Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurna Beta Kimia

Penggunaan Ekstrak Umbi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Sebagai Indikator Asam-Basa Alami Bria, Hendriana Rosina; Leba, Maria Aloisia Uron; Kopon, Aloisius Masan
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5579

Abstract

Umbi ubi jalar ungu merupakan salah satu sumber pigmen ungu. Kandungan senyawa utama dalam umbi ubi jalar ungu adalah antosianin. Antosianin merupakan senyawa yang dapat menunjukan perubahan warna berdasarkan pH lingkungannya. Sampel dari penelitian ini adalah umbi ubi jalar ungu yang berasal dari pulau Timor - Kupang. Ada dua variasi perlakuan sampel yang digunakan yaitu sampel basa (tanpa pengeringan) dan sampel kering (pengeringan dengan oven). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji 1). efektivitas ekstrak sampel basa (ESB) pada larutan uji pH 1-14, 2). efektivitas ekstrak sampel kering (ESK) pada larutan uji pH 1-14 3). efektivitas ESB dan ESK dalam mengidentifikasi sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). ESB pada pH 1-2 berwarna merah pekat, pH 3-6 berwarna merah pudar, pH 7 berwarna ungu pudar, pH 8-11 berwarna hijau, pH 12-14 berwarna kuning. 2). ESK pada pH 1 berwarna merah pekat, pH 2-7 berwarna merah pudar, pH 8-11 berwarna hijau, pH 12-14 berwarna kuning, 3). ESB dan ESK memberikan perubahan warna yang jelas dalam mengidentifikasi sifat asam dan basa dari berbagai sampel.
Integrasi Keterampilan Proses Sains dalam Pembelajaran Saintifik pada Materi Larutan Penyangga Yanti, Kristina Nirma; Kopon, Aloysius Masan; Leba, Maria Aloisia Uron
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i1.14908

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keterlaksanaan pembelajaran saintifik, keterampilan proses sains, hasil belajar dan respon siswa pada pembelajaran larutan penyangga siswa kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, tes dan angket. Berdasarkan analisis diperoleh keterlaksanaan pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang dikategorikan baik dengan rata-rata 3,76 dengan reliabilitasnya 98%. Keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik pada materi Larutan Penyangga tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase 82%. Hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang pada materi Larutan Penyangga dalam pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 88. Respon siswa kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang dalam pembelajaran saintifik tergolong dalam kategori baik dengan persentase 77%.
Implementasi Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Kesetimbangan Kimia Tomo, Selfiana Fotiarti; Uron Leba, Maria Aloisia; Tinenti, Yanti Rosinda
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i1.15035

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan guru dan hasil belajar siswa dalam implementasikan pendekatan saintifik pada materi kesetimbangan kimia kelas XI IPA SMAS Katolik St. Markus Pateng. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan tes. Berdasarkan analisis data dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan saintifik pada materi kesetimbangan kimia kelas XI IPA SMAS Katolik St. Markus Pateng dikategorikan dalam kriteria baik dengan perolehan rata-rata sebesar 3,79 dengan reliabilitasnya 95%. Hasil belajar peserta didik setelah mengimplementasikan pendekatan saintifik pada materi kesetimbangan kimia adalah dinyatakan tuntas karena nilai rata-rata yang diperoleh ≥ nilai KKM, yang dimana nilai rata-rata yang diperoleh adalah 85 dan KKM nya 75. Hasil belajar peserta didik aspek pengetahuan dalam pembelajaran dengan mengimplementasikan pendekatan saintifik dinyatakan meningkat yang dilihat dari N-gain rata-rata adalah 0,68 dengan kriteria peningkatan sedang.