Claim Missing Document
Check
Articles

Proyeksi Arus Kas Dan Proyeksi Laporan Laba Rugi Dan Laporan Posisi Keuangan Dalam Memulai Sebuah Usaha Penggemukan Lembu Djuli Sjafei Purba; Mahaitin H Sinaga; Wico Jontarudi Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 6(1) Mei 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/900ctc41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pentingnya penyusunan proyeksi laporan arus kas sebelum memulai sebuah usaha baru. Kas mempunyai peran yang sangat penting, ketersediaan kas menjadi bagian perlu agar usaha dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyusun proyeksi arus kas. Data yang akan dituangkan dalam proyeksi arus kas, menggambarkan semua jenis transaksi yang akan terjadi selama masa usaha dikerjakan. Pendapatan dan biaya tergambarkan dalam proyeksi arus kas ini. Setelah proyeksi arus kas selesai, dilakukan proses akuntansi yaitu, jurnal, buku besar dan laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk memulai usaha penggemukan lembu sebanyak 20 ekor. Berdasarkan proyeksi arus kas dilahirkan proyeksi laba sebesar 8.700.000, selama masa satu periode. Sehingga disimpulkan usaha ini dapat dikerjakan
Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Audit Internal Terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirtauli Pematangsiantar) Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Dina Darma Yanti
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 6(1) Mei 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dy2q1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh sistem pengendalian intern dan audit internal terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan sampel 60 responden. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan program SPSS Versi 25, hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji parsial (uji t) didapat bahwa sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikan alpha 0,000 < 0,05, dan audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikan alpha 0,000 < 0,05, hasil uji simultan (Uji F) didapat sistem pengendalian intern dan audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan nilai alpha 0,000 < 0,05. Hasil regresi linier berganda diperoleh Y= 8,004 + 0,576 (X1) + 0,266 (X2) + e artinya Kinerja karyawan dipengaruhi oleh kenaikan faktor SPI dan Audit Internal, jika SPI dan Audit Internal diterapkan dengan baik maka secara keseluruhan kinerja karyawan akan meningkat. Koefisien determinasi R2 sebesar 0,557 (55,7%) menunjukkan sistem pengendalian intern dan audit internal berpengaruh tidak cukup kuat (sedang) terhadap kinerja karyawan, 44,3% kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel lain selain faktor SPI dan audit internal
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan; Wico Jontarudi Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 5(2) November 2023
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/fh9w5x18

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas adalah dua dari tujuh prinsip manajemen keuangan. Oleh karena itu maka laporan keuangan keuangan harus menganut prinsip tersebut baik laporan keuangan organisasi bisnis maupun organisasi nirlaba. Laporan keuangan yang telah manganut prinsip transparan dan akuntabilitas berdampak terhadap keberlanjutan organisasi. Para stake holder dapat mudah memahami dan memberikan kepercayaan yang tinggi terhadap pembacanya, sehingga laporan keuangan dapat dijadikan sebuah dasar untuk mengambil langkah atau menetapkan berbagai program. Secara khusus laporan keuangan organisasi nirlaba seperti gereja, masjid dan organisasi sosial lainnya yang nota bene sumber pendapatannya adalah berasal dari sumbangan anggota organisasi. Semakin tinggi tingkat kepercayaan maka berpotensi semakin besar sumbangan yang akan diberikan oleh anggota. Namun dalam rangka terwujudnya laporan keuangan yang transparan dan akuntabel dibutuhkan sistim informasi akuntansi yang memadai. Sistim informasi akuntansi yang baik tercermin dari berbagai dokumen yang dilahirkan yang dapat merekam seluruh transaksi yang terjadi di dalam organisasi. Penelitian ini dilaksanakan di Gerja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Hosianna. Hasil observasi menunjukkan terdapat banyak kegiatan ibadah yang terjadi di lingkup gereja dan rumit nya aliran kas. Setiap kegiatan ibadah terdapat pengumpulan dana. Penelitian ini dimulai dari mengidentifikasi berbagai kegiatan ibadah yang ada, merancang formulir sebagai media untuk merekam data keuangan yang terjadi, dan selanjutnya menyusun laporan keuangan berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuagan (PSAK) 45. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu terciptanya 19 formulir yang diberi nama formulir Hos-01 sampai Hos-19 dan berdasarkan data yang direkam di dalam formulir tersebut disusunlah laporan keuangan yang mengacu pada proses akuntansi. Laporan keuangan yang dilahirkan adalah laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan
Studi Kelayakan Usaha Pembudidayaan Ikan Lele Ditinjau Dari Aspek Keuangan Djuli Sjafei Purba; Rosita Manawari Girsang; Djahotman Purba; Sri Martina; Ratih
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 5 No. `1 (2023): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 5(1) Mei 2023
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a8dw8d29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha pembudidayaan ikan lele ditinjau dari aspek keuangan. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data keuangan selama 3 bulan untuk pembesaran ikan lele sebanyak 3.000 ekor. Data keuangan mulai dari biaya pembelian bibit, biaya pemeliharaan, biaya panen. Dari hasil analisis dengan menggunakan perhitungan laba rugi. Berdasarkan data, untuk pembudidayaan ikan lele sebanyak 3.000 ekor, dibutuhkan biaya selama 3 bulan yaitu 16.465.000. Bibit 3.000 ekor tersebut pada saat panen mencapai 300 kg dengan harga jual sebesar Rp 15.000 per kg, sehingga didapat penjualan sebesar 45.000.000,-. Dari hasil penjualan dikurang biaya maka didapat laba usaha sebesar 28.535.000,- Dan untuk mejaga kestabilan kas, maka perlu disusun arus kas. Berdasarkan data arus kas, kas pada awal usaha 30.000.000, dank as pada akhir tahun (bulan ke 12) adalah sebesar 75.140.000,-
Sistem Pengendalian Intern Pada Tulip Cafe Pematangsiantar Eunike Aprilda Tampubolon; Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 4(2) November 2022
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/y08ct926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sistem Pengendalian Intern pada Tulip Cafe Pematangsiantar yang berdiri selama 2 tahun dari tahun 2020. Fungsi dari pengendalian intern yaitu untuk mengatur dalam melakukan pengendalian maupun aktivitas usaha dalam usaha Tulip Cafe. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yaitu dengan melakukan pendekatan langsung pada objek yang bermaksud untuk memahami fenomena yang sebenarnya ada pada objek tersebut. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh secara langsung oleh peneliti tanpa perantara, Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern yang berjalan pada Tulip Cafe kurang baik, hal ini disebabkan oleh karena adanya rangkap tugas oleh beberapa bagian sehingga pelaksanaannya masih belum tertata dengan rapi
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas Dan Leverage Terhadap Ketepatan Waktu Penyampaian Lapraan Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode (2018 - 2020) Irwan Marulitua Ambarita; Djuli Sjafei Purba; Mahaitin H Sinaga
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Accusi 4(1) Mei 2022
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dhkxae46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas dan leverage terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Jumlah perusahaan dalam penelitian ini sebanyak 49 perusahaan dengan tahun pengamatan selama 3 tahun berturut-turut sehingga diperolah jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 data keuangan perusahaan pertambangan dari tahun 2018-2020 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis pada tingkat signifikansi 5% dan uji determinasi. Hasil pengujian dengan regresi linier berganda memperoleh persamaan regresi Y= -0,279 + 1,995X1 + 0,009X2 - 0,233X3 + e. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Akan tetapi, tidak ditemukan bukti bahwa likuiditas dan leverage keuangan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Sedangkan hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas dan leverage keuangan berpengaruh tidak signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Hasil uji determinasi menunjukkan bahwa ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan dipengaruhi oleh variabel profitabilitas, likuiditas dan leverege sebesar 14,7% dan sisanya 85,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini
Analisis Perbandingan Piutang Tidak Tertagih Pada CU. Bina Kasih Kota Pematangsiantar (Periode 2019 - 2020) Selama Pandemi Covid – 19 Mario Manullang; Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Accusi 4(1) Mei 2022
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/y5z0sz48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya piutang tidak tertagih pada CU. Bina Kasih selama masa pandemi covid 19 periode 2019-2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan lapangan. Populasi pada penelitian ini adalah laporan keuangan periode 2019 - 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Faktor internal antara lain adalah lemahnya sistem adminstrasi dan pengawasan kredit, hal ini terjadi pada tahun 2020 dengan total piutang sebesar Rp. 567.000.00,- lemahnya sistem informasi total piutang pada tahun 2019 dan 2020 sebanyak Rp. 4.780.000.00,-, kredit pihak kurang teliti dalam melakukan analisis sehingga kelayakan kredit yang diberikan CU. diberikan dan penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pembenaan kredit tidak tepat diberikan koperasi kepada pihak debitur dengan total piutang pada tahun 2019 dan 2020 sebesar Rp. 2.970.000.00,-. Pada hal ini dapat disimpulkan bahwasanya faktor internal di CU. Bina Kasih di dominan pada indikator lemahnya sistem informasi di CU. Bina Kasih. Faktor eksternal yaitu penurunan kegiatan ekonorni karena nilai tingkat bunga naik sehingga debitur tidak mampu membayar cicilan pada hal ini piutang tidak tertagih untuk CU Bina Kasih tahun 2019 dan 2020 sebesar Rp. 12.228.000.00,-. Kegagalan usaha debitur untuk hal ini jumlah piutang tidak tertagih CU. Bina Kasih pada tahun 2019 sebesar Rp. 9.164.000.00,- dan tahun 2020 sebesar Rp. 13.090.000.00,-, dan adanya debitur mengalami musibah terjadi dikarenakan pihak debitur tidak dapat mengelola usahanya dengan baik, sehingga mengakibatkan debitur tidak bisa membayar atau melunasi kewajibannya untuk hal ini jumlah piutang tidak tertagih CU. Bina Kasih pada tahun 2019 - 2020 sebesar Rp. 12.730.000.00,-. Dapat disimpulkan bahwa untuk faktor eksternal paling dominan adalah pada indikator kegagalan usaha debitur
Pengaruh Struktur Modal Dan Manajemen Laba Terhadap Pajak Penghasilan Badan Terhutang (Studi Empiris Perusahaan Sub Sektor Plastik Dan Kemasan Yang Terdaftar Di BEI Priode 2018 - 2020) Lisa Andriani; Djuli Sjafei Purba; Elfina Okto Posmaida Damanik
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Accusi 3(2) November 2021
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c684s550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan manajemen laba terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020. Data penelitian diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id dan www.sahamok.com) tentang struktur modal dan manajemen laba terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 8 perusahaan yang telah memenuhi kriteria. Data diolah dengan menggunakan SPSS V25, yaitu regresi linear berganda, hipotesis, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh persamaan linear berganda yaitu Y = 8.892.860.226 + 9,596.007 - 0,001. Berdasarkan persamaan ini Struktur Modal dan Manajemen Laba terhadap PPh Badan Terhutang, secara parsial masing-masing variabel Struktur Modal dan Manajemen Laba tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap PPh BadanTerhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara simultan Struktur Modal dan Manajemen Laba tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Nilai R square sebesar 0,340% atau 3,4% yang berarti 3,4% PPh Badan Terhutang diperngaruhi oleh variabel Struktur Modal dan Manajemen Laba sedangkan sisanya sebesar 96,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Pengaruh Biaya Produksi dan Beban Penjualan Terhadap Laba PT Kedaung Indah Can, Tbk Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Accusi 3(1) Mei 2021
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/2ga8rs82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis pengaruh dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead dan beban penjualan terhadap laba. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi Laporan Keuangan PT Kedaung Indah Can, Tbk tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Regressi Linear Berganda. Hasil dari penelitian ini didapat Biaya bahan baku (X1), Biaya tenaga kerja langsung (X2), Biaya overhead (X3), dan Beban penjualan (X4) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba (Y). Secara partial Biaya bahan baku (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba (Y), Biaya tenaga kerja langsung (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Laba (Y), Biaya overhead (X3) berpengaruh negative dan signifikan terhadap Laba (Y), Beban penjualan (X4) berpengaruh postitif dan tidak signifikan terhadap Laba (Y). Dari hasil penelitian ini didapat persamaan regressi linear yaitu Y = -3.539.230.251,814 + 0,528X1 + 0,284X2 - 0,243X3+ 4,671X4 + e
Pengaruh Likuiditas Terhadap Perubahan Struktur Modal Pada Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Wico J Tarigan; Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Accusi 2(2) November 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/52yzjc67

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui gambaran Likuiditas dan Struktur Modal pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 2) Dalam hal ini untuk menguji empiris apakah terdapat pengaruh likuiditas terhadap perubahan struktur modal di perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 sampai dengan 2019 yang telah memenuhi kriteria yaitu sebanyak 28 perusahaan.Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, koefisien korelasi, determinasi dan uji t. Pengelolaan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software statistic SPSS 20. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: dari hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan regresi DER = 1,299 - 0,211 CR + e. Artinya terdapat pengaruh negatif antara likuiditas terhadap struktur modal pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil uji korelasi sebesar 0,643, sehingga dapat disimpulkan korelasi cukup kuat. Hasil uji determinasi sebesar 41,3%, sisanya sebesar 58,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari hasil uji t diperoleh -thitung < - ttabel (-9,037 < -1,981), nilai probabilitas < 0,05 (0,000 < 0,05) sehingga disimpulkan bahwa likuiditas berpengaruh dan signifikan terhadap struktur modal. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perusahaan yang memiliki likuiditas yang tinggi akan lebih cenderung tidak menggunakan pembiayaan dari hutang