Articles
DEKOMPOSISI DAN SIFAT MATRIKS STRUKTUR PADA ALJABAR LIE FROBENIUS BERDIMENSI 4
Edi Kurniadi
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.215 KB)
Dalam artikel ini, dipelajari matriks struktur dari suatu aljabar Lie Frobenius berdimensi 4. Di sisi lain, setiap aljabar Lie dapat didekomposisi dalam bentuk dekomposisi Levi yang terdiri dari aljabar Lie bagian dan radical-nya . Berkaitan dengan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dekomposisi matriks struktur berkorespondensi dengan dekomposisi Levi khususnya pada aljabar Lie Frobenius berdimensi 4. Selanjutnya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur khususnya tentang dekomposisi Levi dan matriks struktur suatu aljabar Lie Frobenius. Hasil utama dalam penelitian ini adalah bentuk dekomposisi matriks struktur untuk kelas pertama isomorfisma aljabar Lie Frobenius berdimensi 4 dengan setiap determinannya tidak sama dengan nol. Untuk penelitian lebih lanjut, dekomposisi matriks struktur untuk aljabar Lie Frobenius berdimensi masih terbuka untuk dipelajari.
SIFAT TURUNAN PADA ALJABAR LIE AFFINE BERDIMENSI 6
Edi Kurniadi
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 14, No 1 (2020): JURNAL EPSILON VOLUME 14 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.535 KB)
|
DOI: 10.20527/epsilon.v14i1.2198
In this paper we study that any derivation of affine Lie algebra of dimension 6, denoted by , is inner. We give another approach to prove it by direct computations of transformation matrix of derivation of . We show that transformation matrix for the derivation of any element in equals to transformation matrix of adjoint representation of its element. Furthermore, we give an alternative to prove that is Frobenius Lie algebra. Keywords :Affine Lie algebra, Derivation of a Lie algebra, Frobenius Lie algebra
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD TERHADAP OPERASI PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN HIBRID
Edi Kurniadi;
Nurul Gusriani;
Betty Subartini
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37221
Artikel ini membahas operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan yang dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SDN Mekarjaya Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Jawa Barat khususnya siswa kelas 5. Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tiga dosen Departemen Matematika FMIPA Unpad dan melibatkan tiga mahasiswa Prodi S-1 serta satu mahasiswa Prodi S-2 Matematika FMIPA Unpad. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para siswa terkait konsep operasi bilangan pecahan baik dengan penyebut yang sama atau penyebut yang berbeda. Khusunya untuk operasi bilangan pecahan dengan penyebut berbeda, para siswa dikenalkan terlebih dahulu pada konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Metode pembelajaran yang digunakan dalam PKM ini adalah diskusi kelompok dan pembelajarannya dilakukan dengan metode hibrid, yaitu pembelajaran secara daring melalui Zoom dan secara luring secara bersama-sama. Supaya para siswa tidak jenuh dalam memahami konsep ini, di tengah-tengah proses pembelajaran diberikan ice breaking. Hal ini tentunya memotivasi para siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan pemahaman siswa dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan. Sebagai diskusi, untuk kegiatan PKM selanjutnya disarankan membahasa tentang bidang datar seperti lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang melalui alat permainan pembelajaran
Levi Decomposition of Frobenius Lie Algebra of Dimension 6
Henti Henti;
Edi Kurniadi;
Ema Carnia
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 7, No 3 (2022): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/ca.v7i3.15656
In this paper, we study notion of the Lie algebra of dimension 6. The finite dimensional Lie algebra can be expressed in terms of decomposition between Levi subalgebra and the maximal solvable ideal. This form of decomposition is called Levi decomposition. The work aims to obtain Levi decomposition of Frobenius Lie algebra of dimension 6. To achieve this aim, we compute Levi subalgebra and the maximal solvable ideal (radical) of with respect to its basis. To obtain Levi subalgebra and the maximal solvable ideal, we apply literature reviews about Lie algebra and decomposition Levi in Dagli result. For future research, decomposition Levi for higher dimension of Frobenius Lie algebra is still an open problem.
Surjektifitas Pemetaan Eksponensial untuk Grup Lie Heisenberg yang Diperumum
Edi Kurniadi;
Putri Giza Maharani;
Alit Kartiwa
Jambura Journal of Mathematics Vol 5, No 1: February 2023
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1571.122 KB)
|
DOI: 10.34312/jjom.v5i1.16721
The Heisenberg Lie Group is the most frequently used model for studying the representation theory of Lie groups. This Lie group is modular-noncompact and its Lie algebra is nilpotent. The elements of Heisenberg Lie group and algebra can be expressed in the form of matrices of size 3×3. Another specialty is also inherited by its three-dimensional Lie algebra and is called the Lie Heisenberg algebra. The Heisenberg Lie Group whose Lie Algebra is extended to the dimension 2n+1 is called the generalized Heisenberg Lie group and it is denoted by H whose Lie algebra is h_n. In this study, the surjectiveness of exponential mapping for H was studied with respect to h_n=⟨x ̅,y ̅,z ̅⟩ whose Lie bracket is given by [X_i,Y_i ]=Z. The purpose of this research is to prove the characterization of the Lie subgroup with respect to h_n. In this study, the results were obtained that if ⟨x ̅,y ̅ ⟩=:V⊆h_n a subspace and a set {e^(x_i ) e^(x_j ) ┤| x_i,x_j∈V }=:L⊆H then L=H and consequently Lie(L)≠V.
Identifikasi Powerful Hypergrup Pada Grup Siklik Melalui Perluasan Hyperoperasi Pada Hypergrup
Edi Kurniadi;
Diah Ayu Pratiwi;
Kankan Parmikanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i1.874
Dalam artikel ini dipelajari powerful hypergrup dari suatu grup siklik. Tujuannya adalah untuk mengonstruksi powerful hypergrup dari suatu grup siklik dengan cara memperluar operasi binernya menjadi hyperoperasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa jika sembarang grup siklik dengan operasi biner maka melalui perluasan menjadi powerful hyperoperasi diperoleh bahwa suatu powerful hypergrup. Untuk memperjelas hasil yang diperoleh, diberikan contoh grup siklik berorder 2 yang menjadi powerful hypergrup melalui perluasan operasi binernya menjadi hyperoperasi. Hasil penelitian ini selanjutnya dapat diaplikasikan pada kasus persilangan monohybrid atau dihybrid tanaman dan pewarisan gen darah ABO.
Solusi Persamaan Difusi Menggunakan Metode Transformasi Laplace Diferensial dan Perilakunya Terhadap Solusi Eksak
Dody Jesaya Sinaga;
Endang Rusyaman;
Edi Kurniadi
Jurnal Matematika Integratif Vol 16, No 2: Oktober 2020
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.273 KB)
|
DOI: 10.24198/jmi.v16.n2.29180.105-115
Persamaan diferensial adalah salah satu kajian matematika terbesar di bidang kalkulus.Umumnya persamaan diferensial dibagi menjadi dua bentuk, yaitu persamaandiferensial biasa dan persamaan diferensial parsial. Selain itu, perkembangan studipersamaan diferensial tidak terbatas pada orde bilangan asli. Namun berkembangpada orde bilangan fraksional, yang disebut persamaan diferensial fraksional. Adabeberapa metode untuk memperoleh solusi dari persamaan diferensial parsial fraksional,salah satunya adalah metode transformasi Laplace Diferensial yang melibatkandua transformasi, yaitu transformasi Laplace dan transformasi diferensial.Penulis mencoba menyelesaikan persamaan salah satu diferensial parsial fraksional,yaitu persamaan difusi menggunakan metode transormasi Laplace diferensial. Selanjutnya,barisan orde dari persamaan difusi dapat diamati konvergensinya ke suatubilangan yang mengakibatkan barisan fungsi solusi dari persaamaan difusi akankonvergen ke fungsi solusi dengan orde bilangan itu sendiri. Selanjutnya, penulismemperlihatkan perilaku solusi aproksimasi terhadap solusi eksaknya yang menunjukkanadanya beberapa faktor yang memengaruhi nilai galatnya.
Karakteristik Koproduk Grup Hingga
Edi Kurniadi;
Stanley P. Dewanto;
Alit Kartiwa
Jurnal Matematika Integratif Vol 9, No 2: Oktober, 2013
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3774.209 KB)
|
DOI: 10.24198/jmi.v9.n2.10190.139-146
ABSTRAKDalam makalah ini diteliti bagaimana mengkonstruksi koproduk dari dua buah grup. Lebih jauh diteliti sifat-sifat yang dimiliki oleh koproduk dan kaitannya dengan hasil kali langsung. Sifat yang sangat menarik dalam penelitian ini adalah hasil kali bebas grup-grup hingga yang tidak mengawetkan keterhinggaan. Kata kunci : koproduk,hasil kali langsung, hasil kali bebas
Representasi Mutasi Kode Genetik Standar Berdasarkan Basa Nukleotida
Isah Aisah;
Edi Kurniadi;
Ema Carnia
Jurnal Matematika Integratif Vol 11, No 1: April, 2015
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (660.271 KB)
|
DOI: 10.24198/jmi.v11.n1.9399.25-34
Kode genetik standar merupakan hasil pemikiran para ilmuwan biologi pada masanya sebagai suatu representasi gen yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh manusia akan protein. Gen pada kode genetik standar disajikan dalam bentuk kode triplet basa-basa nitrogen dan menjadi bahasa pengkodean gen dalam tubuh makhluk hidup yang menghasilkan kode triplet yang berbeda. Semua kode triplet dari rantai nukleotida RNA tersebut diterjemahkan dan menghasilkan 20 macam asam amino yang akan dilepas sebagai protein dalam sel. Kumpulan basa nitrogen dalam rantai RNA dihimpun dan disajikan dalam suatu himpunan yang kemudian dicocokkan dengan dengan dua himpunan yang memuat partisi basa-basa nitrogen berdasarkan jenis basa dan ikatan hidrogennya. Pada paper ini himpunan dicocokkan . Dengan pencocokan tersebut, maka N memiliki struktur Aljabar sebagai Grup Komutatif terhadap penjumlahan, juga membentuk Grup Faktor yang dibentuk dari subgroup Normal yaitu , dan Lapangan Galois atau GF(4). Selain dari itu, juga membentuk struktur ruang vektor atas GF(4) sehingga . Dengan demikian terbentuklah representasi berupa suatu multicube berdimensi tiga yang merupakan gabungan dari 27 kubus unitary, dengan menggunakan transformasi geometri, maka akan dilihat representasi dari kode genetik Standar berdasarkan subgrup normal yang membentuk grup faktornya, yaitu didasarkan pada basa kuat atau basa lemah dari Nukleotida. Representasi dilakukan dengan menggunakan bantuan software Geogebra. Dari hasil representasi tersebut dapat dilihat perubahan-perubahan yang terjadi pada kode genetik standar, yang pada akhirnya dapat dipandang sebagai mutasi pada kajian ilmu Biologi Sel.
Tinjauan Terhadap Grup Cogenerated secara Hingga
Edi Kurniadi
Jurnal Matematika Integratif Vol 10, No 1: April, 2014
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.621 KB)
|
DOI: 10.24198/jmi.v10.n1.10186.63-68
Dualitas antara grup bebas dan grup divisible memotivasi munculnya konsep dual terhadap grup yang dibangun secara hingga. Suatu sistem L dari unsur-unsur grup A dikatakan sistem cogenerator jika untuk setiap grup B,setiap homomorfisma f dari A ke B sedemikian sehingga