Firmansyah Firmansyah
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Journalism

Pola Pencarian Data Investigasi di Media Online Tika Rizkina Azizah; Septiawan Santana; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.415 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.26

Abstract

Abstract. In investigative journalism work, there are three general forms of investigative methods, namely, related to the work of investigating documents, as well as investigations of individual subjects related to the problem. This general form of investigative reportage is termed a paper trail, people trail, and money trail. Tempo Magazine is a media that is considered to have competence and credibility for investigative coverage. Tempo magazine is a pioneer of investigative journalism in the period after 1990. In addition, the internet media has opened up information expansion based on a multidimensional "network". A number of platforms on the internet have emerged that can attract people's attention. Like it or not, the print media must also adapt their work to the needs of the public. In the end, the print media also experienced convergence. In the world of journalism, online journalism was born. This study aims to determine why and how investigative data search patterns in online media. This study uses a qualitative method with a case study approach. In this case the researcher tried to find out the pattern of investigative data collection in the online media through investigative news entitled "Pesta Terakhir Aktivis Ambon" conducted by Tempo.co and investigative news entitled "Emas Hitam Mahakam dalam Bidikan KPK" conducted by Katadata.co.id . The result of this research is that investigative journalism work in online media is basically the same as investigative journalism work in print media. The only difference is that there are more readers in online media. Especially in reporting done on online media, the writer can add digital content that can help explain this information. Abstrak. Dalam kerja jurnalisme investigasi, terdapat tiga bentuk umum metode investigasi yaitu, terkait dengan pekerjaan menginvestigasi dokumen-dokumen, serta penyelidikan terhadap subjek-subjek individu yang terkait dengan permasalahan. Bentuk bidang umum reportase investigasi ini diistilahkan dengan paper trail, people trail, dan money trail. Majalah Tempo menjadi media yang dinilai memiliki kompetensi dan kredibilitas untuk peliputan investigatif. Majalah Tempo merupakan pelopor jurnalisme investigatif di masa setelah 1990. Disamping itu media internet membuka perluasan informasi berdasarkan “jaringan” yang multidimensi. Sejumlah platform di internet muncul yang dapat menarik perhatian masyarakat. Mau tidak mau media cetak juga harus menyesuaikan pengerjaannya dengan kebutuhan publik. Pada akhirnya media cetak pun mengalami konvergensi. Dalam dunia jurnalistik maka lahirlah Jurnalisme Online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa dan bagaimana pola pencarian data investigasi di Media Online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam hal ini peneliti berusaha mencari tahu pola pengumpulan data investigasi di media online melalui berita investigatif berjudul “Pesta Terakhir Aktivis Ambon” yang dilakukan oleh Tempo.co dan berita investigatif berjudul “Emas Hitam Mahakam Dalam Bidikan KPK” yang dilakukan oleh Katadata.co.id. Hasil dari penelitian ini adalah kerja jurnalisme investigasi di media online pada dasarnya sama dengan kerja jurnalisme investigasi di media cetak. Yang membedakan hanya pada pasar pembaca di media online lebih banyak. Terlebih dalam pelaporan yang dilakukan pada media online penulis dapat menambahkan konten digital yang dapat membantu menjelaskan informasi tersebut.
Hubungan antara Pemberitaan Vaksin COVID-19 dengan Minat Vaksinasi pada Mahasiswa Gebriel Rahma Putri; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.726 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1951

Abstract

Abstract. The Indonesian government announced that the Covid-19 disease was present in the midst of people's lives on March 2, 2020. Starting from this case, the number of people exposed to the Covid-19 disease continued to increase, the government took a policy to organize mass vaccinations. Vaccination activities are carried out as one of the efforts made by the government to create immunity formation specifically for Covid-19 disease and also as an effort to avoid transmission. This study aims to find out the relationship between the news of the Covid-19 vaccine on Kompas.com and the interest in vaccination of Fikom Unisba students. The method used in this study is a quantitative method using correlational analysis techniques. This study uses the Uses and Effect theory proposed by Sven Wandahl which has the aim of knowing the relationship between variables. In this study, using purposive sampling data collection techniques and using the Slovin formula to determine the number of respondents. The results of the hypothesis test are that there is a very strong and unidirectional relationship between the news of the Covid-19 vaccine and the interest in vaccination of students. With a significance of 0.000 <0.05 and a coefficient of 0.712. Abstrak. Pemerintah indonesia mengumumkan bahwa penyakit Covid-19 hadir di tengah kehidupan masyarakat pada 2 Maret 2020. Dimulai dari kasus tersebut, jumlah orang yang terpapar penyakit Covid-19 terus meningkat, pemerintah mengambil kebijakan untuk menyelenggarakan vaksinasi masal. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan sebagai salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah guna untuk menciptakan pembentukan kekebalan tubuh dengan spesifik pada penyakit Covid-19 dan juga sebagai suatu upaya untuk menghindari penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan antara pemberitaan vaksin Covid-19 pada Kompas.com dengan minat vaksinasi mahasiswa Fikom Unisba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis korelasional. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Effect yang dikemukakan oleh Sven Wandahl yang memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan anatar variabel. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling dan menggunakan rumus Slovin untuk menentukan jumlah responden. Hasil dari uji hipotesisnya ialah terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara pemeberitaan vaksin Covid-19 dengan Minat vaksinasi mahasiswa. Dengan signifikansi 0,000<0,05 dan koefisien sebesar 0,712.
Hubungan antara Pesan Persuasif dengan Sikap Followers di Media Sosial Refika Noorkesuma Mukti; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.442 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4156

Abstract

Abstract. The process of delivering messages in this digital era continues to grow and becomes easier, of course the development of the internet affects it. The media that is the main stream of message delivery today is social media, and one of them is Instagram. Instagram is not only used by individuals but also organizations that have an impact on society. Including Greenpeace Id as a non-governmental environmental organization who spreads information about the environment on their Instagram. The spread of messages carried out by Greenpeace is persuasive which aims to provide awareness to their Instagram followers. In accordance with the identification of the problem, this study aims to see how the relationship of persuasive messages on Instagram @greenpeace.id through aspects of the central route and peripheral route with the attitude of their followers. This research uses correlational study method. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires, literature studies and online data searches. To dissect this research, cognitive psychology theory, S-O-R theory, elaboration possibility theory and attitude theory are used. The sampling technique used is purposive sampling with several criteria that the authors have determined. For sampling author using slovin and obtained as many as 100 respondents. In testing the validity and reliability of questions distributed questionnaires can be said to be valid and reliable. The results in this study have a significant relationship between persuasive messages on Instagram @greenpeace.id and the attitude of taking care the environment of their followers. Abstrak. Proses penyampaian pesan di era digital ini terus berkembang dan menjadi semakin mudah tentu saja perkembang internet mempengaruhi hal itu. Media yang menjadi arus utama penyampaian pesan saat ini adalah media sosial salah satu platformnya yaitu Instagram. Instagram tidak hanya digunakan oleh individu tetapi juga organisasi yang mempunyai pengaruh untuk masyarakat. Termasuk Greenpeace Id sebagai organisasi lingkungan non Pemerintah yang menyebarkan infromasi mengenai lingkungan hidup dari platform Instagramnya. Penyebaran pesan yang dialkukan oleh greenpeace bersifat persuasif yang memang bertujuan untuk memberikan awareness kepada para pengikut Instagramnya. Sesuai dengan identifikasi masalah, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan pesan persuasif dalam Instagram @greenpeace.id melalui aspek central route dan peripheral route dengan sikap para followersnya. Penelitian ini menggunakan metode studi korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, studi pustaka dan penelusuran data online. Untuk membedah penelitian ini digunakan teori psikologi kognitif, teori S-O-R, teori elaborasi likelihood dan teori sikap. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah penulis tentukan. Pengambilan sampel menggunakan slovin dan didapatkan sebanyak 100 responden. Pada uji validitas dan reliabilitas pertanyaan untuk penyebaran angket dapat dikatakan valid dan reliabel. Hasil dalam penelitian ini adanya hubungan yang signifikan hubungan antara pesan persuasif dalam Instagram @greenpeace.id dengan sikap menjaga lingkungan followersnya.