Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN STUDI ETNOBOTANI DAN KONSERVASI TANAMAN OBAT BERBASIS KEANEKARAGAMAN HAYATI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KONSERVASI BAGI MASYARAKAT DI DUSUN BATU KATAK KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT Sumarny Tridelpina Purba; Sonya Oktapia Gultom Gultom; Ali Akbar Damanik; Ika Rosenta Purba Purba; Salome Rajagukguk; Fenny Mustika Piliang; Marlindoaman Saragih; M Komarul Huda; Risjunardi Damanik; Dian Perayanti Sinaga; Thiur Dianti Siboro; Irwan Lihardo Hulu; Fathur Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/54nwga35

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara “megabiodiversity” dengan keanekaragaman jenis tanaman dan hewan yang sangat tinggi. Indonesia memiliki sekitar 80% dari total spesies tumbuhan berkhasiat obat yang ada di dunia. Upaya pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum, tetapi juga dilakukan oleh pemerintah. Pengobatan tradisional berasal dari bahan alami yang lebih murah dengan bahan baku yang mudah didapatkan. Di sisi lain, kearifan lokal pada komunitas tertentu memungkinkan masyarakat memanfaatkan obat tradisional. Potensi tanaman obat yang terdapat di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser tepatnya di Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Potensi tanaman obat yang terdapat di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser tepatnya di Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat sangat banyak. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan lahan sebagai upaya pendidikan konservasi masyarakat sekitar yang berwawasan konservasi. Salah satu cara pemanfaatan lahan adalah dengan taman TOGA. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sebagai sarana pendidikan konservasi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dikembangkan menjadi kegiatan yang sinergis sehingga diharapkan dampaknya akan lebih optimal terhadap masayarakat. Kegiatan dilaksanakn melalui penyuluhan dan pelatihan dengan ceramah dan praktek
Pengembangan Taman Literasi Berbasis Ban Bekas Untuk Meningkatkan Keterlibatan Membaca Anak Pada Lingkungan Panti Asuhan Thiur Dianti Siboro; Sumarny Tridelpina Purba; Dian Perayanti Sinaga; Irwan Lihardo Hulu; Risjunardi Damanik; Fenny Mustika Piliang; Salome Rajagukguk; Marlindoaman Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/sp14gh96

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan taman literasi berbahan ban bekas sebagai sarana meningkatkan aktivitas membaca anak di Panti Asuhan GBKP Sibolangit. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8–10 Maret 2025 dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Simalungun. Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan fasilitas literasi serta rendahnya minat membaca anak di lingkungan panti asuhan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pelaksanaan, dan evaluasi. Ban bekas dimanfaatkan menjadi sarana literasi seperti kursi, meja, dan rak buku yang disusun menjadi taman literasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat membaca, partisipasi dalam kegiatan literasi, serta pemanfaatan fasilitas yang tersedia, dengan seluruh indikator melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini mendorong keterlibatan anak dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kesadaran terhadap pemanfaatan lingkungan melalui penggunaan bahan daur ulang. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan melalui pengembangan model literasi sederhana yang dapat diterapkan pada lembaga sosial dengan kondisi serupa