Claim Missing Document
Check
Articles

Pembangunan Sistem Informasi Monitoring Pengelolaan Kegiatan Karang Taruna Kecamatan Padalarang Meryana Putri R; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan badan pusat statistik kabupaten Bandung Barat terdapat 10 desa, 216 RW di Kecamatan Padalarang dan setiap RW tersebut telah difasilitasi organisasi lokal yaitu karang taruna. Permasalahan yang sering timbul dalam pelaksanaan monitoring kegiatan karang taruna yaitu kurangnya informasi yang didapatkan oleh karang taruna Kecamatan Padalarang mengenai pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh karang taruna desa. Sehingga pemantauan secara menyeluruh terhadap kegiatan desa karang taruna kecamatan kurang maksimal. Kurangnya pemantauan pada karang taruna desa dan unit mengakibatkan pemerintah kecamatan tidak dapat mengetahui gambaran tingkat pencapaian atau perkembangan dari setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna desa. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang memantau setiap perkembangan karang taruna unit dan desa di Kecamatan Padalarang. Pembuatan perangkat lunak pada penelitian ini menggunakan metode waterfall. Penelitian ini juga menghasilkan sistem yang dapat memonitoring kegiatan serta menghasilkan persentase dari setiap perkembangan karang taruna desa.
Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Desa Cikande Jawa Barat Rima Fitri Juliana; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi di bidang pemerintahan digunakan untuk mengembangkan dan mencapai tujuan suatu pemerintahan. Pemerintah memiliki kewajiban untuk menyediakan pelayanan publik kepada masyarakat gunamembangun kepercayaan, serta memenuhi harapan dan tuntutan seluruh masyarakat. Pelayanan publik terdiri dari pelayanan administrasi, barang dan jasa. Salah satu pelayanan administrasi adalah pelayanan kependudukan yang merupakan hal penting didalam pemerintahan. Data kependudukan yang lengkap dan terbaru merupakan data wajib yang harus dimiliki dan diperhatikan oleh pihak desa yang digunakan sebagai alat kontrol untuk mengetahui perkembangan penduduk. Adanya perubahan informasi data kependudukan karena tingkat kelahiran, kematian dan migrasi penduduk menyebabkan data kependudukan tidak lengkap, sehingga beberapa penduduk tidak dapat menggunakan data kependudukannya untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Proses penanganan pelayanan administrasi tidak berjalan dengan semestinya yang menyebabkan terhambatnya proses penanganan pelayanan sehingga mengakibatkan pelayanan yang diterima oleh masyarakat membutuhkan waktu yang cukup lama. Tidak adanya pemantauan terhadap penanganan proses pelayanan yang mengakibatkan proses penanganan pelayanan tidak sesuai dengan jadwal layanan. Penelitian ini bertujuan membangunsistem informasi yang dapat mengelola data kependudukan dan membantu masyarakat untuk melakukan permintaan pelayanan publik serta memantau proses penanganan pelayanan tersebut.
Pembangunan Sistem Informasi Pengelolaan Bahan Medis Habis Pakai pada Rumah Sakit Swasta di Kota Bogor Aldi Yori Aditya; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan data bahan medis habis pakai pada saat ini memegang peran penting dalam menunjang kegiatan operasional pada rumah sakit, karena bahan medis habis pakaisifatnya hanya sekali pakai dan tidak bisa dipakai berulang kal i untuk pasien yang sama atau pasien berbeda. Pada gudang unit bagian maupun di gudang farmasi rumah sakit ini terdapat proses pencatatan data stok bahan medis habis pakai yang masih terdapat kendala sehingga pengawasan terhadap stok bahan medis habis pakai menjadi kurang efektif, dan kemungkinan terjadinya kehabisan stok bahan medis habis pakai cukup besar, untuk meningkatkan kinerja dari proses pengelolaan data bahan medis habis pakai maka diperlukan suatu sistem informasi yang dapat melakukan pengelolaan data bahan medis habis pakaiyang terintegrasi kepada seluruh unit gudang dalam rumah sakit. Dalam membangun sistem informasi pengelolaan data bahan medis habis pakai ini metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall dan keluaran dari peneliti an ini di antaranya yaitu sistem yang dapat melakukan pencatatan bahan medis habis pakai yang masuk ke gudang farmasi, pencatatan bahan medis habis pakai yang keluar dari gudang farmasi, pengawasan data stok bahan medis habis pakai di setiap gudang, laporan bahan medis habis pakai yang masuk dan laporan bahan medis habis pakai yang keluar sehingga dapat menunjang kegiatan operasional rumah sakit secara efektif.
PEMBANGUNAN SISTEM MANAJEMEN RANTAI PASOK DALAM PROSES PRODUKSI TEH DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III Mawar Nurmaidah; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Faiza Renaldi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.532 KB)

Abstract

PT Perkebunan Nusantara VIII merupakan perusahaan BUMN yang bergerak pada sektor perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman, pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan penjualan komoditi perkebunan. salah satunya adalah produksi teh. dalam proses produksi teh terdapat beberapa proses yang harus dilakukan untuk menghasilkan teh yang siap didistribusikan namun dalam proses produksi seriingkali terjadi maslah yang mengakibatkan berkurangnya bahan yang dibutuhkan selain itu,  masalah yang terjadi  adalah tidak adanya sistem yang saling terhubung antara departemen satu dengan departemen lainnya untuk meminimalisir keterlambatan pengiriman produk akibat masalah yang terjadi pada saat proses produksi sedang berlangsung. Selain itu kepala bagian produksi harus melakukan pengecekan langsung kepada setiap departemen untuk memastikan jumlah barang yang sedang diproduksi sehingga menghambat pekerjaan bagian kepala produksi. Untuk mendukung dan meningkatkan proses produksi maka diperlukan suatu strategi, taktik dan operasional melalui pembangunan sistem informasi yang saling terhubung satu dengan yang lainnya. Yaitu membangun sistem yang menggunakan konsep Managemen Rantai Pasok atau  (SCM) untuk meminimalisir keterlambatan pengiriman. Kata Kunci : sistem; Produksi Teh; Management Rantai Pasok; SCM
Emotion brain-computer interface using wavelet and recurrent neural networks Esmeralda Contessa Djamal; Hamid Fadhilah; Asep Najmurrokhman; Arlisa Wulandari; Faiza Renaldi
International Journal of Advances in Intelligent Informatics Vol 6, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijain.v6i1.432

Abstract

Brain-Computer Interface (BCI) has an intermediate tool that is usually obtained from EEG signal information. This paper proposed the BCI to control a robot simulator based on three emotions for five seconds by extracting a wavelet function in advance with Recurrent Neural Networks (RNN). Emotion is amongst variables of the brain that can be used to move external devices. BCI's success depends on the ability to recognize one person’s emotions by extracting their EEG signals. One method to appropriately recognize EEG signals as a moving signal is wavelet transformation. Wavelet extracted EEG signal into theta, alpha, and beta wave, and consider them as the input of the RNN technique. Connectivity between sequences is accomplished with Long Short-Term Memory (LSTM). The study also compared frequency extraction methods using Fast Fourier Transform (FFT). The results showed that by extracting EEG signals using Wavelet transformations, we could achieve a confident accuracy of 100% for the training data and 70.54% of new data. While the same RNN configuration without pre-processing provided 39% accuracy, even adding FFT would only increase it to 52%. Furthermore, by using features of the frequency filter, we can increase its accuracy from 70.54% to 79.3%. These results showed the importance of selecting features because of RNNs concern to sequenced its inputs. The use of emotional variables is still relevant for instructions on BCI-based external devices, which provide an average computing time of merely 0.235 seconds.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MONITORING KESEHATAN PASIEN TB RAWAT JALAN RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG Miftahul Falah; Faiza Renaldi; Fajri Rakhmat Umbara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.055 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah menjamur dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, teknologi informasi banyak digunakan sebagai media monitoring untuk berbagai kegiatan tidak terkecuali di bidang kesehatan. Manfaat dari teknologi informasi sebagai media monitoring dalam bidang kesehatan dapat membantu pihak rumah sakit untuk mencapai penanganan medis yang lebih baik serta meningkatkan pengambilan keputusan dan perencanaan dalam pelayanan terhadap pasien. Status kesehatan pasien TB rawat jalan yang tidak termonitori oleh pihak rumah sakit, tingginya angka putus berobat (drop out), dan tidak adanya data konsumsi obat yang sudah dilakukan oleh pasien TB rawat jalan sesuai dengan resep yang diberikan dokter mengakibatkan minimnya informasi terhadap status kesehatan pasien TB rawat jalan. Hal tersebut menjadi sebuah tolak ukur dalam keberhasilan layanan pengobatan pasien TB rawat jalan yang disediakan oleh pihak rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memonitor status kesehatan  pasien rawat jalan dengan teknologi sistem informasi, yaitu dengan pembangunan sistem informasi monitoring pasien  yang membuat pihak rumah sakit dapat mengetahui status kesehatan pasien TB rawat jalan setiap harinya, keteraturan konsumsi obat yang dilakukan oleh pasien serta perkembangan kesehatan pasien selama melakukan proses rawat jalan.Kata kunci : pasien tb, rawat jalan sistem informasi monitoring. 
PEMBANGUNAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) PADA PT. SANBE FARMA Ginanjar Rahayu; Faiza Renaldi; Fajri Rakhmat Umbara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.557 KB)

Abstract

Kelangsungan hidup sebuah perusahaan tergantung dari ada atau tidak adanya pembeli, dengan kata lain perusahaan tidak akan memperoleh pendapatan (income) untuk membiayai aktivitasnya. Seorang pelanggan yang puas adalah pelanggan yang mendapatkan value yang lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Customer Relationship Management (CRM) memungkinkan terciptanya kesetiaan pelanggan bukan hanya pada produknya namun juga setia terhadap perusahaan. Customer Relationship Management(CRM) telah diperkenalkan sebagai sistem informasi skala perusahaan. CRM bukan hanya sebuah piranti lunak, melainkan merupakan sebuah strategi bisnis yang mengintegrasikan proses bisnis yang bersentuhan langsung dengan konsumen (pemasaran, penjualan dan pelayanan) dengan pelaku bisnis, proses bisnis dan teknologi pendukung PT. Sanbe Farma merupakan group perusahaan farmasi yang melaksanakan pengembangan formulasi, produksi, dan penjualan produk obat yang aman dan berkualitas tinggi. Dengan banyakanya distributor yang bekerja sama dengan perusahaan pembuat obat lainnya, perusahaan semakin sulit dalam berintraksi dengan  pihak distributor. yang belum sesuai dengan keinginan perusahaan mengakibtkan perusahaan tidaka bisa dalam mempertahankan pelanggan, dan mendapat pelanggan yang baru. selain itu hanya adanya sebagian media komunikasi dari perusahaan kepada konsumen menyebabkan kurangnya belum efektifnya dalam penilaian dan evaluasi terhadap hasil kinerja perusahaan dalam upaya meningkatkan kebutuhan dan keinginan konsumen. Hal tersebut akan menyebabkan kendala dalam pemasaran produk pada PT. Sanbe Farma. Dalam penerapan Customer Relationship Manajement (CRM), dan penyeberan informasi yang tidak efektif membuat customer tidak mengetahui informasi-informasi terbaru mengenai produk baru yang dihasilkan oleh perusahaan, promo yang diadakan oleh perusahaan dan lain-lain.. Pengelolaan data transaksi atau penjualan memudahkan perusahaan menjalain kerjasama ataupun loyalitas terhadap pelanggan, dan menerima setiap keluhan yang dimiliki oleh pelanggan. Penerapan Customer Relationship Management (CRM) di PT. Sanbe Farma dapat meningkatkan kualitas pelayanan untuk konsumennya jika perusahaan membuka jalur komunikasi langsung dengan konsumen atau distributor, dalam penelitian ini akan menghasilkan keluaran berupa laporan agar perusahaan dapat mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya. Kata kunci : customer relationship management (CRM); data transaksi; data penjualan; data barang.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RANTAI PASOKAN DALAM PRODUKSI BARANG DI PT.CISANGKAN PURWAKARTA Dewi Kartika Sari; Faiza Renaldi; Fajri Rakhmat Umbara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.906 KB)

Abstract

PT. Cisangkan ini merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi barang-barang bangunan seperti genteng, batako, paving block, dan sebaginya. Manajemen rantai pasokan untuk produksi disana masih menggunakan sistem konvensional dalam bentuk fisik surat-surat keterangan proses produksi yang nantinya baru direkap dan disimpan dalam media yang terkomputasi. Informasi selama proses produksi yang belum terpusat ini dapat beresiko terjadinya kesalahan dan ketidak akuratan perencanaan produksi, sehingga dapat menimbulkan bertumpuknya produk hasil produksi yang mengharuskan perusahaan memiliki tempat penyimpanan yang besar karena produk dari perusahaan memiliki berat dan bentuk yang memakan tempat untuk penyimpanan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengontrol aktivitas produksi pada perusahaan ini, mengelola data secara terpusat pada setiap proses produksi sehingga seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut dapat mengetahui informasi produksi dengan mudah dan dapat membantu melakukan perencanaan produksi berikutnya. Metode yang digunakan yaitu pendekatan waterfall dan hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasokan dalam Produksi Barang di PT.Cisangkan Purwakarta yang sudah mengintegrasikan keseluruhan data yang berhubungan dengan proses produksi barang.Kata kunci : manajemen rantai pasok,produksi barang, sistem produksi, sistem informasi.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI WAREHOUSE MANAGEMENT SISTEM PADA PT. FEEDMILL INDONESIA Bella Syifa Fauziah; Gunawan Abdillah; Faiza Renaldi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.996 KB)

Abstract

Saat ini perkembangan teknologi informasi sangat berkembang pesat. Teknologi informasi digunakan untuk mempermudah proses kehidupan sehari hari baik untuk perorangan, kelompok ataupun organisasi termasuk didalamnya intansi atau  perusahaan. Salah satunya PT. Feedmill Indonesia yang bergerak di bidang pengolahan pakan ternak. PT. Feedmill ini memiliki banyak cabang dan memiliki banyak gudang didalamnya. Namun saat ini menejemen pergudagan di PT. Feedmill ini masih belum terkelola dengan baik, maka dari itu diperlukan sebuah sistem yang dapat mencatat dan  mengelola data  secara praktis dan tidak membutuhkan proses yang lama. Warehouse management sistem ini merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk mendukung menejemen pergudangan berikut proses rantai pasoknya (supplay chain). Sistem ini diharapkan mampu membantu PT. Feedmill Indonesia dalam tata kelola pergudangan dari mulai pengiriman barang penerimaan barang penyimpanan barang hingga pengambilan barang agar terkelola dengan baik. Kata kunci: pergudangan, supply chain management, warehouse management sistem.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BALAI KESEHATAN LANAL BANDUNG Indah Rachma Melati Y; Tacbir Hendro Pujiantoro; Faiza Renaldi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.525 KB)

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintahan No.25 tahun 1980 dan Permenkes No.922/ MenKes/ X/1993, Apotek adalah suatu tempat tertentu dimana dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran obat kepada masyarakat. Apotek ini sangat berperan penting bagi kesehatan masyarakat umum, sehingga dalam pelayanan kepada masyarakat harus bisa semaksimal mungkin. Pangkalan TNI AL Bandung atau disingkat Lanal Bandung memiliki salah satu tugas pokok antara lain melaksanakan perawatan personil baik pembinaan mental, jasmani, juga memberikan layanan kesehatan bagi prajurit beserta keluarganya maka Lanal Bandung dilengkapi dengan balai kesehatan. Pada proses bisnis yang terdapat di balai tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga pegawai bekerja berkali –kali dalam pembuatan laporan dan pencatatan. Pada bagian farmasi sudah dilengkapi oleh sistem yang dapat membantu pegawai farmasi mengelola obat tetapi sistem ini tidak terintegrasi. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu pegawai dari mulai pendaftaran,poli, pemberian obat sampai pelaporan. Pengembangan  sistem informasi balai kesehatan Lanal  Bandung ini dilakukan dengan pendekatan metodologi pengembangan Waterfall yang memiliki lima fase yaitu identifikasi kebutuhan, perancangan, implementasi, testing, maintenance. Hasil penelitian di Balai Kesehatan Lanal Bandung yaitu sistem informasi di terintegrasi pada tiap tiap bagian mulai dari pendaftaran pasien, pemeriksaan pasien, sampai pemberian obat. pegawai dapat bekerja secara efektif terutama dalam pelaporan, sehingga tidak perlunya pegawai bekerja berkali-kali.Kata Kunci : Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, Balai Kesehatan Lanal Bandung, Sistem Infomasi, Waterfall 
Co-Authors Achmad, Hilman Abdurrahman Adryansyah Adryansyah Agya Java Maulidin Ahmad Yasin, Ahmad Aji Dwi Komara Aji Dwi Komara, Aji Dwi Aldi Yori Aditya Andri Taufiq Andri Taufiq, Andri Andy Setiawan Anggoro, Sigit Arlisa Wulandari Asep Najmurrokhman Astusi, Murwani Eko Ayu, Dyan Putri Bella Syifa Fauziah Cahyono, Edhy Tri Dea Destiani Dewi Kartika Sari Dian Nursantika Djamal, Esmeralda Contesa Erlangi, Fauzan Erlangi, Fauzan Esmeralda C Djamal Esmeralda C Djamal Esmeralda C. Djamal Esmeralda C. Djamal Esmeralda Contessa Djamal Esmeralda Contessa Djamal Fajri Rakhmat Umbara Fikri Nugraha Ginanjar Rahayu Gunawan Abdillah Gunawan Abdillah, Gunawan Hadiana, Asep Id Hamid Fadhilah Hasan Basri Hendro P., Tacbir Hilman Abdurrahman Achmad Indah Rachma Melati Y Irma Santikarama Iwan Ridwan Juliyanto Pratama Kasyidi, Fatan Komarudin, Agus Krisna Mutiara Wati Kusumastuti, Suci Wulandari Liesdiannisa, Mutiara Virgi Lusy Sundary Lusy Sundary, Lusy Martiadi, Raden Harry Maulana Yusuf Abdullah Mawar Nurmaidah Meryana Putri R Miftahul Falah Mutiara Virgi Liesdiannisa Nabilah, Mitamufida Kusuma Nabilah, Mitamufida Kusuma Nurmaidah, Mawar Pradana, Wina Driyan Rahman, Sofyan Fathur Ramdani, Rivan Rediansyah, Tri Rima Fitri Juliana Rizki Wahyuning Damayanti Seffiera Fauziah Septia Wahyuni Siti Rohaeni Soepaat, Rinaldy Virgiawan Soepaat, Rinaldy Virgiawan Suci Wulandari Kusumastuti Tacbir Hendro P Tacbir Hendro Pudjiantoro Tacbir Hendro Pujiantoro Taghsya Izmi Andini Talitha, Nasywa Safa Tri Rediansyah Utami, Meisya Putri Viyani, Ari Okta Wina Witanti Wina Witanti Wina Witanti Winalia Winalia Yoga Utomo Yulison Herry Chrisnanto