Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Di Sumatera Utara Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Accusi 2(1) Mei 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xq536h82

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh apakah aspek keuangan yang terdiri dari variable Return on equity, Ratio operasi, Ratio Kas, Efektivitas Penagihan, dan Solvabilitas, aspek pelayanan, yang terdiri dari variable yaitu cakupan pelayanan, pertumbuhan pelanggan, tingkat penyelesaian pengaduan, kualitas air pelanggan dan konsumsi air domestik, aspek operasional yang terdiri dari efesiensi produksi, tingkat kehilangan air, jam operasi layanan, tekanan sambungan pelanggan dan penggantian meter air, aspek sumber daya manusia variable yaitu ratio jumlah pegawai per 1000 pelanggan, ratio diklat pegawai per peningkatan kompetensi dan biaya diklat terhadap biaya pegawai. Penelitian ini menggunakan data populasi dari 18 PDAM yang ada di Sumatera Utara dengan menggunakan data time series tahun 2017 dan 2018.Data dianalisis dengan menggunakan analisa regressi linear berganda dan di dapat persamaan Y = 1.780 + 0,007X1 - 0,008X2 + 7,836E-6X3 + 0,007X4 + 1,098E-6X5 + 0,003X6 + 0,001X7 -0,002X8 + 0,002X9 + 0,016X10 + 0,008X11 – 0,016X12 + 0,019X13 + 0,004X14 + 0,020X15 - 0,071X16 - 0,001X17 + 0,109X18 + e. Secara simultan variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial, Return on equity (X1), Efektivitas Penagihan(X4), Cakupan pelayanan (X6), Effesiensi produksi (X11), Tekanan sambungan pelanggan (X14) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial, Ratio kas(X3), Solvabilitas (X5), Pertumbuhan pelanggan (X7), Kualitas air pelanggan (X9), Konsumsi air domestik (X10), Jam operasi layanan (X13), Penggantian meter air (X15), Biaya diklat terhadap biaya pegawai (X18) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial Ratio operasi (X2), Tingkat kehilangan air (X12), Ratio jumlah pegawai per 1.000 pelanggan (X16) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial Tingkat penyelesaian pengaduan (X8), Ratio diklat pegawai per peningkatan kompetensi, (X17) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja PDAM
The Influence of Capital And The Amount Of Savings On The Remaining Business Results (RBR) Before Tax At KSP CU Hatirongga Tiga Lama Branch Vani Oktasya Damanik; Djuli Sjafei Purba; Liharman Saragih
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hbprme93

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of capital and the amount of savings on the remaining business results at KSP CU Hatirongga Tiga Lama Branch. This research is a quantitative study. The population in this research consists of 36 data points. The sampling method uses the saturation sampling technique where the entire population is made the research sample. The data collection technique was carried out using documentation techniques with secondary data, namely financial reports. Hypothesis testing using multiple linear regression analysis. The results of this study show that both partially and simultaneously, capital and the amount of savings have an impact on the remaining business results
The Role Of Financial Inclusion And Financial Planning In Reducing Poverty Levels In Tanah Jawa District, Simalungun Regency Mahaitin H Sinaga; Djuli Sjafei Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Accusi 7(1) Mei 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dfa51s47

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial inclusion and financial planning on poverty levels in Tanah Jawa District, Simalungun Regency. Poverty remains a major issue hindering development in Indonesia, especially in regions with low welfare levels. Financial inclusion, as an effort to expand public access to formal financial services, is believed to improve welfare and reduce poverty. Additionally, sound financial planning is considered a crucial factor in managing individual and family economic resources to achieve stability and improve quality of life. The research method employed is quantitative with a survey approach, involving the population of Tanah Jawa District as the research sample. Data analysis was conducted using multiple linear regression to test the relationship between financial inclusion and financial planning variables on poverty levels. The results indicate that financial inclusion and financial planning simultaneously have a significant effect on reducing poverty levels in the area. These findings suggest that improving financial access and planned financial management can be effective strategies in poverty alleviation. Therefore, it is recommended that local governments and financial institutions strengthen financial inclusion programs and provide financial planning education to the community to support sustainable poverty reduction.
Evaluation Of the Influence of Good Corporate Governance On The Level of Financial Health of PT Telkom Indonesia TBK For The Period 2019 – 2023 Wico Jontarudi Tarigan; Djuli Sjafei Purba; Desmi Triyanti Purba
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Accusi 7(1) Mei 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hwgfmr18

Abstract

Study This aiming for analyze the influence of Good Corporate Governance (GCG) on health finance of PT. Telkom Indonesia Tbk during period 2019 to 2023. Variables independent used​ covering size of the board of commissioners, size directors, and audit committee, while variable dependent is indicator health finance in the form of Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). Method research used​ is quantitative with approach multiple linear regression analyzed​ use device SPSS software. Data used is secondary data obtained​ from report finance PT. Telkom Indonesia Tbk's annual report published in a way officially on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The results of the analysis show that in a way simultaneous GCG variables have an effect on ROA, but No significant towards ROE. In partial, size board of directors own influence positive significant on ROA, whereas the size of the board of commissioners and audit committee is not show influence significant to second indicator finance. This indicates that effectiveness of governance companies, in particular role directors, contributing to the improvement health finance company. Implications from study This important for management of state-owned enterprises in increase transparency, accountability and performance finance through implementation principles of effective GCG. Research This also provides recommendation for investors and stakeholders interest for consider governance aspects​ in taking decision investment and supervision company
Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Dalam Bentuk Bulung Setor GKPS Djuli Sjafei Purba; Wico Jontarudi Tarigan; Liharman Saragih; Tuahman Sipayung; Rosita Manawari Girsang; Mahaitin H Sinaga; Sri Martina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/x9vah644

Abstract

Pertanggungjawaban keuangan sangat dibutuhkan oleh setiap organisasi, baik organisasi bisnis yang berorientasi laba maupun organisasi yang tidak berorientasi laba. Pertanggungjawaban yang akuntabel dan transparan dapat semakin meningkatkan kepercayaan pengguna laporan tersebut. Bentuk pertanggungjawaban keuangan masing - masing organisasi dirancang sesuai kondisi dan kebutuhan masing - masing. GKPS dalam hal pertanggungjawaban keuangan menerbitkan sebuah formular yang disebut dengan bulung setor. Bulung setor ini disusun oleh Bendahara yang dilaporkan setiap bulan. Sumber data yang digunakan untuk mengisi bulung setor adalah data keuangan yang terjadi pada setiap ibadah. Dan pada setiap ibadah dirancang formulir yang akan digunakan merekam transaksi keuangan. Data dari formular ini yang akan digunakan dalam mengisi formular Bulung Setor. Tim Pengabdi melakukan pendampingan pelatihan penyusunan atau pengisian Bulung Setor di GKPS Diateitupa. Sebelum melakukan pelatihan, terlebih dahulu melakukan obeservasi sehingga dapat dipahami apa yang menjadi kebutuhan mitra. Kemudian merancan metode pelaksanaan pelatihan. Selanjut nya menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan yang akan digunakan pada pelatihan. Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan tim melaksanakan pendampingan. Peserta merasakan manfaat dari pendampingan dan menyarankan untuk melakukan pendampingan lebih lanjut, agar dapat menyusun Bulung Setor untuk kegiatan satu bulan penuh