Arif Maftukhin
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 63 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Demonstrasi-Eksperimen Berbasis Lingkungan Terhadap Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Riyanti Riyanti; Arif Maftukhin; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi-eksperimen berbasis lingkungan terhadap keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa kelas X SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 191 siswa kelas X SMA Negeri 4 Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 56 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert yang masing-masing sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validasi dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji t (t-test). Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji t sampel berkorelasi. Dengan α = 0,05 diperoleh (1) dengan menggunakan uji t, metode demonstrasieksperimen berbasis lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan proses siswa karena ????ℎ???????????????????? = 7,613 > ???????????????????????? = 1,703 artinya ????0 ditolak dan ????1 diterima; (2) dengan menggunakan uji t, metode demonstrasi-eksperimen berbasis lingkungan berpengaruh terhadap sikap ilmiah siswa karena ????ℎ???????????????????? = 7,936 > ???????????????????????? = 1,703 artinya ????0 ditolak dan ????1 diterima; (3) dengan menggunakan uji t sampel berkorelasi, metode demonstrasi-eksperimen berbasis lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa karena ????ℎ???????????????????? = 10,604 > ???????????????????????? = 1,703 untuk keterampilan proses dan ????ℎ???????????????????? = 15,308 > ???????????????????????? = 1,703 untuk sikap ilmiah siswa artinya ????0 ditolak dan ????1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi-eksperimen berbasis lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa baik dengan uji t maupun uji t berkorelasi.
Efektivitas Model Pembelajaran Novick dalam Meningkatkan Daya Serap dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Sari Istiqomah; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) guna mengetahui efektivitas model pembelajaran Novick terhadap daya serap dan hasil belajar siswa di SMA Negeri 5 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 5 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 2 kelas sebanyak 64 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental), bentuk yang digunakan dalam eksperimen semu (quasy experiment) ini yaitu bentuk Nonequivalent Control Group Design. Data yang diperoleh dianalisis dengan One-Way Anava berbantuan komputer program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran Novick efektif terhadap daya serap siswa.(2) Model pembelajaran Novick efektif terhadap hasil b
Pengaruh Model Pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dengan Media Questions Box Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 Wiwit Agus Setiyani; Arif Maftukhin; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu guna mengetahui pengaruh model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dengan media Questions Box terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini semua siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Karanganyar yang berjumlah 160 siswa. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes hasil belajar yang telah memenuhi syarat tingkat kesukaran, daya beda, validitas, dan reliabilitas. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t dengan α = 0.05 menunjukkan (1) tobservasi = 5,413 > 1,6698 artinya Ho ditolak ( ????0,05:62 = 1,6698; DK = t/t < -1,6698 atau t > 1,6698), (2) thitung = 7,21 > 1,69389 dengan keputusan uji Ho ditolak (????0,05:32 = 1,69389; DK = t/t < -1,69389 atau t >1,69389). Hal ini menunjukkan (1) model pembelajaran RTE dengan media Questions Box memberikan hasil belajar fisika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) model pembelajaran RTE dengan media Questions Box berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2014/2015.
Pengembangan Alat Peraga GLB dan GLBB Berbasis Sensor LDR (Light Dependent Resistor) Ahmad Solihun; Arif Maftukhin; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan terdiri dari tahap pengumpulan data, desain produk, validitas desain, revisi desain, uji coba terbatas. Subyek penelitian untuk uji coba terbatas adalah mahasiswa semester 1 Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Muhammadiyah Purworejo sebanyak 16 mahasiswa. Produk yang dikembangkan adalah alat peraga GLB dan GLBB berbasis sensor LDR yang melalui tahap validasi oleh ahli. Selanjutnya, produk direvisi dan diuji coba terbatas. Dari hasil uji coba alat yang dilakukan dihasilkan kecepatan pada tiap jarak sebesar (0,816 ± 0,011) m/s, (0,814 ± 0,009) m/s, dan (0,804 ± 0,008) m/s untuk GLB. Pada percobaan GLBB (0,856 ± 0,010) m/s, (1,24 ± 0,02) m/s, dan (1,54 ± 0,02) m/s, dengan kesalahan relatif tiap jarak pada GLB sebesar 1,43%, 1,14%, dan 1,01%. Pada GLBB sebessar 1,14%, 1,22%, dan 1,19%. Hal ini menunjukkan nilai keakuratan pengukuran yang sangat baik. Uji validitas memperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 79%. Uji coba terbatas dilakukan dengan melakukan praktikum menggunakan alat peraga GLB dan GLBB berbasis sensor LDR, kemudian hasil angket respon mahasiswa menghasilkan nilai persentase sebesar 83,55% dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian alat peraga GLB dan GLBB berbasis sensor LDR layak digunakan dalam praktikum fisika materi GLB dan GLBB.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Abdul Aziz; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya minat dan motivasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Model belajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas yang kurang menyenangkan merupakan salah satu penyebab minat dan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penjelasan materi yang hanya didapatkan dari guru saja dan sedikit sekali dari teman juga turut menjadi penyebab minatdan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitatorand explaining. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 10 Purworejo yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket.Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining pada proses pembelajaran fisika dapat meningkatkan minat belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Minat dan motivasibelajar fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 53,03%, meningkat menjadi 68,18% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 96,36% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining dapat digunakan sebagai model belajar yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika siswa pada mata pelajaran fisika.
Penerapan Stad Untuk Peningkatan Interpersonal Skill Siswa Kelas VII Semester Genap MTs Al-Fatah Sidomoro Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Siti Asroriyatun; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan interpersonal skill melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa MTs Al-Fatah Sidomoro, Buluspesantren, Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian dilakukan di MTs Al-Fatah Sidomoro, Buluspesantren, Kebumen. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan test. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan interpersonal skill siswa sehingga meningkatkan prestasi belajar siswa pada kelas VII A MTs Al Fatah Sidomoro. Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi interpersonal skill siswa yang diperoleh persentase rata-rata 55% pada pra siklus, 64% pada siklus I, dan 71% pada siklus II. Prestasi belajar siswa kelas VII A juga meningkat dilihat dari nilai rata-rata 59,20 pada prasiklus, menjadi 67,50 pada siklus I, dan menjadi 75,28 pada siklus II. Nilai KKM yang ditetapkan sekolah adalah 75 serta persentase kelulusan adalah 66,67%
Studi Komparasi Antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team-Achievement Division (STAD) dan Team-Accelerated Instruction (TAI) Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Supardianingsih Supardianingsih; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan kontrol menggunakan metode Konvensional.Penelitian ini menggunakan desain ”Randomized Control Group Pretest-Postest Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 4 Purworejo.Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X.2, kelas X.3 dan X.5 yang masing-masing berjumlah 25 siswa sehingga jumlah sampel seluruhnya adalah 75 siswa.Sampel tersebut diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu metode pembelajaran yang terdiri dari metode pembelajaran STAD, TAI, dan Konvensional sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa ditinjau dari ranah kognitif dan afektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara metode STAD dan TAI dari ranah kognitif pada taraf signifikansi 5%. Pada kelas dengan metode pembelajaran STAD memperoleh nilai rata-rata post test sebesar 81,12 sedangkan kelas dengan metode TAI memperoleh nilai rata-rata79,68. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara metode STAD dan TAI ditinjau dari ranah afektif pada taraf signifikansi 5%. Nilai afektif siswa paling baik menggunakan metode pembelajaran STAD sebesar 78,64. Selanjutnya kelas dengan metode TAI memperoleh nilai rata-rata afektif sebesar 72,16.
Peningkatan Motivasi Belajar Fisika Melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Animasi Yang Diproduksi Pustekkom Pada Siswa Kelas VIII SMP Setya Budi Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Desnaeni Dyah Winastiti; Eko Setyadi Kurniawan; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan motivasi motivasi belajar Fisika melalui pemanfaatan media pembelajaran animasi yang diproduksi Pustekkom. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Setya Budi Purworejo, yang berjumlah 22 siswa terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Faktor yang diteliti yaitu berupa peningkatan motivasi belajar fisika. Data diperoleh dengan metode observasi, metode angket, metode tes, dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pemanfaatan media pembelajaran animasi yang diproduksi Pustekkom ternyata dapat meningkatkan motivasi belajar Fisika pada siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar siswa pada tiap siklusnya. Hasil observasi motivasi belajar Fisika dari pra siklus yang mempunyai persentase 42,3% meningkat menjadi 57,7% pada siklus I sedangkan dan meningkat menjadi 80,0% pada siklus II. Sedangkan hasil angket motivasi belajar Fisika dari pra siklus yang mempunyai persentase 42,4% meningkat pada siklus I menjadi 62,4 dan meningkat menjadi 85,8 pada siklus II. Hasil tes siswa juga mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Hasil tes pada pra siklus nilai rata-ratanya yaitu hanya mencapai nilai 50 dengan ketuntasan sebesar 18,2% dan belum mencapai nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 68. Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes siswa mengalami peningkatan rata-rata 73 dengan ketuntasan sebesar 63,6% dan sudah mencapai nilai KKM. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil tes siswa meningkat yaitu dengan rata-rata 87 dengan ketuntasan sebesar 90,9%. Secara umum rata-rata peningkatan motivasi belajar siswa pada penelitian ini sudah mencapai indikator yang ditentukan oleh peneliti yaitu dapat meningkat minimal menjadi 75 yang merupakan hasil akhir pada penelitian ini. Sehingga media pembelajaran animasi dapat dijadikan alternatif guna meningkatkan motivasi belajar Fisika.
Peningkatan Aktivitas Belajar IPA Melalui Model Cooperative Script Pada Siswa SMP Negeri 1 Puring Kebumen Tahun Pelajaran 2011/2012 Laili Subekti; Arif Maftukhin; R. Wakhid Akhdinirwanto
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ak
Pengaruh Pemanfaatan Information Communication And Technology (ICT) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Negeri 10 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2011/2012 Dwi Wahyuni; Arif Maftukhin; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen guna mengetahui persepsi, hasil, dan motivasi belajar siswa terhadap kegiatan pembelajaran Fisika dengan pemanfaatan (ICT) dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional pada siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo yaitu 160 siswa, pengambilan sampel 40% dari populasi yaitu 64 siswa. Dengan menggunakan acuan Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes, angket motivasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis nonparametik Kolmogorov Smirnov, analisis uji F, dan teknik Paired sample T-test. Hasil analisis menunjukkan rerata nilai post-test siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 7,53, sedangkan kenaikan nilai post-test kelas kontrol sebesar 5,44. Begitu juga dengan hasil motivasi siswa Dimana rerata motivasi siswa kelas eksperimen sebesar 101,19, sedangkan rerata motivasi kelas kontrol sebesar 93,16. Kenaikan rerata hasil dan motivasi siswa yang lebih tinggi membuktikan bahwa belajar fisika siswa yang menggunakan pemanfaatan ICT lebih baik dibandingkan menggunakan metode ceramah. Dengan demikian ICT turut berperan dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa.