Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Pemasangan Instalasi Listrik dengan daya 1200 Watt dan Soliasasi Keamanan dan Keselamatan dalam Instalasi Listrik di Kecamatan Medan Selayang muhammad Fadlan Siregar; syafriwel syafriwel; Ayu Fitriani; Catra Indra Cahyadi; Tomi Abdilah; Jhoni Hidayat; Cut Try Utami; Yola Permata Bunda; Taufik Ismail Simanjuntak; Syofyan Anwar Syahputra
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022 - Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.944 KB) | DOI: 10.36490/abdimasku.v1i1.230

Abstract

Instalasi listrik adalah sistem yang digunakan untuk menyalurkan energi listrik, pada penyaluran energi tersebut menggunakan penghantar yang harus sesuai dengan SNI, pada pengabdian ini diajarkan bagaimana teori – teori dasar tentang listrik dan bagaimana cara pemasangan instalasi yang sesuai dengan persyaratan umum instalasi listri (PUIL), dan bagaimana keamanan dalam instalasi, setelah pengetahuan teori ini, maka dilanjutkan dengan melakukan perakitan instalsi yang baik dan sesuai dengan persyaratan umum instalasi listrik, setelah pemsangan instalasi baik dan benar maka dilakukan pengujian dan didapat hasil dapat jumlah pengetahuan peserta dan praktik para peserta dalam memahami teori dan praktik berjumlah 95 – 97 % dan jumlah ketidak pemahaman para peserta berkisar 3 – 5 % dalam hal teori dan praktik.pengabdian ini dilaksnakan selama 2x pertemuan dengan pembahasan teori dan praktek.
Pemodelan Sistem Pentanahan Netral Generator Melalui Transformator Distribusi Menggunakan Metode GUI (Grafical User Interface) Ayu Fitriani; Muhammad Fadlan Siregar; Syafriwel; Jhoni Hidayat; Arfis; Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 1 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.261 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i1.1878

Abstract

Untuk dapat menetukan besar nilai sistem pentanahan netral generator melalui transformator distribusi dikalkulasikan secara manual. Perhitungan parameter yang banyak untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, dimungkinkan untuk melakukan perhitungan secara berulang. Hal ini sangat menyulitkan dan menyebabkan hasil perhitungan yang tidak akurat. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut memerlukan sistem perhitungan secara otomatisasi. dimana menggunakan perangkat lunak yang dirancangan melalui sebuah aplikasi yang berbasis Grafical User Inyterface (GUI). Adapun Penelitian ini merancang sebuah desain aplikasi perhitungan dalam bentuk bahasa pemograman grafis yang terdapat didalam main interface LabView-2017 dengan menggunakan data dari standar C62.92.2TM-2017.
Analisis Pentanahan Gardu Induk Akibat Surja Petir Menggunakan Finite Elemen Method Ayu Fitriani; Syafriwel Syafriwel; Jhoni Hidayat; Joel Panjaitan; Syofyan Anwar Syahputra
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 5, No 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v5i2.20732

Abstract

Sambaran petir pada sistem tenaga bisa mengganggu keandalan sistem, serta senantiasa jadi salah satu tantangan utama dalam proses desain gardu induk. Hal- hal yang butuh dicermati dalam mendesain sistem pentanahan diantaranya, peningkatan tegangan tanah (Grond Potensial Rise), keamanan tegangan langkah serta tegangan sentuh pada gardu induk, dan besarnya nilai impedansi akibat dari surja petir. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat besar arus sambaran petir yang terjadi pada gardu induk dengan variasi area zona pentanahan grid pada gardu induk. Adapun simulasinya menggunakan aplikasi ETAP memakai metode FEM (Finite Element Method) dibuat untuk menampilkan ikatan antara luas zona grid, dimensi konduktor serta peningkatan GPR akibat sambaran surja petir. Nilai kenaikan tegangan yaitu sebesar 13289V,  tegangan sentuh yang didapat sebesar 490,1V pada bobot badan 50kg dan 663,4V  bobot badan 70kg, sedangakan untuk tegangan langkah yaitu sebesar 1372,5V pada bobot badan 50kg dan 1857,6V bobot badan 70kg pada luas zona grid 10 x 10 m2. tegangan sentuh yang didapat sebesar 832,87V pada bobot badan 50kg dan 1127,2V bobot badan 70kg. sedangakan untuk tegangan langkah yaitu sebesar 2743,2V pada bobot badan 50kg dan 3712,8V bobot badan 70kg pada luas zona grid 50 x 50 m2. Hasil akumulasi arus gangguan akibat sirja petir dengan variasi arus injeksi dimana semakin besar arus injeksi yang diberikan maka semakin besar arus gangguan surja petir yang timbul.Lightning strikes in power systems can compromise system reliability and have always been one of the major challenges in the substation design process. Things that need to be considered in designing a grounding system include ground voltage increase (Ground Potential Rise), step voltage safety and touch voltage at the substation, and the magnitude of the impedance value due to lightning surges. The purpose of this study is to see the magnitude of the lightning strike current that occurs at the substation with variations in the area of the grid grounding zone at the substation. The simulation using the ETAP application using the FEM (Finite Element Method) method is made to display the bond between the grid zone area, conductor dimensions, and the increase in GPR due to lightning strikes. The voltage increase value is 13289V, the touch voltage obtained is 490.1V at 50kg body weight and 663.4V 70kg body weight, while the step voltage is 1372.5V at 50kg body weight and 1857.6V 70kg body weight at zone area grids 10 x 10 m2. The touch voltage obtained is 832.87V for a body weight of 50kg and 1127.2V for a body weight of 70kg. while the step voltage is 2743.2V for a body weight of 50kg and 3712.8V for a body weight of 70kg for a grid zone area of 50 x 50 m2. The accumulated fault current results from lightning surges with injection current variations where the greater the injection current, the greater the lightning surge fault current that arises.
Implementasi Parameter Sistem Pentanahan Generator Melalui Transformator Distribusi Menggunakan Labview Ayu Fitriani; Muhammad Fadlan Siregar; Syafriwel; Syofyan Anwar Syahputra
Journal of Informatics, Electrical and Electronics Engineering Vol. 1 No. 4 (2022): Juni 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determination of the generator neutral grounding system through a distribution transformer can be done through manual calculations. Many parameters are considered in the calculation to get the appropriate results there is the possibility of repeated calculations. This is very difficult and causes a large difference in the calculation results. Therefore, a computer-based computing system is needed to overcome this kind of problem. Several papers have developed the calculation of the required generator neutral earthing magnitude which considers the voltage level, short-circuit fault current and protection system against ground faults. This paper discusses modeling in designing generator neutral ground using the LabView Graphical User Interface (GUI) application. The goal is to be easier, faster and more accurate. As the implementation of the modeling used data from std C62.92.2TM-2017.  
Implementation of harmonics reduction filters in non-linear equipment at plastic manufacturing company Muhammad fadlan siregar; Muhammad Ikhwan Fahmi; Syofyan Anwar Syahputra; Habib Satria; Indri Dayana; Moranain Mungkin
Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN) Vol. 2 (2024): Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN)
Publisher : Faculty of Engineering, Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harmonics are produced by non-linear loads such as televisions, computers, microwaves, fluorescent lamps that use electronic ballasts and others. The harmonic content contained in non-linear loads causes the quality of electrical power to become poor and the quality of electrical power to decrease, the greater the use of non-linear loads, it is estimated that the harmonics generated will be greater and can disrupt the system performance of other electronic equipment and can also cause overheating of electrical power sources, plastic manufacturing company measurements, Source Voltage Balanced (V peak) Unbalanced (V peak) 312∠ 00, 311∠ -1200, 312∠ 1200, Phase R 3.23 Ampere, Phase S 3.24 Ampere Phase T 3, 24 Amperes as in figure 2a, and THD Current in Phase R 25%, Phase S 23% Ampere Phase T 24%, the total harmonic distortion was above 5% and the analysis for the single tuned filter was C value > 50.64 μF, L value > 10.093 H, and R value > 50.98 Ω. then after, harmonic values, a filter was installed to reduce the THD value to 1.4% and the overall THD value was below 5% in accordance with IEEE standards.
Design and Implementation of a Deep Reinforcement Learning Framework for Autonomous Navigation in Dynamic Unstructured Robotic Environments with Real Time Obstacle Avoidance Milli Alfhi Syari; Zira Fatmaira; Syofyan Anwar syahputra
Intelligent Systems and Robotics Vol. 1 No. 1 (2026): February: Intelligent Systems and Robotics
Publisher : Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66472/isr.v1i1.29

Abstract

Autonomous robot navigation in dynamic and unstructured environments remains a critical challenge due to unpredictable obstacles, sensor uncertainty, and limited adaptability of traditional planning algorithms. Although conventional navigation methods such as graph-based, potential field–based, and sampling-based approaches have been widely adopted, their performance under real-time dynamic conditions is still constrained. This study aims to design and implement a comprehensive experimental framework to evaluate the effectiveness and limitations of conventional navigation algorithms for autonomous mobile robots operating in dynamic unstructured environments. The research adopts an experimental and comparative methodology by implementing A*, Dijkstra, Artificial Potential Field (APF), and Rapidly-Exploring Random Tree (RRT) algorithms in simulated static and dynamic scenarios. Performance is assessed using quantitative metrics including path length, computation time, success rate, collision rate, and path smoothness. The experimental results demonstrate that graph-based algorithms achieve high success rates and optimal path efficiency in static environments but exhibit limited adaptability to dynamic changes. APF offers fast computation but suffers from high collision rates due to local minima, while RRT shows better adaptability in dynamic environments at the cost of longer and less smooth paths. These findings confirm that conventional navigation methods are insufficient for robust autonomous navigation in highly dynamic and unstructured environments. The study highlights the necessity of adaptive and learning-based navigation frameworks, such as deep reinforcement learning, to enhance real-time decision-making, robustness, and autonomy in future robotic systems.
Analisis Potensi dan Perancangan Sistem Hybrid PV/Wind Untuk Motor Board di Perlis, Malaysia Reza Juliangga; Muhammad Ikhwan Fahmi; Syofyan Anwar Syahputra; Muhammad Fadlan Siregar
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1214

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi iradiasi matahari, temperatur, dan kecepatan angin sebagai sumber energi untuk sistem hybrid photovoltaic (PV)/wind powered motor board di Perlis, Malaysia. Data dikumpulkan selama periode Agustus hingga Desember 2018 di Centre of Excellence for Renewable Energy (CERE), Universiti Malaysia Perlis. Hasil menunjukkan bahwa iradiasi matahari rata-rata harian adalah 371,97 W/m² dengan temperatur rata-rata 28,06°C, mengindikasikan potensi yang baik untuk pembangkit PV. Namun, kecepatan angin rata-rata hanya 1,05 m/s yang tergolong sangat rendah. Simulasi menggunakan PSpice untuk modul PV 12V 3W menghasilkan error dibawah 10% dibandingkan datasheet. Perancangan optimal sistem menggunakan 17 modul PV, 1 turbin angin, charge controller 6,38A, dan 17 baterai 12V 1,2Ah untuk mensuplai beban motor DC 10W yang beroperasi 24 jam. Prototype sistem berhasil dibuat dengan monitoring berbasis mikrokontroler ATmega8535. Hasil pengujian menunjukkan output tegangan PV berkisar 13,42-19,61V dengan arus 0,05-0,4A pada iradiasi 107,5-893,6 W/m².   This study analyzes the potential of solar irradiation, temperature, and wind speed as energy sources for a hybrid photovoltaic (PV)/wind powered motor board system in Perlis, Malaysia. Data were collected during the period from August to December 2018 at the Centre of Excellence for Renewable Energy (CERE), Universiti Malaysia Perlis. The results show that the average daily solar irradiation was 371.97 W/m² with an average temperature of 28.06°C, indicating good potential for PV generation. However, the average wind speed was only 1.05 m/s, which is classified as very low. Simulation using PSpice for a 12V 3W PV module produced an error of less than 10% compared to the datasheet. The optimal system design utilizes 17 PV modules, 1 wind turbine, a 6.38A charge controller, and 17 12V 1.2Ah batteries to supply a 10W DC motor load operating 24 hours. A prototype system was successfully built with monitoring based on an ATmega8535 microcontroller. Test results showed that the PV output voltage ranged from 13.42-19.61V with a current of 0.05-0.4A at irradiation levels of 107.5-893.6 W/m².
PROTOTYPE SIMULASI KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 Ayu Fitriani; Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kipas angin bekerja menggunakan motor listrik yaitu, mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi berbasis komputer. Kipas angin termasuk sistem otomatisasi yang banyak digunakan manusia, sistem ini bertujuan untuk memudahkan pekerjaan penghuni rumah, sistem otomatis dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan. Penelitian ini merancang kipas otomatis untuk mempermudah manusia daripada menggunakan kipas secara manual. Adapun perangakat lunak yang digunakan dalam merancangan kipas otomatis ini menggunanakn Arduino UNO, Sensor LM35, LCD LM016L, Fan-DC, Motor dan Resistor. Hasil pengujian menggunakan sensor suhu LM35 dimana ketika suhu diturunkan dari 29 °C sampai 20 °C kipas angin otomatis akan mati, sedangkan suhu dari 30°C ke atas kipas angin otomatis akan hidup. Perancagan kipas angin otomatis menggunakan software proteus dan sistem pemograman dari arduino IDE.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATIS GARDEN WATERING BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR SOIL MOISTURE Ilham Syahputra; Joel Panjaitan; Syofyan Anwar Syahputra; Ayu Fitriani; Yunni Rianawati
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian dan perkebunan modern menghadapi tantangan dalam menjaga kelembaban tanah yang optimal secara efisien. Penyiraman manual seringkali tidak konsisten dan boros air, sementara penyiraman berlebihan atau kurang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem otomatis penyiraman tanaman (Garden Watering) berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor kelembaban tanah (Soil Moisture Sensor) dan Sensor Ketinggian air. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah secara Real-Time. Jika kelembaban tanah berada di bawah ambang batas yang ditentukan, sistem penyiraman otomatis mengaktifkan pompa air secara otomatis untuk melakukan penyiraman hingga kelembaban mencapai batas yang diinginkan. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan tampilan informasi melalui LCD (Liquid Crystal Display) untuk memantau status kelembaban tanah dan ketinggian air. Metode pengembangan sistem meliputi perancangan perangkat keras (pemilihan sensor, mikrokontroler, dan aktuator), perancangan perangkat lunak (pemrograman Arduino), serta pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara otomatis dan akurat dalam menjaga kelembaban tanah, mengurangi pemborosan air, dan mengoptimalkan kondisi pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, sistem otomatis penyiraman ini dapat menjadi solusi efektif dan efisien untuk manajemen air di tanaman atau area perkebunan kecil.
RANCANG BANGUN SMART SORTING TRASH BOX BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR PROXIMITY Saritua Dominikus Sihotang; Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan; Ayu Fitriani; Arnold Pakpahan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan sampah yang tidak terpilah merupakan masalah lingkungan yang signifikan, berdampak negatif pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem. Untuk mengatasi tantangan ini, telah dirancang dan dibangun sebuah Smart Sorting Trash Box berbasis Arduino Uno menggunakan sensor proximity. Sistem ini bertujuan untuk mengotomatiskan proses pemilahan sampah Logam dan Non-Logam secara efisien. Alat ini memakai sensor proximity untuk mendeteksi jenis sampah. Data dari sensor kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno. Berdasarkan data tersebut, Arduino akan mengaktifkan aktuator (misalnya, motor servo) untuk mengarahkan sampah ke salah satu dari dua kompartemen yang berbeda, yaitu untuk Logam atau Non-Logam. Desain ini mencakup dua atau lebih kompartemen terpisah untuk memfasilitasi pemisahan jenis sampah yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Smart Sorting Trash Box ini mampu mengidentifikasi dan memilah sampah dengan tingkat akurasi yang baik, mengurangi kebutuhan intervensi manual dan meningkatkan efisiensi daur ulang. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam pengelolaan sampah domestik, mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dini, dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.