Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

APLIKASI SISTEM NOTIFIKASI TV KABEL PADA PT AMACO MEDIA NUSANTARA MENGGUNAKAN SMS GATEWAY Novaliah Novaliah; Rustati Rahmi; Wahyudi Ariannor
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 8, No. 1, April 2019
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.508 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v8i1.330

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi khususnya untuk penyiaran saat ini sangat pesat dan berpengaruh kepada segala aspek. Hampir semua penyedia jasa penyiaran dalam hal pengambilan keputusan, penyebaran informasi, peningkatan efektifitas pekerjaan serta pelayanan telah menggunakan sistem informasi komputer. Dengan adanya komputer sebagai alat pengolah data maka semua bidang dalam suatu lembaga penyiaran dikomputerisasikan guna mendukung keberhasilan untuk mencapai tujuan. Pada PT Amaco Media Nusantara masih belum ada aplikasi yang dapat mendukung dalam pengelolaan data pelanggan dan tidak adanya informasi secara langsung mengenai waktu pembayaran dan lain sebagainya. Pada Penelitian ini dibuatlah sebuah “Aplikasi TV Kabel Pada PT Amaco Media Nusantara Menggunakan SMS Gateway”. Informasi yang tersedia melalui SMS adalah informasi waktu pembayaran dan informasi pemutusan sambungan. Kata kunci: Sistem Notifikasi, Televisi Kabel, SMS gateway. Abstrack The development of information technology, especially for broadcasting is currently very rapid and influential to all aspects. Almost all broadcast service providers in terms of decision-making, information dissemination, deficits improve the effectiveness of the work and the services have been using computer information systems. With the computer as a data processing tool then all the fields in a computerized broadcasters to support success in achieving objectives. On Amaco PT Media Nusantara is still no app that can support the management of customer data and the absence of direct information regarding the timing of payments and so forth. In this research made a "Cable TV Application on Amaco PT Media Nusantara Using SMS Gateway". The information provided by SMS is payment time information and information disconnections. Keywords: Notification system, CableTelevision, SMS gateway
Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Dalam Memprediksi Nilai Tukar Petani Wahyudi Ariannor; Muhammad Fajar Razatillah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 18, No 1: Februari 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.647 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v18i1.798

Abstract

Abstrak. Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan alat untuk mengukur kemampuan tukar produk yang dijual petani dengan produk yang dibutuhkan petani dalam produksi dan konsumsi rumah tangga. NTP khususnya pada subsektor Tanaman Pangan, seringkali berfluktuasi setiap bulannya, sehingga dipandang perlu untuk diprediksi dengan tepat, agar dapat membantu pemerintah dan pihak terkait mempersiapkan tindakan-tindakan pencegahan seperti menjaga kestabilan harga produksi pertanian dan mengendalikan harga-harga biaya usaha pertanian. Paper ini menguji penerapan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation untuk memprediksi NPT pada sub sektor Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan. Pengujian dilakukan menggunakan 84 data latih dan 36 data uji. Data masukan berupa data deret waktu NPT subsektor Pangan Provinsi Kalimantan Selatan selama 12 bulan sebelumnya untuk memprediksi NPT setiap bulannya selama periode 12 bulan mendatang. Hasil uji menunjukkan nilai presentase error (MAPE) 0,97, atau diperoleh persentase akurasi prediksi sebesar 99,03 %.Kata Kunci: Prediksi; Nilai Tukar Petani; Subsektor Tanaman Pangan; Jaringan Syaraf tiruan; Backpropagation Abstract. Farmer's Exchange Rate  is a tool to measure the ability to exchange products sold by farmers with products needed by farmers in household production and consumption. Farmer's Exchange Rate, especially in the Food Crops sub-sector, often fluctuates every month, so it is deemed necessary to predict accurately, in order to assist the government and related parties in preparing preventive measures such as maintaining stability in agricultural production prices and controlling agricultural costs. This paper examines the application of Backpropagation Artificial Neural Networks to predict Farmer's Exchange Rate in the Food Crops sub-sector in South Kalimantan Province. The test was carried out using 84 training data and 36 test data. The input data is in the form of time series data for the Farmer's Exchange Rate of the Food sub-sector of South Kalimantan Province for the previous 12 months to predict the Farmer's Exchange Rate every month for the next 12 month period. The test results show the percentage error value (MAPE) is 0.97, or the percentage of prediction accuracy is 99.03%.Keywords: Prediction; Farmer's Exchange Rate; Food Crops Subsector; Artificial Neural Networks; Backpropagation
Evaluasi User Experience Sistem E-Learning Menerapkan User Experience Questionaire Wahyudi Ariannor; Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.608 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.902

Abstract

The class implementation at the STMIK Banjarbaru college has been supported by the e-Learning application as a learning medium, but since the beginning of its use there has been no evaluation to ascertain whether the e-Learning system used has been running well or not, and the extent of user experience (UX) is not known  to the e-Learning application. This study aims to measure the UX of e-Learning applications quantitatively using the User Experience Questionnaire (UEQ) technique, involving 313 respondents. UX measurement uses 26 elements categorized on 6 scales. Based on the test results of the benchmark data set in the New User category, the Novelty scale is below the average, while in the Old User category, 2 scales are obtained below the average, namely Attractiveness and Novelty. The Novelty scale affects the Attractiveness scale, so the Novelty scale is very important to pay attention to, so that users still feel comfortable using e-Learning applications even in a long period of use.Keywords: Analysis; Benchmark datasets; Novelty; AttractivenessAbstrak. Penyelenggaraan perkuliahan di kampus STMIK Banjarbaru telah didukung aplikasi e-Learning sebagai media pembelajaran, namun sejak awal penggunaannya belum dilakukan evaluasi untuk memastikan apakah sistem e-Learning yang digunakan telah berjalan dengan baik atau belum, serta belum diketahui sejauh mana pengalaman pengguna (User Experience/UX) terhadap aplikasi e-Learning tersebut. Penelitian ini bertujuan melakukan pengukuran UX terhadap aplikasi e-Learning secara kuantitatif menggunakan teknik User Experience Questionnaire (UEQ), melibatkan 313 responden. Pengukuran UX menggunakan 26 elemen yang dikategorikan dalam 6 skala. Berdasarkan hasil uji set data benchmark pada kategori Pengguna Baru diperoleh skala Kebaruan (novelty) berada di bawah rata-rata, sedangkan pada kategori Pengguna Lama diperoleh 2 skala di bawah rata-rata, yaitu Daya Tarik (attractiveness) dan Kebaruan. Skala Kebaruan berpengaruh terhadap skala Daya Tarik, sehingga skala Kebaruan sangat penting untuk menjadi perhatian, agar pengguna tetap merasa nyaman menggunakan  aplikasi e-Learning walau dalam jangka waktu penggunaan yang lama.Kata Kunci: Analisis; Set data benchmark; Kebaruan; Daya tarik
Model Aplikasi Edukasi Mengenal Hewan Berbantuan Augmented Reality Akhmad Zakirin; Setyo Wahyu Saputro; Wahyudi Ariannor
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 3: Desember 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v11i3.989

Abstract

In the process of learning to recognize animals, many animal objects are difficult to find in the Early Childhood environment, so that learning to recognize animal objects experiences obstacles. There are many students who find it difficult to distinguish animal objects, especially those that have similarities. Augmented Reality-based application models for animal recognition education will be applied to the teaching and learning process. The Multimedia Development Life Cycle method is used to develop the system. System design uses the Unified Modeling Language (UML) modeling tools, while system development uses the Vuforia library, and functional testing uses the Blackbox test. The Augmented Reality-based application model for animal recognition education helps teachers in children's cognitive learning to provide children with an understanding of natural concepts around animal recognition, and can attract interest in learning and increase children's natural intelligence.Keyword: Recognition; Virtual; Cognitive; Natural Intelligence AbstrakPada proses belajar mengenali hewan, banyak objek hewan yang sulit ditemui di lingkungan Anak Usia Dini, sehingga pembelajaran mengenali objek hewan mengalami kendala. Terdapat banyak peserta didik yang merasa kesulitan dalam membedakan objek hewan, terutama yang memiliki kemiripan. Model aplikasi berbasis Augmented Reality untuk edukasi pengenalan hewan, akan diterapkan untuk proses belajar mengajar. Metode Multimedia Development Life Cycle digunakan untuk mengembangkan sistem. Desain sistem menggunakan tools pemodelan Unified Modelling Language (UML), sedangkan pembangunan sistem dengn library Vuforia, serta pengujian fungsional dengan uji Blackbox. Model aplikasi berbasis Augmented Reality untuk edukasi pengenalan hewan membantu guru dalam pembelajaran kognitif anak untuk memberi pemahaman anak terhadap konsep alam sekitar pengenalan hewan, serta dapat menarik minat belajar dan meningkatkan kecerdasan natural anak-anak.
Analisis Usability Sistem Permohonan Legalisir Menggunakan Metode System Usability Scale Wahyudi Ariannor; Devia Rahma Safitri; Rustati Rahmi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i2.1122

Abstract

One of the applications of e-Government in the districts is the application for legalization of documents that can be accessed widely. Since it was implemented, the application has never been evaluated for usability. So that the ease of use of the application can not be determined. The study measures the usability of quantitative applications using the System Usability Scale (SUS) method using a 10-item rating scale. Based on the test results, the usability value of general public application users has a "Good" value for an adjective rating and has a "D" scale for a grade scale. Meanwhile, the acceptability ranges are at a "High-Marginal" value. Then the usability value of the agency user gets the value "Good" for the adjective rating and has a "C" scale for the grade scale. The acceptability ranges are at a "High-Marginal" value. Aspects that are important to note for improvement or further application development are the aspects of errors and aspects of satisfaction.Keyword: Analisys; Satisfaction; Errors; User experience AbstrakSalah satu penerapan e-Goverment di kantor kecamatan adalah aplikasi permohonan legalisir dokumen yang dapat diakses secara luas. Sejak diimplementasikan, aplikasi belum pernah dilakukan evaluasi usability. Sehingga belum dapat dipastikan kemudahan penggunaan aplikasi oleh pengguna. Penelitian mengukur usability terhadap aplikasi kuantitatif menggunakan metode System Usability Scale (SUS) menggunakan 10 item skala penilaian. Berdasarkan hasil pengujian, nilai usability pengguna aplikasi masyarakat umum memiliki nilai Good untuk adjective rating dan memiliki skala “D” untuk grade scale. Sedangkan pada acceptability ranges berada pada nilai High-Marginal. Kemudian nilai usability pengguna instansi didapatkan nilai Good untuk adjective rating dan memiliki skala “C” untuk grade scale. Pada acceptability ranges berada pada nilai High-Marginal. Aspek yang penting untuk diperhatikan untuk perbaikan atau pengembangan aplikasi lebih lanjut adalah aspek errors dan aspek satisfaction. 
Analyzing User Sentiments in Motor Vehicle Tax Applications Using the Naïve Bayes Algorithm Wahyudi Ariannor; Erwin Arry Kusuma; Fadilah Fadilah; Muhammad Arsyad
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 1: Februari 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i1.1694

Abstract

The South Kalimantan Tax Info application service can provide information about the amount of tax, when you have to pay tax, the due date, and so on. However, the South Kalimantan Tax Info application received many negative reviews from users. So it is necessary to analyze user sentiment using computational techniques. In this context, sentiment analysis is applied using the Naïve Bayes method to user reviews, assisting the Regional Revenue Agency in understanding perceptions and enhancing service quality. The literature review encompasses similar studies that employ the Naïve Bayes algorithm for sentiment analysis in e-government applications. The research methodology involves collecting review data from the Google Play Store through web scraping, labeling based on ratings, and pre-processing. The results of sentiment analysis, utilizing the confusion matrix, demonstrate the highest accuracy of 92% with a 10:90 data split. This study contributes to users' comprehension of public service applications, facilitating continuous improvement.Keywords: Sentiment analysis; Confusion matrix; Text mining; Emoticon AbstrakLayanan aplikasi Info Pajak Kalsel dapat memberikan informasi tentang besaran pajak, waktu harus bayar pajak, jatuh tempo dan lain-lain.  Namun, aplikasi Info Pajak Kalsel menerima banyak ulasan negatif dari pengguna. Maka diperlukan analisis sentimen pengguna menggunakan teknik komputasi. Dalam konteks ini, analisis sentimen diterapkan menggunakan metode Naïve Bayes pada ulasan pengguna, membantu Badan Pendapatan Daerah memahami persepsi dan meningkatkan kualitas layanan. Studi literatur mencakup penelitian sejenis yang menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk analisis sentimen pada aplikasi e-Government. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan data ulasan dari Google Playstore melalui web scraping, pemberian label berdasarkan rating, dan proses pre-processing. Hasil analisis sentimen menggunakan confusion matrix menunjukkan akurasi tertinggi sebesar 92% pada pembagian data 10:90. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman pengguna terhadap aplikasi pelayanan publik, memungkinkan perbaikan berkelanjutan.Kata kunci: Analisis sentimen; Matriks konfusi; Text mining; Emotikon
PENDAMPINGAN MENGGUNAKAN PLATFORM BELAJAR.ID DI SMA PLUS CITRA MADINATUL ILMI BANJARBARU Khairullah, Khairullah; Ariannor, Wahyudi; Susarianto, Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 3, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v3i2.1432

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru tentang penggunaan platform belajar.id sebagai sarana pembelajaran digital. Dengan latar belakang pesatnya perkembangan teknologi informasi, pemerintah menyediakan akun belajar.id untuk mendukung digitalisasi pendidikan. Namun, pemanfaatannya belum maksimal, terutama di kalangan siswa. Kegiatan ini dimulai dengan analisis situasi, pelatihan penggunaan platform belajar.id, dan evaluasi hasil. Pelatihan mencakup pengenalan fitur-fitur seperti Google Classroom dan Google Meet, diikuti dengan praktik langsung untuk memastikan siswa dapat mengoptimalkan alat-alat tersebut. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ini mampu memperkuat kemampuan siswa dalam menjalankan pembelajaran daring dan mendorong implementasi teknologi pendidikan secara lebih efektif.
Analisis Topik Skripsi Menerapkan Pemodelan Latent Dirichlet Allocation Ariannor, Wahyudi; Kusuma, Erwin Arry; Pratiwi, Andita Suci
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 13, No 3: Desember 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v13i3.2271

Abstract

At XYZ University, the alignment of thesis titles with the vision of each study program has never been analyzed. The sheer volume of thesis titles makes conventional analysis challenging. Therefore, an automated and rapid analysis technique is needed. Topic modeling with the Latent Dirichlet Allocation (LDA) model offers a solution for facilitating topic analysis. This study compares topic modeling results with and without stemming in data preprocessing. Topic modeling without stemming yielded higher coherence scores compared to stemming, with scores of 0.336 for the Informatics Engineering program and 0.446 for the Information Systems program. Based on the topic modeling analysis, it was found that the thesis topics have a clear focus aligned with the vision and mission of each study program.Keywords: Stemming; coherence score;Thesis titles; Vision and mission; Topic modeling AbstrakPada perguruan tinggi XYZ, judul-judul skripsi yang telah ada belum pernah dilakukan analisis kesesuaian topik dengan visi masing-masing program studi. Jumlah judul-judul skripsi yang begitu banyak akan sulit jika dianalisis secara konvensional. Sehingga diperlukan teknik yang dapat melakukan analisis otomatis dengan cepat. Teknik pemodelan topik dengan model Latent Dirichlet Allocation (LDA) dapat menjadi solusi untuk mempermudah menganalisis topik. Penelitian ini membandingkan hasil pemodelan topik antara hasil dengan menerapkan stemming dan tanpa stemming pada pra-pemrosesan data. Pemodelan topik tanpa proses stemming menghasilkan Coherence Score yang lebih tinggi dibandingkan dengan proses stemming, yaitu 0,336 untuk program studi Teknik Informatika dan 0,446 untuk program studi Sistem Informasi. Berdasarkan analisis pemodelan topik, ditemukan bahwa topik-topik skripsi memiliki fokus yang jelas sesuai dengan visi dan misi masing-masing program studi. 
Analisis Kinerja Model Machine learning dalam Prediksi Gagal Panen Gabah Nizami, Taufik; Mustaqiim, Muhammad Atillah; Ariannor, Wahyudi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2501

Abstract

In Banjar Regency, rice production faces significant challenges, including high crop failure rates and production variability across regions, which impact equitable food availability. This study aims to analyze the performance of various machine learning algorithms in predicting rice crop failures, a critical issue in food security. The research variables include factors such as weather, air humidity, soil conditions, agricultural variables, and tungro disease infestations. Several algorithms were tested, including Naive Bayes, Logistic Regression, Decision Tree, Random Forest, XGBoost, and others. Evaluation was conducted using cross-validation techniques with metrics such as accuracy, precision, recall, F1-Score, and ROC AUC. The results indicate that the Random Forest and XGBoost algorithms achieved the best performance, with accuracies of 77% and 70%, respectively. The study concludes that machine learning-based models can support better decision-making to mitigate crop failure risks. Furthermore, this research provides a foundation for the development of predictive models in the agricultural sector.Keywords: Harvest failure; Rice; Machine learning; Prediction; Food security AbstrakDi Kabupaten Banjar, produksi gabah menghadapi kendala signifikan, termasuk gagal panen yang tinggi dan variasi produksi antar wilayah, yang memengaruhi ketersediaan pangan merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja berbagai algoritma machine learning dalam memprediksi gagal panen gabah, yang merupakan permasalahan penting dalam ketahanan pangan. Variabel penelitian mencakup faktor-faktor seperti cuaca, kelembapan udara, kondisi tanah, variabel pertanian, dan serangan tungro. Beberapa algoritma yang diuji meliputi Naive Bayes, Logistic Regression, Decision Tree, Random Forest, XGBoost, dan lainnya. Evaluasi dilakukan menggunakan teknik cross-validation dengan metrik akurasi, precision, recall, F1-Score, dan ROC AUC. Hasil menunjukkan bahwa algoritma Random Forest dan XGBoost memberikan performa terbaik, dengan akurasi masing-masing sebesar 77% dan 70%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model berbasis machine learning dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam mengurangi risiko gagal panen. Penelitian ini juga memberikan dasar untuk pengembangan model prediksi di sektor agrikultur.Kata kunci: Gagal panen; Gabah; Machine learning; Prediksi; Ketahanan pangan
Web-Based Geographic Information System Model for Construction Business Surveys Fathimah, Siti; Abdi, Syarifullah; Ariannor, Wahyudi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2535

Abstract

The construction business survey conducted by BPS Banjarbaru City frequently encounters challenges such as unclear business addresses, including the absence of house numbers or RT/RW, and annual changes of survey personnel, resulting in inconsistencies in data collection. This study aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) to address these issues. The Rapid Application Development (RAD) method was employed to ensure the system meets user requirements. Functional testing results demonstrate that all features evaluated operate as intended, ensuring the system supports survey efficiency, addresses issues with unclear addresses, and maintains data continuity across survey periods. Thus, the system provides an effective solution to the challenges faced in construction business surveys conducted by BPS Banjarbaru City.Keywords: Geographic Information System; Business entity survey; Construction AbstrakSurvei badan usaha konstruksi yang dilakukan oleh BPS Kota Banjarbaru sering menghadapi kendala berupa alamat badan usaha yang kurang jelas, seperti tidak tercantumnya nomor rumah atau RT/RW, serta pergantian petugas survei setiap tahun yang menyebabkan ketidakkonsistenan dalam pendataan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode Rapid Application Development (RAD) diterapkan untuk memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian fungsionalitas sistem menunjukkan bahwa, seluruh fitur yang diuji berfungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna, memastikan sistem dapat mendukung efisiensi survei, mengatasi kendala alamat tidak jelas dan menjaga kesinambungan data antarperiode survei. Dengan demikian, sistem ini memberikan solusi permasalahan dalam survei badan usaha konstruksi di BPS Kota Banjarbaru.Kata kunci: Sistem Informasi Geografis; Survei badan usaha; Konstruksi