Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PENGABDIAN SOSIAL

MEMINIMALISIR RESIKO BAHAYA PADA PEKERJA DI TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH TERPADU REDUCE REUSE RECYCLE TPST 3R GRIYA ASRI BERSIH PAMULANG BARAT TANGERANG SELATAN Katry Anggraini; Annie Rufeidah; Unik Desthianti; Nur Rachmah Wahidah; Rahmayanti Rahmayanti
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.884 KB) | DOI: 10.32493/.v1i1.9820

Abstract

ABSTRACT The integrated waste storage place reduce reuse recycle TPST 3R 012 Griya Bersih Asri is one of the TPS in South Tangerang City. The waste processing process at TPST 012 begins with transporting waste from several houses using a garbage collection vehicle. Then the waste is collected and separated into organic waste and inorganic waste through a sorting machine. Organic waste can be processed into compost and leachate which can be used for things that are useful for the community. Waste management activities are very beneficial for the environment, but workers who carry out the process of collecting and sorting waste have the potential for accidents and diseases, especially if the implementation of K3 has not been carried out according to standards, the opportunity for this potential is even greater. Workers must get knowledge about the risks that may occur in the TPST 3R waste collection site, so that they are more aware of the importance of using personal protective equipment that is according to standards and preventing the transmission of waste-borne diseases. Keywords: Waste Management, Personal Protective Equipment, Occupational Health and Safety  (K3) ABSTRAK Tempat penampungan sampah terpadu reduce reuse recycle TPST 3R 012 Griya Bersih Asri merupakan salah satu diantara TPS yang ada di Kota Tangerang Selatan. Proses Pengolahan sampah di TPST 012 diawali dengan melakukan pengangkutan sampah dari beberapa rumah menggunakan kendaraan pengangkut sampah. Kemudian sampah dikumpulkan dan dilakukan pemisahan menjadi sampah organik dan sampah anorganik melalui mesin pemilah. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos dan air lindi yang dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna bagi masyarakat. Kegiatan pengelolaan sampah sangat bermanfaat bagi lingkungan, namun bagi para pekerja yang melakukan proses pengumpulan dan pemilahan sampah memiliki potensi terjadinya kecelakaan dan penyakit, terlebih apabila pelaksanaan K3 belum dilakukan sesuai standar maka peluang untuk potensi tersebut semakin besar. Para pekerja harus mendapatkan pengetahuan mengenai resiko bahaya yang mungkin dapat terjadi di tempat penampungan sampah TPST 3R, sehingga mereka lebih menyadari pentingnya menggunakan alat pelindung diri yang sesuai standar dan mencegah terjadinya penularan penyakit bawaan sampah. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Alat Pelindung Diri (APD), Kesehatan dan Keselamatan           Kerja (K3)
PEMAHAMAN PENTINGNYA GEMAR MENABUNG DALAM RANGKA MENGENALKAN INFORMASI KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN UANG PADA IBU-IBU PKK DESA BAKTI JAYA Nur Rachmah Wahidah; Mita Sicillia; Lisa Novia
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.378 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23150

Abstract

ABSTRACT Creating a comprehensive shopping habit in many people. As a result, unhealthy financial conditions.  Saving is often considered an unnecessary activity. Indeed, the benefits of saving cannot be felt immediately at this time, but even though the benefits of saving will be very pronounced in the future when you have retired from work while enjoying your old age. The financial information system part of the information system used to solve financial and environmental problems has a direct or indirect influence on the flow of money where people know banks, savings and loan associations, and banking and savings products that are carried out can change the paradigm of thinking about the use and management of money that can be used to add financial information. The growth of money in society is very fast where the money is used to finance daily needs and as a means of exchanging payments and sometimes we become very wasteful in expenses that are not very important so that an understanding of the importance of saving is needed, the goal is to be able to  the goal is to educate students to be able to control themselves in using the money they have wisely. In addition, saving activities can train students in managing finances gradually so that in time the students can grow into a society that is skilled in financial management. Keywords: saving, finance, growth  ABSTRAK Menciptakan kebiasaan belanja yang konfulsif pada banyak orang. Akibatnya, kondisi finansial yang tidak sehat.  Menabung sering dianggap sebagai kegiatan yang tidak perlu dilakukan. Memang manfaat menabung tidak bisa langsung Anda rasakan saat ini, tapi padahal manfaat menabung akan sangat terasa di masa yang akan datang ketika Anda sudah pensiun dari pekerjaan sembari menikmati hari tua Anda.Sistem Informasi keuangan  bagian dari sistem informasi yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah keuangan dan lingkungan mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap arus uang dimana masyarakat mengenal bank, asosiasi tabungan dan pinjaman, serta produk-produk perbankan dan menabung yang dilakukan dapat mengubah paradigma berpikir tentang penggunaan dan pengelolaan uang yang dapat digunakan untuk menambah informasi keuangan. Pertumbuhan uang di masyarakat sangat cepat dimana uang tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan sebagai alat tukar pembayaran dan terkadang kita menjadi sangat boros dalam pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlalu penting sehingga diperlukan pemahaman tentang pentingnya menabung, tujuannya agar dapat mendidik siswa/i  untuk mampu mengendalikan diri dalam menggunakan uang yang dimilikinya secara bijak. Selain itu, kegiatan menabung dapat melatih siswa/i dalam mengelola keuangan secara bertahap sehingga pada saatnya nanti siswa/i tersebut dapat tumbuh menjadi masyarakat yang terampil dalam pengelolaan keuangan.Dengan adanya materi tentang pemahaman pentingnya gemar menabung adalah perwujudan dari keinginan warga Muhammadiyah dan simpatisan yang berada di Parung dan sekitarnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia-manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan Kata Kunci : menabung, keuangan,pertumbuhan
Pengembangan Sistem Pembukuan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi di Desa Cicalengka Kec. Pegedangan Kabupaten Tangerang Nur Rachmah Wahidah; Destian Andhani; Asep Muhammad Lutfi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i1.47244

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan utamanya adalah untuk memberikan gambaran terhadap apa saja peran sistem pembukuan terhadap pengelolaan keuangan dalam usaha mikro kecil dan menengah dan apa upaya yang dapat dilakukan dalam menumbuhkan wawasan dan menambah bekal ilmu para peserta usaha kecil menengahatau UMKM. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat ini keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan kepada masyarakat.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pembukuan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cicalengka, Kecamatan Pegedangan, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan yang mendesak dari para pelaku. Sistem pembukuan yang baik sangat penting untuk membantu para pelaku UMKM dalam memantau kondisi keuangan usahanya, mengelola arus kas, serta membuat laporan keuangan yang akurat. Dengan sistem pembukuan yang memadai, para pelaku UMKM dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih baik dan strategis, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan dan identifikasi permasalahan UMKM terkait pembukuan, (2) pengembangan modul dan materi pelatihan yang relevan, (3) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM, serta (4) implementasi sistem pembukuan berbasis teknologi sederhana yang mudah dipahami dan digunakan oleh pelaku UMKM. Pelatihan yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai pembukuan, teknik pencatatan transaksi keuangan, pengelolaan arus kas, serta penyusunan laporan keuangan. Melalui pengabdian ini, diharapkan mampu meningkatkan kinerja UMKM di Desa Cicalengka. Dengan adanya sistem pembukuan yang lebih baik, para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan keuntungan usaha, meningkatkan efisiensi operasional, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka dan masyarakat sekitar. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan UMKM di wilayah lain yang memiliki permasalahan serupa
Peningkatan Literasi Keuangan untuk Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Perencanaan Anggaran Keluarga pada Sekolah Alam Mi Alam Ali Thaibah Cibitung Bekasi Nur Rachmah Wahidah; Destian Andhani; Asep Muhammad Lutfi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51490

Abstract

Literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu, terutama ibu rumah tangga, dalam mengelola keuangan keluarga secara efektif dan efisien. Pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta menghindari risiko keuangan yang tidak diinginkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengatur anggaran rumah tangga melalui pelatihan yang diselenggarakan di Sekolah Alam MI Alam Ali Thaibah, Cibitung, Bekasi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta praktik langsung dalam menyusun perencanaan anggaran keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, para peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep dasar literasi keuangan, teknik penyusunan anggaran, serta strategi dalam mengelola pengeluaran dan tabungan keluarga. Dengan adanya program ini, diharapkan ibu rumah tangga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka.