Firmansyah Firmansyah
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Communication Management

Representasi Peran Ayah pada Film Avatar: The Way of Water Muhammad Haikal MS; Firmansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.11317

Abstract

Abstract. The movie "Avatar: The Way of Water" presents an enchanting narrative about personal journeys and family dynamics amidst a magical fictional universe. The main focus is on the role of the father as the pillar of strength in a family faced with great challenges. Fathers serve not only as physical protectors of the family, but also as spiritual guides. In a world full of mystery and danger, the father becomes a source of inspiration for the main character, guiding him through obstacles and helping to shape his identity. Family decision-making becomes an important element in the narrative, where the father not only acts as the main decision-maker but also promotes collective decisions. This reflects the importance of collaboration and communication in the face of an unknown world. In the scenes of the father's role in this film will be analyzed starting from the denotation stage to the connotation stage. Researchers categorize the father roles that appear in this film into 8 forms of father roles, namely: (1) The role of a friend & playmate father in the form of a playmate, accompanying children to play and giving free time to talk with children. (2) The role of a caregiver father in the form of feeling comfortable, warm hugs and giving positive energy. (3) The role of father teacher & role model in the form of teaching children by providing education and input (4) The role of father monitor & disciplinary in the form of disciplining and sanctioning in the form of responsibility for actions taken. (5) The role of father protector in the form of protecting children outside and inside the home. (6) The role of a resource father is to support the family from behind the scenes. (7) The role of the decision maker father in the form of decision making and problem solving. (8) The role of the nurtured mother father in the form of a mother's companion or always protecting the mother's role in any condition. Abstrak. Film "Avatar: The Way of Water" menyajikan sebuah narasi yang mempesona tentang perjalanan pribadi dan dinamika dalam keluarga di tengah alam semesta fiksi yang ajaib. Fokus utamanya adalah pada peran ayah sebagai pilar kekuatan dalam keluarga yang berhadapan dengan tantangan besar. Ayah tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik keluarga, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual. Dalam dunia yang penuh misteri dan bahaya, ayah menjadi sumber inspirasi bagi karakter utama, membimbingnya melalui rintangan dan membantu membentuk identitasnya. Pengambilan keputusan keluarga menjadi elemen penting dalam narasi, di mana ayah tidak hanya berperan sebagai pengambil keputusan utama tetapi juga mempromosikan keputusan kolektif. Ini mencerminkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam menghadapi dunia yang belum dikenal. Dalam adegan peran ayah yang ada di dalam film ini akan dianalisis mulai dari tahap denotasi hingga ke tahap konotasi. Peneliti mengkategorikan peran ayah yang muncul dalam film ini menjadi 8 bentuk peran ayah, yaitu: (1) Peran ayah friend & playmate berupa teman bermain, menemani anak bermain dan memberi waktu luang untuk berbincang dengan anak. (2) Peran ayah caregiver berupa perasaan nyaman, pelukan hangat dan memberi energi positif. (3) Peran ayah teacher & role model berupa mengajari anaka dengan memberikan pendidikan dan masukan (4) Peran ayah monitor & disiplinary berupa mendisplinkan dan memberi sanksi dalam bentuk tanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan. (5) Peran ayah protector berupa perlindungan anak di luar maupun di dalam rumah. (6) Peran ayah resource berupa mendukung keluarga dari belakang layar. (7) Peran ayah decision maker berupa pengambil keputusan dan memecahkan masalah. (8) Peran ayah nurtured mother berupa pendamping ibu atau selalu melindungi peran ibu dalam kondisi apapun.
Motivasi Mempercayai Diri pada Lirik Lagu “Evaluasi” dan “Up&Up” Karya Hindia & Coldplay Fakhri Fadhila Kamal; Firmansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.11694

Abstract

Abstract. Songs must actually be an effective means of conveying messages. This research aims to find out how the markers and signs of the motivational message of self-confidence in the lyrics of Coldplay's song "Up&Up" & "Evaluasi" by Hindia, then find out how music can provide an effective psychological influence on a person's acceptance based on the lyrics of the song and music. that is to be conveyed and has been prepared until the final person knows the meaning of the two songs being studied. This research uses Ferdinand De Saussure's semiotic analysis to see the meaning in song lyrics and analyze the signifiers and signifieds contained in them. This research uses a constructivist paradigm with a qualitative approach. The results of this research are that there are differences in the motivational messages in the two songs in the climax section where the song Up&Up explains about trying your best no matter what. Meanwhile, the song Evaluation is a motivation to remain confident even when faced with any difficult circumstances. Both songs have a fast/medium tempo and a major tone, or in this case a G major tone. Abstrak. Lagu sejatinya harus menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui tentang bagaimana penanda dan petanda pesan motivasi mempercayai diri sendiri pada lirik lagu Coldplay ”Up&Up” & “Evaluasi” milik Hindia, kemudian mengetahui bagaimana musik bisa memberikan pengaruh psikologis yang efektif pada penerimaan seseorang berdasarkan lirik pada lagu serta musik yang hendak disampaikan dan telah disusun hingga yang terakhir mengetahui tentang bagaimana makna yang ingin disampaikan dari kedua lagu yang diteliti. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Ferdinand De Saussure untuk melihat makna dalam lirik lagu dan menganalisis penanda, petanda yang terdapat didalamnya. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini yakni berupa terdapatnya perbedaan pesan motivasi pada kedua lagu dibagian klimaks dimana pada lagu Up&Up menjelaskan tentang berusaha semaksimal mungkin entah bagaimana caranya apapun itu. Sedangkan pada lagu Evaluasi yakni motivasi untuk tetap percaya diri walau diterjang dengan keadaan sulit apapun. Kedua lagu memiliki tempo yang cepat/sedang dan nada major atau dalam hal ini adalah nada G major.
Makna Interaksi Parasosial Penggemar K-Pop dalam Berkomunikasi di Microblog Mirsya Hanifa Suryadi; Firmansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.14785

Abstract

Abstract. Indonesia has become one of the countries with the most fans of Korean music and culture in the world, especially K-pop fans. In this case, fans have a very important role in the spread of Korean culture, especially k-pop. This study aims to determine the meaning of parasocial interactions carried out by fans with K-pop idols on microblogs. Parasocial interaction is a form of interaction in which a person interacts with their idol as if the idol is a real figure they support. This research uses qualitative research methods and phenomenological approaches using Alfred Schutz's phenomenological theory, and the data collection techniques used are literature review and in-depth interviews with semi-structured techniques, as well as data verification techniques through triangulation analysis. This research focuses on knowing the meaning of Stray Kids fan interactions on Twitter or X. The results showed that parasocial interactions provide deep meanings for fans, including as encouragement, support systems, friends, and significant others, giving the illusion of dating, being a benchmark, handle, and reason to survive, life goals, new life, "home", and a place to lean on. Abstrak. Indonesia telah menjadi satu di antara banyak negara yang memiliki penggemar musik dan budaya Korea terbanyak di dunia, terutama penggemar K-pop. Dalam hal ini, penggemar memiliki peran yang sangat penting dalam persebaran budaya korea khususnya k-pop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna interaksi parasosial yang dilakukan penggemar dengan idola K-pop di microblog. Interaksi parasosial merupakan bentuk interaksi di mana seseorang berinteraksi dengan idola mereka seolah-olah idola tersebut merupakan sosok nyata yang mereka dukung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz, serta teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kajian pustaka dan wawancara mendalam dengan teknik semi-terstruktur, juga dengan teknik verifikasi data melalui analisis triangulasi. Penelitian ini fokus untuk mengetahui makna pada interaksi penggemar Stray Kids di Twitter atau X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi parasosial memberikan makna yang mendalam bagi penggemar, termasuk sebagai pembangkit semangat, sistem dukungan, teman, dan orang terdekat, memberikan ilusi berpacaran, menjadi patokan, pegangan, dan alasan untuk bertahan, tujuan hidup, kehidupan baru, "rumah", dan tempat untuk bersandar.