampuanmotorik halus anak.
INDIKATOR TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM AL-QUR'AN: Tanggung Jawab Sosial dalam Al-Qur'an Ahmad Ari Masyhuri
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.2290

Abstract

Manusia adalah makhluk otonom sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk otonom, manusia berperan sebagai subjek yang bebas dan independen serta memiliki kesanggupan menumbuhkan gairah kodratnya untuk meraihan kesempurnaan. Sebagai individu manusia harus melakukan dan mengamalkan spirit ajaran agama. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk hidup bersosial. Oleh karena itu, di samping manusia memiliki nilai otonomi, manusia tidak akan sempurna jika tidak berhubungan dengan sesuatu yang lain diluar dirinya. Dari sinilah maka akan terjadi proses interaksi antara sesama, atau dengan lingkungan terdekatnya. Sebagai makhluk sosial maka paling tidak akan terjadi dual hal, yaitu interaksi sosial dan komunikasi. Interaksi sosial akan terjadi bila ada suatu tindakan, sedangkan komunikasi terjadi ketika seseorang memberikan penilaian terhadap tindakan orang lain. Menurut ilmu sosiologi, interaksi sosial dipandang sebagai salah satu sebab lahirnya aktivitas sosial, pada kenyataannya masyarakat menjadi sesuatu yang memicu motivasi individu dan bertindak secara sosial. Berinteraksi sebenarnya seseorang atau kelompok sedang memperhatikan dan berupaya memahami perilaku orang lain atau masyarakat. Interaksi tidak berlangsung dengan baik bahkan bisa kemungkinan akan kacau jika para pihak yang terlibat tidak saling mengerti dan tidak paham makna dibalik aktivitas sosial yang mereka lakukan. Kenyamanan hidup dan tumbuh berkembang adalah mengakui bahwa setiap individu harus memiliki kesadaran sosial dan harus saling mengerti antara satu dengan yang lain supaya sekelompok masyarakat bisa hidup harmonis dan teratur. Kondisi interaksi sosial dapat berlangsung dengan sopan, disiplin, tertata, dan teratur maka dibutuhkan kesanggupan bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakatnya, dan kesanggupan menilai secara objektif perilaku diri sendiri dari kacamata orang lain. Prilaku kehidupan ini menunjukkan bahwa manusia dapat menemukan jati dirinya sebagai makhluk yang harus hidup bersama dengan sesama makhluk lainnya. Maka dari itu, arti hidup seseorang akan terwujud apabila bersama orang lain karena segala perilakunya selalu memerlukan orang lain. Manusia tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga bekerjasama memajukan dan mengembangkan harkat dan martabatnya.
PENDIDIKAN TASAWUF SULTAN MUHAMMAD IDRUS BIN SULTAN BADARUDDIN AL-BUTHUNI DALAM KITAB TAHSIN AL-AULAD FI THA’ATI RABBI AL-‘IBAD Ali Mahfudz; Ahmad Ari Masyhuri
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2024): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v13i1.1133

Abstract

Kenakalan remaja di sekolah telah menjadi masalah yang signifikan yang berdampak pada perkembangan sosial dan moral mereka. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengekplorasi pendidikan tasawuf Sultan Muhammad Idrus dalam kitabnya Tahsin al-Aulad fi Tha’ati Rabbi al-‘Ibad. Untuk menganalisis konsep pendidikan tasawuf yang diuraikan dalam kitab tersebut, artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kajian pustaka. Data dikumpulkan melalui peninjauan mendalam literatur terkait. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan tasawuf yang diajarkan oleh Sultan Muhammad Idrus mengadopsi pendekatan yang menyeluruh dan holistik, mencakup tiga dimensi utama yaitu hubungan dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan alam. Oleh karena itu, artikel ini menekankan pentingnya penerapan pendidikan tasawuf Sultan Muhammad Idrus sebagai model pendidikan yang efektif untuk membentuk karakter remaja yang seimbang dan harmonis, serta berkontribusi positif dalam mengatasi masalah kenakalan remaja di era modern.
Kekuatan Metafora Sebagai Representasi Daya Juang dalam Lirik Lagu Manusia Kuat Karya Tulus Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri; Adara Malvalena Endang Kartika; Sastya Nabiela Fitria; Nelza Ayu Alzahra
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2026): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan representasi metafora dalam lirik lagu Manusia Kuat karya Tulus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data berupa lirik lagu dan literatur pendukung dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya metafora tubuh, warna, dan perjalanan yang merepresentasikan tekanan hidup, ketahanan batin, serta daya juang manusia. Metafora-metafora tersebut menegaskan bahwa hambatan fisik maupun psikologis tidak mampu menghancurkan mimpi dan integritas individu. Temuan ini menunjukkan bahwa lagu Manusia Kuat berfungsi sebagai media estetis sekaligus inspiratif yang memperkuat nilai resiliensi dan optimisme.