Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGGUNAAN SISTEM KONTROL KINCIR AIR OTOMATIS UNTUK TAMBAK UDANG DI DESA PEMATANG GUNTUNG Noorly Evalina; Faisal Irsan Pasaribu; Abdul Azis; Arfis A; Indra Roza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3432-3437

Abstract

Kualitas air yang baik sangat dibutuhkan pada usaha budidaya udang vanamei di desa Pematang Guntung, kualitas air yang buruk akan mengakibatkan kegagalan panen atau udang yang dibudidayakan akan mati, untuk menghasilkan kualitas air yang baik petani tambak menggunakan kincir air, khusus untuk udang yang berumur 1 – 25 hari petani tambak membutuhkan kincir air  yang bekerja selama 3 jam dan tidk bekerja selama 1 jam demikian terus menerus, permasalahan yang dialami petani tambak adalah petani tambak masih mengoperasikan kincir air secara manual, apabila petani tambak sebagai operator lupa untuk menghidupkan kincir air sesuai jadwal ditentukan akan mengakibatkan kualitas air jelek dan udang akan mati, dan jika petani tambak lupa mematikan kincir air akan mengakibatkan motor induksi yang digunakan dan kincir air panas yang bisa berakibat kerusakan motor. tim pengabdian mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan petani tambak dengan menggunakan alat kontrol otomatis kincir air yang dirancang berdasarkan waktu sehingga kincir air dapat beroperasi hidup dan mati berdasarkan setting waktu yang ditentukan secara otomatis, penggunaan alat ini akan mengurangi kelalaian dari operator dalam hal ini petani tambak sehingga motor induksi dan kincir air yang digunakan terhindar dari panas yang berlebih dan kualitas air tambak udang baik. keberhasilan pengabdian yang dilaksanakan  dibuktikan dengan kemampuan petani tambak memasang dan menggunakan alat kontrol kincir air otomatis pada tambak udang yang beroperasi berdasarkan waktu dimana kincir air bekerja selama 3 jam dan berhenti bekerja selama 1 jam.
Mechanical Characterization and Thermal Insulation Potential of Hybrid Composites for Energy-Efficient Roofing Applications Arfis Amiruddin; Partaonan Harahap, ST.,M.T UMSU
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13366

Abstract

This study aims to investigate the mechanical properties and thermal insulation potential of hybrid composites reinforced with palm fiber (ijuk) and durian peel fiber for energy-efficient roofing applications. From an electrical engineering perspective, roofing materials play a crucial role in building energy systems, as they influence heat transfer and the operational load of Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) systems.The composites were fabricated using polyester resin with composition variations of 60/20/20, 70/15/15, 80/10/10, and 90/5/5 through the hand lay-up method. An alkali treatment using 1% NaOH was applied to enhance interfacial bonding between the fibers and the matrix. Mechanical testing was conducted using a Universal Testing Machine (UTM) in accordance with ASTM D695 standards. The results indicate that the 60/20/20 composition exhibited the highest compressive strength of 9.444 MPa, along with the most consistent overall performance. Thermal analysis revealed that the developed composites possess lower thermal conductivity compared to conventional roofing materials, enabling a reduction in heat transfer of up to 28%. In the context of building energy systems, this reduction contributes to decreased cooling loads and lowers HVAC electricity consumption by approximately 669.6 kWh per year. These findings suggest that natural fiber-based hybrid composites have strong potential as multifunctional roofing materials that integrate mechanical strength with energy efficiency in electrically driven building systems.
IMPLEMENTASI ALAT PENYIRAM TANAMAN CABAI OTOMATIS BERBASIS TENAGA SURYA Noorly Evalina; Partaonan Harahap; Faisal Irsan Pasaribu; Arfis A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Tanaman cabai merah  adalah tumbuhan perdu yang berkayu, dan buahnya berasa pedas. Cabai merah termasuk tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan. Tanah dalam keadaan lembap tetapi tidak becek sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai merah. Penyiraman tanaman cabai masih dilakukan secara manual oleh petani. Letak lahan yang jauh dari rumah  atau adanya keperluan lain yang mengakibatkan penyiraman cabai tidak teratur.Tim pengabdian mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan penyiraman tanaman cabai. Karena jarak lahan pertanian jauh dari jaringan listrik, maka digunakanlah panel surya sebagai sumber energi untuk menggantikan energi fosil. Pada lahan pertanian cabai, cahaya matahari berlimpah sehingga panel surya dapat menerima energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik sebagai sumber energi bagi berbagai alat pertanian. Solar panel 50 WP monocrystalline mampu  menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Tegangan yang dihasilkan panel surya rata-rata 20,40 volt. Lama pengisian baterai adalah 6 jam 19 menit, dan berdasarkan hasil pengujian di lapangan, baterai dapat bertahan bekerja selama 4 jam. Baterai mengirimkan energi pada  Arduino untuk memerintahkan RTC menyiram tanaman pada jam 10.00 dan 16.00 WIB untuk mengontrol kelembapan tanah. Arduino juga memerintahkan pompa air untuk memompa air dan mengirimkan air ke lahan pertanian sehingga kelembapan tanah dapat terjaga.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOFLOK PADA BUDIDAYA LELE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT arfis amiruddin; Zulkifli Siregar; sri asfiati; indra yani; Noorly Evalina; Partaonan Harahap
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i4.69661

Abstract

Teknologi bioflok merupakan salah satu inovasi dalam sistem budidaya ikan yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas air, serta mengurangi ketergantungan terhadap pakan buatan. Dalam konteks budidaya ikan lele, teknologi ini terbukti efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi ekonomi masyarakat pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem bioflok terhadap kualitas air, pertumbuhan ikan, efisiensi pakan, serta dampaknya terhadap ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi bioflok mampu menurunkan kadar amonia, nitrit, dan kekeruhan air secara signifikan, sekaligus meningkatkan kandungan oksigen terlarut. Ikan lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok menunjukkan peningkatan pertumbuhan bobot hingga 33%, penurunan rasio konversi pakan (FCR) sebesar 25%, serta peningkatan tingkat kelangsungan hidup mencapai 95%. Selain itu, biaya pakan dapat ditekan hingga 30–40% dan produktivitas meningkat hingga 47%. Penerapan teknologi bioflok tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dengan menjamin ketersediaan sumber protein hewani yang berkelanjutan dan terjangkau bagi masyarakat. Kata Kunci: Teknologi Bioflok, Budidaya Lele, Efisiensi Pakan, Ketahanan Pangan.
Penggunaan Inverter 3G3MX2 Untuk Merubah Kecepatan Putar Motor Induksi 3 Phasa Zulfikar Zulfikar; Noorly Evalina; Arfis A.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 2 (2019): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v4i2.1622

Abstract

Motor  induksi  adalah  motor  yang  paling  banyak  di  gunakan  saat  ini, karena memiliki konstruksi yang sederhana, relatif murah, lebih ringan dan memiliki efisiensi yang tinggi serta mudah dalam pemeliharaannya di bandingkan dengan  motor  DC.  Namun  dalam  hal  pengaturan  kecepatan  dan  torsi  motor induksi bukanlah suatu permasalahan yang mudah untuk di lakukan. Pengaturan putaran motor induksi dapat dilakukan dengan menggunakan inverter 3G3MX2 dengan merubah arus, tegangan, daya dan frekuensi. Penelitian ini menganalisis karakteristik kerja dari arus, tegangan, daya, frekuensi dan kecepatan putaran motor induksi,  Berdasarkan hasil penelitian bahwa ketika tegangan dinaikkan maka frekuensi akan semakin besar dan putaran akan semakin cepat.Bila frekuensi diubah lebih besar maka daya yang terukur juga akan semakin besar dan putaran yang dihasilkan akan semakin cepat.
Mechanical Characterization and Thermal Insulation Potential of Hybrid Composites for Energy-Efficient Roofing Applications Arfis Amiruddin; Partaonan Harahap, ST.,M.T UMSU
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13366

Abstract

This study aims to investigate the mechanical properties and thermal insulation potential of hybrid composites reinforced with palm fiber (ijuk) and durian peel fiber for energy-efficient roofing applications. From an electrical engineering perspective, roofing materials play a crucial role in building energy systems, as they influence heat transfer and the operational load of Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) systems.The composites were fabricated using polyester resin with composition variations of 60/20/20, 70/15/15, 80/10/10, and 90/5/5 through the hand lay-up method. An alkali treatment using 1% NaOH was applied to enhance interfacial bonding between the fibers and the matrix. Mechanical testing was conducted using a Universal Testing Machine (UTM) in accordance with ASTM D695 standards. The results indicate that the 60/20/20 composition exhibited the highest compressive strength of 9.444 MPa, along with the most consistent overall performance. Thermal analysis revealed that the developed composites possess lower thermal conductivity compared to conventional roofing materials, enabling a reduction in heat transfer of up to 28%. In the context of building energy systems, this reduction contributes to decreased cooling loads and lowers HVAC electricity consumption by approximately 669.6 kWh per year. These findings suggest that natural fiber-based hybrid composites have strong potential as multifunctional roofing materials that integrate mechanical strength with energy efficiency in electrically driven building systems.
KARAKTERISTIK PENUMPANG DENGAN KAPASITAS ANGKUT KERETA API JURUSAN MEDAN “ RANTAU PRAPAT Tri Rahayu; Arfis A; Indrayani Indrayani; Syafriman Syafriman
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 2 (2021): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i2 DES.31589

Abstract

Menurut data yang diperoleh dari pihak PT. Kereta Api (Persero) ini menunjukkan bahwa tiap tahunnya jumlah penumpang kereta api terus meningkat. Penumpang Kereta Api Sribilah Jurusan Medan “ Rantau Prapat 59 % menyatakan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api kadang-kadang tepat waktu yang telah ditentukan. 50 % responden menyatakan maksud perjalanan penumpang adalah dalam rangka pulang kampung/mudik. Frekuensi penumpang yang menggunakan jasa kereta api saat bepergian tiap bulannya sebanyak kurang dari 3 kali adalah 76 % dari jumlah responden. 57 % responden menyatakan pekerjaan terbanyak sebagai pelajar/mahasiswa. Untuk tingkat keamanan penumpang selama menggunakan jasa kereta api 52 % responden menyatakan aman saat bepergian menggunakan kereta api dengan alasan resiko kecelakaan kecil. Dan untuk tingkat kenyamanan penumpang kereta api 98 % responden menyatakan  merasa cukup nyaman saat menggunakan Kereta Api dengan alasan yang beragam.Kata Kunci: Kereta Api Sribilah, Medan - Rantau Prapat, Minat dan Karakteristik, PenumpangABSTRACT According to data obtained from the PT. Kereta Api (Persero) shows that every year the number of train passengers continues to increase. 59% of passengers on the Sribilah Train, Medan - Rantau Prapat, stated that the departure and arrival schedules of trains were sometimes on time. 50% of respondents stated that the purpose of the passenger trip was to return home/homecoming. The frequency of passengers who use train services when traveling less than 3 times is 76% of the total respondents. 57% of respondents stated that most of the work as students. For the level of safety of passengers while using train services, 52% of respondents said it was safe when traveling by train by reason of the risk of a small accident. And for the comfort level of train passengers, 98% of respondents stated that they felt quite comfortable when using the train for various reasons.Keywords: Interests and Characteristics, Medan - Rantau Prapat, Passengers, Sribilah Train
OPTIMASI PROSES BUBUT CNC PADA ALUMINIUM 7075 UNTUK HASIL PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI-GREY RELATIONAL ANALYSIS Arfis A; Mulia Mulia; Fadlah Sinurat; Tomi Abdilah
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i1.1182

Abstract

This research focuses on optimizing CNC turning parameters to achieve the best surface quality on Aluminum 7075 material. Surface quality, measured by surface roughness (Ra), is the primary target, while material removal rate (MRR) is considered as a supporting factor to maintain productivity. The Taguchi L9 method was used to design experiments by varying three key parameters: cutting speed (Vc), feed rate (f), and depth of cut (ap). Each parameter combination was tested, and the responses in the form of Ra and MRR values were recorded. To address the conflict between surface quality and productivity, multi-response analysis was conducted using the Grey Relational Analysis (GRA) technique. This method combines both responses into a single performance indicator, the grey relational grade (GRG), enabling comprehensive determination of optimal parameters. The analysis results show that the optimal combination is achieved at high cutting speed, low feed rate, and medium depth of cut. This setting significantly reduced surface roughness by 31.2% compared to the initial parameters while maintaining MRR at an acceptable level. Analysis of variance (ANOVA) confirmed that cutting speed is the most dominant factor (67.3% contribution) affecting the surface quality of the turning results. This research provides an effective and systematic parameter recommendation for improving final product quality in precision manufacturing processes.
Greenhouse Cerdas dengan Kontrol Suhu Otomatis Berbasis IoT In Kecamatan Sunggal Yunita Pane; Wiwin Nurzanah; Irma Dewi; Arfis A; Togar Timoteus Gultom; Fadlah Sinurat; Mulia Mulia
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.810

Abstract

p Perkembangan pertanian presisi di Indonesia masih terkendala oleh mahalnya biaya sistem kontrol lingkungan greenhouse konvensional dan ketergantungan pada pengawasan manual Penelitian ini mengembangkan greenhouse cerdas berbasis IoT dengan struktur bambu termodifikasi nano silika dan sistem kontrol adaptif untuk mengoptimalkan produktivitas tanaman hortikultura di Kecamatan Sunggal Sumatera Utara Hasil eksperimen menunjukkan bahwa prototipe ini berhasil mempertahankan kondisi mikroklimat optimal suhu 26 5 1 2 C kelembapan 70 5 Persen dengan konsumsi energi hanya 38 5 watt melalui integrasi panel surya 150Wp Treatment nano silika 7 Persen meningkatkan ketahanan struktural bambu terhadap kelembapan sebesar 47 Persen dan mengurangi biaya material 35 Persen dibanding konstruksi baja Implementasi lapangan pada tanaman tomat menunjukkan peningkatan hasil panen 40 4 Persen 7 3 kg m dengan kualitas buah lebih baik kadar gula 5 6 Brix Analisis ekonomi mengungkap kelayakan implementasi dengan ROI 28 7 Persen dan periode pengembalian modal 3 5 tahun menjadikannya solusi berkelanjutan untuk pertanian presisi di daerah tropis p