Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi AI pada Perancangan Rencana Pembelajaran Mendalam Guru Matematika SMK Husnul Khotimah; Besse Intan Permatasari
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.312

Abstract

Kualitas sumber daya manusia di Indonesia masih menghadapi tantangan pada kompetensi numerasi, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Penajam Paser Utara. Masalah utama yang dihadapi guru adalah rendahnya kemampuan dasar matematis siswa dan kesulitan dalam mengintegrasikan materi matematika dengan konteks kejuruan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui workshop pembelajaran mendalam dan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi pemetaan masalah, dan kerja mandiri terstruktur dalam menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam merancang proyek matematika yang relevan, seperti penggunaan trigonometri pada teknik geospasial. Meskipun terdapat kendala pada aspek kolaborasi antarguru dan keterbatasan waktu, peserta memberikan respon positif terhadap penggunaan AI dalam efisiensi administrasi pembelajaran. Kesimpulannya, workshop ini berhasil membekali guru dengan strategi pedagogis baru yang lebih mendalam dan fungsional untuk menyesuaikan dengan karakter siswa dan tuntutan kurikulum nasional.
Analisis Kognitif Siswa Berdasarkan Kerangka Formulate Employ Interpret pada Soal PISA Level 4 Husnul Khotimah; Mulianah Mulianah; Abdul Rahman; Bernard Bernard
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11101

Abstract

This study aims to analyze students’ difficulties in solving PISA Level 4 equivalent mathematical literacy tasks based on the Formulate, Employ, and Interpret (FEI) processes and to identify scaffolding implications at each stage. A descriptive design with quantitative and qualitative approaches was employed involving 28 ninth-grade junior high school students who worked on four PISA Level 4 equivalent tasks. Quantitative analysis was used to map students’ achievement profiles across the FEI processes, while qualitative analysis examined selected students’ written solution traces. The results indicate that students’ difficulties were most prominent at the formulate stage, as reflected in incomplete mathematical representations, although some students were able to carry out procedures (employ) and obtain correct final answers. Procedural errors and conceptual misconceptions persisted at the employ stage, whereas at the interpret stage students tended to stop at numerical results without adequately relating them to the problem context. These findings suggest that the FEI processes are interconnected and conceptually hierarchical, although they are not always explicitly articulated in students’ written responses, and provide a basis for future action-oriented research aimed at improving instruction and students’ performance in PISA assessments.
Etnomatematika Transportasi Laut: Kajian tentang Aktivitas Matematis Ojek Laut di Pesisir Balikpapan Husnul Khotimah; Suradi Suradi; Rosidah Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3700

Abstract

Belum adanya konteks pembelajaran matematika yang merepresentasikan kekhasan lokal Balikpapan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengungkap aktivitas matematis dan makna budaya yang muncul dalam praktik ojek laut di Pesisir Balikpapan serta menelaah potensinya bagi pembelajaran matematika kontekstual. Kajian ini memadukan perspektif matematika sebagai produk budaya dengan pendekatan yang menjembatani pengetahuan lokal dan pengetahuan ilmiah formal. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnomatematika interpretatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik budaya tersebut. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengemudi ojek laut, kemudian dianalisis berdasarkan alur fenomena budaya, aktivitas matematis, konsep matematis, nilai budaya, serta potensi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ojek laut mengandung aktivitas matematis implisit seperti perhitungan rasio, proporsi, dan estimasi peluang yang lahir dari interaksi ekonomi, alam, dan teknologi. Nilai-nilai budaya seperti keadilan, tanggung jawab, solidaritas, adaptasi teknologi, dan kepedulian ekologis tercermin dalam praktik tersebut dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika untuk menumbuhkan karakter siswa yang jujur, kolaboratif, dan berkesadaran lingkungan. Dengan demikian, etnomatematika maritim tidak hanya memperkaya konteks pembelajaran, tetapi juga memperkuat dimensi humanistik dan moral dalam pendidikan matematika.
Pengembangan Instrumen: Penyebab Rendahnya Minat Siswa untuk Menjadi Guru Matematika Husnul Khotimah; Rifqah Ardiana; Kintan Ika Nuraini; Nurul Hidayah
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 11, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v11i1.1874

Abstract

The choice of profession is a crucial stage in one's career planning and is influenced by various internal and external factors. In the context of the teaching profession, especially mathematics teachers, low student interest is a serious challenge, especially in strategic areas such as Balikpapan City which has an important role in supporting the development of the National Capital City (IKN) of the Archipelago. Based on field observations and questionnaire distribution, it was found that the interest of students in Balikpapan to become mathematics teachers is still very low. This is reflected in the low number of applicants for the Mathematics Education Study Program at Balikpapan University and the minimal number of students who expressed interest in the profession. This study aims to identify and understand the factors that cause low student interest in becoming mathematics teachers. The study was conducted through a literature study of six scientific articles from within and outside the country. The results of the study produced 29 statements that were used to compile the questionnaire instrument. The statements are grouped into 3 predicted indikators, namely internal factors, external factors, and characteristics of the mathematics subject itself.