Arif Maftukhin
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 63 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Pada Siswa Kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo Rusman Rusman; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa SMP Negeri 22 Purworejo yang ditandai dengan rendahnya keberanian siswa untuk bertanya mengenai persoalan yang belum dipahami dan menjawab pertanyaan selama proses pembelajaran berlangsung. Bertujuan meningkatkan keaktifan belajar dengan memanfaatkan model pembelajaran Snowball Throwing. Sebagai subyek adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo tahun pelajaran 2011/ 2012, yang berjumlah 32 orang yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan model pembelajaran Snowball Throwing dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo. Hal ini terlihat dari hasil observasi keaktifan belajar siswa sebesar 42,81% pada pra siklus, menjadi 53,91% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 72,27% pada siklus II. Sementara itu angket keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 81,56% dan meningkat menjadi 86,87% pada siklus II. Peningkatan keaktifan belajar siswa ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa dari 57,53 dengan ketuntasan 31,25% pada pra siklus meningkat menjadi 65,31 dengan ketuntasan 50,00% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 70,93 dengan ketuntasan 71,86% pada siklus II. Sehingga model pembelajaran Snowball Throwing dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran yang mengupayakan peningkatan keaktifan belajar.
Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Peningkatan Pemahaman IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang Hajir Hajir; R. Wakhid Akhdinirwanto; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk Peningkatan pemahaman IPA Siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pemahaman IPA pada siswa masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan pemahaman IPA siswa IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang dengan Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada pokok bahasan gaya. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 wonosari Sadang yang berjumlah 22 siswa, 11 putri dan 11 putra. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: lembar observasi pemahaman IPA siswa, angket pemahaman IPA siswa, soal tes. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Deskriptif Persentase. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman IPA pada siswa meningkat yaitu pada siklus I persentasenya sebesar 63,55%. Setelah dilakukan tindakan siklus II meningkat menjadi 75,27%. Peningkatan pemahaman siswa ini berpengaruh yang tadinya 63,64% menjadi 81,82%.
Peningkatan Kreativitas Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Klirong Amanatul Mukaromah; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Klirong disebabakan oleh pembelajaran yang berlangsung pada mata pelajaran fisika kurang menarik, membosankan dan belum dapat mengatasi kesulitan siswa dalam belajar fisika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa dengan penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Klirong Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 6 laki-laki dan 26 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa. Hal ini terlihat dari rata-rata kreativitas belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong sesuai lembar observasi 47,50% pada pra siklus, meningkat menjadi 78,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 82,89% pada siklus II. Sedangkan pada angket, kreativitas belajar siswa awalnya 48,75% pada pra siklus, meningkat menjadi 73,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81,25% pada siklus II. Peningkatan kreativitas belajar siswa diikuti peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa pada pra siklus 59,38% meningkat menjadi 68,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87,50% pada siklus II sehingga model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa.
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Berbasis Guided Inquiry untuk Mengoptimalkan Hands On Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2013/2014 Isnaeni Arifah; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) untuk mengoptimalkan hands on dengan mengembangkan buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan angket. Instrumen yang digunakan untuk melihat kualitas buku petunjuk praktikum yaitu lembar angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, pengoptimalan hands on, observasi pengoptimalan hands on, dan respon mahasiswa. Analisis data dengan analisis diskriptif persentase. Penelitian yang dikembangkan melalui tujuh langkah pengembangan, dengan melalaui tahap-tahap: menentukan potensi dan masalah, pengumpulan data awal, desain buku petunjuk praktikum, validasi buku petunjuk praktikum, revisi I, uji coba terbatas, dan revisi II. Pada tahap uji coba terbatas diperoleh hasil: 1) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry diyatakan layak berdasarkan validator sebesar 89%; 2) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry diimplementasikan dengan baik dalam kegiatan praktikum berdasarkan penilaian observer sebesar 85%; 3) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry cukup mengoptimalkan hands on mahasiswa berdasarkan penilaian observer sebesar 84%.
Pengembangan LKS Berbasis Learning Cycle Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Di SMP N 15 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Yudi Ari Susanto; Arif Maftukhin; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian R&D guna mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis learning cycle untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII SMP N 15 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengembangan dalam penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research and Development) Borg & Gall yang telah dimodifikasi. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode angket dan metode wawancara. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data dengan rerata, SPSS 16.0 dan Percentage Agreement. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis learning cycle. Berdasarkan hasil validasi dari tiga validator dapat disimpulkan bahwa kualitas Silabus mendapat skor rerata 35 ketegori sangat baik, kualitas RPP skor rerata 68,7 kategori baik, kualitas Soal mendapat skor rerata 43,7 kategori sangat baik dan kualitas LKS yang dikembangkan mendapat skor rerata 56 katagori sangat baik dan layak digunakan. Keterlaksanaan pembelajaran mendapat skor rerata 4,04 kategori sangat baik. Respon siswa terhadap LKS yang dikembangkan mendapat skor rerata 37,7 katagori baik. Angket aktivitas belajar terhadap proses pembelajaran mendapat skor rerata 42,5 kategori sangat baik. Observasi aktivitas belajar meningkat dari 62% menjdi 66%. Dengan demikian LKS berbasis Learning Cycle layak digunakan dan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Pengembangan Penilaian Unjuk Kerja Berbasis Hands On Activity untuk Mengukur Kreativitas pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Atik Hidayati; Arif Maftukhin; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) untuk mengukur kreativitas siswa dengan mengembangkan penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X MIA 3 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode observasi, angket dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk melihat kualitas lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity yaitu lembar angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, respon siswa. Kualitas lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity oleh 2 dosen ahli dari Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2 guru Fisika dari SMA Negeri 5 Purworejo serta teman sejawat peneliti yang telah menjadi guru Fisika di SMA Negeri 11 Purworejo dan guru IPA MTS Darrussa”adah di Kebumen. Analisis data dengan Percentages Correction dan Precentage Agreement. Penelitian yang dikembangkan melalui tujuh langkah pengembangan, dengan rerata kelayakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity sebesar 3,14 termasuk kategori “baik”. Keterlaksanaan pembelajaran Fisika menggunakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity sebesar 3,21 dengan kategori “baik”. Respon siswa terhadap lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity dengan rerata sebesar 3,23 dengan kategori ”baik”. Hasil ketercapaian siswa menggunakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity untuk mengukur kreativitas pada pertemuan pertama mencapai rerata 3,03 dalam kategori “baik”, pada pertemuan kedua mencapai rerata 3,11 dengan kategori “baik”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity dapat mengukur kreativitas siswa kelas X dan dapat layak digunakan.
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Berbasis Lingkungan (APBL) pada Materi Dinamika Partikel terhadap Kemampuan Psikomotor P1 Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun Agus Slamet Isnanto; Arif Maftukhin; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang pengaruh penggunaan alat peraga berbasis lingkungan (APBL) pada materi dinamika partikel terhadap kemampuan psikomotor P1 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik random sampling dari populasi 284 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun, sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 155 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan angket yang selanjutnya dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, linieritas dan uji independensi dilakukan sebagai uji prasyarat dan selanjutnya data diuji hipotesis dengan menggunakan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara alat peraga berbasis lingkungan (APBL) terhadap psikomotor P1 peserta didik yang ditunjukkan pada R2 (0,997) dengan korelasi (0,999).
Pengembangan Penilaian Unjuk Kerja Berbasis Hands On Activity untuk Mengukur Kreativitas pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Atik Hidayati; Arif Maftukhin; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) untuk mengukur kreativitas siswa dengan mengembangkan penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X MIA 3 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode observasi, angket dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk melihat kualitas lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity yaitu lembar angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, respon siswa. Kualitas lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity oleh 2 dosen ahli dari Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2 guru Fisika dari SMA Negeri 5 Purworejo serta teman sejawat peneliti yang telah menjadi guru Fisika di SMA Negeri 11 Purworejo dan guru IPA MTS Darrussa”adah di Kebumen. Analisis data dengan Percentages Correction dan Precentage Agreement. Penelitian yang dikembangkan melalui tujuh langkah pengembangan, dengan rerata kelayakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity sebesar 3,14 termasuk kategori “baik”. Keterlaksanaan pembelajaran Fisika menggunakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity sebesar 3,21 dengan kategori “baik”. Respon siswa terhadap lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity dengan rerata sebesar 3,23 dengan kategori ”baik”. Hasil ketercapaian siswa menggunakan lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity untuk mengukur kreativitas pada pertemuan pertama mencapai rerata 3,03 dalam kategori “baik”, pada pertemuan kedua mencapai rerata 3,11 dengan kategori “baik”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa lembar penilaian unjuk kerja berbasis hands on activity dapat mengukur kreativitas siswa kelas X dan dapat layak digunakan.
Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotorik pada Pelaksanaan Praktikum Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Budi Yuniarti; Siska Desy Fatmaryanti; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan instrumen penilaian hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap pendefinisian; (2) tahap perancangan; (3) tahap pengembangan; (4) dan tahap pendiseminasian. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli materi, (2) uji guru Fisika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli materi sebesar 3,31 dan guru Fisika sebesar 3,47 dengan interpretasi “baik” sehingga instrumen penilaian ini layak sebagai instrumen pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 3,33 dengan interpretasi “baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 76% dan 68% dengan rerata 3,03 dan 2,72. Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 2,97 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian instrumen penilaian psikomotorik layak dan efektif digunakan sebagai instrumen pembelajaran Fisika.
Implementasi Model Conceptual Understanding Procedures (Cups) dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif C2 Siswa Kelas X SMK YPT Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Bayu Siswanto; Sriyono Sriyono; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif C2 pada pembelajaran fisika siswa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bahwa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa SMK YPT Purworejo kelas X. Pemahaman konsep fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 30,61%, meningkat menjadi 46,97% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat menjadi 61,82% setelah diberi tindakan pada siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa dalam pembelajaran fisika.