Claim Missing Document
Check
Articles

Spoken Word and Speaker Recognition Using MFCC and Multiple Recurrent Neural Networks Yoga Utomo; Esmeralda Contessa Djamal; Fikri Nugraha; Faiza Renaldi
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 7, No 1: EECSI 2020
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eecsi.v7.2059

Abstract

Identification of spoken word and speaker has been featured in many kinds of research. The problem or obstacle that persists is in the pronunciation of a particular word. So it is the noise that causes the difficulty of words to be identified. Furthermore, every human has different pronunciation habits and is influenced by several variables, such as amplitude, frequency, tempo, and rhythmic. This study proposed the identification of spoken sounds by using specific word input to determine the patterns of the speaker and spoken using Mel-frequency Cepstrum Coefficients (MFCC) and Multiple Recurrent Neural Networks (RNN). The Mel coefficient of MFCC is used as an input feature for identifying spoken words and speakers using RNN and Long Short Term Memory (LSTM). Multiple RNN works spoken word and speaker in parallel. The results obtained by multiple RNN have an accuracy of 87.74%, while single RNNs have 80.58% using Adam of new data. In order to test our model computational regularly, the experiment tested K-fold Cross-Validation of datasets for spoken and speakers with an average accuracy of 86.07%, which means the model to be able to learn on the dataset without being affected by the order or selection of test data.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN ROKOK DI PT. NIAGA NUSA ABADI Mutiara Virgi Liesdiannisa; Wina Witanti; Faiza Renaldi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Niaga Nusa Abadi merupakan perusahaan yang bekerjasama dengan PT. Nodjorono Kudus dalam memasarkan jenis rokok. Distribusi dan penjualan dalam hal ini dapat dicapai melalui penerapan konsep Supply Chain Management. Supply Chain Management sesungguhnya bukan merupakan suatu konsep yang baru. Konsep ini menekankan pada pola terpadu yang menyangkut proses aliran produk dari supplier, manufaktur, retailer hingga kepada konsumen. Proses penjualan rokok di PT. Niaga Nusa Abadi ini masih dilakukan dengan cara menawarkan produk secara langsung yaitu mendatangi outlet, toko dan retail,  selain itu dapat melakukan pemesanan melalui taking order. Pada saat sales melakukan kunjungan penjualan ke berbagai tempat, sales membawa dokumen penjualan yang nantinya akan dijadikan sebagai laporan penjualan oleh team leader, bagian gudang, bagian penjualan dan bagian keuangan. Dokumen hasil penjualan yang harus di proses ke beberapa pihak yaitu team leader, bagian gudang, bagian penjualan, dan bagian keuangan mengakibatkan sering terjadinya ketidak sesuaian antara laporan dari ke empat pihak tesebut. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa sistem informasi yang dapat membantu proeses pengelolaan data hasil penjualan yaitu dengan mengintegrasikan data ke beberapa bagian yang terlibat, selain itu penelitian ini menghasilkan sebuah graftk hasil penjualamn untuk mengetahui rokok apa yang paling banyak terjual. Kata kunci: distribusi, penjualan, sistem informasi, supply chain management
SISTEM INFORMASI PUSAT KESEHATAN HEWAN KOTA CIMAHI Suci Wulandari Kusumastuti; Faiza Renaldi; Dian Nursantika
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pusat kesehatan hewan (puskeswan) Kota Cimahi merupakan lembaga kesehatan yang berfokus pada bidang pelayanan kesehatan hewan. Data yang ada pada pusat kesehatan hewan Kota Cimahi seperti data pasien, data rekam medik dan data obat tidak terintegrasi sehingga mengakibatkan terjadinya redundancy  data atau data pasien dan rekam medik ganda, selain itu hal tersebut juga dapat mengakibatkan terjadinya inkonsistensi data atau ketidaksesuaian pada data yang ada pada tiap bagiannya. Tidak adanya informasi secara real-time mengenai ketersediaan stok obat sehingga berakibat pada keterlambatan dalam penanganan pasien dan menyebabkan pelayanan yang diberikan oleh pusat kesehatan hewan Kota Cimahi menjadi kurang optimal, Selain itu kurangnya informasi mengenai tenaga medik hewan di Kota Cimahi menjadi salah satu masalah yang terjadi. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah waterfall terdiri dari tahapan identifiksi kebutuhan, desain, implementasi, pengujian dan dokumentasi. Dengan adanya sistem informasi pusat kesehatan hewan Kota Cimahi. diharapkan dapat mengintegrasikan data pasien, data rekam medik dan data obat yang ada di pusat kesehatan hewan sehingga dapat meminimalisir terjadinya redundancy dan inkonsistensi pada data, memberikan notifikasi ketersedian obat secara real-time dan website yang membantu dalam memberikan informasi mengenai tenaga medik hewan di Kota Cimahi. Kata kunci: Sistem Informasi, Pusat Kesehatan Hewan
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF NASABAH BANK BTN KANTOR CABANG BANDUNG Tri Rediansyah; Faiza Renaldi; Dian Nursantika
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBank Tabungan Negara atau BTN adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. BTN juga melayani Kredit Pemilikan Rumah, yaitu kredit pembelian rumah dengan jaminan berupa rumah itu sendiri. BTN dalam proses menyetujui pemberian kredit melakukan beberapa tahapan yaitu, penerimaan berkas permohonan, penilaian agunan, wawancara, observasi usaha dan akad kredit.  Permasalahan yang terjadi pada bank BTN yaitu pimpinan kesulitan dalam proses pencarian data nasabah secara spesifik berdasarkan alamat, jenis pekerjaan, dan penghasilannya. Selain itu, kesulitan dalam melihat perkembangan presentase jumlah nasabah baik itu nasabah baru atau pun yang bermasalah dan belum ada laporan nasabah dalam bentuk angka dan grafik yang menunjang dalam proses pengambilan keputusan. Sistem informasi eksekutif ini digunakan untuk membantu jajaran eksekutif dalam menentukkan potensi wilayah mana saja yang banyak menggunakan produk dari BTN serta menghasilkan laporan yang dapat dijadikan sebagai bahan kajian kepala cabang dalam pengambilan keputusan. Kata kunci: Bank BTN, Sistem Informasi Eksekutif
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA BANDUNG BARAT Hilman Abdurrahman Achmad; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Faiza Renaldi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDinas komunikasi dan informatika (diskominfo) merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Bandung Barat. Pegawai yang ada diskominfo mempunyai peranan penting, maka dari itu perlu adanya pengelolaan data pegawai agar terjaminnya kinerja pegawai.  Berdasarkan Peraturan Pemerintah Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2000 sistem informasi manajemen kepegawaian menjadi landasan untuk pengelolaan data pegawai yang baik, yang mana pengelolaan data tersebut mampu menangani segala keperluan yang menyangkut tentang kepegawaian. Namun sangat disayangkan pengelolaan data pegawai pada diskominfo masih belum baik mengingat masih terdapat kegiatan adminstratif kepegawaian secara manual meskipun sudah terdapat sistem informasi manajemen kepegawaian akan tetapi kurang memeberikan dampak yang maksimal., Apabila pengelolaan data pegawai tersebut dikelola kurang baik, maka akan menjadi beban permasalahan yang dialami oleh diskominfo khusunya untuk kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki jumlah pegawai kurang lebih 150 pegawai yang tersebar dalam 3 bidang dimana berkas yang dikumpulkan semua pegawai dengan jumlah yang banyak dan harus dikelola dengan baik. Maka dari itu sebuah sistem yang dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan data kepegawaian di diskominfo sangat diperlukan terlebih keluaran yang hasilkan dapat direpresentasikan melalui grafik seperti grafik prestasi kerja pegawai yang akan sangat membantu dalam pengelolaan dalam bidang kepegawaian di diskominfo. Sistem informasi manajemen kepegawaian dalam penelitian ini akan ditekankan pada interaksi yang lebih interaktif dimana pegawai dilibatkan didalam sistem dengan menggunakan metodologi pengembangan perangkat lunak waterfall Kata kunci: Diskominfo, simpeg, Watefall, sistem informasi
Use Case Framework of Computerized Production Monitoring Processes in Textile Industry Irma Santikarama; Faiza Renaldi; Fatan Kasyidi; Agya Java Maulidin
Journal of Applied Informatics and Computing Vol 6 No 1 (2022): July 2022
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v6i1.3977

Abstract

Use cases are a description of system functions resulting from needs analysis and obtained from interviews and observations. In standard practices, this stage is also known as the most time-consuming stage. Although every use case produced in software development is unique, there is always a similarity in its function to systems made previously in other organizations. These similarities are studied to reduce time in the process during the requirements analysis stage. Many studies have built and used a Use Case Framework (UCF) to be used together by software developers. So far, UCF has been owned by the banking industry in mapping use case standards in ATMs, health in standardizing use cases in electronic medical records, libraries in standardizing information retrieval, and mapping processes in crowdfunding. This research adds to the list of the latest UCFs produced, namely in the related textile industry, in standardizing the functions that exist in computer-based production monitoring systems. It is based on the fact that there are many textile companies globally, with more than 1.000 of them are established in Indonesia. This study investigated eight Indonesian textile companies to obtain information data to determine what functions are required, t. The data collection techniques used were interviews and observation. More stages were carried out in this study afterward, namely defining Actor Analysis and Functional Methods, Combining Analysis, Classification of Use Cases, Describing Use Case Scenarios, and Visualizing Frameworks. The data analysis results obtained from each company, we managed to define 10 main use cases, 4 supporting use cases, and four specific use cases. This study’s products can help provide a reference in using case design to create a computer-based textile company monitoring system.
Pemetaan Daerah Asal Mahasiswa Unjani Berbasis WebGis Fatan Kasyidi; Seffiera Fauziah; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v5i1.90

Abstract

Sistem Informasi Geografis merupakan bidang ilmu yang membahas bidang geografis yang bisa diterapkan dalam berbagai bidang institusi, misalnya di bidang kemiliteran, bidang kedokteran, bidang pendidikan hingga bidang pertanian. Manfaat SIG secara umum memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis. Implementasi SIG dalam pendidikan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Pemanfaatan SIG dalam pendidikan diantaranya mengatur data dan informasi yang ditampilkan secara geografis sehingga dapat diketahui sebaran dan pola yang terbentuk serta dapat menginventarisasi infrastruktur pendidikan. Pada sistem PMB Universitas Jenderal Achmad Yani belum memiliki pemetaan yang menjadikan pemrosesan data menjadi lebih lama. Sebelumnya unjani melakukan pengecekan daerah asal mahasiswa berupa tabel saja. Dari persoalan ini, GIS dapat memudahkan dalam membaca data dalam bentuk peta. Hal ini bertujuan untuk mengetahui daerah mana yang kurang mahasiswa yang nantinya bagian PMB bisa mengetahui perencanaan promosi unjani di periode berikutnya dari hasil pemetaan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang memberikan informasi mengenai sebaran mahasiswa tersebut yang berbasis online. Metode yang digunakan untuk pembuatan sistem informasi geografis tersebut adalah metode waterfall. Beberapa pemrograman yang digunakan antara lain PHP dan HTML. Sistem yang dibuat mampu memberi informasi berupa peta sebaran mahasiswa dalam bentuk peta yang berbasis web (WebGIS). Pengujian ini dilakukan dengan User Acceptance test yang memiliki rata-rata kelayakan 76,50%
Sistem Informasi Eksekutif Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Pendekatan Online Analytical Processing Wina Witanti; Faiza Renaldi; Iwan Ridwan
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 1 No 1 (2017): JUMANJI
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.605 KB)

Abstract

Executive Information System (EIS) adalah sebuah konsep untuk menyajikan informasi yang berasal dari data dalam jumlah besar pada sebuah organisasi agar menjadi informasi yang berguna dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Online Analytical Processing (OLAP) dapat melakukan penyaringan data dengan memberikan perintah query dan mengubahnya menjadi informasi yang sesuai dengan kebutuhan. EIS dapat memudahkan manajemen eksekutif perguruan tinggi untuk mendapatkan informasi akademik mahasiswa yang dibutuhkan secara efektif dan efisien tanpa harus melakukan analisis data agar menjadi sebuah informasi.
Perancangan Service Landscape Untuk Sistem Informasi Terpadu Perguruan Tinggi Swasta Menggunakan Service Oriented Architecture Irma Santikarama; Faiza Renaldi
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.646 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.41

Abstract

Pemanfaatkan Teknologi Informasi (TI) dapat memudahkan proses bisnis dalam Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Tantangan kemudian muncul pada saat proses adopsi teknologi yang beragam yang seringkali membuat perubahan pada proses bisnis PTS. Terlebih lagi, pola investasi TI yang bertahap di PTS pun kemudian berbanding lurus dengan pengembangan sistem informasi yang dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan platform yang berbeda-beda, yang menyebabkan PTS kesulitan dalam mengimplementasikan sebuah solusi yang terintegrasi, yang termasuk di dalamnya adalah faktor skalabilitasnya, dimana TI pada PTS harus memperhatikan fleksibilitas TI terhadap perubahan di masa mendatang [1]. Tantangan tersebut di atas, yang bermuara pada integrasi dan fleksibilitas TI pada PTS dapat dijawab dengan menggunakan teknologi berbasis Service Oriented Architecture (SOA). Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan Service Landscape untuk Sistem Informasi Terpadu PTS pada domain akademik dengan menggunakan pendekatan SOA. Service Landscape merupakan gambaran hirarkis service atau layanan yang dikelompokan berdasarkan proses bisnis. Tujuan dari pembuatan service landscape adalah untuk melihat secara utuh kapabilitas layanan yang dibuat untuk sebuah sektor PTS, sehingga dapat mempermudah analisis SOA pada sektor PTS, dalam penelitian ini diperuntukan untuk sektor PTS. Metodologi penelitian yang digunakan adalah DSRM Process Model. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Service Landscape untuk Sistem Informasi Terpadu PTS yang dapat digunakan untuk mempermudah analisis SOA pada PTS dan membantu PTS untuk menentukan service atau layanan apa yang akan dibangun; dan pengembangan perangkat lunak mesin pengolah kuesioner untuk mendukung perancangan service landscape.
Penerapan Mobile Government Pada Monitoring Aktigitas Aparatur Sipil Negara Di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat Asep Id Hadiana; Faiza Renaldi
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.42 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.38

Abstract

The development of mobile and mobile technology has given the Government the opportunity to utilize Mobile Information and Communication Technology (M-ICT) to help facilitate daily administration and to provide better services to citizens, businesses and government institutions through the use of mobile technology. The number of cellular telephone users in Indonesia continues to grow and now it has reached 50.6 million customers. Therefore, the application of m-Government in Indonesia is an interesting material to be studied. There are many forms of services that can be provided by m-Government, one of which is service in government offices for stakeholders of the state civil apparatus. This research takes place in the Office of Communication and Information (Diskominfo), which is one part of the Regional Work Unit (SKPD) in West Bandung Regency, and focuses on the existence of monitoring activities of the State Civil Apparatus (ASN) in the SKPD. ASN always plays an important role in the daily activities of the government bureaucracy, therefore it is necessary to manage employee data in order to achieve quality assurance on employee performance. Diskominfo West Bandung Regency has a number of employees of approximately 150 employees spread in 3 fields. The use of M-Government technology is believed to be able to provide a necessity to resolve the challenges that must be overcome, one of which is the external office / city monitoring of the ASN Diskominfo. This research will build a m-Government application in Diskominfo, West Bandung Regency to monitor the activities of the state civil apparatus (ASN), which uses smart cellphones based on Android as its media.
Co-Authors Achmad, Hilman Abdurrahman Adryansyah Adryansyah Agya Java Maulidin Ahmad Yasin, Ahmad Aji Dwi Komara Aji Dwi Komara, Aji Dwi Aldi Yori Aditya Andri Taufiq Andri Taufiq, Andri Andy Setiawan Anggoro, Sigit Arlisa Wulandari Asep Najmurrokhman Astusi, Murwani Eko Ayu, Dyan Putri Bella Syifa Fauziah Cahyono, Edhy Tri Dea Destiani Dewi Kartika Sari Dian Nursantika Djamal, Esmeralda Contesa Erlangi, Fauzan Erlangi, Fauzan Esmeralda C Djamal Esmeralda C Djamal Esmeralda C. Djamal Esmeralda C. Djamal Esmeralda Contessa Djamal Esmeralda Contessa Djamal Fajri Rakhmat Umbara Fikri Nugraha Ginanjar Rahayu Gunawan Abdillah Gunawan Abdillah, Gunawan Hadiana, Asep Id Hamid Fadhilah Hasan Basri Hendro P., Tacbir Hilman Abdurrahman Achmad Indah Rachma Melati Y Irma Santikarama Iwan Ridwan Juliyanto Pratama Kasyidi, Fatan Komarudin, Agus Krisna Mutiara Wati Kusumastuti, Suci Wulandari Liesdiannisa, Mutiara Virgi Lusy Sundary Lusy Sundary, Lusy Martiadi, Raden Harry Maulana Yusuf Abdullah Mawar Nurmaidah Meryana Putri R Miftahul Falah Mutiara Virgi Liesdiannisa Nabilah, Mitamufida Kusuma Nabilah, Mitamufida Kusuma Nurmaidah, Mawar Pradana, Wina Driyan Rahman, Sofyan Fathur Ramdani, Rivan Rediansyah, Tri Rima Fitri Juliana Rizki Wahyuning Damayanti Seffiera Fauziah Septia Wahyuni Siti Rohaeni Soepaat, Rinaldy Virgiawan Soepaat, Rinaldy Virgiawan Suci Wulandari Kusumastuti Tacbir Hendro P Tacbir Hendro Pudjiantoro Tacbir Hendro Pujiantoro Taghsya Izmi Andini Talitha, Nasywa Safa Tri Rediansyah Utami, Meisya Putri Viyani, Ari Okta Wina Witanti Wina Witanti Wina Witanti Winalia Winalia Yoga Utomo Yulison Herry Chrisnanto