Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN SOFTSKILL MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBERDAYAAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS PASUNDAN Cartono Cartono; Ida Yayu N. Hizqiyah; Fitri Aryanti
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.61 KB) | DOI: 10.32585/jkp.v2i1.66

Abstract

Soft skills merupakan bagian keterampilan dari seseorang yang lebih bersifat pada kehalusan atau sensitifitas perasaan seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya  Soft skills menjadi suatu hal yang sangat penting karena kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skills) saja, tetapi yang lebih utama didukung oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skills). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kegiatan UKM dan kegiatan perkuliahan dalam aktivitas presentasi yang berkaitan dengan pengembangan soft skills mahasiswa calon guru. Metode penelitian ini  merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa dan proses perkuliahan pada aktivitas diskusi mahasiswa mulai menerapkan aspek-aspek soft skills. Aspek soft skills yang dijaring terdiri dari beberapa aspek yaitu kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir atau bernalar, kemampuan menyelesaikan masalah, kerjasama tim, etika/moral dan keterampilan kepemimpinan.Keywords: Soft Skills, Unit Kegiatan Mahasiswa
Replikasi TAM pada Penggunaan Portal Akademik Erwin Setiawan Panjaitan; Fitri Aryanti
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 17, No 2 (2016): JSM Volume 17 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.636 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v17i2.385

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan mengadopsi Technology Acceptance Model yang???  dikemukakan oleh Fred D. Davis (1989) dengan mengambil beberapa variabel yang diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi manfaat dan persepsi kemudahan???  terhadap minat perilaku menggunakan portal akademik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa/I fakultas MIPA USU yang menjadi pengguna akhir dari sistem ini. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling menggunakan metode quota sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi liniear berganda. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan menguji pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan terhadap minat perilaku menggunakan portal akademik melalui pengujian secara simultan (Uji-F) dan pengujian secara parsial (Uji-t). Hasil penelitian secara simultan membuktikan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku. Secara Parsial, persepsi manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku dan persepsi kemudahan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku.
STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU IPA DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS RUU SISDIKNAS 2022 Yusi Riksa Yustiana; Fitri Aryanti; Fitriah Khoirunnisa; Geterudis Kerans; Marfuatun Marfuatun
Vidya Karya Vol 37, No 1 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.81 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v37i1.13173

Abstract

This study aims to conduct a critical analysis of RUU Sisdiknas 2022 to the professional education of science teachers in Indonesia. The method was library research, data obtained based on literature study. The material object of this study was the regulations that form the basis for implementing teacher professional education. The study results show that professional education for teachers from all fields of study is achieved through PPG developed by LPTK. We observe the RUU Sisdiknas 2022 chapter 56 act 5 concerning the implementation of professional education, which must be carried out through collaboration between universities and professional associations. It is necessary to have a clear formulation related to science teacher professional education and a form of cooperation between professional associations and universities. An independent and professional science teacher organization is needed. The organization must also have a clear legal umbrella. PPG can adapt the established professional education, especially in setting teacher competency standards, which are still dominated by policies from universities.Keywords: RUU Sisdiknas; Science Teacher; Teacher Professional Education ProgramTujuan dari kajian ini adalah melakukan analisis kritis terkait RUU Sisdiknas 2022 yang berkaitan dengan pendidikan profesi guru IPA di Indonesia. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), data diperoleh berdasarkan studi literatur. Objek material dari kajian ini adalah peraturan-peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan pendidikan profesi guru. Hasil kajian menunjukan bahwa pendidikan profesi untuk guru dari semua bidang studi ditempuh melalui PPG yang dikembangkan oleh LPTK. Mencermati RUU Sisdiknas Pasal 56 Ayat 5 sehubungan dengan penyelenggaraan pendidikan profesi yang harus diselenggarakan melalui kerjasama antara perguruan tinggi dengan asosiasi profesi, perlu ada perumusan yang jelas terkait pendidikan profesi guru IPA dan bentuk kerjasama antara asosiasi prosesi dan perguruan tinggi. Diperlukan sebuah organisasi guru IPA yang independen dan profesional. Organisasi tersebut juga harus mempunyai payung hukum yang jelas. PPG dapat mengadaptasi pendidikan profesi yang sudah mapan tersebut terutama dalam menetapkan standar kompetensi guru yang selama ini masih didominasi oleh kebijakan dari perguruan tinggi.Kata Kunci: RUU Sikdiknas; Guru IPA; Program Pendidikan Profesi Guru 
Efektivitas Kemampuan Menggambar Sketsa Organ Pencernaan Ruminansia dan Manusia untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Lilis Suhaerah; Fitri Aryanti
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p52-56

Abstract

Media pembelajaran merupakan suatu hal yang penting karena dapat memberikan variasi dalam  proses belajar mengajar. Media pembelajaran yang digunakan pada penelitian ini berupa powerpoint, torso organ pencernaan dan gambar sketsa mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kemampuan menggambar sketsa organ pencernaan pada mata kuliah struktur hewan dalam meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan the static-group pretest-posttest design . Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan skor pada masing-masing kelas, skor posttest di kelas eksperimen 1 yaitu 94.40 dan di kelas eksperimen 2 yaitu 85.40 dari skor maksimum 100. Perbandingan rerata skor N-gain 0,34 pada kelas eksperimen 1 dan 0,30 pada kelas eksperimen 2 yang masing-masing termasuk ke dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan terdapat peningkatan penguasaan konsep mahasiswa melalui kemampuan menggambar sketsa organ pencernaan pada mata kuliah struktur hewan. AbstractLearning media is an important thing because it can provide variation in teaching and learning process. Learning media used  in this research are powerpoint, torso digestive organs and student draw sketches. The purpose of this research is to know the skills of draw sketches of the digestive organs in animal structure course to increase the  mastery of  student concept. The method  used  the quasi eksperiment with the static-group pretest-posttest design. The result showed that there was an increase of score in each class, the posttest score in the first experiment class was 94.40 and  the second experimental class  was 85.40 from  the maximum score 100. The average comparison of the N-gain score of 0.34 in the experimental classes 1 and 0, 30 in the experimental class 2, each of which belongs to the moderate category. Based on  the results of  research and data analysis can be concluded  that was  improvement mastery of student concept through draw sketches of the digestive organs in animal structure course.
Penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Fitri Aryanti
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 1 (2017): Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.439 KB) | DOI: 10.23969/biosfer.v2i1.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan “the matching only pretest posttest control group design” yang dilaksanakan pada siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Data kemampuan berpikir kritis dijaring melalui tes pilihan ganda beralasan. Kesimpulan penelitian ditarik berdasarkan hasil analisis pengolahan data menggunakan Uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis yaitu pada kelas kontrol adalah 0,17 dan kelas eksperimen adalah 0,37. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning berbantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
IMPLEMENTASI PENILAIAN SOFT SKILLSPADA PEMBELAJARAN IPA DI PERSEKOLAHAN BERORIENTASI LESSONS STUDY Ida Yayu Nurul Hizqiyah; Cartono Cartono; Fitri Aryanti
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v6i2.9627

Abstract

Peningkatan mutu penyelenggaraan akademik di sekolah dititik beratkan pada penciptaan proses pembelajaran yang kondusif, efektif dan efisien, agar dapat memberikan bekal kemampuan akademis dan profesional kepada para siswa, sehingga lulusan yang dihasilkan siap bersaing di pasar global. Guru harus berfikir kreatif dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti halnya penerapan lessons study dan peningkatan soft skills.  Lesson Study merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan keprofesionalan guru. Pengembangan diri dan pembangunan karakter siswa juga diperlukan dan merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Selama ini pendidikan di negeri ini hanya menekankan pada hard skills dengan alasan indikator pada hard skills lebih mudah untuk diukur dan diamati daripada indikator soft skills. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata keterlaksanaan implementasi penilaian soft skills cenderung pada kategori baik dimana nilai rata-ratanya diatas 80% dan nilai rerata indikator soft skills pada kategori Mulai Berkembang (MB) dan Mulai Membudaya (MM). Kata Kunci: pembelajaran, lesson study, soft skills
SOFT SKILLS PROFILE OF STUDENT AS A BIOLOGY TEACHER CANDIDATE THROUGH THE EDUCATION ORIENTED WITH LESSON STUDY IN FKIP PASUNDAN UNIVERSITY Fitri Aryanti; Cartono Cartono; Ida Yayu Nurul Hizqiyah
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v6i2.8695

Abstract

ABSTRACTThis research is a qualitative descriptive. Data collection done through limited interviews and observation sheets. The results obtained are in the form of soft skills profiles of student as a biology teacher candidate on the implementation of education oriented with lesson study. Score of the accuracy of word selection  60%, score of clarity of the use of words  40%, score of the ability of students to compare various data from several sources 55%, score of analyzing problem relationships 45%, score of identifying the problem 65%, score of limiting the problem 35%, score of contributions to groups 55%, score of member responsibility 45%, score of the ability to manage an organization is the quality of information sources 50%, score of the quality of information management 50% and score of the honesty 70%. The  expansion   implementation  program  in   schools planned to be carried out in further research Keywords:soft skills profile, student as a biology teacher candidate, lesson study ABSTRAKPenelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terbatas dan lembar observasi. Hasil yang diperoleh berupa profil soft skill siswa sebagai calon guru biologi pada pelaksanaan pendidikan yang berorientasi pada lesson study. Skor ketepatan pemilihan kata 60%, skor kejelasan penggunaan kata 40%, skor kemampuan siswa untuk membandingkan berbagai data dari beberapa sumber 55%, skor analisis masalah hubungan 45%, skor identifikasi masalah 65%, skor membatasi masalah 35%, skor kontribusi kepada kelompok 55%, skor tanggung jawab anggota 45%, skor kemampuan mengelola organisasi adalah kualitas sumber informasi 50%, skor kualitas manajemen informasi 50% dan skor kejujuran 70%. Program implementasi perluasan di sekolah direncanakan akan dilakukan dalam penelitian lebih lanjut. Kata kunci:profil soft skill, mahasiswa sebagai calon guru biologi, lesson study
Flipped Learning dalam Meningkatkan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Materi Fotosintesis Dimasa Pandemik Covid-19 Cita Tresnawati; Fitri Aryanti; Lilis Suhaerah
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2022): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v7i1.5752

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19, berbagai upaya telah dilakukan antara lain dengan membalik pembelajaran untuk membangun kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan ingin menguji efektifitas implementasi flipped learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru biologi pada materi fotosintesis dimasa pandemik covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Pre-Eksperimen” dengan desain “ One-Shot Case Study”. Penelitian ini menggunakan satu kelas ekperimen dengan terlebih dahulu menentukan kriteria persentase perolehan nilai minimal sebesar 75. Penelitian ini melibatkan 22 mahasiswa di semester III yang mengambil matakuliah Biologi Sel disalah satu Universitas Swasta di Bandung. Instrumen yang digunakan adalah instrumen test kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan implementasi flipped learning signifikan mampu meningkatkan rata-rata kemampuan berpikir kritis pada kriteria sangat baik dan baik dengan rata-rata nilai (80-70) khususnya kemampuan menganalisis, menemukan lebih detail argumen dan menemukan kekuatan. Sementara kriteria cukup dan kurang berada pada rata-rata nilai (69-50) pada kemampuan mengidentifikasi, menjelajahi kelemahan dan menilai kredibilitas. Secara keseluruhan flipped learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir mahasiswa dalam mengkritisi fenomena yang terjadi pada materi fotosintesis. Feedback positif flipped learning berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian belajar, mampu mengorientasikan strategi berpikir serta mengarahkan mahasiswa dalam mencari berbagai sumber belajar yang relevan. Namun kemampuan berpikir kritis tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pada persentase perolehan nilai 90 dengan kriteria sangat baik
Efektivitas Kemampuan Menggambar Sketsa Organ Pencernaan Ruminansia dan Manusia untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Lilis Suhaerah; Fitri Aryanti
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.167 KB) | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p52-56

Abstract

Media pembelajaran merupakan suatu hal yang penting karena dapat memberikan variasi dalam  proses belajar mengajar. Media pembelajaran yang digunakan pada penelitian ini berupa powerpoint, torso organ pencernaan dan gambar sketsa mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kemampuan menggambar sketsa organ pencernaan pada mata kuliah struktur hewan dalam meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan the static-group pretest-posttest design . Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan skor pada masing-masing kelas, skor posttest di kelas eksperimen 1 yaitu 94.40 dan di kelas eksperimen 2 yaitu 85.40 dari skor maksimum 100. Perbandingan rerata skor N-gain 0,34 pada kelas eksperimen 1 dan 0,30 pada kelas eksperimen 2 yang masing-masing termasuk ke dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan terdapat peningkatan penguasaan konsep mahasiswa melalui kemampuan menggambar sketsa organ pencernaan pada mata kuliah struktur hewan. AbstractLearning media is an important thing because it can provide variation in teaching and learning process. Learning media used  in this research are powerpoint, torso digestive organs and student draw sketches. The purpose of this research is to know the skills of draw sketches of the digestive organs in animal structure course to increase the  mastery of  student concept. The method  used  the quasi eksperiment with the static-group pretest-posttest design. The result showed that there was an increase of score in each class, the posttest score in the first experiment class was 94.40 and  the second experimental class  was 85.40 from  the maximum score 100. The average comparison of the N-gain score of 0.34 in the experimental classes 1 and 0, 30 in the experimental class 2, each of which belongs to the moderate category. Based on  the results of  research and data analysis can be concluded  that was  improvement mastery of student concept through draw sketches of the digestive organs in animal structure course.
Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Semasa Pandemi Covid 19 Terhadap Hasil Belajar Ilmu Gizi Mahasiswa Calon Guru Biologi Mia Nurkanti; Fitri Aryanti; Lilis Suhaerah
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol. 15 No. 1 (2023): January Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jti.v15i1.1608

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada masa pandemi covid 19 terhadap hasil belajar mahasiswa calon guru. Metode penelitian yang digunakan pre-eksperimen dengan one group pretest and postest design. Sampel penelitian yaitu 40 orang mahasiswa pada semester III dan pemilihan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data hasil belajar diperoleh melalui nilai pretest-posttest dan penilaian produk. Hasil penelitian menunjukkan skor pretest sebesar 3,52 dan posttest sebesar 3,75. Perolehan skor N-gain menunjukkan 0,52 yang menunjukkan terdapat kenaikan dalam kategori sedang, melalui hasil uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa calon guru pada mata kuliah ilmu gizi