Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KONSEP DAN TEORI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Hatta
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 3 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Signifikansi tulisan ini adalah upaya pemetaan konsep dan teori belajar perspektif pendidikan Islam. Pendidikan Islam itu sendiri adalah sebuah upaya untuk membimbing peserta didik dalam rangka memanfaatkan seluruh potensi dirinya sebagai individu. Potensi panca indera, akal, dan qalb menjadi instumen utama dalam pembelajaran Islam. Lebih lanjut sehubungan dengan itu maka dalam terdapat beberapa metode untuk memerdayakan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik diantaranya adalah metode tilawah yang memberdayakan fungsi pancaindera, ta’lim yang memaksimalkan fungsi akal, tadrib juga memberdayakan fungsi pancaindera dan akal, tazkiyah dan ta’dib yang memberdayakan fungsi qalb. Pada akhirnya pemanfaatan metode tilawah, ta’lim, tadrib, tazkiyah, dan ta’dib dalam pengembangan aspek kepribadian dan pengetahuan secara maksimal menjadi pilihan metode pembelajaran yang utama dalam pendidikan Islam.
KONSEP DAN TEORI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Hatta
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 3 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.039 KB)

Abstract

Signifikansi tulisan ini adalah upaya pemetaan konsep dan teori belajar perspektif pendidikan Islam. Pendidikan Islam itu sendiri adalah sebuah upaya untuk membimbing peserta didik dalam rangka memanfaatkan seluruh potensi dirinya sebagai individu. Potensi panca indera, akal, dan qalb menjadi instumen utama dalam pembelajaran Islam. Lebih lanjut sehubungan dengan itu maka dalam terdapat beberapa metode untuk memerdayakan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik diantaranya adalah metode tilawah yang memberdayakan fungsi pancaindera, ta’lim yang memaksimalkan fungsi akal, tadrib juga memberdayakan fungsi pancaindera dan akal, tazkiyah dan ta’dib yang memberdayakan fungsi qalb. Pada akhirnya pemanfaatan metode tilawah, ta’lim, tadrib, tazkiyah, dan ta’dib dalam pengembangan aspek kepribadian dan pengetahuan secara maksimal menjadi pilihan metode pembelajaran yang utama dalam pendidikan Islam.
Pelatihan Perawatan Jenazah Bagi Ibu-Ibu Jama’ah Pengajian Suwarno; Muhammad Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa Vol. 1 No. 4 (2022): October 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmf.v1i4.2319

Abstract

Perawatan jenazah selama ini masih dianggap sebagai tugas seorang imam kampung ataupun kiyai saja, padahal dalam islam perawatan jenazah hukumnya fardlu kifayah, yang berarti bahwa apabila dalam satu kampuh sudah ada satu orang yang melakukan perawatan jenazah maka gugurlah kewajiban yang lain, namun apabila tidak ada satupun yang melakukan perawatan jenazah maka semua orang dalam satu kampong itu berdosa. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu pengajian mengenai pentingnya perawatan jenazah. Metode pengabdian dilakukan selama satu hari penuh dengan memberikan materi fiqih terkait bab jenazah sekaligus praktik perawatan jenazah. Hasil pengabdian terlihat bahwa ibu-ibu pengajian memahami arti pentingnya perawatan jenazah, dan terampil melakukan perawatan jenazah.
Implementation of Program Islamic Religious Education Program at State Junior High School (SMPN) 2 Kuta Makmur, Aceh Utara Muhammad Hatta
Journal of Educational Analytics Vol. 2 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jeda.v2i1.2735

Abstract

The flagship Islamic religious education program is a collaboration between the Aceh provincial government and the Aceh Regional Ministry of Religion. This program is intended to create excellence in PAI learning. The purpose of this study was to find out the implementation of the superior Islamic religious education program at SMPN 2 Kuta Makmur, North Aceh. The research method used is a qualitative research method. Data collection techniques used are interviews and observation. Furthermore, the data were analyzed using a qualitative descriptive analysis. The results of the study show that in practice the leading Islamic religious education program at SMPN 2 Kuta Makmur Aceh Utara is carried out by strengthening Guidance to Write and Read the Qur'an (BTQ) so that students become a Qur'anic generation. The implementation of the program begins with outreach to all school members. Obstacles faced in implementing this superior Islamic religious education program include the lack of operational costs and the lack of facilities owned by schools.
Abdullah Saeed’s Contextual Restructures of The Qur’an Muhammad Hatta
International Journal of Islamic Thought and Humanities Vol. 2 No. 1 (2023): International Journal of Islamic Thought and Humanities
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.3 KB) | DOI: 10.54298/ijith.v2i1.56

Abstract

This paper tries to explain Abdullah Saeed's ideas with a new approach to interpreting the Qur'an, namely an approach called the contextualist approach. In Abdullah Saeed's perspective, there has been a gap between the text that has been understood literally by most scholars and the socio-historical context of the Qur'an at the time the revelation was revealed and the contemporary needs of Muslims today. With the hermeneutic interpretation model, he proposes four stages in his interpretation of the Qur’an, namely: meeting the world of the text, conducting critical analysis, finding the meaning of the text for its first recipient, and determining the meaning and application of the text for the present. Abdullah Saeed's idea is at least an alternative solution to address the contemporary challenges faced by Muslims today.
Validitas Aplikasi Penilaian Sikap Berbasis Android Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Masruchan Masruchan; Suwarno Suwarno; Muhammad Hatta
LITERATUS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v5i1.1104

Abstract

The 2013 curriculum mandates that psychomotor, emotional, and cognitive domains be included in educational evaluation. Teachers, including those who teach PAI subjects, still struggle with affective or attitude evaluation. In order to determine the validity of the development product in the form of an attitude assessment application, the authors are interested in creating an android-based attitude assessment application for PAI subjects. The ADDIE research and development model method is being used in this project. A total of 50 instructors teaching Islamic religious education courses from 5 distinct madrasahs—MAN 1 Mojokerto, MAN 2 Mojokerto, MA Nurul Islam, MA Al Mas'udy, and MA Al Islamy in Mojokerto Regency—participated in this study. The study took place between January and June 2022. The methods used to acquire the data were observation, interviews, and questionnaires. Both qualitative and quantitative data analysis is used. Data from interviews and observations were analyzed qualitatively, while information from questionnaires was analyzed quantitatively. Based on the evaluation of information technology experts, who gave the development of an android-based attitude assessment application an average score of 4.25, and evaluation experts, who gave it an average score of 4.37, the results demonstrated that it was a very valid application.