Tri Yanti Nurul Hidayati
Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu BUdaya Universitas Sebelas Maret

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Metode Langsung Dalam Pengajaran Percakapan Bahasa Arab Dasar Tri yanti Nurul Hidayati
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 4 (2018): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab IV
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa Internasional yang secara resmi digunakan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB)  sejak 1 Januari 1974. Selain itu, bahasa Arab merupakan salah satu bahasa Asing yang ditawarkan untuk dipelajari di negara-negara non Arab termasuk Indonesia. Sehingga menjadi bukti bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang penting untuk dipelajari dan diajarkan. Terdapat beberapa metode dalam pengajaran bahasa Arab, salah satunya adalah metode langsung. Metode langsung merupakan metode yang melatih pembelajar B2 (Bahasa Kedua) untuk melepaskan B1 (Bahasa Pertama) sebagai kerangka acuan. Metode langsung ini sangat cocok digunakan dalam pengajaran percakapan bahasa Arab dasar karena metode ini bertujuan untuk menguasai bahasa target (B2) secara lisan. Selain itu, karakteristik metode langsung ini juga melatih kemampuan komunikasi lisan secara cepat melalui tanya jawab dalam pola interaksi yang bervariasi, sehingga guru dan siswa berperan aktif dalam komunikasi yang diciptakan. Dengan demikian, percakapan bahasa Arab dasar akan lebih mudah dikuasai dan diterapkan dalam berkomunikasi.Kata kunci : Metode Langsung, Pengajaran, Percakapan Bahasa Arab Dasar.
MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TRI YANTI NURUL HIDAYATI
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 1 (2015): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab I
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Arab merupakan bahasa Asing bagi masyarakat non Arab termasuk masyarakat Indonesia. Dalam pembelajaran bahasa asing atau bahasa kedua (dalam hal ini bahasa Arab), penutur non Arab akan merasa kesulitan karena bahasa tersebut bukan bahasa pertamanya. Walaupun demikian, hal ini bukan faktor penghambat dalam belajar bahasa asing khususnya Arab. Salah satu faktor yang urgen dalam pembelajaran bahasa Arab adalah motivasi. Motivasi ini tidak hanya motivasi internal tetapi juga motivasi eksternal. Motivasi internal didapat dari kemauan yang kuat dari diri pribadi dalam belajar bahasa Arab. Kemauan ini muncul apabila seseorang mengetahui kelebihan dari bahasa Arab. Adapaun motivasi eksternal didapat dari fakta-fakta pengaruh bahasa Arab baik nasional maupun internasional. Dengan demikian, jika seseorang memiliki motivasi internal dan eksternal, maka tidak menutup kemungkinan akan lebih mudah dalam menguasai bahasa Arab. Kata Kunci: motivasi, belajar, bahas Arab.
Perpaduan Kurikulum Bahasa Arab Salaf-Khalaf Khabibi Muhammad Luthfi; Eva Farhah; Reza Sukma Nugraha; Tri Yanti Nurul Hidayati
Jurnal Alfazuna : Jurnal Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 7 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab FTK UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/alfazuna.v7i1.1455

Abstract

Purpose- This article aims to examine the combination of the classical dan modern Arabic curriculum at the Darul Hidayah Islamic Boarding School, Pati. Design/Methodology/Approach- This article uses an educational linguistic approach and qualitative-verification with curriculum organization theory. Data sourced from the field through observation, interviews and documentation, and analyzed using the Spradley method with domain, taxonomy, componential and cultural techniques. Findings- The results of this study are the combination of the Islamic boarding school curriculum in the form of a micro that integrates the curriculum of the classical dan modern Islamic boarding school, without linking it with other educational institutions. The integrated curriculum components are system, organization, objectives, materials, methods, educators dan evaluation. However, there are several sub-components that are not integrated, but only adopted from one of the classical dan modern Islamic boarding school. In addition to micro, in terms of planning dan learning practices, this curriculum blend is also integration-interconnection. Research Limitations/Implications- The field data of this research is only sourced from the Darul Hidayah Islamic boarding school, then the literature is compared with other Islamic boarding school.
Interpretasi Makna Nasionalisme Syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā Dan Wa Lanā Bilādun Karya Mahmud Darwish (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Yudha Arifan Putra Wardani; Eva Farhah; Tri Yanti Nurul Hidayati
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 3 No 2 (2024): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v3i2.11849

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna dan bentuk nasionalisme yang terkandung dalam syi'r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun karya Mahmud Darwish. Ketiga syi'r tersebut diterbitkan pada tahun 2003 dari salah satu antologi syi'r karya Mahmud Darwish. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan bentuk nasionalisme yang disampaikan penyair dalam Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hermeneutika. Metodenya dilakukan dengan observasi untuk menyimpulkan penafsiran kata, frasa, kalimat, dan baris dalam suatu teks. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun. Kemudian data sekunder berupa teori Semiotika Charles Sanders Pierce, penelitian terdahulu, artikel jurnal dan buku. Teknik penelitian menggunakan teknik observasi dan interpretasi. Teori yang digunakan adalah teori semiotika Charles Sanders Pierce dan teori nasionalisme.Hasil penelitian tentang makna syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun ditemukan adanya uraian yang disampaikan oleh Mahmud Darwish tentang keadaan Palestina di masa lampau, tentang kerusakan dan kehancuran yang dialami Palestina dan tentang awal mula terjadinya pembunuhan dan pembantaian massal di Palestina. Kemudian perwujudan nasionalisme dalam syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun adalah harapan dan keinginan rakyat Palestina akan perdamaian dan kebangkitan, pengakuan rakyat Palestina atas keberadaan negaranya dan ungkapan kecintaan rakyat Palestina terhadap negaranya.Kata Kunci : Fī Al-Quds, Li Bilādinā, Wa Lanā Bilādun, Mahmud Darwish, Nasionalisme
Implementasi Genre-Based Approach dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Arab bagi Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar Jawa Tengah Afnan Arummi; Reza Sukma Nugraha; Arifuddin Arifuddin; Eva Farhah; Muhammad Yunus Anis; Khabibi Muhammad Luthfi; Tri Yanti Nurul Hidayati
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11347

Abstract

Satu tantangan utama yang masih dihadapi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Karanganyar Jawa Tengah adalah keterampilan mengembangkan tulisan secara efektif dalam bahasa Arab. Kesulitan yang dapat diidentifikasikan terfokus pada kelemahan mereka untuk menyusun teks dengan struktur yang jelas serta menentukan genre teks yang tepat. Pembelajaran yang diterapkan di sekolah cenderung bersifat umum dan tidak berorientasi pada pengembangan keterampilan menulis sesuai dengan genre teks yang spesifik. Hal ini menghambat siswa dalam mencapai kemampuan menulis yang optimal dalam bahasa Arab. Dilandaskan pada pemasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus untuk mengenalkan pendekatan Genre-based Approach dalam pembelajaran keterampilan menulis atau maharah kitabah. Pendekatan ini menekankan pengenalan dan penulisan berbagai genre teks seperti teks rekon, deskriptif, prosedur, report, diskusi, eksplanasi dan eksposisi dalam teks Arab. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian ini menggunakan empat metode yaitu pertama, Building Knowledge of Field yang direalisasikan melalui pengenalan siswa dengan berbagai genre teks. Kedua Modelling of Text yang direalisasikan dengan pengenalan contoh teks, model analisis struktur dan fitur linguistik setiap genre. Ketiga, Joint Contruction of Text yang direalisasikan dengan latihan menyusun teks berdasarkan genre secara bersama-sama dengan siswa. Keempat, Independent Construction of Text. Pada tahap ini siswa didorong untuk mampu menghasilkan teks secara mandiri, khususnya teks tertulis. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, ditemukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan menulis pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar sebesar 90,1 %. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan mendorong para siswa untuk mengembangkan keterampilan menulis teks Arab berdasarkan genre dan ciri-ciri linguistiknya