Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Integrated Corporate Communication to Enhance Sustainability Credibility in Green Loan Applications: A Case Study in the Oil and Gas Industry Fannisha; Doho, Yohannes Don Bosco
Ilomata International Journal of Social Science Vol. 6 No. 4 (2025): October 2025
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijss.v6i4.1875

Abstract

This study examines how Integrated Corporate Communication (ICC) strategies shape the credibility of oil and gas companies in securing green loans, responding to growing financial sector demands for transparency and sustainability in the context of global climate action. Focusing on Company X and its interactions with Bank Y, the research addresses how ICC implementation influences perceived eligibility for green financing. By integrating the Competing Values Framework for Corporate Communication (CVFCC) with the Elaboration Likelihood Model (ELM), this study offers novel insights into the underexplored intersection of corporate communication and green financing, particularly in emerging markets where prior studies have often neglected the strategic role of ICC. Employing a qualitative case study grounded in a constructivist paradigm, data were gathered through in-depth interviews with Company X’s communication and sustainability teams and Bank Y officials, complemented by document analysis. The findings reveal that cross-functional communication spanning employee, media, investor, and government relations significantly strengthens sustainability credibility, with both central and peripheral communication strategies proving persuasive in loan assessments. The study concludes that cohesive and transparent ICC enhances the perceived credibility of energy firms, underscoring its vital role as a strategic tool for companies seeking access to sustainable finance in an increasingly scrutinised business environment.
Enhancement of Work Culture for Quality Lecturer Performance: Empirical Study Safrudin, Safrudin; Ghazali, Al; Don Bosco Doho, Yohannes; Ali, Moh
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.269 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i3.3319

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of work culture on the performance of lecturers at Poltekes Kemenkes III Jakarta. This study uses a quantitative approach through survey methods. The population sample is lecturers in four Departments of Health Polytechnic III Jakarta. This study indicates that work culture has a positive and significant influence on the performance of lecturers at Poltekkes Kemenkes III Jakarta. This is concluded because, from the hypothesis, the regression equation is obtained: Y = 50,135 + 0,753 X 1, which means the constant value is 50,135. From these equations, lecturer assignments can be predicted if the work culture values. The value of b = 0.753 means that the lecturer's task performance variable will increase by 75.3% if the work culture value increases by 1%. From the results of statistical tests, there is a significant relationship between workplace culture and the lecturer's task performance (p = 0.000). Moreover, the results of hypothesis testing show that the results of t arithmetic 4.651 are greater than t table 1.99 with a path coefficient of 0.365, stating that Ho is rejected and H1 is accepted.
Building and Developing Student Entrepreneurial Intentions Through Self-Efficacy and Entrepreneurship Education in Higher Education Ferdinand Salomo Leuwol; Bambang Irawan; Yohannes Don Bosco Doho; Tribowo Rachmat Fauzan; Budi Mardikawati
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.6402

Abstract

This research is motivated by the importance of building and developing entrepreneurial intentions for students. The purpose of this study is to examine and analyze the effect of self-efficacy and entrepreneurship education on entrepreneurial intentions. This research uses a quantitative approach with a survey method. The sampling technique used purposive sampling of 100 students. The instruments used were observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique used is the classical assumption, correlation analysis, and multiple linear regression analysis including hypothesis testing T test, F test and R 2 test. The results of this study indicate: 1) Self-efficacy has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions, 2) Entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions, and 3) Self-efficacy and entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions. The conclusion of this research is that if universities want to build and develop students' entrepreneurial spirit, then universities need to improve student self-efficacy and entrepreneurship education.
Analisis Komunikasi Public Relations pada Sekolah SMA Don Bosco II untuk Mempertahankan Citra Sekolah Katolik yang Berkarakter Salie Sugianto; Yohannes Don Bosco Doho
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 4 No 2: April 2019
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/dant7v45

Abstract

Kemerosotan nilai moral dan dan karakter anak bangsa semakin meningkat dibuktikan dengan banyaknya kasus tawuran remaja, narkoba, dan pergaulan bebas yang dilakukan oleh peserta didik. Hal ini dikarenakan kurangnya pendidikan karakter yang dimiliki oleh setiap sekolah. Oleh karena itu, Sekolah SMA Don Bosco II perlu menggunakan teori Elaboration likelihood model dan strategi Public Relations untuk mempertahankan citra sekolah khatolik yang berkarakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami penerapan serta mengetahui hambatan dan solusi Sekolah SMA Don Bosco II dalam mempertahankan citra sekolah Khatolik yang berkarakter. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisis dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman serta teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi sumber. Hasil yang dicapai dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari strategi Public Relations yang terbagi atas sembilan tahap, Sekolah SMA Don Bosco II telah melakukan kesembilan tahap tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Public Relations telah terimplementasikan pada Sekolah SMA Don Bosco II dengan berbagai hambatan terkait krisis keteladanan guru, dan sulitnya mencari guru yang benar-benar teladan.
Analisis Semiotika Roland Barthes Terhadap Lirik Lagu Band NOAH "Puisi Adinda" David Ardhy Aritonang; Yohannes Don Bosco Doho
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 4 No 2: April 2019
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/ge5p4q75

Abstract

Hadir dengan album pertama “Seperti Seharusnya” Band Noah mampu menjadikan mereka grup band tersukses yang mampu menyabet 6 piala di ajang Anugerah Musik Indonesia 2013 (AMI Awards). Namun tidak banyak yang mengetahui, dibalik 9 lagu yang terdapat pada album tersebut, ada sebuah hidden track yang sang vokalis Ariel ciptakan sebagai bonus lagu untuk para penggemar yang tetap setia mendukung Band Noah yang diberi judul “Puisi Adinda”. Dalam penelitian ini teori utama yang digunakan adalah teori semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif deskriptif. Mengenai curahan hati sang tokoh utama terhadap pasangannya dan kelangsungan perjalanan kisah cintanya. Pemilihan kata “Puisi Adinda” sebagai judul lagu mewakili sosok perempuan yang ia cintai. Harapan pencipta lagu agar lagu ini dapat diingat dan dijadikan pembelajaran sebagai salah satu perisitiwa kehidupan yang pasti pernah atau sedang dan akan diahadapi oleh lapisan masyarakat. Selama tokoh utama masih bernafas di dunia ini ia akan selalu berusaha menjadi sosok laki-laki yang ideal bagi perempuan yang ia cintai. Disamping itu juga ia sedang mengajak pasangannya agar turut bersama-sama menjadi individu yang sabar, mengalah dan setia. Mitologi yang ditemui adalah berkenaan peran laki-laki dalam menyelesaikan permasalahan dalam hubungan cinta. Pencipta lagu memiliki peranan penting karena apa yang menjadi lirik lagu dapat memberikan dampak bagi pendengar dan penikmat musik. Misalnya dalam ideology dan idealisme.
Evaluasi Strategi Co-Branding Kemenparekraf terhadap Brand Awareness Wonderful Indonesia Budi Rizanto Binol; Yohannes Don Bosco Doho
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v9i2.11656

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi strategi co-branding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terhadap brand awareness Wonderful Indonesia menggunakan Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan kualitatif evaluatif dengan desain studi kasus diterapkan untuk menganalisis program kemitraan co-branding periode 2017-2021 yang melibatkan 51 mitra dari tujuh sektor industri. Data primer bersumber dari dokumen evaluasi Kemenparekraf dan survei terhadap 783 responden, dilengkapi data sekunder berupa pemberitaan media dan laporan internasional. Temuan menunjukkan bahwa program co-branding menghasilkan Advertising Value Equivalency (AVE) sebesar Rp 599 miliar, namun Brand Awareness Index hanya mencapai rata-rata 3,80 dari skala 5,00 yang menempatkan brand pada level recall, bukan top of mind. Penelitian ini mengidentifikasi fenomena paradoks output-outcome dimana pencapaian output yang tinggi tidak secara proporsional menghasilkan outcome brand awareness yang optimal. Top of mind share hanya mencapai 16,2%-29,6% dan rata-rata brand exposure sebesar 10%. Faktor pendukung meliputi kerangka kebijakan komprehensif, diversifikasi 51 mitra, dan efisiensi anggaran 599 kali lipat. Faktor penghambat mencakup dualisme brand Wonderful Indonesia-Pesona Indonesia, rasio konversi MoU ke PKS yang rendah (40,5%), serta kompetisi dengan brand regional. Penelitian ini berkontribusi pada literatur destination co-branding yang masih terbatas dan merekomendasikan resolusi arsitektur brand, standarisasi aktivasi, serta pengembangan sistem monitoring terintegrasi.