Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Website Urun Daya untuk Meningkatkan Product Knowledge pada Konsumen UMKM Sentra Oleh – Oleh Khas Daerah Rully Agus Hendrawan; Ika Nurkasanah; Algracevian Andrea Gibran Syahrial; Andhika Prasandy Rachman; M. Yusuf Sulaiman; Jessica Patricia Halim; Raffly Andico Devara; Erma Suryani; Arif Wibisono; Raras Tyasnurita; Faizal Mahananto; Rizka Wakhiddatus Sholikah
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.479 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.491

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai macam makanan daerah yang beraneka macam, salah satunya adalah buah tangan/oleh-oleh. Namun, berbagai macam tantangan seperti persaingan bisnis dan pandemi COVID-19 berdampak cukup besar dalam industri pariwisata dan oleh-oleh. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor oleh-oleh mengalami kendala dan penurunan transaksi dalam bisnisnya. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas UMKM di sektor oleh-oleh dengan platform website yang dikembangkan dengan metode design thinking. Metode tersebut dipilih berdasarkan kondisi saat ini, dimana masyarakat gemar mencari informasi yang lengkap sebelum melakukan pembelian produk. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini diawali dengan tahap analisis kebutuhan mitra dan pengguna, kemudian dilanjutkan dengan tahap desain arsitektur website, pengembangan website, uji coba website, dan diakhiri dengan tahap sosialisasi dan pendampingan penggunaan website kepada mitra. Hasil program pengabdian masyarakat ini mampu membantu UMKM di sektor oleh-oleh untuk melakukan pemasaran produk mereka secara online, dan memperluas jangkauan pasar mereka. Bagi calon pelanggan, design thinking method website ini memungkinkan pencarian informasi terkait harga, rasa, komposisi, manfaat dan informasi lainnya terkait produk yang ditawarkan oleh mitra.
Pembuatan Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Materi Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) untuk Santri Milenial Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Naufal Rafiawan Basara; Muhammad Arif Nuriman; Amalinda Jayanty; Nur Khofifah; Nur Laila; Hanif Mitsal Mahatta; M. Fiqri Ananda; Tristanto Rachmadi Wibowo; Muhammad Hisyam; Mochamad Zidan Aqila Kamil
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.305 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.505

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Kurang lebih separuh dari pondok pesantren tesebut adalah pondok pesantren salafiyah, yaitu pesantren yang menerapkan metode tradisional. Sistem pendidikan salafiyah ini menemui tantangan karena santri saat ini adalah santri milenial yang memiliki kecenderungan yang berbeda dan lebih senang belajar menggunakan gadget. Oleh, karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan konten pembelajaran digital interaktif dari materi pembelajaran bahasa arab pondok pesantren salaf yaitu pelajaran Nahwu dan Shorof yang saat ini rujukannya adalah kitab kuning. Konten digital ini dikembangkan menggunakan teknologi H5P. Untuk mengetahui tingkat penerimaan santri terhadap konten digital ini, dilakukan Focus Group Discussion, wawancara, dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% santri merasa lebih mudah memahami materi dengan menggunakan digital learning, dan 89,7% santri merasa konten digital ini membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Secara keseluruhan, platform ini memberikan kemudahan dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Akan tetapi, masih terdapat beberapa umpan balik yang dijadikan evaluasi platform dan sistem pembelajaran kedepannya, seperti tidak adanya mentor untuk mendampingi para santri belajar.
Coding for Kids: Pengenalan Pemrograman untuk Anak Sekolah Dasar sebagai Literasi Digital Baru di Industri 4.0 Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Rahma Fauzia; Laura Wilhelmina Theresia; Muhammad Ali Fikri; Hardhika Propitadewa; Jihaan Harvi Habibah; Jeremy Diaz Prasetyo; Septica Tiara Indah Permatasari; Nur Nindya Risnina; Nazriyah Deni Tsaniyah; Muhammad Daffa Maulana
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4426.417 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.506

Abstract

Coding adalah sebuah cara untuk memberikan perintah pada komputer, aplikasi, telepon, atau website untuk melakukan sesuatu. Coding adalah keterampilan yang sangat penting dikuasai di era industri 4.0 dan perlu diajarkan sejak dini. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan pemrograman bagi para guru dan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasyrul Ulum 1 Grobogan. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan survei dan wawancara. Hasil dari survei untuk para guru dan siswa pasca pelatihan mengatakan bahwa belum ada yang pernah mempelajari pemrograman. Delapan dari sembilan guru merasa bahwa coding perlu diajarkan pada anak-anak dan tertarik untuk mengajarkannya. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan coding bagi para guru dan siswa MIS Nasyrul Ulum 1 dirasa baik, menyenangkan, berkesan, dan bermanfaat.
Deteksi dan Visualisasi Berbasis Computer Vision untuk Analisis Gambar Dermatologis dalam Penilaian Keparahan Jerawat Lulu'ul Watef; Faizal Mahananto
ILKOMNIKA: Journal of Computer Science and Applied Informatics Vol 6 No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1, April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v6i1.603

Abstract

Jerawat (acne vulgaris) merupakan salah satu penyakit dermatologis paling umum dalam kehidupan sehari-hari utamanya pada masa remaja. Lebih dari 80% orang mengalami permasalahan jerawat pada masa remajanya. Dalam menilai tingkat keparahan jerawat perlu dilakukan penilaian secara obyektif dengan prosedur perawatan medis. Penilaian jerawat secara tradisional umumnya dilakukan oleh dokter kulit dengan menentukan jenis dan jumlah lesi dimana sering kali penilaian ini memakan waktu dan mengganggu efisiensi dalam penilaian jerawat. Kerangka kerja ini menguji praproses gambar dengan menggunakan metode red color detection, threshold, enhanced image dan penggabungan enhanced image dan red color detection dalam klasifikasi gambar jerawat. Selain itu beberapa metode klasifikasi diterapkan untuk menguji data masukan dari penerapan praproses yang dilakukan. Adapun metode klasifikasi yang digunakan adalah NN, SVM, KNN dan VGG16 selain itu penerapan fitur ekstraksi juga diterapkan. Penggunaan fitur ekstraksi menggunakan VGG16 dilanjutkan dengan Principal Component Analysis (PCA) dimana penerapan PCA dilakukan untuk meningkatkan efisiensi komputasional. Dengan data masukan enhanced image yang kemudian diklasifikasikan menggunakan VGG16 memberikan hasil akurasi terbaik mencapai 69% . Kedepannya metode praproses enhanced image dapat diterapkan pada kumpulan data yang berbeda dikarenakan tidak dipungkiri bahwasanya kumpulan data ACNE04 memiliki banyak noise pada citra.
EEG band power analysis corresponding to salivary amylase activity during stressful computer gameplay Sahroni, Alvin; Mahananto, Faizal; Zakaria, Hasballah; Setiawan, Hendra
Communications in Science and Technology Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.7.1.2022.676

Abstract

The cortisol and norepinephrine from human salivary can represent psychological conditions. A portable salivary amylase monitor device (sAA) has existed; however, how the sAA corresponds to the central nervous system changes is still limited to carry out. Twenty university students aged between 20 and 22 years participated in which they played a stressful computer game during the experiment. Nineteen EEG electrodes were attached to the head scalp while the relative power on the delta, theta, alpha, and beta-band was calculated. The sAA value was obtained using a portable device called Nipro Cocorometer from Japan. The sAA levels and the brain's relative band power increased. Beta waves of the brain's right hemisphere were found higher than that of the left hemisphere, especially on the right temporal (T4, p < 0.01). Then, we concluded that the beta-band power on the right hemisphere corresponds to wthe sAA changes.
Requirement Engineering terhadap Virtual Team pada Proyek Software Engineering Nasrullah, Muhammad; Angresti, Nisa Dwi; Suryawan, Sayekti Harits; Faizal Mahananto
Journal of Advances in Information and Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2021): May
Publisher : LPPM Telkom University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/jaiit.v3i1.79

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, virtual team dapat menjadi solusi untuk sebuah proyek software engineering, karena virtual team tidak terbatas oleh letak geografis dan waktu. Namun, untuk menentukan kebutuhan pengguna dari virtual team ini menemui beberapa kendala, karena para stakeholder yang tidak saling bertatap muka, sehingga sulit untuk saling mendapatkan feeling antara stakeholder. Salah satu teknik yang digunakan untuk penggalian kebutuhan pada virtual team ini adalah teknik kolaborasi. Kolaborasi dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media/teknologi. Tujuan literature review ini adalah mengulas cara-cara penggalian kebutuhan pada virtual team dan mengulas tantangan apa saja yang dihadapi untuk penggalian kebutuhan pada virtual team. Metode yang digunakan dalam penulisan makalah adalah studi literatur dari berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil studi litetatur ini adalah sebuah pemaparan tentang cara penentuan kebutuhan terhadap virtual team dan tantangan yang dihadapi dalam penggalian kebutuhan pada virtual team. Penentuan kebutuhan pada virtual team dilakukan dengan cara pendekatan user-centered design dan wawancara online.
Implementasi CMS WordPress dalam Pengembangan website Sekolah SLB ABCD Bakti Sosial Anggraeni, Wiwik; Purnama, I Putu Adhitya Pratama Mangku; Risqiwati, Diah; Sugiyanto, Sugiyanto; Sidharta, Hanugra Aulia; Budiyanta, Nova Eka; Djunaidy, Arif; Vinarti, Retno Aulia; Rikasakomara, Edwin; Mahananto, Faizal; Kusumawardhani, Renny Pradina; Meilani, Maulidiya
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2321

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Sekolah Luar Biasa (SLB) ABCD Bakti Sosial berbasis website dengan menggunakan Content Management System (CMS) WordPress. Metode yang digunakan adalah Agile Software Engineering, yang terdiri dari lima tahapan, yaitu perencanaan, perancangan, pengembangan, pengujian, serta publikasi dan evaluasi. Melalui Focus Group Discussion (FGD), dilakukan pengumpulan kebutuhan dari pihak sekolah, diikuti dengan perancangan desain prototipe website. Sistem informasi dikembangkan menggunakan CMS WordPress dan plugin Elementor, yang memungkinkan sekolah untuk mengelola konten pada website tanpa keahlian pemograman secara khusus. Pengujian dilakukan bersama pihak sekolah untuk memastikan kesesuaian fungsi dengan kebutuhan yang ada. Hasilnya adalah website yang dapat diakses publik melalui https://slbbaktisosial.com dan sebuah modul teknis untuk mengelola website. Luaran yang dihasilkan ini dapat mendukung akselerasi program digitalisasi sekolah, meningkatkan visibilitas sekolah, dan efisiensi manajemen data.
Text-Based Content Analysis on Social Media Using Topic Modelling to Support Digital Marketing Buana, Gandhi Surya; Tyasnurita, Raras; Puspita, Nindita Cahya; Vinarti, Retno Aulia; Mahananto, Faizal
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.1636

Abstract

This study aims to create Social Media Analytics (SMA) tools to help Digital Marketers or Content Creators create content topics for creating text-based Instagram content and support digital marketing strategy. Since no SMA tools can provide topic discovery for text-based Instagram content, this research aims to make an SMA tool. The data requirements to make an SMA tool include content text, content caption text, likes, comments, upload time, and content category obtained through the Instascrapper. The method used in this study is the Topic Modelling method using the Latent Dirichlet Allocation (LDA) approach to find the most dominant topic in the content. Optical Character Recognition (OCR) performs an image transformation process to extract text from text-based Instagram content images. The results of SMA tool creation are tested on three expert users, which shows that 93% of test participants could use the SMA to find topic references, and 85% can still be used by users even though they find it difficult. Since the test result shows that SMA tools still need development, for further research, SMA tools can focus on developing the user experience to increase the value of user acceptance by paying attention to the ease of the SMA tools. Also, SMA tools can focus on target users such as Data Analysts, Business Intelligence Analysts, or others within a company to support decision-making for the marketing department.