Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGGUNAAN SISTEM KONTROL KINCIR AIR OTOMATIS UNTUK TAMBAK UDANG DI DESA PEMATANG GUNTUNG Noorly Evalina; Faisal Irsan Pasaribu; Abdul Azis; Arfis A; Indra Roza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3432-3437

Abstract

Kualitas air yang baik sangat dibutuhkan pada usaha budidaya udang vanamei di desa Pematang Guntung, kualitas air yang buruk akan mengakibatkan kegagalan panen atau udang yang dibudidayakan akan mati, untuk menghasilkan kualitas air yang baik petani tambak menggunakan kincir air, khusus untuk udang yang berumur 1 – 25 hari petani tambak membutuhkan kincir air  yang bekerja selama 3 jam dan tidk bekerja selama 1 jam demikian terus menerus, permasalahan yang dialami petani tambak adalah petani tambak masih mengoperasikan kincir air secara manual, apabila petani tambak sebagai operator lupa untuk menghidupkan kincir air sesuai jadwal ditentukan akan mengakibatkan kualitas air jelek dan udang akan mati, dan jika petani tambak lupa mematikan kincir air akan mengakibatkan motor induksi yang digunakan dan kincir air panas yang bisa berakibat kerusakan motor. tim pengabdian mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan petani tambak dengan menggunakan alat kontrol otomatis kincir air yang dirancang berdasarkan waktu sehingga kincir air dapat beroperasi hidup dan mati berdasarkan setting waktu yang ditentukan secara otomatis, penggunaan alat ini akan mengurangi kelalaian dari operator dalam hal ini petani tambak sehingga motor induksi dan kincir air yang digunakan terhindar dari panas yang berlebih dan kualitas air tambak udang baik. keberhasilan pengabdian yang dilaksanakan  dibuktikan dengan kemampuan petani tambak memasang dan menggunakan alat kontrol kincir air otomatis pada tambak udang yang beroperasi berdasarkan waktu dimana kincir air bekerja selama 3 jam dan berhenti bekerja selama 1 jam.
Mechanical Characterization and Thermal Insulation Potential of Hybrid Composites for Energy-Efficient Roofing Applications Arfis Amiruddin; Partaonan Harahap, ST.,M.T UMSU
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13366

Abstract

This study aims to investigate the mechanical properties and thermal insulation potential of hybrid composites reinforced with palm fiber (ijuk) and durian peel fiber for energy-efficient roofing applications. From an electrical engineering perspective, roofing materials play a crucial role in building energy systems, as they influence heat transfer and the operational load of Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) systems.The composites were fabricated using polyester resin with composition variations of 60/20/20, 70/15/15, 80/10/10, and 90/5/5 through the hand lay-up method. An alkali treatment using 1% NaOH was applied to enhance interfacial bonding between the fibers and the matrix. Mechanical testing was conducted using a Universal Testing Machine (UTM) in accordance with ASTM D695 standards. The results indicate that the 60/20/20 composition exhibited the highest compressive strength of 9.444 MPa, along with the most consistent overall performance. Thermal analysis revealed that the developed composites possess lower thermal conductivity compared to conventional roofing materials, enabling a reduction in heat transfer of up to 28%. In the context of building energy systems, this reduction contributes to decreased cooling loads and lowers HVAC electricity consumption by approximately 669.6 kWh per year. These findings suggest that natural fiber-based hybrid composites have strong potential as multifunctional roofing materials that integrate mechanical strength with energy efficiency in electrically driven building systems.
IMPLEMENTASI ALAT PENYIRAM TANAMAN CABAI OTOMATIS BERBASIS TENAGA SURYA Noorly Evalina; Partaonan Harahap; Faisal Irsan Pasaribu; Arfis A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Tanaman cabai merah  adalah tumbuhan perdu yang berkayu, dan buahnya berasa pedas. Cabai merah termasuk tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan. Tanah dalam keadaan lembap tetapi tidak becek sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai merah. Penyiraman tanaman cabai masih dilakukan secara manual oleh petani. Letak lahan yang jauh dari rumah  atau adanya keperluan lain yang mengakibatkan penyiraman cabai tidak teratur.Tim pengabdian mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan penyiraman tanaman cabai. Karena jarak lahan pertanian jauh dari jaringan listrik, maka digunakanlah panel surya sebagai sumber energi untuk menggantikan energi fosil. Pada lahan pertanian cabai, cahaya matahari berlimpah sehingga panel surya dapat menerima energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik sebagai sumber energi bagi berbagai alat pertanian. Solar panel 50 WP monocrystalline mampu  menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Tegangan yang dihasilkan panel surya rata-rata 20,40 volt. Lama pengisian baterai adalah 6 jam 19 menit, dan berdasarkan hasil pengujian di lapangan, baterai dapat bertahan bekerja selama 4 jam. Baterai mengirimkan energi pada  Arduino untuk memerintahkan RTC menyiram tanaman pada jam 10.00 dan 16.00 WIB untuk mengontrol kelembapan tanah. Arduino juga memerintahkan pompa air untuk memompa air dan mengirimkan air ke lahan pertanian sehingga kelembapan tanah dapat terjaga.