Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Effect of Auditor Competency and Organizational Support on Auditor Performance at the Selayar Islands District Inspectorate with Work-Life Balance as a Moderation Nabila Fildzah Syakirah; Suhartono; Muhammad Sapril Sardi Juardi
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 3, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ijota.v3i2.74

Abstract

This study aims to examine the influence of auditor competence and organizational support on auditor performance with work-life balance as a moderating variable. This research is a quantitative study with a causality approach. The population in this study were auditors working at the Selayar Islands Regency Inspectorate, with the sampling technique using the census method or saturated sampling. The number of samples used in this study was 45 auditors consisting of first-time auditors, junior auditors, and middle auditors. The data used in this study were primary data obtained through direct questionnaire distribution to respondents. The results showed that auditor competence had a positive and significant effect on auditor performance. Conversely, organizational support did not have a significant effect on auditor performance. In addition, the results of the moderation regression analysis showed that work-life balance was not able to moderate the effect of auditor competence on auditor performance, but was able to moderate the effect of organizational support on auditor performance. The implications of this study indicate that auditor competence plays a dominant role in improving auditor performance, while work-life balance only functions as a moderating variable in the relationship between organizational support and auditor performance. The results also emphasize the importance of developing auditor competence and implementing organizational policies that support work-life balance to encourage sustainable auditor performance.
The Effect of Earnings Management and Internal Control on Tax Avoidance, with Political Connections as a Moderator Rahayu; Lince Bulutoding; Suhartono
Journal of Applied Taxation and Policy Volume 1, Issue 2 (November) 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/jatap.v1i2.132

Abstract

This study aims to examine the effect of earnings management and internal control on tax avoidance, with political connections as a moderating variable. The research method used is purposive sampling with a total sample of 44 obtained from 11 selected companies. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis and MRA testing. The results of this study indicate that earnings management does not have a positive effect on tax avoidance, while effective internal control has a negative effect on tax avoidance. The moderating variable of political connections does not moderate the effect of earnings management on tax avoidance but can weaken the effect of internal control on tax avoidance. Internal control not only prevents fraud in financial statements but also helps avoid tax avoidance practices. The implication of this study is that information related to the effectiveness of internal control can be one of the factors in determining a company's compliance, including in financial statement management, and companies that have political connections should maintain their relationships by avoiding practices that could damage the company's reputation and image.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN ISAK 35 PADA MASJID DI KAB. GOWA Sumarlin Sumarlin; Della Fadhilatunisa; Suhartono Suhartono; Muh. Chaerullah Burhan; Megawati Ismail
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1999-2016

Abstract

Dalam melakukan pengelolaan keuangan diperlukan tanggung jawab yang besar dan keterampilan yang memadai demi terciptanya informasi yang lebih jelas dalam mengelola keuangan pada sebuah organisasi. Masalah yang dibahas dalam pengabdian ini adalah ISAK 35 sebagai standar akuntansi untuk organisasi atau lembaga nonlaba dalam menyusun laporan keuangan. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan masjid berdasarkan ISAK 35 di Kab. Gowa. Pendampingan ini dilakukan di beberapa masjid yang terdapat diwilayah Kab. Gowa. Pendampingan ini merupakan pendampingan yang bersifat kualitatif. Sumber data pengabdian ini adalah data primer. Selanjutnya proses pengumpulan data dalam pendampingan ini seperti survey pendahuluan, analisa laporan, evaluasi laporan dan proses pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa dengan  adanya pengenalan dalam menyusun laporan keuangan sesuai  dengan ISAK 35 dibantu dengan program akuntansi excel serta adanya pendampingan dalam menyusun laporan keuangan mampu meningkatkan  pengetahuan, mempercepat, mempermudah serta mampu meningkatkan keterampilan dan ketepatan bagi pengurus masjid dalam menyusun laporan keuangan.
Peran Audit Internal Dalam Identifikasi Risiko Environmental, Social, And Governance Pada Sektor Perbankan Suhartono Suhartono; Namla Elfa Syariati; Alamsyah Agit; Mughni Latifah; Andi Athifah Amalia Achruh P
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9488

Abstract

Penerapan kerangka Environment, Social, and Governance (ESG) di sektor perbankan menjadi elemen krusial untuk mendukung stabilitas ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran audit internal dalam proses identifikasi risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola pada industri perbankan di Indonesia. Studi ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang bersifat eksploratif dan deskriptif. Pengumpulan data berfokus pada analisis dokumen sekunder, secara khusus laporan indeks keberlanjutan dari lembaga riset data independen, yang diinterpretasikan melalui penalaran deduktif serta triangulasi data berlandaskan paradigma interpretif guna memahami konteks institusional yang kompleks. Hasil penelitian mendemonstrasikan bahwa sektor perbankan domestik menghadapi risiko keberlanjutan yang multidimensional, ditandai oleh kesenjangan kinerja yang substansial antara bank berskala besar dengan bank berskala menengah dan kecil. Fungsi audit internal menduduki posisi strategis dalam memverifikasi keakuratan pelaporan, mencegah praktik manipulasi citra lingkungan, serta mengamankan kepatuhan terhadap regulasi perbankan berkelanjutan. Walaupun demikian, efektivitas fungsi ini terhambat oleh keterbatasan struktural yang mencakup defisit kompetensi teknis auditor pada dimensi lingkungan, keterbatasan alokasi sumber daya finansial, dan kurangnya dukungan pengawasan komprehensif dari jajaran dewan komisaris. Secara konklusif, fungsi audit internal tunggal tidak memadai untuk memastikan integrasi kerangka kerja keberlanjutan secara utuh di sektor perbankan. Oleh karena itu, studi ini mengimplikasikan urgensi penerapan pendekatan penjaminan gabungan yang mensinergikan peran pengawasan internal, pengawasan eksternal, dan manajemen strategis untuk memperkuat akuntabilitas pelaporan keberlanjutan perbankan secara holistik dan kolaboratif.
Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Kemandirian Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Ajatappareng Andi Athifah Amalia Achruh P; Alamsyah Agit; Mughni Latifah; Suhartono Suhartono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena teoretis dan empiris yang menunjukkan bahwa dampak desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi tidak selalu berjalan secara otomatis, melainkan sangat bergantung pada kapasitas institusi, tata kelola lokal, dan karakteristik wilayah. Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh desentralisasi fiskal serta kemandirian daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk mengukur derajat keterkaitan antarvariabel. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda yang sebelumnya telah dipastikan kelayakannya melalui serangkaian uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan, variabel desentralisasi dan kemandirian daerah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Secara spesifik, setiap peningkatan desentralisasi diproyeksikan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, begitu pula dengan peningkatan kemandirian daerah yang memberikan dampak peningkatan yang selaras. Kedua variabel ini secara bersama-sama memiliki kemampuan untuk menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi sebesar lima puluh satu persen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pelimpahan kewenangan fiskal serta kemampuan kemandirian daerah dalam mengelola keuangan terbukti efektif dalam memberikan keleluasaan yang strategis guna mengatur prioritas pembangunan secara lebih efisien dan memperluas kapasitas kerja pemerintah daerah.
The Impact of Gender Development and Empowerment on The Economy in Sulawesi Island Alamsyah Agit; Suhartono Suhartono; Mughni Latifah; A. Athifah Amalia Achruh P; Susilawati Muharram
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 10 No 1 (2026): May, 2026
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v10i1.8395

Abstract

Gender development and gender empowerment are central to inclusive regional development because they shape women’s access to education, health, income, employment, political representation, and public decision-making. This study examines the effects of gender development and gender empowerment on economic growth across the provinces of Sulawesi Island. A quantitative associative design was employed using secondary data covering 2010–2024. The variables consisted of the Gender Development Index, Gender Empowerment Index, and provincial economic growth rates. Multiple linear regression was applied to assess the partial and simultaneous relationships among the variables, supported by classical assumption testing. The findings show that gender development positively and significantly affects economic growth, with a regression coefficient of 0.193 and a significance value of 0.025. Gender empowerment also has a positive and significant effect, with a coefficient of 0.175 and a significance value of 0.042. Simultaneously, both variables significantly influence economic growth, with a significance value of 0.001 and an explanatory power of 47.3 percent. These results indicate that broader and more equal access for women to human-capital development, productive employment, economic resources, leadership, and public institutions strengthens regional productivity and growth. The study concludes that gender development and empowerment should be integrated into Sulawesi’s economic policy as strategic instruments for inclusive, equitable, and sustainable development, while future research should examine institutional quality, labor-force participation, poverty, financial inclusion, and interprovincial variation across diverse provincial and sectoral economic contexts.
Analisis Pembangunan dan Pemberdayaan Perempuan terhadap Pendapatan dan Profesionalitas Perempuan di Pulau Sulawesi: Penelitian Mughni Latifah; Alamsyah Agit; Andi Athifah Amalia Achruh P; Suhartono Suhartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7279

Abstract

Studi ini menganalisis perkembangan dan pemberdayaan gender di Sulawesi dengan fokus pada kesenjangan antara kemajuan pembangunan manusia perempuan dan kontribusi ekonomi mereka. Penelitian menggunakan desain metode campuran (mixed methods) melalui analisis data Badan Pusat Statistik dan telaah 30 artikel ilmiah, yang dipadukan dengan analisis deskriptif, tematik, interpretatif, triangulasi, dan integrasi naratif. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan gender telah melampaui 90%, sedangkan pemberdayaan gender masih berkisar 70–75%. Kontribusi pendapatan perempuan hanya sekitar 33%, sementara profesionalisme perempuan mencapai 55% tetapi masih terkonsentrasi pada sektor pendidikan, kesehatan, administrasi, dan pekerjaan teknis, bukan pada posisi kepemimpinan. Kondisi ini mencerminkan masih adanya segregasi pekerjaan, norma patriarki, beban pengasuhan, dan terbatasnya akses ke sektor bernilai tinggi. Studi menyimpulkan bahwa kemajuan pembangunan manusia perempuan belum diikuti pemberdayaan ekonomi yang memadai, sehingga diperlukan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, penguatan dukungan pengasuhan, serta perluasan akses perempuan ke kepemimpinan dan sektor produktif.