Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

HUBUNGAN ANTARA UMUR, PARITAS DAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2016 - 2017 Riastawaty, Dewi
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v8i1.472

Abstract

Setiap 6 menit terdapat satu bayi baru lahir yang meninggal. Penyebab terbesar kematian bayi baru lahir yaitu bayi berat lahir rendah (29%), asfiksia (27%) trauma lahir, ikterus neonatorium, infeksi lain dan kelainan kongenital dibanding dengan penyebab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Umur, Paritas Dan Anemia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016 - 2017. Penelitian ini merupakan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus adalah seluruh bayi baru lahir dengan BBLR pada tahun 2016-2017 sebanyak 30 orang dan kelompok kontrol adalah seluruh bayi baru lahir dengan berat  badan lahir normal tahun 2016-2017 sebanyak 343 orang. Sampel dalam penelitian ini masing – masing sebanyak 30 orang yang diambil dengan teknik total sampling dan purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-23 Mei 2018 di RSUD Raden Mattaher Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden,  46 responden (76,7%) memiliki umur berisiko, 33 responden (55%) memiliki paritas berisiko , 33 responden (55%) tidak mengalami anemia dan 30 responden (50%) dengan BBLR. Tidak ada hubungan umur dengan kejadian BBLR karena nilai p value (0,360) > 0,05. Ada hubungan paritas (p=0,009) dan anemia (0,038) dengan kejadian BBLR karena nilai p value  < 0,05. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai gambaran dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya dalam mencegah dan meninjau kembali faktor risiko dari BBLR.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL TERHADAP PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS TALANG BAKUNG KOTA JAMBI TAHUN 2012 Riastawaty, Dewi; Sondang, Sondang
SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara Nasional saat ini cakupan pelayanan antenatal baik dari segi kuantitas maupun kualitasmasih tergolong rendah, hal ini di sebabkan karena jumlah petugas pengelola dan pelaksanaanprogran kesehatan ibu dan anak (KIA) di Puskesmas di rasakan masih kurang, di samping ituterbatasnya pengetahuan, keterampilan, sarana yang tersedia serta masih rendahnyapemanfaatan sarana institusi oleh masyarakat. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia(SDKI) tahun 2007, cakupan pelayanan kunjungan baru ibu hamil (K1) di Indonesiaberdasarkan data dari Puskesmas, sebesar 63,96 %. Angka capaian ini belum merupakan K1murni melainkan jumlah kunjungan pertama ibu hamil (kontak pertama). Untuk meningkatkancakupan K1, perlu adanya sosialisasi terutama bagi ibu hamil untuk memeriksakan dirikePuskesmas. Sedangkan cakupan K4 adalah 79,84% dari 25,521 orang ibu hamil. Tujuanpenelitian ini untuk melihat gambaran tingkat kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan antenatalcare di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi Tahun 2012.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifdengan rancangan cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas TalangBakung Kota Jambi dari bulan Januari s/d Juni 2012 yang berjumlah 408 orang. Pengambilansampel pada penelitian diambil 10% yaitu sebanyak 41 orang dengan menggunakan teknikaccidental sampling. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner dan dianalisis secaraunivariat.Hasil penelitian bahwa sebanyak 17 responden (41,5%) puas terhadap pelayanan antenatalcare, dan sebanyak 24 responden (58,5%) kurang puas terhadap pelayanan antenatal care.Sebanyak 25 responden (61,0%) interaksi bidan dengan ibu hamil baik, dan sebanyak 16responden (39,0%) interaksi bidan dengan ibu hamil kurang baik. Sebanyak 19 responden(46,3%) informasi bidan dengan ibu hamil baik, dan sebanyak 22 responden (53,7%) informasibidan dengan ibu hamil kurang baik.Dengan demikian maka Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi agar lebih meningkatkanpenyuluhan kesehatan dan informasi tentang pelayanan antenatal care dengan caramemberikan leaflet atau brosur serta poster pelayanan antenatal care dan melengkapi saranadan prasarana antenatal care.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita di Desa Raya Kec Berastagi Tahun 2020 Lismawati, Lismawati; Riastawaty, Dewi; Novidha, Donna Harriya; Nababan, Tiarnida
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah vaksin campak lanjutan ini merupakan masalah yang tergolong masih baru dalam periode penerbitan beritanya, karenanya belum ada penelitian yang menggunakan metode dan teori yang sama dengan peneliti gunakan sehingga cakupan imunisasi campak lanjutan masih rendah. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kec Berastagi Tahun 2017 pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 8861 balita (14.77%) dan pada tahun 2018 cakupan pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 23525 balita (50.83%). Tujuan penelitian untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Desa Raya sebanyak 908 ibu balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik simple random sampling. Penelitian ini telah dilakukan di Desa Raya Kec Berastagi yang diperkirakan pada Tanggal 12 sampai 19 Maret 2020. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden mayoritas responden tidak melakukan sebanyak 32 (76.2%) responden, pengetahuan kurang sebanyak 25 (59.5%) responden, motivasi yang rendah sebanyak 29 (69.0%) responden, peran petugas kesehatan dengan baik yaitu sebanyak 21 (50.0%) responden. Uji statistic Ada hubungan yang signifikan pengetahuan (0,000), dan Motivasi (0,001) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (0,277) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan pemberian imunisasi campak lanjutan, sedangkan peran petugas kesehatan tidak terdapat hubungan yang siginifikan. Maka upaya dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai imunisasi khususnya imunisasi lanjutan seperti campak dengan cara memperluas sasaran promosi kesehatan mengenai imunisasi lanjutan tidak hanya kepada ibu balita tetapi juga pada anggota keluarga lainnya seperti suami, orang tua dan mertua.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan KB Pasca Salin Di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020 Riastawaty, Dewi
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan KB pasca persalinan merupakan strategi yang penting dari kesehatan masyarakat. Cakupan KB Pasca Persalinan dan Pasca keguguran dibandingkan dengan cakupan peserta KB baru masih sebesar 13,27%. Capaian tersebut juga masih didominasi oleh non MKJP yaitu suntikan (52,49%) dan pil (18,95%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pasca salin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada tanggal 3-6 Mei 2020. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada bulan Januari-Mei 2020 yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian diambil dengan cara total sampling. Analisa data secara univariat, bivariate dan multivariat. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden, sebagian besar tidak menggunakan KB pasca salin sebanyak 22 responden (56,4%), melakukan kunjungan nifas ≥ 4 kali sebanyak 22 responden (56,4%), memiliki persepsi baik sebanyak 21 responden (53,8%), dukungan suami baik sebanyak 20 responden (51,3%). Ada hubungan kunjungan nifas (nilai p=0,026), persepsi (nilai p=0,000) dan dukungan suami (nilai p=0,034) dengan penggunaan KB pasca salin karena nilai p < 0,05. Faktor dominan mempengaruhi penggunaan KB pascasalin adalah persepsi dengan nilai p = 0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan KB pascasalin dengan menyediakan leaflet, brosur, sebagai media informasi untuk masyarakat khususnya meningkatkan pengetahuan ibu bersalin, melakukan penyuluhan dan memotivasi ibu bersalin segera menggunakan KB pasca salin.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN KONTRAKSI DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT UMUM RADEN MATTAHER KOTA JAMBI Riastawaty, DEWI
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN KONTRAKSI DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT UMUM RADEN MATTAHER KOTA JAMBI
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan KB Pasca Salin Di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020 Dewi Riastawaty
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.787 KB)

Abstract

Pelayanan KB pasca persalinan merupakan strategi yang penting dari kesehatan masyarakat. Cakupan KB Pasca Persalinan dan Pasca keguguran dibandingkan dengan cakupan peserta KB baru masih sebesar 13,27%. Capaian tersebut juga masih didominasi oleh non MKJP yaitu suntikan (52,49%) dan pil (18,95%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pasca salin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada tanggal 3-6 Mei 2020. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada bulan Januari-Mei 2020 yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian diambil dengan cara total sampling. Analisa data secara univariat, bivariate dan multivariat. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden, sebagian besar tidak menggunakan KB pasca salin sebanyak 22 responden (56,4%), melakukan kunjungan nifas ≥ 4 kali sebanyak 22 responden (56,4%), memiliki persepsi baik sebanyak 21 responden (53,8%), dukungan suami baik sebanyak 20 responden (51,3%). Ada hubungan kunjungan nifas (nilai p=0,026), persepsi (nilai p=0,000) dan dukungan suami (nilai p=0,034) dengan penggunaan KB pasca salin karena nilai p < 0,05. Faktor dominan mempengaruhi penggunaan KB pascasalin adalah persepsi dengan nilai p = 0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan KB pascasalin dengan menyediakan leaflet, brosur, sebagai media informasi untuk masyarakat khususnya meningkatkan pengetahuan ibu bersalin, melakukan penyuluhan dan memotivasi ibu bersalin segera menggunakan KB pasca salin.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas jambi kecil tahun 2022 Dewi Riastawaty; Popy Apriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.108 KB)

Abstract

WHO melaporkan cakupan vaksinasi global tetap di 85%, tanpa perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Sekitar 42% kematian bayi baru lahir disebabkan oleh berbagai bentuk infeksi seperti infeksi saluran napas, tetanus neonatorum, sepsis, meningitis, dan infeksi gastrointestinal. Penyebab kematian bayi yang lainnya adalah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi, seperti tetanus, campak, dan difteri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022 Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14-21 Februari 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi berjumlah 467 bayi dengan sampel sebanyak 41 responden. Tehnik pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), pendidikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,006), dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Jambi Kecil Tahun 2022 (ρ-value = 0,019).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Diare Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Yang Benar Dewi Riastawaty
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak–anak cenderung mempunyai kebiasaan kurang menjaga kebersihan tangannya dengan cuci tangan terutama pada saat disekolah. Tidak mencuci tangan menjadi salah satu faktor risiko kematian anak karena diare. Dalam memperkenalkan cuci tangan pakai sabun yang benar, pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya untuk pemberantasan penyakit menular seperti diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare dengan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar pada anak SD Adhyaksa Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan di SD Adhyaksa Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh siswa/i SD Adhyaksa Kota Jambi kelas 1-3 yang berjumlah 216 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang dilakukan dengan cara proportional random sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare seluruh responden (100%) memiliki perilaku cuci tangan pakai sabun yang tidak benar dan sesudah diberikan sebagian besar memiliki perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar sebanyak 26 responden (78,8%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare dengan perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar pada anak.dengan p value 0,000 < 0,05. Saran bagi pihak sekolah terutama guru dapat mengajarkan/mengulangi cara mencuci tangan pakai sabun yang benar kepada siswa dilakukan dengan pendekatan sesuai dengan tahap perkembangan psikologis masing-masing siswa