Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan; Wico Jontarudi Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah AccUsi - Vol 5 No 2 November 2023
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jia.v5i2.910

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas adalah dua dari tujuh prinsip manajemen keuangan. Oleh karena itu maka laporan keuangan keuangan harus menganut prinsip tersebut baik laporan keuangan organisasi bisnis maupun organisasi nirlaba. Laporan keuangan yang telah manganut prinsip transparan dan akuntabilitas berdampak terhadap keberlanjutan organisasi. Para stake holder dapat mudah memahami dan memberikan kepercayaan yang tinggi terhadap pembacanya, sehingga laporan keuangan dapat dijadikan sebuah dasar untuk mengambil langkah atau menetapkan berbagai program. Secara khusus laporan keuangan organisasi nirlaba seperti gereja, masjid dan organisasi sosial lainnya yang nota bene sumber pendapatannya adalah berasal dari sumbangan anggota organisasi. Semakin tinggi tingkat kepercayaan maka berpotensi semakin besar sumbangan yang akan diberikan oleh anggota. Namun dalam rangka terwujudnya laporan keuangan yang transparan dan akuntabel dibutuhkan sistim informasi akuntansi yang memadai. Sistim informasi akuntansi yang baik tercermin dari berbagai dokumen yang dilahirkan yang dapat merekam seluruh transaksi yang terjadi di dalam organisasi. Penelitian ini dilaksanakan di Gerja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Hosianna. Hasil observasi menunjukkan terdapat banyak kegiatan ibadah yang terjadi di lingkup gereja dan rumit nya aliran kas. Setiap kegiatan ibadah terdapat pengumpulan dana. Penelitian ini dimulai dari mengidentifikasi berbagai kegiatan ibadah yang ada, merancang formulir sebagai media untuk merekam data keuangan yang terjadi, dan selanjutnya menyusun laporan keuangan berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuagan (PSAK) 45. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu terciptanya 19 formulir yang diberi nama formulir Hos-01 sampai Hos-19 dan berdasarkan data yang direkam di dalam formulir tersebut disusunlah laporan keuangan yang mengacu pada proses akuntansi. Laporan keuangan yang dilahirkan adalah laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan
The Effect Of Accounting Training And Business Experience On The Development Of Msmes In Pematang Siantar City Wico Jontarudi Tarigan; Mahaitin H Sinaga; Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi 6(1) MEI 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jia.v6i1.1264

Abstract

Micro, small and medium enterprises in the Indonesian economy have a strategic role in building national economic productivity. The purpose of this study is to determine the effect of accounting training and business experience on the performance of MSMEs in Pematang Siantar City. The research method is to use quantitative methods with a descriptive approach. Data collection is carried out through surveys by distributing questionnaires to respondents. And the author did a measurement scale, which is measured using the Likert scale. The study population was all MSMEs in the city of Pematang Siantar and the sample consisted of 100 MSMEs. The hypothesis was tested with a coefficient of determination, F test and T Test using SPSS ver.25. The results showed that accounting training had a positive and significant effect on MSME performance and business experience had a positive and significant effect on MSME performance. This means that accounting training and business experience are very important in improving the performance of MSMEs
Proyeksi Arus Kas Dan Proyeksi Laporan Laba Rugi Dan Laporan Posisi Keuangan Dalam Memulai Sebuah Usaha Penggemukan Lembu Djuli Sjafei Purba; Mahaitin H Sinaga; Wico Jontarudi Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi 6(1) MEI 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jia.v6i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pentingnya penyusunan proyeksi laporan arus kas sebelum memulai sebuah usaha baru. Kas mempunyai peran yang sangat penting, ketersediaan kas menjadi bagian perlu agar usaha dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyusun proyeksi arus kas. Data yang akan dituangkan dalam proyeksi arus kas, menggambarkan semua jenis transaksi yang akan terjadi selama masa usaha dikerjakan. Pendapatan dan biaya tergambarkan dalam proyeksi arus kas ini. Setelah proyeksi arus kas selesai, dilakukan proses akuntansi yaitu, jurnal, buku besar dan laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk memulai usaha penggemukan lembu sebanyak 20 ekor. Berdasarkan proyeksi arus kas dilahirkan proyeksi laba sebesar 8.700.000, selama masa satu periode. Sehingga disimpulkan usaha ini dapat dikerjakan
Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Audit Internal Terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirtauli Pematangsiantar) Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Dina Darma Yanti
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi 6(1) MEI 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jia.v6i1.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh sistem pengendalian intern dan audit internal terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan sampel 60 responden. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan program SPSS Versi 25, hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji parsial (uji t) didapat bahwa sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikan alpha 0,000 < 0,05, dan  audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikan alpha 0,000 < 0,05,  hasil uji simultan (Uji F) didapat sistem pengendalian intern dan audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan nilai alpha 0,000 < 0,05. Hasil regresi linier berganda diperoleh Y= 8,004 + 0,576 (X1) + 0,266 (X2) + e artinya Kinerja karyawan dipengaruhi oleh kenaikan faktor SPI dan Audit Internal, jika SPI dan Audit Internal diterapkan dengan baik maka secara keseluruhan kinerja karyawan akan meningkat. Koefisien determinasi R2 sebesar 0,557 (55,7%) menunjukkan  sistem pengendalian intern dan audit internal berpengaruh tidak cukup kuat (sedang) terhadap kinerja karyawan, 44,3% kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel lain selain faktor SPI dan audit internal
Analisi Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Hotel Khas Parapat Selama Pandemic COVID-19 Handayani Pandiangan; Liharman Saragih; Djuli Sjafei Purba
Manajemen: Jurnal Ekonomi USI Vol 3 No 2 (2021): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nj66wj02

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan di hotel khas parapat. Teknik analisis yang digunakan adalah uji korelasi, uji hipotesis baik parsial maupun serempak (uji t dan F) dengan level signifikansi 5% dan data di uji secara uji validitas dan reabilitas. MSA sebuah Variabel kepemimpinan 0,862, budaya organisasi 0,841, motivasi kerja 0,866, kepuasan kerja 0,841, lingkungan kerja 0,839 dan disiplin kerja 0,826. Nilai MSA masing-masing variabel besarnya > 0,5 maka semua variabel dapat diproses lebih lanjut. Communalities, variabel Kepemimpinan besarnya 0,518. Hal ini berarti sekitar 51,8% varians dari variabel kepemimpinan dapat dijelaskan oleh faktor yang terbentuk. Variabel budaya organisasi besarnya 0,785 hal ini berarti 78,5% varian dari budaya organisasi. Variabel motivasi kerja besarnya 0,676 hal ini berarti 67,6% varian dari motivasi kerja. Variabel Kepuasan kerja 0,651 hal ini berarti 65,1% varian dari kepuasan kerja. Variabel lingkungan kerja 0,772 hal ini berarti 77,2% varian dari lingkungan kerja. Variabel disiplin kerja 0,685 hal ini berarti 68,5% varian dari disiplin kerja. Semakin kecil nilai Communalities berarti semakin lemah hubungannya dengan faktor yang terbentuk. faktor baru yang terbentuk adalah 11,35% sedangkan sisanya 88,65% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti
Analisis Tingkat Inflasi Indonesia Di Masa Pandemi Covid 19 Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan
Jurnal Ekuilnomi Vol. 3 No. 1 (2021): Ekuilnomi Vol 3(1) Mei 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ava7en96

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat pengaruh dari indeks harga konsumen, nilai ekspor, nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap tingkat inflasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi data bulan Maret tahun 2020 hingga Februari tahun 202. Pengujian penelitian ini menggunakan analisis regressi linear berganda. Hasil penelitian ini didapat Indeks Harga Konsumen (X1), Nilai Ekspor (X2), NilaiTukar (X3) dan Jumlah uang beredar (X4) secara simultan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Inflasi (Y). Secara partial Indeks harga konsumen (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Nilai Ekspor (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Nilai tukar (X3) berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Jumlah uang beredar (X4) berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Dari hasil penelitian ini didapat persamaan regresi linear Y = -7,378 + 0,097X1 + 4.974E-011X2 - 7,605E-005X3 - 3,363E-016X4 + e
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KOPERASI DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI NASARI RAJA DAPOTAN KABUPATEN SAMOSIR Djuli Sjafei Purba; Elfina O P Damanik; Wico Jontarudi Tarigan; Sri Martina; Tuahman Sipayung; Rosita Manawari Girsang; Liharman Saragih; Mahaitin H Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/82nnqb63

Abstract

Laporan keuangan sangat penting dalam menjalankan usaha. Permasalahan yang dihadapi Koperasi Nasari Raja Dapotan yang mempunyai usaha jual beli getah pinus, yang berlokasi di Desa Hutaginjang kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir adalah ketidakmampuan dalam menyusun Laporan Keuangan. Hal ini disebabkan karena masih keterbatasan sumber daya manusia. Pelaksanaan PkM ini dibagi atas 3 tahapan yaitu tahap pertama adalah tahap observasi, tahap kedua pendidikan dan penyampaian materi dan tahap ketiga adalah pendampingan dan evaluasi. Hasil pelaksanaan PkM tentang pelatihan penyusunan Laporan Keuangan Koperasi yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi USI berjalan dengan lancar. Dengan harapan meningkatkan pengetahuannya tentang arti pentingnya laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) karena manfaat laporan keuangan yang lengkap dan benar dapat memperbaiki pengelolaan keuangan dan meningkatkan kinerja keuangan kelompok Koperasi Nasari Raja Dapoton
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BUMNAG MAJU BERSAMA Liharman Saragih; Djuli Sjafei Purba; Tuahman Sipayung; Wico J Tarigan; Rosita Manawari Girsang; Elfina O P Damanik; Anggiat Sinurat; Taufik Parinduri; Mahaitin H Sinaga; Sri Martina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jyd5wa41

Abstract

Laporan keuangan sangat penting dalam menjalankan usaha. Permasalahan yang dihadapi Bumnag Maju Bersama adalah ketidakmampuan dalam menyusun Laporan Keuangan. Berbagai peraturan perundangan yang berkaitan dengan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa telah dilahirkan termasuk dalam hal penyusunan laporan keuangan. Keterbatasan pengetahuan dan rendah nya kemampuan sumber daya manusia, membuat para pengelola Badan Usaha Milik Desa belum mampu menyusun laporan keuangan yang standar berdasarkan prinsip - prinsip akuntansi. Metode yang digunakan dalam melakukan pendampingan ini adalah dengan 3 tahap yaitu tahap pertama yaitu melakukan observasi dan penentuan jadwal (run down) kegiatan, Tim Pengabdi dan Mitra dampingan menyepakati jadwal kegiatan. Tahap kedua yaitu penyampaian materi tentang Badan Usaha Milik Desa dan tahap ketiga yaitu melakukan pendampingan langsung menyusun laporan keuangan BUMNag Maju Bersama. Berdasarkan data Bumnag tersebut dilakukan penjurnalan, posting buku besar dan lahirlah Laporan Keuangan yang telah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum. Laporan yang disusun Pengurus BUMNag akan dibawakan kepada musyawarah desa. Setelah selesai pemaparan dalam musyarah desa, dan musyawarah desa dapat menerima laporan pertanggungjawaban Pengurus BUMNag, selanjutnya laporan tersebut disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten
Implementation of the Altman z-score model in predicting bankruptcy at PT. Garuda Indonesia, Tbk. Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Dendi Wahyudi; Wico Jontarudi Tarigan; Resna Napitu
Journal of Accounting and Investment Vol. 25 No. 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jai.v25i1.20223

Abstract

Research aims: This study aims to forecast Garuda Indonesia’s bankruptcy rate using the Altman Z-Score model analysis tool based on financial statement data for the 2012-2021 period.Design/Methodology/Approach: A quantitative description method was used, with data sources from the Garuda Indonesia website.Research findings: Based on the data analysis, Garuda Indonesia was in a "gray area" or financial difficulty in the overall observation year.Theoretical contribution/Originality: Since 2020, Garuda Indonesia has implemented a statement of financial accounting standards (PSAK 73) on lease regulations. According to Institute of Indonesia Chartered Accountants (IAI, 2022), the objective of PSAK 73 on leases is to determine the principles for recognizing, measuring, presenting, and disclosing leases and determine whether the lessee and lessor provide relevant data with a method that presents transactions appropriately. PSAK 73 on leases categorizes assets from finance leases designated as right-of-use assets as part of property, plant, and equipment and lease liabilities as part of long-term liabilities that appear in the statement of financial position. Following the Institute of Indonesia Chartered Accountants (2022), right-of-use assets describe the tenant's right to use assets granted by the lessor to the lessee during the lease term.Research limitation/Implication: This research has limitations since the reference sources only came from research journals conducted at manufacturing and service companies in Indonesia and researched by Indonesian researchers. The data studied was only for the last 10 years (2012-2021) and during that time the 2019 Covid pandemic occurred, resulting in a lockdown which caused the number of domestic and international flights to Indonesia to decrease drastically.
The Effect Of Accounting Training And Business Experience On The Development Of Msmes In Pematang Siantar City Wico Jontarudi Tarigan; Mahaitin H Sinaga; Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 6(1) Mei 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kdp80840

Abstract

Micro, small and medium enterprises in the Indonesian economy have a strategic role in building national economic productivity. The purpose of this study is to determine the effect of accounting training and business experience on the performance of MSMEs in Pematang Siantar City. The research method is to use quantitative methods with a descriptive approach. Data collection is carried out through surveys by distributing questionnaires to respondents. And the author did a measurement scale, which is measured using the Likert scale. The study population was all MSMEs in the city of Pematang Siantar and the sample consisted of 100 MSMEs. The hypothesis was tested with a coefficient of determination, F test and T Test using SPSS ver.25. The results showed that accounting training had a positive and significant effect on MSME performance and business experience had a positive and significant effect on MSME performance. This means that accounting training and business experience are very important in improving the performance of MSMEs