Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Petugas Panwaslu Dengan Metode AHP Di Kabupaten Mojokerto Imam Shafi’i; Luki Ardiantoro; Sugianto Sugianto
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah Badan Pengawas Pemilihan Umum akan berhati-hati dalam menyeleksi calon petugas panwaslu yang nantinya akan menjadi petugas panwaslu di Kabupaten Mojokerto tersebut. Kesalahan dalam memilih seorang petugas panwaslu tentunya akan membawa pengaruh negatif bagi kinerja petugas tersebut. Selain menilai pada kemapuan teknis, Bawaslu juga perlu melakukan penilaian kepribadian terhadap calon petugas panwaslu. Oleh karena itu diperlukan metode yang sistematis dan seleksi yang tepat dalam pemilihan calon petugas panwaslu. Penelitian ini menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Sistem melakukan penilaian terhadap pembobotan kriteria calon petugas panwaslu, diasumsikan mencakup kriteria-kriteria antara lain : kejujuran, loyalitas, motivasi, percaya diri dan adaptasi atau kerjasama. Sistem akan melakukan analisis dan penilaian terhadap hasil tes pembobotan kriteria calon petugas panwaslu. Hasil penelitian ini adalah model sistem pendukung keputusan seleksi calon petugas panwaslu berdasar hasil tes pembobotan kriteria, sehingga pemilihan calon petugas panwaslu yang tepat untuk menjadi petugas panwaslu Kabupaten Mojokerto sesuai dengan posisi yang dibutuhkan Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Melalui pengujian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa sistem layak digunakan bagi user dan dinyatakan baik serta siap untuk diaplikasikan.
PENYULUHAN AKTIVITAS KEBERSIHAN UNTUK KENYAMANAN BELAJAR BAGI SISWA SMP NEGERI KUNJOROWESI, KAB. MOJOKERTO Luki Ardiantoro; Moh. Muslimin; Andhika C. Putra; Ahmad Syaifuddin; Wahyu P. Indarwati; Widya Ayu K.; Yensi K.S
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.114

Abstract

Budaya kebersihan merupakan salah satu ciri masyarkat modern. Oleh karena itu mengajarkan budaya sejak usia dini, bagi masyarakat Indonesia terutama di daerah terpencil menjadi salah satu upaya yang patut ditempuh agar bisa membentuk karakter masyarakat yang peduli dengan kebersihan. SMP Negeri 3 Satu Atap Ngoro adalah salah satu sekolah di daerah terpencil, dengan perilaku siswa (masyarakat) yang belum terbiasa membuang sampah pada tempat yang disediakan. Metode yang ditempuh adalah sosialisasi untuk pemahaman kepada siswa, memberikan contoh, menyiapkan sarana, memberikan fasilitas, sehingga membiasakan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini diharapkan dapat ditularkan saat siswa sudah pulang ke rumah. Dengan demikian terjadi model pendidikan partisipatif, untuk mempengaruhi masyarakat yang lebih luas. Tahapan yang dilakukan adalah sosialiasi jumat bersih, kampanye kebersihan setiap pagi, serta game tentang kebersihan. Hasil yang diharapkan membentuk budaya bersih di masyarakat. Lokasi yang dipiliih adalah Desa Kunjorowesi, di kaki Gunung Penanggungan, Mojokerto.
Pendampingan Penerapan Teknologi Hand Tractor Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian Kelompok Tani Desa Sidomulyo Achmad Rijanto; Suesthi Rahayuningsih; Luki Ardiantoro
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 8 : September (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The partner for community service activities within the scope of Community Partnership Empowerment was the Farmers Group with the name Margo Rukun Farmers Group which was located in Seno hamlet, Sidomulyo village, Mojokerto district, East Java province. The partner location was approximately 3.7 km to the east of the Majapahit Islamic University. The problem faced by partners in the production sector was that partners still do not have agricultural machinery in the form of hand tractors, so partners are forced to rent hand tractors when cultivating agricultural land. This increases the burden on production costs, which results in higher production costs. The solution implemented was to provide a grant for 1 unit of hand tractor and provide knowledge and skills on how to operate a hand tractor. The method used in this service activity was providing assistance to farmer groups in the form of providing a grant of 1 unit of hand tractor and providing knowledge and skills on how to operate a hand tractor. The results of this community service activity were that 1) the partner has 1 additional agricultural machine tool asset in the form of a hand tractor, 2) the partner has additional knowledge and skills on how to operate a hand tractor, and 3) the partner does not need to pay rental fees for hand tractors, so that production costs decrease. With these three efforts, the agricultural production of farmer groups has increased.