Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar Tanjung Sari Melalui Permainan Edukatif Sederhana Rahmiati Rahmiati; Mimin Ninawati; Sri Lestari Handayani
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v9i1.3920

Abstract

Pelatihan menumbuhkan karakter siswa Sekolah Dasar Tanjung Sari melalui permainan edukatif sederhana ini bertujuan untuk menunjukan kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang perlu pemecahan masalah yang mendasar, melalui permainan edukatif untuk menanamkan karakter pada anak. Permainan yang diberikan ada tiga macam, diantanya; tepuk bim bam pedi, talking stick, dan kuda bisik. Dari ketiga permainan diatas yang merupakan permainan yang cukup sederhana dapat di aplikasi kedalam kegiatan belajar mengajar baik didalam kelas maupun diluar kelas.sehingga tidak hanya kesenangan semata yang didapatkan dalam permainan. Namun permainan mampu memberi manfaat yang besar bagi anak. Tidak kalah pentingnya, permainan dapat membentuk anak menjadi seseorang yang memiliki karakter luhur. Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam permainan edukatif sederhana ini diantaranya: kejujuran, religious, rasa tanggung jawab, semangat dalam belajar, disiplin, kegigihan dan bekerja keras, semangat dalam berkontribusi kelompok, cinta lingkungan dan optimisme. Melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh guru dapat meningkatkan (1) pengetahuan guru dalam membuat permainan sederhana pada saat pembelajaran (2) guru dapat termotivasi untuk membuat permainan sederhana di dalam kelas. (3) kemampuan guru dalam menerapkan permainan sederhana supaya siswa berkarakter (4) guru dapat menambah pengetahuan tentang permainan sederhana.
Pengaruh Model Contextual Teaching Learning (CTL) Berbantuan Google Meeting terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar Citra Ayu Sholihah; Sri Lestari Handayani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1231

Abstract

Kajian dengan maksud melihat yang memengaruhi model CTL (Contextual Teaching Learning) untuk meningkatkan yang terampil dari penyelesaian permasalahan pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN Pekayon 09 Pagi keberagaman kajian dengan yang dipergunakan Kuantitatif Eksperimen, mengumpulkan pendataan dan juga populasi kajian ini adalah keseluruhan dari peserta didik pada Kelas III dengan dua pembagian A dan B. Kemudian diambil garis besarnya jika CTL mempunyai hal yang memengaruhi dengan penyelesaian permasalahan yang ada. Instrument terlebih dahulu diuji cobakan kepada 34 siswa kelas IIIA di SDN Pekayon 09 Pagi dari uji validitas skor hasil belajar IPA siswa dengan rumus product moment didapat 20 butir soal yang valid dan reliable. kemudian dengan kepenujukan meningkatkan pembuktian uji test melihat penilaian dua besarannya hingga 0,000
PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PERILAKU KEKERASAN SEKSUAL SISWA KELAS VI Mimin Ninawati; Sri Lestari Handayani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v2i2.13791

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of sex education in learning to the sexual violence behavior of students in 6th grade at SDN Utan Kayu Selatan 23 Pagi, East Jakarta. This research includes quantitative research. The population of this research is 30 students of 6th grade. The sample of this study were taken using a saturated sampling technique. Data collected by questionnaire. The data were analyzed using product moment correlation test and significance test. Through product moment correlation test obtained r value of 0.29. It can be stated that the relationship between sex education and the sexual violence behavior of students has a positive but low relation. The coefficient of determination obtained from the calculation is r2 = 29%. This shows that sex education variable contributes 29% to sexual violence behavior in 6th grade students of SDN Utan Kayu Selatan 23 East Jakarta, while 71% is contribution from other factors such as home environment. From the calculation of significance test coefficient obtained tcount> ttable (1.759 > 1.697), it can be concluded that there is a significant influence between sex education on sexual violence behavior.
ANIMA-LIE: Android-Based Learning Media on Animal Life Cycles Materials for Elementary School Sri Lestari Handayani; Island Dahlia
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i2.45359

Abstract

The learning media used for teachers in online learning during the pandemic are only limited to using pictures, words, sounds, videos, and powerpoints in the form of simple presentations. Thus, the media is not optimal in helping students understand the material and does not increase students' direct experience. It takes the development of online learning media based on android applications to solve these problems. This study aims to develop an android-based learning media "Anima-lie" on animal life cycle material for grade IV elementary school. The research model used is Research and Development (R&D) by applying the ADDIE development model. This application was piloted on 37 fourth grade students. The instrument used is a validation questionnaire for 2 material experts, 2 media experts, and a user response questionnaire. The results of the product developed based on the assessment of material experts get an average score percentage of 85.5% in the good category and for the media expert assessment the average score percentage is 89.93% in the very good category. For the results of student responses, the percentage of the average score is 83.64% with a good category. Based on the data results indicate that the development of the Android-based mobile learning application "Anima-lie" with animal life cycle material is suitable for use as a learning medium for fourth grade elementary school students.
Workshop Pemanfaatan Aplikasi Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan Membuat Video Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Dita Prihatna Wati; Kusmajid Abdullah; Khairil Iba; Sri Lestari Handayani; Suwardini Khairunnisa
Publikasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v12i2.31874

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dimiliki mitra yaitu (1) masih minimnya kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran, (2) minimnya kemampuan seorang guru dalam memilih dan mempergunakan media pembelajaran, (3) kekuranganmampuannya guru untuk dapat memilih atau menggunakan media pembelajaran, memaksa guru untuk menggunakan media pembelajaran yang ada di youtube namun penggunaannya masih belum maksimal, (4) guru masih kesulitan dalam mengambil bagian-bagian video pembelajaran di youtube yang akan dipakai dalam menunjang proses belajar mengajar karena tidak mampu untuk  melakukan editing video pembelajaran. Solusi yang diberikan dan dilakukan melalui pengabdian ini ialah memberikan workshop untuk membuat video pembelajaran bagi guru SDN Hurip Jaya 01 Bekasi. Target luaran pengabdian ini berupa jasa pelatihan dan pendampingan video pembelajaran untuk guru SDN Hurip Jaya 01 Bekasi yang dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Metode pengabdian ini berupa metode ceramah, simulasi/workshop dan diskusi. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa memberikan pengenalan dan penggunaan aplikasi digital kepada para guru dengan menggunakan aplikasi Canva dan Powtoon untuk membuat dan editing video pembelajaran.
PENGARUH MODEL FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR MATERI GAYA Aini Latifah; Sri Lestari Handayani
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): VOLUME 6 NUMBER 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v6i2.2574

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA terlihat pada saat pembelajaran daring disaat ini pendidik tidak mudah mengukur kemampuan berpikir kitis pada waktu pandemic disaat ini. terlebih sudah di abad ke-21 pastinya generasi disaat ini bisa dapat mendongkrak pola pikir yang mononton. Penelitian ini dicoba dengan tujuan buat mengenali terdapatnya ataupun tidak pengaruh penerapan model Flipped Classroom pada materi gaya dikelas IV di SDN Pinang Ranti 02. Penelitian ini memakai prosedur penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 95 siswa dipecah dalam tiga kelas. Sampel pada penelitian ini 63 siswa dimana siswa kelas IVB selaku kelas eksperimen berjumlah 31 siswa serta siswa kelas IVC selaku kelas kontrol berjumlah 32 siswa. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini ialah metode Non Probability Sampling dengan teknik sampel yang diambil adalah Sampling Purposive. Metode pengumpulan informasi pada penelitian ini memakai instrument tes. Hasil pengujian persyaratan analisis pada penelitian ini dengan berbantuan aplikasi spss tipe 26 dan excel. Uji normalitas memakai rumus uji lillifors, pada pretest eksperimen didapat Lhitung < Ltabel = 0,115 < 0,161, pretest kelas kontrol Lhitung < Ltabel = 0,031 < 0,161, posttest kelas eksperimen Lhitung < Ltabel = 0,117 < 0,156, posttest kelas kontrol Lhitung < Ltabel = -0,002 < 0,156, hingga informasi dari kedua kelas dinyatakan berdistribusi normal. Berikutnya dicoba uji hipotesis Independent t Test berbantuan spss tipe 26 berlandaskan nilai signifikansi (sig) < 0,05 = 0,000 < 0,05 hingga dinyatakan terdapatnya pengaruh positif pada model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi gaya dikelas IV SDN Pinang Ranti 02.
PENGEMBANGAN APLIKASI E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS ANDROID MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS V SEKOLAH DASAR Yusuf Abyan Rofiyadi; Sri Lestari Handayani
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): VOLUME 6 NUMBER 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v6i2.2575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis android pada pokok materi sistem peredaran darah manusia untuk siswa kelas 5 sekolah dasar dan menguji kelayakan e-modul yang dihasilkan supaya bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4D. Instrumen yang digunakan angket validasi untuk beberapa ahli materi, ahli media, dan ahli modul, serta angket respons. Hasil penelitian dari produk yang dikembangkan berdasarkan penilaian dari ahli materi mendapat kriteria baik dengan rerata skor persentase 79,6%, penilaian dari ahli media mendapat kriteria baik dengan rerata skor persentase 83,8%, dan hasil penilaian dari ahli modul mendapatkan kriteria baik juga dengan rerata skor persentase sebesar 83,3%. Untuk hasil dari respons siswa mendapat skor persentase sebesar 86,6% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil perolehan data menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis android ini layak digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa kelas 5 sekolah dasar.
Analysis Students' Misconception in Optical Material Using Three Tier Multiple Choice Diagnostic Test Sri Lestari Handayani; Arifin Arifin
Physics Education Research Journal Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Science and Education, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/perj.2021.3.2.8703

Abstract

This study aims to analyze the misconceptions of Senior High School students and their cause in Optical material. The data collection techniques used in this research are tests and interviews. The three tiers multiple-choice diagnostic test used consists of three levels, the first is a question, the second is the reason for the answer, and the third is the student's confidence level.  The data analysis techniques used in this research are multiple-choice scoring analysis without fining and student's misconceptions level's percentage analysis. The lowest misconception level is 10.4% on the light refraction indicator, and the highest is 41.6% on the distance and characteristic of the image on the concave mirror. The sources of students' misconceptions found in this study are the students themselves, books, friends, teachers, students' daily experiences, and the Internet.
Is conceptual learning based on conceptual change text (CTT) effectively applied to PGSD students' science classes? Wati Sukmawati; Sri Lestari Handayani; Yeni Yeni
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 7, No 2: Oktober 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v7i2.44034

Abstract

For Elementary School Teacher Education (PGSD) students, the introductory science concept course is part of the compulsory course. The understanding of PGSD students in basic science concepts will affect the quality of learning in the classroom. This research was conducted in odd semesters with 60 students who attended lectures on basic science concepts, and the sample selection was made randomly. To collect data on the effectiveness of the implementation of CCT, instruments used in the form of cognitive and clinical test questions have gone through validation and reliability tests. Students were divided into two groups in the study: the experimental group using CCT-based contextual learning as teaching materials and the control class using ordinary teaching materials. Based on the N-Gain data found in the field, there was a significant difference between the experimental and control groups; the control class had an N-Gain value of 0.54, while the experimental class was 0.81. The data revealed that learning using CCT successfully increased students' understanding of concepts in the material cycle and created a better environment compared to the control class. However, based on interview data, both experimental and control class students were interested in learning the concept of the energy cycle and environmental pollution, and there was no significant difference.
Improving the skills of prospective elementary teachers in designing earth and space science digital teaching materials: TPACK framework Diki Rukmana; Sri Lestari Handayani
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 8, No 2: Oktober 2022
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v8i2.45474

Abstract

This study aims to implement an Earth and Space Science lecture program based on the TPACK framework to improve the skills in designing earth and space learning materials prepared for teaching at the elementary school level by integrating pedagogy and technology. The lecture program is structured based on 3 levels of the TPACK framework where at the first level 3 basic competencies are introduced, namely pedagogical knowledge (PK), content knowledge (CK), and technological knowledge (TK). At the next stage, lecture activities are designed by integrating two of the three basic knowledge, namely pedagogical content knowledge (PCK), technology pedagogical knowledge (TPK), and technology content knowledge (TCK). In the last stage, lecture activities were designed to combine the three basic knowledge aspects, namely technology pedagogical content knowledge (TPCK) into a learning video product. The results show an increase in the TPACK competence of prospective teachers in the medium category. In addition, based on an assessment of the resulting digital teaching products, the TPACK framework-based lecture program is able to facilitate the formation of the skills of prospective teachers in making teaching materials in terms of the appearance of the presentation of teaching materials, content management, and the integration of pedagogical strategies and technology in a good category.