p-Index From 2021 - 2026
4.117
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi MediaTor: Jurnal Komunikasi Jurnal KOMUNIKA Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Urban Society´s Arts Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Channel : Jurnal Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Sosioteknologi Jurnal Kesehatan Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal The Messenger Nomosleca ProTVF KOMUNIKA Panggung Jurnal Studi Komunikasi Jurnal Berkala Kesehatan Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Semiotika: Jurnal Komunikasi Jurnal Profetik Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Trias Politika Atrat: Jurnal Seni Rupa Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Signal Mamangan Social Science Journal Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi West Science Social and Humanities Studies Comdent: Communication Student Journal Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal Panggung
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Comdent: Communication Student Journal

Pengalaman menonton ulang: Studi fenomenologi terhadap mahasiswa Universitas Padjadjaran dan Universitas Gadjah Mada Rahmania, Nadia Alifa; Indriani, Sri Seti; Prasanti, Ditha
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 1 (2023): Mei 2023 - Oktober 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i1.45710

Abstract

Latar Belakang: Menonton ulang film atau serial yang sudah pernah ditonton sebelumnya ternyata merupakan hal yang biasa dilakukan oleh sebagian orang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tema-tema dalam proses menonton ulang film atau serial yang dilakukan oleh mahasiswa dan mengetahui motif mahasiswa menonton ulang film atau film serial. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap enam mahasiswa yang berasal dari dua universitas yang berbeda, yaitu Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Pemilihan informan ini didasari dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan model analisis data kualitatif dari Cresswell. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman menonton ulang film atau serial tidak sepenuhnya bersifat repetitif. Film yang di tonton tidak hanya film favorit tetapi juga film yang sedang hype dan juga film serial dengan spesifikasi tertentu. Sementara itu, motif penyebab menonton ulang film atau serial favorit adalah: (1) Perasaan diri sendiri saat sebelum kegiatan dilakukan; (2) Berkaitan dengan aspek yang ada di objek (film/serial); dan (3) Faktor eksternal. Sementara itu, motif tujuan menonton ulang film atau serial favorit adalah: (1) Untuk mencapai perasaan tertentu pada diri sendiri; (2) Untuk mencapai sesuatu yang berasal dari objek (film/serial); dan (3) Untuk menghindari perasaan kecewa jika menonton film/serial baru.
Analisis resepsi dampak negatif media sosial dalam film The Social Dilemma Yogayama, Alwi Johan; Indriani, Sri Seti; Syuderajat, Fajar
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.46325

Abstract

Latar Belakang: Selain mempermudah pekerjaan manusia, media sosial juga memiliki dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan, seperti menimbulkan perasaan cemas, takut, hingga depresi. Salah satu film yang membahas mengenai dampak negatif media sosial adalah film dokumenter berjudul The Social Dilemma yang disutradarai oleh Jeff Orlowski. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak terkait dampak negatif media sosial terkait kesehatan mental pada remaja dalam film The Social Dilemma. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori analisis resepsi Encoding-Decoding Stuart Hall. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Jatinangor. Informan dipilih berdasar tingkat adiksi media sosial. Hasil: Melalui proses analisis wawancara produsen, tercipta makna dalam adegan yang dipilih bahwa: media sosial didesain untuk membuat penggunanya ketagihan; media sosial menjauhkan kita dari keluarga; seorang akan bosan tanpa media sosial; semakin dilarang menggunakan media sosial, rasa ingin menggunakannya juga semakin tinggi, dan Media sosial menghilangkan identitas dan jati diri remaja. Hasil juga menunjukkan pembacaan yang bervariasi, terdapat 19 pembacaan posisi dominan, 5 pembacaan oposisi, dan 11 pembacaan negosisasi. Beberapa dari mereka yang memilih posisi negosiasi atau oposisi berpendapat sama seperti Mansell bahwa meski sulit, individu memiliki kekuatan untuk tidak terpengaruh media sosial. Sesuai dengan asumsi teori Encoding-Decoding Stuart Hall, perbedaan penerimaan pesan disebabkan oleh latar belakang dan pengalaman individu yang juga berbeda-beda.