Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERTANIAN ORGANIK PADA PETANI MELALUI PRODUKSI TRICHOKOMPOS DI DESA PUSAKA KECAMATAN TEBAS Wilujeng, Wilis Widi; Sari, Dian; Novita, Uray Dian
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3601

Abstract

Produktivitas tanaman sangat dipengaruhi oleh pupuk, baik pupuk organik maupun pupuk kimia(anorganik). Umumnya petani terbiasa menggunakan pupuk kimia karena dianggap lebih praktis sehingga menyebabkan kesuburan dan kesehatan tanah semakin menurun jika digunakan terus menerus. Keberadaan pupuk kimia sekarang sudah langka, kalaupun ada harganya meroket tinggi, sehingga menyulitkan petani untuk menekan biaya usahatani. Salah satu pupuk organik yang bisa diaplikasikan oleh petani adalah tricokompos. Tricokompos merupakan salah satu pupuk organik berupa kompos yang telah ditambahkan dengan tricoderma sp. Penambahan Trichokompos sebagai bahan organik dapat menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman serta dapat memperbaiki kondisi lahan pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, serta dapat mengurangi biaya pemupukan kimia yang mahal serta tetap menjaga kualitas lingkungan. Melatih kemandirian Petani dalam pembuatan pupuk organik dalam menghadapi kelangkaan pupuk dan acaman dicabutnya subsidi pupuk perlu dilakukan. Trichokompos ini berfungsi untuk menambah bahan organik tanah sekaligus memperbaiki struktur tanah dan ph tanah. kandungan Trichokompos di dalam pupuk organik dapat sekaligus menekan penyakit tular tanah. Dengan adanya peningkatan keterampilan petani di Desa Pusaka diharapkan nantinya akan bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia dan akan pelan-pelan beralih ke pertanian organik.
Struktur, Perilaku Dan Kinerja Pasar Beras Di Kabupaten Sambas sari, Dian; Widi Wilujeng, Wilis; Dian Novita, Uray
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i1.7330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi saluran pemasaran, menganalisis struktur, perilaku dan kinerja pasar pada masing-masing saluran pemasaran beras di Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sambas yang ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan Kabupaten Sambas merupakan penghasil beras terbesar di Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sambas. Responden petani yang digunakan yaitu 50 petani, Penentuan sampel pedagang dan lembaga pemasaran yang terlibat dilakukan dengan metode snowball sampling dengan cara mengikuti aliran informasi dari petani responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Struktur pasar di tingkat petani cenderung mendekati struktur pasar persaingan sempurna. Struktur pasar di tingkat penggilingan cenderung mengarah ke oligopsoni. Struktur pasar di tingkat pedagang besar cenderung Dilihat sebagai pembeli, Pedagang besar cenderung oligopsoni terhadap petani. Struktur pasar di tingkat pengecer cenderung Dilihat sebagai pembeli, Pengecer cenderung mendekati pasar persaingan sempurna terhadap petani. Perilaku pasar beras dilihat Aktivitas Penjualan dan Pembelian Penggilingan padi atau pabrik gabah berperan sebagai perantara dalam rantai distribusi antara petani dan pasar beras yang lebih besar Penggilingan padi melakukan negosiasi dengan petani Sistem Pembayaran Umumnya, penggilingan padi atau pabrik gabah melakukan pembelian gabah dari petani secara tunai. Dan sebagian kecil dengan cara pembayaran di muka. . Hubungan Kerjasama Pedagang pengumpul yang sukses biasanya membangun hubungan jangka panjang dengan petani di wilayahnya. Dengan menjaga hubungan baik, pengumpul bisa mendapatkan prioritas saat petani ingin menjual hasil panen mereka. Bedasarkan analisis kinerja pasar menunjukkan bahwa saluran pemasaran 1 merupakan saluran yang paling efisien karena tidak memiliki margin dan farmer’s share relatif besar. Kata Kunci : Kinerja, Pasar beras, Perilaku , Struktur
Struktur, Perilaku dan Kinerja Pasar Beras di Kabupaten Sambas Sari, Dian; Wilujeng, Wilis Widi; Novita, Uray Dian
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16886

Abstract

The purpose of this study was to identify marketing channels, analyze the structure, behavior and market performance of each rice marketing channel in Sambas Regency. This research was conducted in Sambas Regency which was purposively determined with the consideration that Sambas Regency is the largest rice producer in West Kalimantan. The research was conducted in Sambas Regency.  Farmer respondents used were 50 farmers, Determination of the sample of traders and marketing institutions involved was done by snowball sampling method by following the flow of information from respondent farmers. Data analysis used in this study was quantitative descriptive analysis. The results of the research show that the market structure at the farm level tends to approach a perfectly competitive market structure. The market structure at the milling level tends towards oligopsony. Large traders tend to be oligopsony towards farmers. The market structure at the retailer level tends to approach a perfectly competitive market for farmers. Rice market behavior can be seen in the sales and purchase activities where traders negotiate with farmers. The payment system is generally done in cash and a small portion in advance.  Cooperative Relationships Successful wholesalers build long-term relationships with farmers in their region. By maintaining good relationships, collectors can get priority when farmers want to sell their crops. Market performance analysis shows that marketing channel I is the most efficient channel because it has no margin and a relatively large farmer's share.
Sistem Agribisnis Sayur Hidroponik Di Kabupaten Sambas Sari, Dian; Wilujeng, Wilis Widi; Novita, Uray Dian; Mulyati, Sri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v2i1.2062

Abstract

This research aims to determine the agribusiness system from upstream to downstream and supporting institutions for hydroponic vegetable farmers in Sambas Regency. The research method used is descriptive quantitative using an agribusiness system approach based on each subsystem, including input subsystem, agricultural subsystem, marketing subsystem and supporting subsystem. This research was carried out in Sambas Regency considering that hydroponic vegetables are widely grown in this area. The sample was determined intentionally or using a purposive sampling method with the sampling criteria being hydroponic vegetable farmers. Data analysis techniques use cost, revenue and income analysis. Based on the results and discussion, it is concluded that the hydroponic vegetable agribusiness system in Sambas Regency consists of an upstream subsystem including production facilities and infrastructure such as preparing planting media, seeds, nutrients/fertilizer, water, equipment and labor. The hydroponic vegetable farming system starts from preparing the land to harvesting and earns an average income of IDR Rp 1,122,890. The post-harvest subsystem includes cleaning, sorting and marketing activities. The marketing subsystem is carried out directly and indirectly. The subsystem or supporting institution that helps in hydroponic vegetable farming is the information system.
Mempertahankan Varietas Padi Lokal sebagai Pilihan Strategis dalam Menjaga Efisiensi dan Ketahanan Ekonomi: Studi pada Petani Padi di Desa Sungai Rambah, Kecamatan Sambas Novita, Uray Dian
Shar-E : Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Vol. 11 No. 2 (2025): Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/shar-e.v11i2.4236

Abstract

This study aims to identify and analyze the factors underlying farmers’ decisions to preserve local rice seeds, particularly the Sampit and Kakbulat varieties, in Sungai Rambah Village. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires involving 23 farmers selected using a convenience sampling technique. The data were analyzed tabulatively in percentage form and further reinforced using a Likert scale approach. The findings indicate that farmers in Sungai Rambah Village preserve local seeds due to knowledge (100%), experience (100%), habitual practices (91%), and capital efficiency (100% relying on self-funding without significant costs). Moreover, biological (95.65%), psychological (97.83%), and environmental (91.30%) factors also influence their decision to maintain local seeds. In-depth interviews further revealed that local seeds are considered more efficient, resilient to extreme weather conditions, and are deeply embedded in the farmers’ inherited cultural practices.