Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan korosi stainless steel 444 dalam cairan saliva buatan Aldinor Setiawan; Agus Suprihanto; Sulistyo Sulistyo
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 16 No 2 (2021): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v16i2.254

Abstract

Stainless steel 444 merupakan tipe feritik yang digunakan sebagai material selubung magnet pada dental magnetic attachment. Seiring pemakaian, permukaannya mengalami gesekan yang menyebabkan kekasaran permukaan berubah. Kajian ini mempelajari pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan korosinya. Spesimen dengan variasi kekasaran permukaan Ra 0,146, 0,196 dan 0,624 telah berhasil diuji ketahanan korosinya dalam larutan saliva buatan. Pengujian korosi menggunakan metode weight loss dan polarisasi. Hasil uji mendapatkan kekasaran permukaan Ra 0,146 laju korosinya 0,00022 mm/y, sedang kekasaran permukaan 0,624 laju korosinya 0,00057 mm/y. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan korosi semakin menurun seiring permukaan spesimen semakin kasar.
PERHITUNGAN FAKTOR KONSENTRASI TEGANGAN PADA PIPA KONSTRUKSI PERCABANGAN 60o AKIBAT GAYA AKSIAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Dwi Basuki Wibowo; - Sugiyanto; Agus Suprihanto
TRAKSI Vol 5, No 1 (2007): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.091 KB) | DOI: 10.26714/traksi.5.1.2007.%p

Abstract

Dewasa ini pipa banyak digunakan untuk elemen struktur misalnya untuk rangka bangunan, konstruksi reklame, tiang listrik dan telepon dll. Seperti halnya dalam sistem perpipaan, penggunaan pipa untuk struktur tidak dapat menghindari adanya percabangan. Hal ini akan menyebabkan konsentrasi tegangan disekitar percabangan tersebut ketika struktur tersebut dikenai pembebanan. Dalam tahapan disain, untuk memperkirakan besarnya tegangan maksimum yang terjadi lazimnya diperlukan faktor konsentrasi tegangan (Kt). Besarnya Kt ini dipengaruhi oleh dimensi dan geometri elemen serta modus pembebanannya. Penelitian ini ditujukan untuk mencari besarnya Kt untuk percabangan pipa 90o yang dikenai beban aksial untuk berbagai rasio perbandingan diameter pipa utama dan cabang dengan metode elemen hingga. Tahapan penelitian berturut-turut adalah geometric modelling, finite element modelling, eksekusi model, analisis distribusi tegangan dan perhitungan Kt. Representasi hasilnya adalah berupa grafik Kt versus d/D dimana d adalah diameter cabang dan D adalah diameter utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga besarnya harga Kt sangat tergantung dari disain pipa konstruksi yang dibuat.   Kata Kunci : Percabangan Pipa,   Faktor   Konsentrasi   Tegangan,   Metode   Elemen Hingga.
LIFETIME PADA PIPA GAS LURUS 14 MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION BERDASARKAN API 581 Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto; Dwi Basuki Wibowo; Agus Suprihanto
TRAKSI Vol 19, No 1 (2019): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.875 KB) | DOI: 10.26714/traksi.19.1.2019.34-47

Abstract

Korosi terjadi tanpa mengenal waktu di segala aspek kehidupan manusia dan dapat mengakibatkan banyak kerugian. Di industri minyak dan gas, kerugian yang terjadi akibat korosi berdampak pada penurunan kualitas material yang digunakan. Dua hal ini berarti berhubungan dengan lamanya operasional alat berfungsi atau kemampuan jangka panjang dari suatu alat dan kemungkinan terjadinya kegagalan pada peralatan yang digunakan. Sehingga jika korosi menyerang, maka selain kerugian finansial yang dialami. Sehingga jika korosi menyerang maka selain kerugian finansial yang dialami, kerugain juga berdampak terhadap lingkungan sekitar dan juga safety dari pekerja dan masyarakat sekitar juga bisa terjadi. Oleh karena itu inspeksi terhadap peralatan yang ada penting untuk dilakukan. Indonesia yang masih mengacu pada inspeksi berdasarkan jangka waktu (time based inspection) masih memberikan peluang untuk terjadinya kegagalan pada peralatan yang digunakan. Oleh karena itu penting untuk menggunakan acuan lain seperti inspeksi berdasarkan tingkat risiko (Risk-Based Inspection)/RBI.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari pipeline yang dianalisa yakni berdiameter 14” dengan lama penggunaan 8 tahun memiliki nilai 1C yang berarti berstatus risiko low medium dan mendapatkan respon corrective maintenance. Usulan inspeksi yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan visual, ultrasonic straight beam, eddy current, flux leakage, radiography, dan pengukuran dimensi. Usulan waktu inspeksi yang dapat dilakukan kembali adalah 3 tahun kemudian. Nilai rendah yang diperoleh melalui penelitian ini dikarenakan pipa memiliki system inspeksi yang baik sehingga nilai TMSF tidak mengalami pertambahan yang signifikan
ANALISIS RELIABILITY KOMPONEN KRITIS HYDRAULIC AXIAL PUMP 2000 LPS MENGGUNAKAN PROBABILITY PLOT DAN FISHBONE ROOT CAUSE ANALYSIS Tommy Ari Prabowo; Gunawan Dwi Haryadi; Agus Suprihanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir menjadi suatu permasalahan umum yang dihadapi oleh kota-kota besar di Negara Indonesia dan salah satunya adalah Kota Semarang. Kawasan Kota Semarang hampir setiap musim hujan mengalami bencana banjir yang disebabkan karena tidak terkendalinya aliran sungai akibat kenaikan debit, pendangkalan dasar badan sungai dan penyempitan sungai karena sedimentasi, adanya kerusakan lingkungan pada daerah hulu (wilayah atas Kota Semarang, atau daerah tangkapan air). Dalam menghadapi permasalahan tersebut, diperlukan pompa yang digunakan untuk memindahkan suatu cairan dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara mengalirkan fluida. Salah satu pompa yang digunakan di Kota Semarang adalah Hydraulic Axial Pump berkapasitas 2000 liter per detik. Untuk menjaga performa dan kualitas dari pompa agar tetap dapat beroperasi secara optimal maka diperlukan sebuah sistem perawatan atau maintenance yang baik dan terjadwal. Agar sistem perawatan lebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari masing-masing komponen kritis pada pompa. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode probability plot dan fishbone root cause analysis untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah enam komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu hose – AP.850.83 adalah 54,15% pada 787,244 jam, hose – AP.850.84 adalah 50,59% pada 962,637 jam, hose – AP.850.85 adalah 54,15% pada 787,244 jam, hose – AP.850.86 adalah 54,15% pada 787,244 jam, hose – AP.850.87 adalah 50,59% pada 962,637 jam, dan hose – AP.850.88 adalah 50,59% pada 962,637 jam. Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen pompa.
EVALUASI PERLAKUAN NITRIDASI GAS TEMPERATUR TINGGI TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN DAN KETAHANAN AUS BAJA TAHAN KARAT AUSTENIT 316LVM Agus Suprihanto
ROTOR Vol 10 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.067 KB) | DOI: 10.19184/rotor.v10i1.5149

Abstract

High temperature gas nitriding for austenitic stainless steel 316LVM is successfully done. Specimens are treated at temperature 1323, 1373 and 1573 K for 15 minutes holding time at 0.3 atm nitrogen gas pressures. The effect of nitriding treatments on the hardness, wear resistance and microstructure are evaluated using Buehler microhardness tester, Ogoshi universal wear test machine and light optical microscop respectively. The results shows that hardness, wear resistance and grain size increase with treatments temperature. Keywords: high temperature gas nitriding, 316LVM, hardness, wear, grain size
PENILAIAN RISIKO DAN PENENTUAN SISA UMUR TERHADAP PIPA GAS TEE 24" DI PT.X DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION Gunawan Dwi Haryadi; Agus Suprihanto; Auda Sephanya; Ismoyo Haryanto
ROTOR Vol 12 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.771 KB) | DOI: 10.19184/rotor.v12i1.14425

Abstract

Risk Based Inspection (RBI) of 24” oil pipe according API 581 has been conducted. The analysis shows that the piping system has medium risk. The remaining life is between 6-7 years. Because piping failure is due thinning, the next inspection using NDT is suggested not more half of the remaining life.
ANALISIS KEGAGALAN DRUM REM PRODUKSI UKM UNTUK TRUK/BUS DENGAN DAYA MESIN 190 HP IGN Wiratmaja Puja; Rochim Suratman; Agus Suprihanto; Reza Reza; Henry Ako
Mesin Vol. 17 No. 2 (2002)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian small and medium industries (UKM) have the ability to produce relatively cheap truck/bus brake drums, but the quality is needed to be improved. The drums usually fail in form of cracks or fractures before the design life is reached. This paper presents failure identification of the UKM's brake drums that is including material aspects, operational loading, and stress analysis. The mechanical and physical properties of the materials are studied by conducting tensile test, hardness test, chemical composition, and metallography. Fractography is also conducted to study the type and process of the failures. The brake loads are analyzed for various operational conditions such as straight, curved, and downhill path, with various value of decceleration. Stress analysis of the drum due to the applied loads is conducted using finite element method. The complete analysis shows that the UKM's drums are not strong enough for the applied braking load. It is also observed that the crack locations are in agreement with the highly computed stressed areas.
Optimalisasi Keterlibatan Civil Society dalam Penyusunan Perundang-undangan Agus Suprihanto
JURNAL ILMIAH HUKUM DAN DINAMIKA MASYARAKAT Vol 21, No 2 (2023): HUKUM DAN DINAMIKA MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/hdm.v21i2.4456

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memberikan masukan kepada steakeholder penyusun peraturan perundang-undangan di Indonesia untuk optimalisasi keterlibatan masyarakat sipil dalam setiap penyusunan peraturan perundang-undangan. Penelitian dengan tema ini penting sebagai upaya kontrol dalam setiap proses perumusan peraturan maupun kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif yang artinya memfokuskan pada analisis muatan materi pasal-pasal yang ada dalam suatu peraturan perundang-undangan. Sistematikan analisis dan kesimpulan akan dinarasikan secara deskriptif analitis sesuai dengan panduan penelitian kualitatif. Berdasarkan hipotesa penelitian, saat ini keterlibatan civil society dalam penyusunan perundang-undangan belum maksimal sehingga produk hukum yang dihasilkan banyak yang kurang kontektual dan cenderung kurang mencerminkan masyarakat. Sehingga harus ada optimalisasi sehingga produk peraturan yang dihasilkan lebih aplikatif di masyarakat.
Studi Pengaruh Penambahan Komposisi Nano Hidroksiapatit pada Campuran Polylactide dan Poly Ɛ-Caprolactone terhadap Laju Degradasi Fiksasi Internal Pelat Tulang Solechan, Solechan; Andri Cahyo Kumoro; Sumardi Sumardi; Agus Suprihanto; Sulardjaka
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6070

Abstract

Pemulihan patah tulang menggunakan fiksasi internal pelat yang berfungsi mempertahankan pengurangan retak selama penyembuhan tulang. Fiksasi internal pelat direkomendasikan bersifat biodegradasi secara biologis yang terbuat dari biokomposit polylactide/poly ɛ-caprolactone/nano hidroksiapatit (PLA/PCL/nHA). Material ini memiliki kekuatan mekanik tinggi, namun susah mengontrol waktu laju degradasi. Tujuan penelitian ini menciptakan fiksasi internal pelat dari biokomposit PLA/PCL/nHA dengan laju degradasi dapat diprediksi. Metode pembuatan spesimen dengan Cold Isostatic Pressing (CIP) dengan variasi penambahan prosentase komposisi nHA. Tekanan kompaksi 40 MPa, temperatur sintering 150oC dan waktu penahanan 3 jam. Bertambahnya komposisi nHA mempercepat laju degradasi dan hilangnya berat spesimen. Penambahan komposisi nHA semakin besar untuk erosi permukaan semakin tinggi. Hasil ini untuk rencana implementasi spesimen pada tingkatan umur pasien. Spesimen penambahan 10 wt% nHA untuk pasien diatas umur 50 tahun atau lansia. Spesimen penambahan 20 wt% nHA untuk pasien dewasa, sedangkan spesimen penambahan 30 wt% nHA untuk pasien bayi dan anak-anak.
Pelatihan Perakitan Panel Surya Untuk Santri Di Pondok Pesantren At-Taubah Tirtamulya Karawang Mulyadi, Dodi; Khoirudin, Khoirudin; Amir, Amir; Rizki Aulia Nanda; Agus Suprihanto; Karyadi, Karyadi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i1.6351

Abstract

Pesantren At Taubah, sebagai pondok pesantren modern, mempunyai visi “menjadi Lembaga Pendidikan Islam berbasis life skill unuk menyiapkan generasi Indonesia yang maju, berkarakter/adab, dan memiliki keterbukaan wawasan iptek yang bermanfaat bagi lingkungan”. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakuakn dengan tujuan untuk penambahan pengetahuan para santri di pondok pesantren tersebut tentang energi terbarukan, khususnya panel surya, merupakan salah satu upaya dalam menggapai visi pesantren, dimana mereka akan mempunyai ilmu dan pengetahuan (iptek) terkini. para santri juga memahami bahwa sumber energi surya (matahari) mempunyai dampak yang lebih baik bagi lingkungan dibandingkan dengan energi yang bersumber dari fosil. Pengetahuan tentang manfaat sumber energi surya telah mampu dibarengi dengan keterampilan para santri tentang bagaimana cara untuk merangkai peralatan panel surya hingga dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi listrik. Para santri juga telah diberi pengetahuan dan keterampilan merangkai panel surya yang diiringi dengan pengetahuan penghitungan daya, tegangan, dan arus yang dihasilkan dari rangkaian panel surya yang direncakan atau yang telah dibuat.