Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Islamic Financial Management Practices and Business Performance in Small Industrial Companies Abdul Hadi Sirat; Abdul Rahman Jannang
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v5i1.25

Abstract

This study aims to examine the effect of Islamic financial literacy, investment decisions, funding decisions, and working capital on business performance in small halal industries (IK) in Ternate. The respondents involved were 53 IK. This research is quantitative and descriptive. Data was collected using online questionnaires, namely, google forms and interviews. This study uses a simple random sampling technique in producing the research sample. The data analysis technique used multiple regression models and research hypothesis testing. The results showed that the financial literacy of IK owners was moderate and had no effect on business performance. Investment decisions of IK players are relatively good and do not affect business performance. The funding decisions of halal IK actors are rather good and impact business performance. The findings of this study are that working capital is classified as very good and has a positive and significant effect on IK business performance. Furthermore, working capital has a dominant impact on business performance, as seen from the bear value of the t table compared to 3 (three) other variables. This research implies that it can be used as a support for strategic decisions regarding the development of IK in the city of Ternate, that IK owners need to develop financial literacy, investment decisions, and appropriate funding decisions as well as manage the company's working capital effectively and efficiently so that the achievement of business performance is better.
Village Financial Management, Labor Absorption and Village Community Welfare Abdul Hadi Sirat; Abdul Rahman Jannang; Irmawati Tjan
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine and evaluate how village financial management, employment, and community welfare are planned and executed through village funds, and the impact of managing village funds on improving the well-being of rural communities in South Halmahera Regency. The research employs a qualitative method, where researchers conduct interviews with key informants, including village officials, BPD, and community members. Data is collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using a descriptive qualitative method. Results indicate that overall, the management of village funds in South Halmahera Regency is not effective, as evidenced by a lack of community participation in the management process and inadequate administration, reporting, and accountability of village finances. Additionally, village funds are not being utilized to their fullest potential, and there are obstacles such as delays in APBDes approval and submission of accountability reports. The Village Government also needs to improve on informing the community about proper use of village finances. The village financial management also faces challenges in terms of human resource competence, necessary facilities, and access to technology.
Penyuluhan Wakaf Tunai Masyarakat di Kelurahan Foramadiahe Abdul Hadi Sirat; Abdul Rahman Jannang; Mochammad Apriyadi Hadi Sirad
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 2 No. 1 (2022): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v2i1.569

Abstract

Salah satu instrument yang dipandang sangat urgen dan dapat mengetuk rasa empati terhadap kehidupan bermasyarakat kita kepada sesama adalah adanya unsur wakaf.  wakaf dapat dimaksimalkan perannya, niscaya akan dapat menjadi alternative solusi masalah di tengah masyarakat. Wakaf dapat mengurangi kesenjangan antara kaya dan miskin. Wakaf dapat dipandang sebagai jembatan bagi kalangan bawah untuk dapat mengakses resources-resources perekonomian. Ia bersanding sejajar dengan instrumen zakat dalam meminimalisir angka kemiskinan dan pengangguran. wakaf merupakan salah satu amalan ibadah yang termasuk ke dalam amalan jariyah, yaitu amalan yang tak akan terputus nasab atas pahalanya sekalipun orang yang menyedekahkan telah meninggal dunia. Pada kenyataanya walaupun hingga saat ini aturan mengenai sistem perwakafan di Indonesia telah diciptakan, masih saja terdapat beberapa permasalahan mengenai perwakafan yang terjadi. Pengelolaan Wakaf Tunai di Indonesia telah diatur dalam UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf yang menyebutkan bahwa wakif dapat mewakafkan benda bergerak berupa uang melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk oleh menteri. Dalam al-Qur‟an surat Al-Hajj (22): 77 Allah swt berfirman,”...dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.” Dalam ayat ini Allah Swt memerintahkan agar manusia berbuat kebaikan supaya hidup manusia itu bahagia. Dalam ayat lain, al Baqarah (2): 267 Allah Swt berfirman,” ...wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukkmu....” dari  hasil Kegiatan penyuluhan gerakan nasional wakaf tunai pada masyarakat Formadiahi menujukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap wakaf uang adalah sebagian dari mereka menafsirkan wakaf uang merupakan wakaf yang modern dan sangat baik untuk dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Kemudian mereka juga berpendapat wakaf uang adalah ibadah sunnah yang dikeluarkan ke masjid-masjid yang sedang dalam pembangunan atau dalam tahap renopasi. Hampir dari keseluruhan jawaban informan mereka berpendapat bahwa wakaf uang adalah wakaf yang sama dengan infak, dan sedekah. potensi wakaf uang di Kelurahan Foramadian Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate Kota Ternate cukup besar.Kata kunci: Gerakan, Nasional, Wakaf Tunai
Penerapan Marketing Mix dalam Perspektif Islam pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kelurahan Ngade Kota Ternate Abdul Rahman Jannang; Abdul Hadi Sirat; Marwa Marwa
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 2 No. 2 (2022): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v2i2.614

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara, baik itu negara yang sedang berkembang maupun negara yang sudah maju. Usaha pengolahan produk lokal diyakini sebagai salah satu bentuk usaha yang memiliki prospek yang cukup bagus, bahkan dalam kondisi krisis sekalipun. Namun demikian dalam periode yang sama banyak usaha produk lokal tersebut yang gulung tikar, karena tidak mampu mempertahankan jumlah pengunjungnya. Sukses dibidang pengolahan produk lokal tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengunjungnya, tetapi juga ditentukan oleh kemampuan meningkatkan pertumbuhan pelanggannya. Usaha pengolahan produk lokal tersebut merupakan salah satu sektor yang nantinya diharapkan mampu mendukung perkembangan pembangunan daerah dengan cara pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan memperluas lapangan pekerjaan.