Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PAPERLESS OFFICE BERBASIS WORDPRESS DI ITTC UAD Kartika Firdausy; Muhammad Artha
Spektrum Industri Vol. 10 No. 1: April 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v10i1.1623

Abstract

Perlu dilakukan satu upaya untuk mengurangi limbah kertas yang dihasilkan oleh perkantoran. Era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memiliki peluang dikembangkannya komunikasi secara online melalui jaringan komputer, sehingga dapat mengurangi penggunaan kertas untuk surat menyurat dan pembuatan dokumen. Untuk keperluan administrasi perkantoran dapat dilakukan dengan cara menerapkan paperless office system. Tujuan penelitian ini adalah merancang suatu sistem paperless office berbasis WordPress yang dapat diterapkan dalam lingkup perkantoran, khususnya di ITTC UAD. Penelitian ini mengambil subjek tentang sistem pengelolaan dokumen elektronik berbasis WordPress yang menyediakan sarana pengelolaan dokumen dalam format digital, sehingga diharapkan dapat mengurangi pemakaian kertas. Beberapa plug in ditambahkan seperti themes, bookmark, dan pengamanan pada situs, yaitu: Post Protect Quiet, dan Password Protect WordPress Blog. Selain admin, ada beberapa level user yang memiliki wewenang yang berbeda-beda pada sistem ini, yaitu: author, editor, dan contributor. Dokumen digital yang dikelola dalam sistem ini adalah surat-menyurat, informasi pelatihan, tutorial, dan Surat Keputusan (SK), yang dapat didistribusikan melalui media e-mail maupun jejaring sosial. Sistem diuji untuk setiap level user. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fitur/menu pada sistem dapat berjalan dengan baik. Hasil rata-rata persentase dari pengujian diperoleh responden yang menyatakan sangat setuju = 26,5%, setuju = 71%, kurang setuju = 2,5%, dan tidak setuju = 0%. Kata kunci : paperless office system, administrasi perkantoran, WordPress.
Perbandingan Unjuk Kerja Library Optical Character Recognition (OCR) dalam Pengenalan Teks pada Dokumen Digital Darpito, Muhammad Noko; Kartika Firdausy; Abdul Fadlil
Jurnal Informatika Polinema Vol. 11 No. 3 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v11i3.7025

Abstract

Optical Character Recognition (OCR) merupakan teknologi yang digunakan untuk mengubah teks dalam dokumen digital menjadi teks yang dapat dikenali oleh mesin. Pemilihan metode OCR yang tepat sangat bergantung pada efisiensi pemrosesan dan akurasi pengenalan teks, terutama dalam penerapan yang membutuhkan kecepatan tinggi dan tingkat kesalahan minimal. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan performa antara Tesseract dan EasyOCR melalui metode penelitian yang mencakup tahapan pengumpulan data, ekstraksi teks, implementasi OCR menggunakan kedua library tersebut, dan evaluasi hasil ekstraksi teks kedua library OCR tersebut menggunakan Word Error Rate (WER), Character Error Rate (CER) dan akurasi ekstraksi OCR keseluruhan. Dataset yang digunakan yang terdiri dari 50 dokumen formulir dengan variasi tata letak dan ukuran font, serta 10 dokumen artikel dengan variasi format huruf (standar dan kapital). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tesseract secara konsisten lebih cepat dalam memproses dokumen, dengan waktu rata-rata 0,34 detik per dokumen formulir dibandingkan EasyOCR yang memerlukan 1,81 detik. Namun, EasyOCR memperlihatkan performa yang lebih baik dalam akurasi pengenalan teks, dengan nilai WER rata-rata yang lebih rendah sebesar 25,78% dibandingkan Tesseract sebesar 49,69% pada dokumen formulir. Dengan demikian, Tesseract lebih sesuai untuk pemrosesan cepat dalam jumlah besar, sedangkan EasyOCR lebih direkomendasikan untuk dokumen dengan kompleksitas tinggi yang membutuhkan akurasi lebih baik.
Peningkatan Kualitas Citra Hilal Berdasarkan Kontras Menggunakan Metode Histogram Equalization, AHE, dan CLAHE Suprayitno, Ady; Murinto; Kartika Firdausy
Computer Science and Information Technology Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v6i3.10376

Abstract

The determination of the beginning of the Hijri month is often aided by digital imaging technology, but the quality of the crescent images produced often faces the challenge of very low contrast. The faint light of the crescent is difficult to distinguish from the still bright background of the evening sky, exacerbated by atmospheric conditions and camera sensor noise that reduce visual quality. To improve the image, many still perform manual contrast enhancement. On the other hand, the selection of contrast enhancement methods is often without a measurable basis. This study aims to conduct a comparative performance evaluation between three contrast enhancement methods: Histogram Equalization (HE), Adaptive Histogram Equalization (AHE), and Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). The goal is to identify the most suitable technique for improving the quality of crescent images, the specific application of which has not been widely explored. A total of 30 crescent images were tested through a quantitative evaluation approach using the Mean Squared Error (MSE) and Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) metrics. The results show that CLAHE provides the best performance with the lowest average MSE (89.97) and the highest PSNR (30.92 dB), demonstrating the best ability to balance contrast enhancement and distortion reduction. In contrast, the HE and AHE methods produce high MSE and low PSNR values, indicating significant visual distortion. Thus, CLAHE is recommended as the most reliable method for improving the quality of crescent images based on contrast in digital technology-based observation systems. For further research, it is recommended to explore the automatic determination of CLAHE parameters and the use of additional evaluation metrics such as SSIM (Structural Similarity Index Measure).
IMPLEMENTASI TEKNIK ELEKTRO DALAM SMART ENERGY DAN SAFETY DI KEHIDUPAN SEKOLAH Yudhasakti, Imam; Anas, Syafrial; Widodo, Sugeng; Ali Akbar, Son; Ardiansyah, Ardiansyah; Firdausy, Kartika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep smart energy dan keselamatan kelistrikan (safety), serta menumbuhkan minat terhadap teknologi melalui demonstrasi sistem otomasi sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Purbalingga dengan total 240 peserta yang dibagi dalam dua sesi. Metode pelaksanaan meliputi presentasi interaktif mengenai pengelolaan energi berbasis data (monitoring, analisis pola konsumsi, pengendalian beban, dan efisiensi), materi safety, serta demonstrasi prototipe palang parkir otomatis berbasis Arduino. Prototipe menggunakan sensor RFID untuk membaca kartu akses dan membuka palang, sensor ultrasonik untuk mendeteksi kendaraan/objek melintas sebagai pemicu penutupan, serta motor servo sebagai aktuator. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner retrospective posttest skala 1–4 pada sampel 60 siswa kelas sembilan, sehari setelah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada tiga aspek berpasangan: smart energy (? +0,81), safety (? +0,45), dan pemahaman demo palang parkir otomatis (? +0,40). Dokumentasi dan observasi juga menunjukkan keterlibatan siswa meningkat pada sesi demonstrasi dan tanya jawab. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran kontekstual di sekolah melalui integrasi teori–praktik dan penguatan pendekatan STEM yang dapat direplikasi untuk meningkatkan literasi energi dan teknologi
Performance Evaluation of Otsu and Sauvola Thresholding for Structured Document Binarization Darpito, Muhammad Noko; Kartika Firdausy; Abdul Fadlil
Scientific Journal of Informatics Vol. 13 No. 1: February 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v13i1.40245

Abstract

Purpose: Digitizing public administration records, particularly structured forms such as the Transport of Plants and Wildlife Abroad (Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Luar Negeri / SATS-LN), necessitates meticulous preparation for precise subsequent analysis. Most of the photos in the SATS-LN archives are scanned, and they have inconsistent lighting, varying resolution, and background noise, which makes it difficult to separate the text from the backdrop and read it clearly. This work identifies the optimal SATS-LN binarization approach for preserving textual structure and suppressing background artifacts. Methods: A four-stage pipeline is used. First, Detectron2 localizes seven important SATS-LN fields. Second, binarization is investigated with global Otsu and adaptive Sauvola thresholding under three parameter configurations. Third, following binarization, Contrast-Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) boosts local contrast. Finally, Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR), Structural Similarity Index Measure (SSIM), Difference from Reference for Distortion (DRD), Precision, Recall, F1-score, and Foreground Ratio are assessed on 200 annotated SATS-LN documents (150 scanner-based/DOC and 50 camera captured/CAM). Result: The acquisition domain and assessment model affect binarization performance on 200 SATS-LN documents (150 DOC scans and 50 CAM images). Global Otsu_T10 has the highest median PSNR (21.19 dB) and the lowest median MSE (494.69), indicating a visually cleaner background. However, segmentation-based metrics show better stroke preservation with Sauvola, as Sauvola_k05 has the strongest DOC text–background separation (F1 = 0.938). In the CAM domain, where illumination variability dominates, Sauvola performs better across structural and segmentation indicators, with Sauvola_k04 performing best overall (F1 = 0.980) and mitigating the over-segmentation tendency of strict global thresholds. The Sauvola window (25x25) and CLAHE clip limit (1.0) results suggest using Sauvola_k05 for DOC and Sauvola_k04 for CAM to preserve text integrity and reduce background artifacts. Novelty: This study presents a novel field-level binarization assessment that combines automated cropping and ground-truth evaluation, providing practical guidance for robust preprocessing that supports scalable, reliable, and cross-device public document digitization.